Thursday, September 30, 2021

Bencana-Bencana Alam Terbaru Di Dunia

 Bencana-Bencana Alam Terbaru Di Dunia


  

Teman-teman marilah kita melihat beberapa video berikut, dan kita membandingkan dengan pesan-pesan Surgawi yang kita terima:

 

1. Bencana-bencana alam pekan ini, dari 19 - 25 September 2021 Perubahan iklim, banjir, badai: https://www.youtube.com/watch?v=4uPtZN8VvaA 

2. Bencana-bencana di dunia pada 23-24 September 2021? Badai pasir di Dubai, kebakaran di California: https://www.youtube.com/watch?v=Eu6oQiZayFA 

3. Bencana alam 12 - 18 September 2021: https://www.youtube.com/watch?v=OMMFLdUkUho 

4. Bencana-bencana di dunia pada 5 - 11 September 2021. Perubahan iklim, banjir, badai:

https://www.youtube.com/watch?v=zmcCJJq-CuE 

5. Bencana alam 21-22 September 2021. Gempa bumi di Australia. Banjir di Spanyol:

https://www.youtube.com/watch?v=I8vxajXwpNo 

6. Limpahan lava pijar di Islandia: https://www.youtube.com/watch?v=0PzVVymQfiM 

7. Limpahan lava pijar di Canary Island: https://www.youtube.com/watch?v=JgSHli3iKxA 

8. Letusan gunung Etna, Italia: https://www.youtube.com/watch?v=HSLQl4nrF_Q 

9. Letusan gunung di Guatemala: https://www.youtube.com/watch?v=CaAv6FsbDHs 

10. Limpahan lava pijar di gunung Kilauea, Hawaii: https://www.youtube.com/watch?v=0Fpe9jJTf9Y

11. LDM – Kutipan Nubuatan Tentang Perubahan Iklimhttps://devosi-maria.blogspot.com/2020/06/ldm-kutipan-nubuatan-tentang-perubahan.html


Semoga informasi ini bermanfaat bagi iman kita semua.

Semoga Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

 

Wednesday, September 29, 2021

Pesan dari Santo Gabriel, Malaikat Agung kepada pastor Michel Rodrigue

 

Pesan dari Santo Gabriel, Malaikat Agung kepada pastor Michel Rodrigue

March 17 & March 18, 2021 

https://afterthewarning.com/messages-from-heaven/miscellaneous-messages/2021/september/28/message-from-st-gabriel-the-archangel-to-fr-michel-rodrigue

 

Originally Posted By:
Daniel O'Connor's Blog
 

 

For a more in-depth review of this message please visit Daniel O'Connor's Blog (which is the website Fr. Michel Rodrigue had given this message to and for which we are very grateful Daniel has shared with us all. Please visit his website!!!) 

 

Maret 2021 pesan dari St. Gabriel, Malaikat Agung kepada pastor Michel Rodrigue mengenai bulan December 2021: 

 

Pada malam 17-18 Maret 2021, Malaikat Tuhan (kemudian saya tahu bahwa itu adalah Malaikat Agung St.Gabriel) datang sekitar pukul 2:30 malam untuk memberi tahu saya tentang kebijaksanaan Suci dan Agung dari St. Yosef bersama dengan Keluarga Kudus, dan perannya di akhir dari masa-masa sulit ini. Saya mengatakan “akhir dari masa-masa sulit” untuk mengungkapkan suatu periode dan keadaan yang berbeda dari kedatangan Kristus yang mulia di akhir zaman.

