Thursday, June 10, 2021

24 Kutipan Tentang Kemurnian Yang Perlu Diketahui

 24 Kutipan Tentang Kemurnian Yang Perlu Diketahui Setiap Orang Muda (& Tua) Katolik 

https://www.tfp.org/24-quotes-about-purity-that-every-young-old-catholic-should-know/

 

 

 

 

 

 

Ketidakmurnian saat ini banyak terpampang di mana-mana: Film, TV, papan iklan, musik, hiburan, buku, dan majalah. Kita harus melawannya.

 

Untuk itu, kumpulan kutipan berikut ini — banyak di antaranya ditulis oleh Pujangga Gereja — akan memberi Anda dukungan dan dorongan yang Anda butuhkan untuk mempertahankan pendirian Anda dan berjuang untuk meraih kemurnian.

 

1.  “Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.” - Matthew 5:8

 

2. “Kemurnian Suci, ratu kebajikan, kebajikan malaikat, adalah permata yang sangat berharga sehingga mereka yang memilikinya menjadi seperti malaikat Tuhan di surga, meski mereka masih mengenakan daging yang fana.” - Saint John Bosco

 

3. “Kita harus murni. Saya tidak berbicara hanya soal kemurnian indra. Kita harus memperhatikan kemurnian besar di dalam kehendak kita, di dalam niat kita, di dalam semua tindakan kita.”

— Santo Petrus Julian Eymard

 

4.  “Mereka yang hatinya murni adalah bait Roh Kudus.” - Saint Lucy

 

5. “Kita harus menjalankan kesopanan, tidak hanya dalam penampilan kita, tetapi juga dalam seluruh perilaku kita, dan khususnya dalam pakaian kita, cara berjalan kita, percakapan kita, dan semua tindakan lainnya.” - Santo Alfonsus Liguori

 

6. “Di alam pikiran jahat tidak ada yang mendorong untuk berbuat dosa sebanyak pikiran yang berhubungan dengan kesenangan daging.” - Santo Thomas Aquinas

 

7. “Dalam pencobaan melawan kesucian, para guru spirituil menasihati kita, bukan untuk melawan pikiran buruk, melainkan untuk mengalihkan pikiran itu ke beberapa objek spiritual, atau setidaknya, kita bersikap acuh tak acuh terhadap pikiran buruk itu. Ini bermanfaat untuk memerangi pikiran buruk lainnya secara langsung, tetapi bukan pikiran yang tidak murni.” - Santo Alfonsus Liguori

 

8. “Nafsu yang dimanjakan menjadi kebiasaan, dan kebiasaan yang tidak dilawan menjadi kebutuhan.”

- Santo Agustinus

 

9. “Lebih banyak jiwa yang masuk neraka karena dosa daging daripada karena alasan lainnya.”

- Our Lady of Fatima

 

10. “Obrolan kotor membuat kita merasa nyaman dengan tindakan kotor. Tetapi orang yang tahu bagaimana mengendalikan lidah, bersiaplah untuk menahan serangan hawa nafsu.” - Santo Clement dari Alexandria

 

11. “Orang yang bicaranya kotor adalah orang yang bibirnya hanyalah lubang dan pipa penyalur yang digunakan oleh neraka untuk memuntahkan kotorannya ke bumi.” - Saint John Vianney

 

12. “Kita harus berbicara saat kita berpakaian, atau berpakaian saat kita berbicara. Mengapa kita mengakui satu hal dan melakukan yang lain? Lidah berbicara tentang kesucian, tetapi seluruh tubuh mengungkapkan ketidakmurnian.” - Saint Jerome

 

13. “Suatu jiwa yang murni adalah seperti mutiara yang indah. Selama tersembunyi di dalam cangkang, di dasar laut, tidak ada yang berpikir untuk mengaguminya. Tetapi jika Anda membawanya ke bawah sinar matahari, mutiara ini akan bersinar dan menarik semua mata. Dengan demikian jiwa yang murni, yang tersembunyi dari mata dunia, suatu hari akan bersinar di hadapan para Malaikat di bawah sinar matahari keabadian.” - Saint John Vianney

 

14. “Jiwa yang murni adalah mawar yang indah, hingga Tiga Pribadi Ilahi berkenan turun dari Surga untuk menghirup aromanya.” - Saint John Vianney

 

15. “Kemurnian adalah bunga bakung kebajikan, dan membuat manusia hampir setara dengan Malaikat. Semuanya indah sesuai dengan kemurniannya. Sekarang kemurnian manusia adalah kesucian, yang meliputi kejujuran, dan pemeliharaannya, kehormatan dan juga integritas; dan kebalikannya disebut kebusukan. Singkatnya, ia memiliki keunggulan khusus di atas kebajikan lainnya, bahwa ia menjaga jiwa dan tubuh tetap adil dan tak bernoda.” - Santo Fransiskus de Sales

