Monday, July 17, 2023

Uskup Agung Hector Aguer Mengecam Sinode Tentang Sinodalitas Saat Ini

 These Last Days News - July 5, 2023


Uskup Agung Argentina, Hector Aguer

 

 

Uskup Agung Mengecam Sinode Tentang Sinodalitas Saat Ini Karena Hal Itu Melawan Tradisi Gereja Serta Mendorong ‘Agenda Globalis 2030’… 

https://www.tldm.org/news58/archbishop-slams-synod-on-synodality-for-contradicting-church-tradition-pushing-globalist-agenda-2030.htm 

 

 

LifeSiteNews.com reported on July 5, 2023:

 

by Andreas Wailzer

 

 

Uskup Agung Argentina, Hector Aguer, menyamakan Sinode tentang Sinodalitas saat ini dengan “Agenda Globalis 2030” PBB dan perpecahan Protestan.

 

Aguer adalah Uskup Agung Emeritus La Plata di Argentina. Dia digantikan pada tahun 2018 oleh kepala Dikasteri baru yang sangat kontroversial (sebelumnya Kongregasi) untuk Ajaran Iman, Uskup Agung Victor Manuel Fernandez.

 

Dalam sebuah surat yang diterbitkan oleh Rorate Caeli, Uskup Agung Aguer mengkritik dokumen kerja baru, atau Instrumentum Laboris (IL) dari Sinode tentang Sinodalitas ini, yang menyoroti kebutuhan untuk menyambut orang-orang yang merasa dikucilkan dari Gereja karena status atau status seksualitas mereka. Tapi saat ini kita sudah bisa memperkirakan isi dari Instrumentum Laboris itu dengan mencermati orang-orang yang diundang oleh paus Francis untuk mengikuti pertemuan puncak sinode pada Oktober mendatang: para ‘inovator’ Gereja, para pendukung LGBT dan homosex serta orang-orang semacam itu.

 

Uskup Agung Aguer berkata bahwa “Gereja sinode merumuskan penjelasan progresif tentang Injil.”

 

“Instrumentum Laboris menetapkan bagaimana mengasumsikan secara gerejawi tentang Agenda 2030 dari kaum Globalis,” katanya. “Sungguh mengagumkan bagaimana monarki kepausan saat ini telah membuat 'demokrasi sinode' mengatakan apa yang ingin dikatakan oleh 'demokrasi' ini. Ini seperti melempar batu sembunyi tangan.

 

Dia mencatat bahwa melalui Sinode ini “Gereja Katolik telah terlambat dalam mengikuti jalan yang dibuka oleh Reformasi Protestan, pada saat Protestantisme telah lama ditelan oleh dunia.”

 

“Ini adalah saat untuk mengutip apa yang ditulis oleh seorang Lutheran Denmark yang merupakan seorang filsuf Kristen yang hebat, Soren Kierkegaard, dalam bukunya Diaryin 1848: 'Baru saja, ketika ada pembicaraan tentang reorganisasi Gereja, jelas betapa sedikitnya kekristenan di sana,' ” lanjut uskup agung itu.

 

Uskup Agung Aguer selanjutnya mengkritik partisipasi kaum awam dalam Proses Sinode ini, khususnya kaum wanita, dan dia berpendapat bahwa “panggilan Imamat tidak lagi menjadi prioritas” dalam “Gereja Sinode” ini.

 

“Rencana perjalanan Majelis yang akan datang, yang telah dipersiapkan selama dua tahun, membuat ‘kerumunan orang banyak ikut berbicara dan memilih – khususnya yang feminin,” tulisnya. “Inilah yang saya maksudkan dengan contoh ‘lempar batu sembunyi tangan’ yang terkenal itu. Ketika desain Gereja baru’ ini selesai, maka paus Francis akan dihadapkan pada kritik yang tidak akan berkurang, dan dia akan dapat berkata: 'Saya tidak melakukannya'!"

 

Uskup Agung Aguer mengatakan bahwa eklesiologi baru yang disebut “sinodalitas” ini bersifat sangat ambigu karena tidak secara jelas menyatakan ke arah mana Gereja seharusnya menuju.

 

“Maka, tujuannya bisa menjadi Gereja baru yang progresif, yang bertentangan dengan Tradisi gerejawi yang agung,” tulis uskup agung itu.

 

“Salah satu topik dalam agenda, yang dengan cepat menarik perhatian, adalah 'bagaimana Gereja dapat lebih responsif terhadap orang-orang LGBTQ+',” katanya, mencatat bahwa ungkapan “orang-orang dengan kecenderungan homoseksual” yang telah digunakan dalam Katekismus dan dokumen Gereja lainnya diganti dengan istilah ideologis baru: “orang-orang LGBTQ+.”

 

Aguer menyimpulkan bahwa "kebenaran objektif dan pengakuan atas ajaran yang dengannya kebajikan dan dosa, dihakimi dan diakui, tidak lagi diperhitungkan." Sebaliknya, “Yang penting sekarang adalah bagaimana perasaan orang-orang yang menganggap dirinya dikucilkan; itu adalah perasaan mereka yang penting, bukan keadaan objektif di mana mereka berada.”

 

“Program sinode ini, seperti halnya Sinode Jerman, merancang Gereja baru dan Gereja yang lain, heterogen sehubungan dengan Tradisi yang agung dan utuh,” katanya.

 

Aguer menyebutkan bahwa dia telah mengenal paus Francis secara pribadi selama 45 tahun. Dia menyamakan Francis dan para penulis dokumen Sinode sebagai “penyebab kedua” di mana Tuhan mengizinkan kejahatan untuk terjadi.