 

Pengalaman ini yang akan saya ceritakan, saya menyebutnya sebagai mimpi. St.Gabriel pertama kali menampilkan dirinya sebagai cahaya bersinar yang indah. Perlahan-lahan saya melihat suatu bentuk makhluk cahaya dengan apa yang tampak seperti sayap cahaya. Dari keberadaannya terpancar cahaya yang membawa sukacita dan kedamaian yang sangat besar di dalam Tuhan. Rasanya saya seperti melangkah ke bagian lain dari langit untuk melihatnya. Kemudian terdengarlah suaranya:

 

“Aku datang untuk mengungkapkan kebijaksanaan St. Josef sejak aku berbicara dengannya sampai hari dia meninggalkan bumi ini. Perannya sebagai pelindung dan penjaga Keluarga Kudus adalah salah satu dari ketenangan dan kepercayaannya yang besar kepada Allah Bapa yang Kekal. Kepada St. Josef, seperti kepada Perawan Maria yang Tersuci, diberikan untuk menjadi yang pertama dalam pengetahuan paling suci tentang Misteri Tritunggal Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Penerimaan dengan kehendak bebas dari St. Josef untuk menerima Perawan Maria sebagai mempelainya, telah memberinya sukacita dari pengetahuan yang ditanamkan di dalam jiwanya dengan relasinya yang hidup dan kebapakan dengan Yesus, Penciptanya, Raja dan Kasihnya. Pengetahuan ini diterima St. Josef karena kasih yang dia miliki kepada Maria, Mempelai Wanitanya dan dari Kehendak Bapa Yang Mahakuasa. Sejak saat itu, St.Yosef membawa Maria ke rumahnya dan mewujudkan pelayanan kasihnya kepada Maria dan Sang Putra.

 

Drama yang terjadi pada saat kelahiran Juruselamat memunculkan pemikiran tentang otoritasnya yang besar yang memungkinkan untuk melindungi Anak-Allah dan Ibu-Nya dari segala bahaya yang dapat membahayakan identitas Sang Putra. Jika identitas Sang Putra diketahui orang banyak, maka iblis dan antek-anteknya bisa saja menyakiti Yesus dan Ibu-Nya. Begitulah kekuatan dan kasih St.Yosef telah menjauhkan iblis dan semua pasukannya.

 

Sampai hari kelahiran Raja-Putra, bahkan Herodes dan para pengikutnya tidak tahu apa-apa tentang itu. Namun Tanda itu ada di langit, hingga orang Majus sudah berjalan untuk bertemu dengan Anak-Allah dan para gembala, yang terkecil dari masyarakat saat itu, karena mereka dituntun oleh suara para malaikat!

 

Pada saat Herodes ingin membunuh Anak-Allah, aku memperingatkan Yosef dalam mimpi, atas Kehendak Bapa Yang Kekal, untuk mengambil Anak dan Ibu-Nya dan melarikan diri ke Mesir. Dia tetap berada di sana sampai kematian sang tiran Herodes. Kembali di Nazaret, Keluarga Kudus tetap di sana selama tahun-tahun masa pertumbuhan Yesus. Tidak ada yang curiga siapa Yesus dan Ibu-Nya. Kebijaksanaan Yosef adalah sempurna sehingga tidak menarik mata si jahat dan dengan demikian akan bisa menghalangi rencana Allah Bapa kita. Peran kebapaan Yosef yang menaungi Anak dan Ibu-Nya sedemikian rupa besarnya sehingga tidak ada orang yang bisa mengungkapkan atau mendekati-Nya.

 

Kelembutan sifat kebapakan Yosef adalah seperti gua Batu untuk melindungi Anak dan Ibu-Nya dari suasana hati dunia ini yang selalu gundah. Kebijaksanaan Yosef ini terus berlanjut dalam keheningan dan doa, dalam pekerjaan sehari-hari, bahkan dalam istirahatnya, sehingga orang di luar sana tidak mencurigai keberadaan Mesias Tuhan.

 

Ketaatan Yosef untuk melakukan Kehendak Bapa Yang Kekal, dengan kerendahan hati dan hati yang murni, membuatnya menjadi sosok laki-laki paling representatif di bumi, yang menjadi pusat Keluarga Kudus. Kebapaannya dan maskulinitasnya mirip dengan yang diinginkan Tuhan sejak awal dari segala sesuatu.

 

Jadi sementara St. Yosef melindungi Anak dan Ibu-Nya, dia juga melindungi Gereja dalam pertumbuhan historisnya. Terutama lebih intens lagi di zamanmu sekarang ini.

