Tuesday, September 3, 2013

Allah Bapa : Anak-anak, kita berada...



Allah Bapa : Anak-anak, kita berada dekat sekali dengan Hari Yang Agung itu
Jumat, 23 Agustus 2013, jam 15.00

PuteriKu yang terkasih, sementara dunia berusaha memahami makna dari keputus-asaan yang mereka saksikan, ketahuilah bahwa semua kekacauan ini haruslah terjadi, sebelum Aku membawa semua orang yang mengasihi Aku menuju Tempat PerlindunganKu.

Segera kamu akan mengetahui Siapa DiriKu ini, anak-anak. Diantara kamu yang merasa tidak yakin akan DiriKu akhirnya akan melihat Kebenaran dan hal ini akan membawa damai yang besar bagimu. Kejahatan di dunia semakin meningkat saat ini dan penipuan telah turun. Kamu harus tetap kuat, dan Aku meminta kepadamu, sementara saat ini Aku menunggu hari dimana pembaharuan itu akan dimulai dan semua anak-anakKu akan menemukan penghiburan pada Hari ketika PuteraKu yang terkasih menyatakan DiriNya.

Apa yang kau saksikan saat ini adalah sebuah pertempuran antara Hirarki SurgawiKu melawan setan dan seluruh pasukan iblisnya. Hal itu amat menakutkan dan sangat menyesakkan bagi sebagian besar dari kamu, tetapi ketahuilah bahwa Aku akan campur tangan untuk meringankan penderitaanmu. Ketahuilah bahwa kamu adalah milikKu dan bahwa Aku akan membawa damai kepada dunia, ketika Aku telah membersihkannya dari segala pencemaran.

Anak-anak, kita berada dekat sekali dengan Hari Yang Agung itu sementara masih banyak lagi peristiwa yang harus terjadi dimana Nama Kudus PuteraKu akan dikoyakkan, hal itu akan berlangsung dengan cepat. Hendaknya sekarang kamu memandang kepada masa depan, karena ia laksana sebuah batu permata yang berkilauan sedemikian cerahnya hingga pada Hari ketika kamu memasuki Zaman Damai Yang Baru itu, kamu akan melupakan semua penganiayaan yang dikenakan kepada dunia oleh setan. Hendaknya kamu melakukan apa yang diperintahkan PuteraKu kepadamu. Hendaknya kamu tetap tenang sementara Meterai-meterai itu dinyatakan kepadamu, dimana semuanya itu adalah demi kebaikanmu serta jiwa-jiwa mereka yang Kuminta kepadamu agar kau mohonkan KerahimanKu. 

Jika kamu tetap setia kepada Perintah-perintahKu dan menjalani kehidupanmu didalam persekutuan dengan PuteraKu, maka kamu telah menyelesaikan separuh jalan menuju kesana. Jika kamu tetap setia kepada Sakramen-sakramen dan tidak ikut serta didalam berbagai upacara berhala yang menghormati binatang itu, maka dirimu amat berkenan bagiKu.

Pergilah dan ingatlah bahwa Aku adalah Yang Maha Kudus dan bahwa segala Kuasa adalah milikKu. Segera Aku akan menghancurkan yang jahat dan membuka FirdausKu Yang Baru kepadamu. Bersabarlah. Percayalah kepada-Ku. Ikutilah PuteraKu dan terimalah Karunia-karunia yang diberikan olehNya dan IbuNya yang terkasih, Perawan Maria Yang Tak Bernoda, dalam bentuk doa-doa Perjuangan serta Medali Keselamatan.

Akhirnya terimalah MeteraiKu sebagai salah satu Hadiah terbesar yang Kuberikan kepada umat manusia sejak Aku memberi mereka dengan Kehidupan. Aku memberi Kehidupan lagi bersama berbagai RahmatKu yang istimewa jika kamu memiliki Meterai Allah Yang Hidup dalam dirimu. Semua mereka yang memiliki Meterai itu akan diberi sebuah tempat didalam Firdaus Yang Baru itu.

Aku mengasihi kamu, anak-anak, tetapi Aku adalah Bapamu dan Aku harus mengijinkan cobaan-cobaan ini untuk terjadi karena semua itu akan membantuKu untuk membuang semua mereka yang tidak mau menjauh dari sisi binatang itu. Waktu yang Kuhabiskan untuk berusaha memenangkan hati mereka menimbulkan sebuah pertempuran yang besar dan memuakkan, melawan jutaan malaikat yang durhaka serta iblis, meski hal itu hanya untuk merebut satu jiwa sekalipun.

Tetaplah kamu merasa terhibur oleh pengetahuan bahwa Aku memberkati kamu semua yang murni dan rendah hati. Aku mengasihi kamu semua, maka janganlah kamu menyerah ketika segalanya nampak seolah tak ada harapannya lagi, karena KuasaKu memiliki makna bahwa kehancuran setan berada dibawah KendaliKu. Serahkan segala kepercayaanmu kepada-Ku terutama pada saat ini, ketika kamu merasakan seolah PengadilanKu itu keras.

Bapamu yang mengasihi
Allah Yang Maha Tinggi

No comments:

Post a Comment