Thursday, October 24, 2013

Bunda Keselamatan : Bagi imam-imam didalam Gereja Katolik....



Bunda Keselamatan : Bagi imam-imam didalam Gereja Katolik, aku memintamu untuk membawa manik-manik Rosario Kudusku
Senin, 14 Oktober 2013, jam 15.30

Anakku yang terkasih, janganlah percaya sesaatpun juga, bahwa dirimu itu cukup kuat, untuk bertahan menghadapi berbagai godaan yang berusaha untuk menjauhkan dirimu dari Kebenaran – Sabda Allah yang sejati. Tanpa doa yang terus menerus, kamu akan mendapati dirimu tak mampu bertahan dan mewartakan Kebenaran ketika kamu dihadapkan dengan berbagai kebohongan.

Kamu semua hendaknya mendaraskan doa-doa Perjuangan sementara kegelapan telah mulai turun atas Gereja Puteraku di dunia dan kamu harus siap setiap detik menghadapi hal ini.

Bagi imam-imam didalam Gereja Katolik, aku memintamu untuk membawa manik-manik Rosario Kudusku dan sebuah salib Benediktus bersamamu setiap saat. Hendaknya kamu mendaraskan doa Rosario Kudusku setiap hari dan memperhatikan mereka yang berada pada posisi tinggi didalam Gereja untuk melihat siapakah yang mendaraskan Rosario Kudusku secara terbuka. Ketika aku dihormati, Rosario Kudusku hendaknya didaraskan oleh semua orang yang hadir di hadapanku. Jika mereka yang berkata bahwa dirinya menuntun umat beriman untuk mencari pertolongan di hadapan Tahta Allah, tetapi tak bisa mendaraskan Rosarioku, maka mereka itu membutuhkan doa-doamu. Untuk datang ke hadapanku, dan mencari pertolonganku, namun tanpa mendaraskan doa Rosario, adalah tanpa arti, seperti halnya seorang serdadu yang berangkat menuu pertempuran tanpa membawa persenjataan apa-apa.

Rosarioku adalah doa yang paling kuat, dan jika ia didaraskan setiap hari, ia akan bisa menghancurkan kuasa jahat. Mereka yang jiwanya telah dikuasai oleh setan, akan mendapatkan kesulitan untuk mendaraskan doa ini. Melalui perbuatan mereka kamu akan tahu siapa mereka sebenarnya dan hendaknya kamu memohon kepada Allah, melalui Kerahiman dari Puteraku, Yesus Kristus, untuk menolong mereka dengan menariknya menuju Terang Allah.  

Ibumu yang mengasihi
Bunda Keselamatan

No comments:

Post a Comment