 

Zaman sekarang menuntut dibukanya tabir kebijaksanaan Allah bagi St. Yosef dalam perannya bagi Gereja Kristus. Sekarang inilah waktunya untuk mengungkapkan kata-kata dari surat kedua St.Paulus kepada jemaat di Tesalonika yang tersembunyi dari sejak permulaan Gereja. Memang sosok misterius, yang menahan atau mencegah manifestasi antikristus dan dominasinya saat ini, sekarang harus disingkapkan lebih dulu untuk memungkinkan semua orang benar memahami peristiwa yang sedang terjadi.

 

Karena itu kamu harus siap siaga dan tetap menyalakan pelita Imanmu untuk menerima manifestasi Anak Manusia. Inilah Teks Suci surat kedua Santo Paulus kepada Jemaat Tesalonika, pasal 2: 1-13:

 

“Tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan terhimpunnya kita dengan Dia kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu jangan lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat yang dikatakan dari kami, seolah-olah hari Tuhan telah tiba. Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah. Tidakkah kamu ingat, bahwa hal itu telah kerapkali kukatakan kepadamu, ketika aku masih bersama-sama dengan kamu? Dan sekarang kamu tahu apa yang menahan dia, sehingga ia baru akan menyatakan diri pada waktu yang telah ditentukan baginya. Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan, pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali. Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka. Dan itulah sebabnya Allah mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta, supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka kejahatan. Akan tetapi kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara, yang dikasihi Tuhan, sebab Allah dari mulanya telah memilih kamu untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan kamu dan dalam kebenaran yang kamu percayai.”

 

Memang, “misteri kejahatan sudah bekerja; maka cukuplah jika orang yang menahannya sekarang disingkirkan. Hari ini, aku mengatakannya kepadamu: Orang yang menahannya itu adalah St. Yosef! Melalui doa dan pengantaraannya, St. Yosef membantu orang-orang yang percaya dalam perjuangan spiritual mereka untuk membela iman Gereja militan. Dengan doa orang-orang kudus dan jiwa-jiwa di Api Penyucian, yaitu Gereja yang Jaya dan Gereja yang Menderita, maka pertolongan St. Yosef dan Perawan Maria merupakan perisai iman yang menahan antikristus sampai sekarang.

 

Dengarkan kata-kataku dengan baik. Cawan kejahatan telah meluap, dan akan segera tiba waktunya bagi Gereja ketika penganiayaan terhadap orang-orang benar akan terjadi. Adalah atas Kehendak Bapa dan Putra dan Roh Kudus bahwa tahun 2021 telah dinyatakan oleh paus Francis sebagai tahun St. Yosef. Sebuah berkat perlindungan yang besar telah ditawarkan kepadamu. Selama tahun ini kamu akan dipaksa untuk membuat pilihan. Apa yang menampilkan dirinya sebagai penyelamat-vaksin hanyalah ilusi belaka. Segera Tanda dari Binatang itu akan dikenakan kepadamu untuk bisa membeli, makan atau bepergian. Tahun 2021 adalah tahun penegasan bagi mereka yang ingin tetap setia kepada Kristus. Kepada semua orang yang ingin mengikuti Kristus, St. Yosef akan membantu kamu semua. Tetapi dia (perannya) harus mundur secara diam-diam pada 8 Desember.

 

Pada saat itu, dan itu sudah dimulai sejak sekarang, semua orang yang menolak Kristus menemukan diri mereka masuk ke dalam kekuatan khayalan dan tipuan yang membuat mereka percaya akan kebohongan. Kebohongan sosial dan global yang diorganisir dan disiapkan oleh para pembantu antikristus. Mereka membentuk sebuah Gereja palsu yang memang merupakan tubuh sosial dari antikristus. Merekalah yang memerintah dengan ancaman ketakutan, dominasi, ideologi komunis dan sosialis. Mereka memanipulasi untuk membentuk sebuah persaudaraan universal palsu. Mereka telah menyusup ke dalam Gereja Kristus dengan maksud untuk menodai dan mencemarkan sakramen-sakramennya. Semuanya telah berada di tempatnya. Hingga 8 Desember, para pembantunya yang jahat mengorganisir diri mereka melalui media dan menciptakan iklim kecurigaan, ketakutan, dan kecaman.