 

“Saya mengakui dan menghormati Francis sebagai Penerus Petrus, Wakil Kristus,” tulisnya. “Tetapi Francis tetaplah Jorge Bergoglio yang dulu. Dan sekarang, saya sudah mengenal Jorge Bergoglio selama 45 tahun. Dia adalah ‘penyebab kedua.’ 

 

 

**********

 

 

YESUS TIDAK PERNAH BERUBAH

"Keluarlah dari kegelapan, saudariku. Kamu telah disesatkan. Jangan ikuti mode duniamu. Tidak ada mode di Surga. Yesus tidak pernah berubah. Ada hukuman besar di depan bagi mereka yang mengikuti dunia. Jangan tinggalkan biaramu ketika kamu merasa berkecil hati oleh mereka yang telah dikirim setan ke dalam biara-biara. Berdirilah sebagai teladan kemurnian maka kesalehanmu tidak akan diabaikan oleh Tuhanmu, seperti yang diinginkan oleh manusia atas dirimu, saat kamu berdiri untuk membela Tuhanmu. Angkatlah salibmu dan panggullah itu. Hendaknya kamu mengembalikan adat kebiasaan itu ke dalam biara."  St. Theresa, Bayside, 20 November 1972

 

 

 

“KAMI TIDAK MENERIMA VARIASI DAN PERUBAHAN"

"Hal ini telah sangat menyedihkan Aku di masa lalu dan tetap menyedihkan Aku sekarang, bahwa umat manusia membuat perubahan terhadap firman-Ku. Aku meyakinkan kamu, anak-anak-Ku dan para gembala di dalam Rumah-Ku, Gereja-Ku di bumi, tidak ada kebutuhan untuk mengubah firman-Ku. Surga, neraka, api penyucian, dan khususnya, anak-anak-Ku, kata 'neraka' harus dipertahankan dalam doa-doamu.

 

"Ulangilah, anak-Ku, doa pengakuan dosa ini:

 

Ya Tuhanku, aku benar-benar memohon ampun karena aku telah menentang Engkau, dan aku mengakui semua dosaku, karena aku takut kehilangan Surga dan mengalami siksaan neraka, tetapi yang terpenting karena aku sangat mengasihi-Mu, Tuhanku, Yang Mahabaik dan pantas mendapatkan semua kasihku. Dengan tegas aku bertekad, dengan bantuan rahmat-Mu, untuk mengakui dosa-dosaku, melakukan penebusan dosa, dan mengubah hidupku. Amin.

 

"Ya, anakku, Kami tidak menyetujui adanya variasi dan perubahan. Musuh-musuh Tuhanmulah yang telah mengatur diri mereka sendiri untuk mempromosikan perubahan atas firman-Ku. Firman Tuhanmu itu kekal dan tidak boleh dirubah." – Jesus, Bayside, 10 Februari 1977

 

"Anak-anak-Ku, di masa lalu Gereja-Ku, umat-Ku, telah melewati cawan penderitaan, tetapi Aku berkata kepadamu: saat ini Rumah-Ku, Gereja-Ku di bumi, sedang melewati pencobaan yang jauh lebih besar daripada yang pernah ada dalam sejarah masa lalu. Lucifer dan antek-anteknya sekarang sedang bekerja dengan tekun dan paling sukses saat ini dalam perjuangan mereka untuk menggulingkan Takhta Petrus dan menempatkan di Roma seorang paus yang merupakan anti-paus dalam sejarah." - Yesus, Bayside, 18 Juni 1978

  

YANG LEBIH BURUK MASIH AKAN TIBA

“Dan jika kamu berpikir bahwa kamu telah melihat pembantaian sekarang ini di dalam Gereja, yang lebih buruk masih akan tiba, kecuali jika kamu mau mengikuti aturan yang diberikan oleh Ibu-Ku bertahun-tahun yang lalu, tentang doa, pendamaian, dan pengorbanan. Dengan teladanmu kamu mungkin dapat menyelamatkan orang lain. Karena segera Pemurnian Besar akan datang kepadamu. Hal itu datang dalam dua bagian, anak-Ku dan anak-anak-Ku: Perang Dunia Ketiga, dan juga Bola Penebusan. Ini tidak bisa lagi ditunda. Bagi orang yang merasa benar dan baik, nampaknya mereka bisa bertindak dengan cara mereka sendiri, mungkin dengan rasa bangga. Kami tidak berusaha untuk menuduh atau menempatkan stigma pada siapa pun, tetapi beberapa orang mungkin dengan bangga duduk santai dan membiarkan orang lain pergi dan melakukan pengorbanan dan doa dan penebusan dosa. Karena mereka telah menjadi sombong, atau karena mereka tidak memiliki kasih karunia untuk memahami bahwa begitu kamu menerima kasih karunia ini, maka banyak pula yang diharapkan darimu. Kamu bahkan harus bekerja lebih keras untuk menyelamatkan saudara-saudarimu." - Yesus, Bayside, 18 Juni 1986

 


 

-------------------------------------

Silakan membaca artikel lainnya di sini:

LDM, 7 Juli 2023

Antikristus telah berada di dunia

Pedro Regis 5461 - 5465

LDM, 12 Juli 2023

Harari: Pengambilalihan Oleh AI Segera Hadir

Seorang calon kardinal berkata: Kami tidak ingin mempertobatkan kaum muda kepada Kristus.

Penulis Homoseksual Menunjukkan Bukti…