 

16. “Kerendahan hati adalah pelindung kemurnian. Dalam hal kemurnian, tidak ada bahaya yang lebih besar daripada tidak takut akan bahaya. Bagi saya, ketika saya menemukan seseorang yang merasa aman dalam dirinya sendiri dan tak memiliki rasa takut, maka saya merasakan dia akan tersesat. Saya lebih yakin terhadap orang yang sering tergoda dan yang kemudian menolaknya dengan cara menghindari kesempatan untuk berbuat dosa, daripada terhadap orang yang tidak pernah tergoda dan tidak berhati-hati untuk menghindari kesempatan berbuat dosa. Ketika seseorang menempatkan dirinya dalam suatu kesempatan tertentu, berkata: saya tidak akan jatuh, itu adalah tanda yang hampir sempurna bahwa dia akan jatuh, dan dengan luka yang besar pada jiwanya. - Santo Filipus Neri

 

17. “Niatan yang baik tidak harus membuatmu merasa bangga, tetapi hendaknya kamu bersikap rendah hati dan malu-malu. Kamu membawa sejumlah besar emas dalam dirimu; maka berhati-hatilah untuk tidak bertemu dengan perampok. Dalam kehidupan ini tidak ada yang pasti. Kita berada dalam peperangan terus-menerus, dan oleh karena itu, kita harus waspada siang dan malam. Kita berlayar di lautan yang bergejolak yang mengancam kita di setiap sisi, dan kita berada di dalam perahu sederhana yang bocor. Iblis, yang bertekad bulat untuk mencari kehancuran jiwa kita, tidak pernah berhenti meningkatkan badai, untuk membanjiri kita dengan semua itu, jika dia bisa. Oleh karena itu Rasul memberikan tindakan pencegahan ini, bahkan kepada orang yang berbudi luhur: 'Biarlah dia yang berpikir, dia berdiri, berhati-hatilah, jangan sampai kamu terjatuh.' ” - Saint Jerome, Surat untuk Saint Eustochium

 

18. “Keadaan rahmat tidak lain adalah kemurnian, dan itu mendatangkan surga bagi mereka yang mengenakannya. Kekudusan, oleh karena itu, hanyalah keadaan rahmat yang dimurnikan, diterangi, diperindah oleh kemurnian yang paling sempurna, dibebaskan tidak hanya dari dosa berat tetapi juga dari kesalahan terkecil sekali pun; kemurnian akan membuat Anda menjadi orang suci! Semuanya terletak di sini! ” - Santo Petrus Julian Eymard

 

19. “Kemurnian, atau kebersihan hati, memiliki tempat yang mulia dan terhormat di antara segala kebajikan, karena ia, sendirian, memungkinkan manusia untuk melihat Tuhan. Maka Kebenaran itu sendiri berkata, 'Berbahagialah orang yang bersih hatinya, karena mereka akan melihat Tuhan.'” - Santo Agustinus

 

20. “Tidak ada obat yang begitu kuat melawan panasnya nafsu keinginan selain merenungkan Sengsara Juruselamat kita. Dalam semua kesulitan saya, saya tidak pernah menemukan sesuatu yang begitu manjur seperti Luka-luka Kristus. Di dalam Luka-luka itu saya bisa tidur nyenyak; dari Luka-luka itu saya memperoleh kehidupan baru.” - Santo Agustinus 

21. “Tuhan memberikan lebih banyak pertimbangan pada kemurnian niat yang dengannya tindakan kita dilakukan, daripada terhadap tindakan itu sendiri.” - Santo Agustinus 

22. “Dia yang mengasihi Sang Pencipta dengan sempurna, akan melaksanakan kasih yang murni kepada sesamanya.” - Saint Bede Yang Mulia 

23. “Engkau membawa jeratmu ke mana-mana dan menebarkan perangkapmu di semua tempat. Engkau menuduh bahwa engkau tidak pernah mengundang orang lain untuk berbuat dosa. Engkau memang tidak melakukannya, tetapi dengan kata-katamu engkau telah melakukannya dengan pakaian dan perilakumu.” - Santo Yohanes Krisostomus 

24. “Biarkan kerendahan hati Anda menjadi ajakan yang cukup, ya, sebuah nasihat bagi semua orang untuk berdamai, hanya dengan memandang kepada Anda.” - Santo Ignatius dari Loyola

 

-------------------------------------- 

Silakan membaca artikel lainnya di sini: 

Pencerahan Suara Hati Sudah Dekat

LDM, 5 Juni 2021

Bencana Muncul Jika Paus Francis Membatasi Misa Latin Tradisional

Giselle Cardia – 18, 22, 25, 29 Mei, 1 & 3 Juni 2021

Pedro Regis 5131 – 5135

Ned Dougherty, 13 Mei 2021

26 Kutipan Dari Tulisan Santa Thérèse dari Lisieux