 

Kamu harus bersiap untuk menerima kedatangan dari dia ‘Yang Fasik’, si pendurhaka, yang mengorganisir sebuah tatanan dunia di mana perpecahan dan kekacauan akan berkuasa sehingga merugikan dan merusak Kebenaran dari ajaran Gereja. Berbagai macam skandal dan tuduhan akan menimpa Gereja di mana-mana. Gerakan yang menyangkal identitas laki-laki dan perempuan akan menjadi hakim yang baru dari kebohongan sosial ini. Konflik akan muncul dalam keluarga yang memperdebatkan perlunya vaksin dan Tanda dari Binatang. Konflik antar negara akan mencapai titik sedemikian rupa sehingga semuanya akan tampak sia-sia. Hati manusia akan menjadi dingin, hati nurani akan terikat dan digelapkan oleh dosa yang merajalela dimana-mana.

 

Meskipun ilalang antikristus tampaknya mencekik orang-orang benar dan orang-orang kudus, dan memberikan kesan akan kematian Tuhan dan akhir dari Gereja Katolik, semua ini hanya penampilannya saja. Ketika (peran) St. Yosef telah mundur, Hati Maria yang Tak Bernoda akan memulai awal dari kemenangan Hatinya yang Tak Bernoda bagi anak-anaknya dan bagi Gereja. Gereja akan berjalan melalui penderitaan pemurnian di mana Perawan Maria akan menemaninya sebagai Bunda Dukacita. Beberapa dari anak-anaknya akan menjadi martir, mereka akan memakai telapak tangan Kemenangan Kristus pada hari kemenangan Hati Maria yang Tak Bernoda. Pada saat antikristus akan muncul, waktu perlindungan yang disiapkan oleh Hati Kudus Yesus dan Maria dan hati St. Yosef yang sangat murni, akan berdentang.


Tempat-tempat perlindungan adalah pekerjaan tiga setengah tahun yang diumumkan dalam Kitab Wahyu. Itu adalah pekerjaan Tuhan. 

Kawanan kecil, janganlah takut. Lihatlah dengan mata iman, harapan dan kasih. Tempat-tempat penampungan berada di bawah perlindungan khusus dari Bunda Gunung Karmel. Seperti inilah Hati Tak Bernoda Maria menginginkannya. Tidak bisakah sekarang kamu melihat segala pekerjaan dari Keluarga Kudus Yesus, Maria dan Yosef? Semua yang perlu kau ketahui telah dikatakan. Hiduplah dalam keyakinan untuk mencapai Kehendak Ilahi-Nya dan ulangi doa ini sesering mungkin: Yesus, aku percaya kepada-Mu!

 

St.Gabriel, Malaikat Agung

 

----------------------------------------

 

Silakan membaca artikel lainnya di sini: 

Laporan Yang Mengungkapkan Krisis Pencabulan Di Seminari AS

Pembelot Tiongkok: Wabah COVID Pertama Di Wuhan Memang Disengaja

Giselle Cardia, 11, 14, 16, 21, 25 September 2021

LDM, 26 September 2021

Sadarlah Francis, sang pendukung vaksin!

Status HIV: Pastor promotor Pesta Seks Homo Diselidiki

MENYERANG BALIK!

 

 

Tuesday, September 28, 2021

MENYERANG BALIK!

the Vortex

  

 

MENYERANG BALIK! 

Perlunya Umat Katolik Untuk Menolak Segala Kebusukan Ini 

https://www.churchmilitant.com/video/episode/vortex-pushing-back-hard?utm_source=Church+Militant+Newsletter&utm_campaign=072443872b-vort_2016_01_211_21_2016_COPY_01&utm_medium=email&utm_term=0_48285df487-072443872b-68204137&mc_cid=072443872b&mc_eid=6f7d1beaf7 

 

 

September 27, 2021 

 

Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut tentang perlawanan.

