Wednesday, January 8, 2014

Tiga dari empat orang....



Tiga dari empat orang akan menyangkal Aku

Kamis, 2 Januari 2014, jam 20.40



PuteriKu, saat dimana pengakuan manusia terhadap Siapa sebenarnya Aku ini menjadi kabur laksana temaramnya nyala api lilin yang telah terbakar habis, sudah hampir sampai kepadamu.



Mereka yang berkata bahwa dirinya berasal dariKu akan sedikit sekali berbicara tentang Aku. Mereka yang masih setia kepada-Ku akan terkejut ketika mereka melihat banyaknya orang yang menyangkal Aku. Saat ketika umat beriman akan dipisahkan dari mereka yang akan dituntun menuju kesesatan besar sudah hampir sampai kepadamu. Pada hari-hari mendatang ini, orang-orang yang buta, tuli, dan mereka yang tak bisa mengenali Sabda Allah yang benar, akan mencapai milyaran orang dan mereka akan menerima sebuah doktrin yang palsu – yang bukan berasal dariKu. 


Jika kamu mendengar pembicaraan mengenai janji untuk setia kepada pembaharuan iman yang baru, yang akan merupakan bentuk baru dari Sakramen Penguatan, ketahuilah bahwa ini adalah buatan manusia. Hal itu tak akan berarti di MataKu. Ia akan diperkenalkan oleh nabi palsu itu sebagai bagian dari rencana globalnya untuk mempersatukan seluruh agama-agama di dunia. KeilahianKu akan di kesampingkan ke satu sisi, SabdaKu dilupakan dan dikuburkan, sementara Ajaran-ajaranKu akan diputar-balikan, untuk membujuk umat beriman agar mau menerima sebuab bentuk baru dari apa yang disebut sebagai evangelisasi.



Namun SabdaKu akan tetap hidup karena mereka yang akan tetap berada didalam GerejaKu, seperti ia dibentuk sejak awal mula, tak akan menyangkal Aku. Tiga dari empat orang akan menyangkal Aku. Hanya Sisa GerejaKu yang akan bergantung kepada-Ku dan mempertahankan SabdaKu dan banyak dari mereka yang akan menjadi limbung. Jiwa-jiwa menderita yang tetap berada didalam GerejaKu ketika ia akan dijejali dengan doktrin yang baru, tidak akan tahu harus berpaling kemana. Bagi mereka itu Aku berkata ini. Kuatlah kamu. Tetaplah berteguh. Janganlah menyangkal Aku. Berdoalah memohon TuntunanKu  dan teruslah melayani Aku, seperti yang telah kau lakukan sebelumnya. Jika kamu diminta untuk menyangkal Aku, oleh mereka yang mengaku bertindak demi kebaikan semua orang, semua agama, maka menjauhlah kamu karena kamu akan diminta untuk memeluk ajaran berhala, yang disamarkan sebagai bentuk Kristianitas.



Ketika para pembohong itu, para musuh Allah, menyerbu GerejaKu, didalam hirarkinya, maka BapaKu akan memberikan sebuah Pemurnian yang mengerikan. Dia akan menggulingkan dunia ini, dan tidak satupun manusia, pria, wanita atau anak-anak, yang tak bisa merasakan kekacauan ini. Ketika para musuhKu menyerang Tubuh MistikKu, mereka akan menimbulkan kerusakan yang parah, banyak kebingungan dan menuntun banyak orang menjauhi Kebenaran. Namun mereka tak akan pernah bisa menghancurkan GerejaKu, karena Sisa PasukanKu tak akan mau melepaskan Kebenaran ataupun dipaksa untuk bersumpah setia kepada setan dan para pengikutnya.



Banyak peperangan kini akan semakin meluas, badai dan gempa bumi akan semakin meningkat, hingga Gemuruh Murka BapaKu bisa dirasakan dimana-mana.



Bagi para musuhKu yang berjalan diantara kamu dan yang menyesatkan GerejaKu, ketahuilah hal ini. Aku tak akan membiarkan kamu menang atas jiwa-jiwa kepada siapa Aku menyerahkan HidupKu. Kecongkakanmu hanya berlangsung singkat, kejahatanmu akan dihentikan dan upayamu untuk menyakiti jiwa-jiwa yang telah kau rencanakan akan dipaksa berhenti. Kamu tak akan bisa bangkit melawan Sabda Allah tanpa campur tangan Ilahi menimpa dirimu. Kesetiaanmu kepada setan akan berakhir didalam bencana bagimu dan bagi siapa saja yang kau tipu. Jika kamu terus berusaha berjalan menuju Pintu-pintu Surga untuk menyombongkan kesetiaanmu kepada setan, maka kamu akan dikalahkan, dirantai dan dicampakkan kedalam lembah, tanpa ada Belas Kasihan diperlihatkan kepadamu.



Pergilah sekarang, kamu semua yang menyaksikan semua yang akan terjadi ini, dan tetaplah kamu waspada setiap saat. Hendaknya kamu terus melayani Aku karena hanya akan ada satu Tuan saja.



Yesusmu

No comments:

Post a Comment