 

Saya, Michael Voris, datang kepada Anda dari Kamp Pelatihan Perlawanan Church Militant pertama kami — yang sekarang ini berlangsung di Orange County di California Selatan. Lebih dari 130 anggota Perlawanan Church Militant ada di sini selama akhir pekan untuk belajar, mengajukan pertanyaan, mendapatkan informasi tentang apa yang sedang terjadi di dalam Gereja Katolik dan di dunia, dan pada akhirnya, tentang bagaimana semua itu dapat kita tolak.

 

Dan jika pernah ada saat atau masa dimana kita melakukan penolakan, oleh umat beriman, maka sekaranglah saatnya. Ada berbagai hal yang perlu dilawan di dalam Gereja kita, dimana masalah serta perbedaannya perlu dipahami dengan jelas.

 

Pelecehan seksual jelas tidak pernah dapat diterima dan harus diekspos secara terang-terangan. Para pelaku kejahatan ini harus diseret keluar dari bayang-bayang kegelapan tempat para pelakunya bersembunyi, dan mereka yang melindungi mereka harus ditekan untuk mengundurkan diri. Mereka yang ikut serta dalam menutup-nutupi kasus ini (bahkan dalam cara-cara yang kecil, bersembunyi di balik kerahasiaan religius) juga harus diungkap. 

 

Semua ini timbul dari pelecehan seksual secara fisik — kebanyakan korbannya adalah remaja laki-laki dewasa, GabTweet 

 

Mereka yang berpartisipasi dalam permainan hukum, mengembangkan skema untuk membungkam para korban (pada dasarnya membuat mereka kembali menjadi korban, mengabaikan atau meminimalkan kerugian yang ditimbulkan pada mereka), perlu diekspos juga.

Demikian juga korupsi keuangan dan penyimpangan yang selalu menyertai dosa-dosa ini — pencurian uang yang seharusnya digunakan untuk mempromosikan Iman, ternyata digunakan untuk membayar tim penasihat hukum untuk menutupi dosa dan kejahatan mereka. Paroki-paroki ditutup dan asetnya dijual, seringkali termasuk sumbangan paroki yang besar jumlahnya, dan uangnya dialihkan ke tangan kendali si uskup.

 

Semua ini timbul dari pelecehan seksual secara fisik (kebanyakan remaja laki-laki dewasa): Ini adalah bahan bakar yang menggerakkan mesin kemapanan Gereja saat ini. Seluruh struktur kekuasaan tetap berada di tempatnya guna melindungi realitas raksasa yang kotor dan bejat ini.

 

Orang-orang tertentu dipromosikan berdasarkan kesediaan mereka untuk berpartisipasi dalam kejahatan ini atau membantu menutupi kasusnya. Para remaja putra sering kali diizinkan masuk seminari berdasarkan "tebakan terbaik" oleh para personel penerimaan, bahwa si pelamar dapat atau mudah dimanipulasi, agar tidak keberatan dengan status quo (kebejatan) yang ada.

 

Akibatnya, segala macam kejahatan lain bermunculan setelah kotoran limbah neraka ini mengalir bebas. Tidak ada yang namanya kecoa cuma satu, seperti yang dulu dikatakan oleh ibu saya. Kejahatan menghasilkan lebih banyak lagi kejahatan berikutnya. Saat jiwa bergerak semakin jauh dari Tuhan, mereka semakin jauh terjerumus ke dalam kegelapan.

 

Ini adalah sifat dari peperangan rohani. Anda tidak pernah stagnan atau berhenti di tempat. Anda selalu bergerak, baik menuju Tuhan atau menjauh dari-Nya. Tidak ada kondisi lain yang memungkinkan. Tidak ada netralitas di medan perang untuk merebut jiwa-jiwa.

 

Namun, menavigasi medan perang adalah dinamikanya sendiri. Itulah inti dari kamp pelatihan Perlawanan yang kami jalani ini: untuk menggali lebih dalam sampai detailnya, memahami bagaimana mendiagnosis masalah (misalnya, siapa individu yang terlibat dalam korupsi, mengidentifikasi secara spesifik apa jenis korupsi itu, siapa yang dapat membantu dari dalam, menentukan apakah ada dokumen, bagaimana mereka dapat memperolehnya, apa yang harus dilakukan setelah informasi ditemukan dan diperiksa).

 

Singkatnya, Perlawanan kita di sini memang mengandung unsur subversi. Anggap saja sebagai upaya untuk menumbangkan para subvertor. Jangan pernah lupa, orang-orang ini datang ke dalam Gereja dengan keinginan tunggal untuk merusak Iman dan menghancurkan jiwa Anda. Beberapa generasi sebelumnya telah tertidur (bahkan termasuk sebagian besar generasi saat ini) dan, sebagai hasilnya, para subvertor ini menang dan sekarang mereka  mengendalikan struktur operasional Gereja — sangat mirip dengan "negara bayangan" di pemerintahan Amerika Serikat. 

 

Perlawanan kita memang mengandung unsur subversi. Anggap saja sebagai menumbangkan para subvertor. GabTweet 

 

Jadi "gereja bayangan" ini perlu dilawan dengan cara yang sangat cerdas. Mereka harus dicopot, dan tidak boleh tahu di mana pertempuran berikutnya akan kita lakukan. Iman telah ditembus oleh kejahatan, kejahatan yang harus, seperti yang diperingatkan Tuhan kita, dilawan dengan licik seperti ular dan tulus seperti merpati.

 

Ini adalah jantung dari Perlawanan Church Militant — mempelajari dan memahami Iman dan tempat-tempat pertempuran di Gereja di mana ia sedang dirusak. Dan mengatasi semua itu adalah prinsip bahwa kita memiliki kewajiban untuk melindungi yang tidak bersalah, korban dari semua ini, dan untuk melakukan segala sesuatu yang kita bisa agar tubuh dan jiwa tidak lagi menjadi sasaran penyimpangan jahat ini.

 

Mereka, orang-orang bejat itu, telah memegang kendali selama beberapa dekade: Setidaknya butuh waktu lama untuk menjatuhkan mereka, tetapi selalu harus dimulai dengan langkah pertama, seperti yang mereka lakukan.

 

Semoga Tuhan Yang Mahakuasa memberkati kita dalam upaya kita untuk merebut jiwa-jiwa bagi Kemuliaan Tuhan. 

-------------------------------------- 

Silakan membaca artikel lainnya di sini: 

Seorang Imam Ditangkap Setelah Menggunakan Uang Paroki

Laporan Yang Mengungkapkan Krisis Pencabulan Di Seminari AS

Pembelot Tiongkok: Wabah COVID Pertama Di Wuhan Memang Disengaja

Giselle Cardia, 11, 14, 16, 21, 25 September 2021

LDM, 26 September 2021

Sadarlah Francis, sang pendukung vaksin!

Status HIV: Pastor promotor Pesta Seks Homo Diselidiki

 

 

Status HIV: Pastor promotor Pesta Seks Homo Diselidiki

 en.news

lanjutan dari artikel sebelumnya... 

Seorang Imam Ditangkap Setelah Menggunakan Uang Paroki

 

Pastor Francesco Spagnesi, 40 tahun,

ditahan karena pesta gay dan narkoba 

 

Status HIV: Pastor promotor Pesta Seks Homo Diselidiki 

https://gloria.tv/post/M3hYDpjFujJ42m9V8x6x6t9eZ 

 

Pastor Francesco Spagnesi, 40, yang ditangkap dan ditahan pada bulan September karena mengimpor dan menjual obat-obatan terlarang, termasuk apa yang disebut "obat pemerkosaan," juga sedang diselidiki karena tidak bersedia mengungkapkan status HIV positifnya kepada para pezina homoseks, demikian laporan media Italia.

Hukum Italia menghukumnya dengan hukuman hingga 12 tahun penjara. Pastor Spagnesi dianggap sebagai pastor yang sukses di paroki Annunciation di Prato. Dia menggelapkan sekitar 200.000-300.000 Euro uang paroki.

Dia mengatakan kepada polisi bahwa dia secara teratur minum obat HIV dan tidak pernah terlibat dalam percabulan "tanpa perlindungan", tetapi setidaknya
ada 15 saksi yang telah  membantahnya. Dua dari mitra kencan prostitusi pastor Spagnesi telah tertular HIV.

Pada sidang pengadilan awal,
pastor Spagnesi menjelaskan bahwa "pusaran kokain telah menelan saya." Atau, "Narkoba membuatku mengkhianati umatku, membuatku berbohong, membuatku melakukan hal-hal yang membuatku malu."

Aku sekarang HIV positif dengan AIDS,” katanya menambahkan, “Saya meminta maaf kepada semua orang.”

#newsXpccvxhfsk

 

Gereja gay? Masalah yang saya urusi adalah soal klerikalisme,

pengungsi dan perubahan iklim.

 

------------------------------------ 

Silakan membaca artikel lainnya di sini: 

Uskup Schneider: Ritus Romawi Bukanlah Milik Pribadi Paus

Seorang Imam Ditangkap Setelah Menggunakan Uang Paroki

Laporan Yang Mengungkapkan Krisis Pencabulan Di Seminari AS

Pembelot Tiongkok: Wabah COVID Pertama Di Wuhan Memang Disengaja

Giselle Cardia, 11, 14, 16, 21, 25 September 2021

LDM, 26 September 2021

Sadarlah Francis, sang pendukung vaksin!

 

 

Sadarlah Francis, sang pendukung vaksin!

 

en.news 

Sadarlah Francis, sang pendukung vaksin! 

https://gloria.tv/post/irNhHjiH7zcU1XjikSQSBBmeK 

 


Seorang kardinal yang telah di vaksin, mati karena covid 

Ini adalah kardinal ke 3 yang mati oleh covid, dan mereka telah divaksin atas perintah Francis 

Kardinal José Freire Falco, 95, pensiunan Uskup Agung Brasilia, meninggal pada 26 September "karena Covid-19," demikian lapor media.

Dia telah "divaksinasi lengkap." Falcão dirawat di rumah sakit pada 17 September, sebagai tindakan pencegahan, setelah dinyatakan positif Covid.

Ini adalah Kardinal ketiga yang "divaksinasi" yang meninggal karena Covid-19. Kardinal Brasil
lainnya, Eusebio Scheid, 88, yang telah "divaksinasi", meninggal pada Januari. Juga kardinal yang telah divaksinasi, Kardinal Jorge Urosa Savino, 79, minggu lalu meninggal karena Covid-19. Kardinal Burke yang tidak divaksinasi selamat dan kini sudah keluar dari rumah sakit karena covid juga..

Picture: José Freire Falcão, © wikicommons, CC

 

Syukur kepada Allah atas adanya covid ini. Saya kehabisan bahan omongan. Orang-orang sudah bosan dengan pidato saya soal kemurahan hati dan pachamama bla bla... 

------------------------------------ 

Silakan membaca artikel lainnya di sini: 

Kitab Kebenaran - Tentang Vaksin Global

Uskup Schneider: Ritus Romawi Bukanlah Milik Pribadi Paus

Seorang Imam Ditangkap Setelah Menggunakan Uang Paroki

Laporan Yang Mengungkapkan Krisis Pencabulan Di Seminari AS

Pembelot Tiongkok: Wabah COVID Pertama Di Wuhan Memang Disengaja

Giselle Cardia, 11, 14, 16, 21, 25 September 2021

LDM, 26 September 2021

 

 

 

Saturday, September 25, 2021

Pembelot Tiongkok: Wabah COVID Pertama Di Wuhan Memang Disengaja

 Pembelot Tiongkok: Wabah COVID Pertama Di Wuhan Memang Disengaja 

https://www.lifesitenews.com/news/chinese-defector-first-covid-outbreak-in-wuhan-was-intentional/ 

 

Wuhan, ChinaShutterstock

“Saya tahu kemungkinan pemerintah Cina menggunakan beberapa senjata aneh, termasuk senjata biologis, karena saya tahu mereka melakukan eksperimen semacam ini.”

 

By Yosef Summers 

Thu Sep 23, 2021 - 1:08 pm EDT

 

(LifeSiteNews) — Seorang pembelot Cina mengklaim bahwa wabah awal COVID-19 di Wuhan adalah disengaja, demikian menurut sebuah film dokumenter baru.

 

Film dokumenter yang berjudul “Apa yang Sebenarnya Terjadi di Wuhan” dan dirilis oleh Sky News, menampilkan Wei Jingsheng, mantan orang dalam Partai Komunis Cina. Jinsheng mengklaim bahwa Cina menggunakan World Military Games (sebuah ajang permainan antar tentara berbagai negara) sebagai acara penyebaran virus pertama, yang berarti bahwa COVID-19 menyebar di populasi umum pada awal Oktober 2019. Jingsheng menunjukkan bahwa 9.000 atlet internasional telah jatuh sakit, saat acara itu atau beberapa saat sesudahnya, dengan gejala mirip COVID. Beberapa atlet tersebut berasal dari Amerika Serikat.

 

“Saya pikir pemerintah Cina akan mengambil kesempatan ini untuk menyebarkan virus selama acara Pertandingan Militer, karena banyak orang asing akan berada di sana,” kata Jingsheng. “Saya tahu kemungkinan pemerintah Cina menggunakan beberapa senjata aneh, termasuk senjata biologis, karena saya tahu mereka melakukan eksperimen semacam ini.”

 

Lima tahun sebelum pandemi, para ilmuwan Cina telah membahas pembuatan senjata virus corona, mungkin sebagai sarana untuk menghadapi Perang Dunia III. Dalam makalah berjudul “The Unnatural Origin of SARS and New Species of Man-Made Viruses as Genetic Bioweapons”, para ilmuwan mempertimbangkan untuk membuat senjata biologis dari virus corona yang ada. Eksperimen pada virus berlangsung di Institut Virologi Wuhan pada awal 2017, menurut seorang pejabat intelijen.

 

Klaim Jingsheng ini didukung oleh Miles Yu, mantan Penasihat Kepala Sekolah Cina untuk Departemen Luar Negeri AS, yang mengatakan bahwa atlet Prancis, Jerman, dan Amerika semuanya memiliki gejala yang mirip dengan COVID-19. David Asher, mantan pejabat COVID-19 Departemen Luar Negeri, mengatakan, "Kami melihat beberapa indikasi dalam data kami sendiri ... bahwa ada Covid yang beredar di Amerika Serikat pada awal Desember 2019, mungkin lebih awal dari itu."

 

Jingsheng juga mengklaim bahwa dia berbicara dengan politisi tingkat tinggi di AS yang didengar juga oleh Presiden Donald Trump pada November 2019, meskipun pemerintah tidak melakukan apa pun dengan informasi tersebut. “Saya merasa mereka tidak peduli seperti saya, jadi saya mencoba yang terbaik untuk memberikan lebih banyak detail dan informasi,” kata Jingsheng. “Mereka mungkin tidak percaya bahwa pemerintah suatu negara akan menutupi-nutupi kasus virus ini, jadi saya terus mengulanginya dalam upaya … untuk membujuk mereka.” Asher, yang mengungkapkan keterkejutannya bahwa AS dapat mengetahui tentang COVID-19 pada November 2019, mengatakan bahwa “itu seperti menghentikan peristiwa 9/11 sebelum itu terjadi.”

 

Pemerintah Cina tidak memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang virus tersebut hingga 31 Desember 2019. Saat itu, penyebaran virus Corona itu tidak mungkin lagi disembunyikan. Orang Cina telah berusaha untuk menutupi penyebaran virus itu sebelumnya, bahkan menahan seorang dokter pelapor yang akan meninggal karena penyakit itu. Beberapa dokter dari lab di Wuhan menunjukkan gejala virus pada awal November 2019, yang mengarah pada kecurigaan bahwa COVID berasal dari laboratorium mereka.

 

--------------------------------

 

Silakan membaca artikel lainnya di sini: 

Pedro Regis 5176 - 5180

Enoch, 19 September 2021

LDM - NERAKA ITU ADA

Kitab Kebenaran - Tentang Vaksin Global

Uskup Schneider: Ritus Romawi Bukanlah Milik Pribadi Paus

Seorang Imam Ditangkap Setelah Menggunakan Uang Paroki

Laporan Yang Mengungkapkan Krisis Pencabulan Di Seminari AS