Saturday, June 5, 2021

Pencerahan Suara Hati Sudah Dekat

 These Last Days News - June 3, 2021

 

 


 

PENCERAHAN SUARA HATI SUDAH DEKAT

https://www.tldm.org/news50/worldwide-illumination-at-hand.htm

 

 

KnightsRepublic.com reported:

By David Martin

 

Dengan adanya fakta saat ini dimana Komunisme dengan cepat membuat terobosan besar setelah COVID-19 dan pemilihan presiden Amerika Serikat yang curang, maka orang-orang di mana-mana memiliki firasat buruk tentang campur tangan Ilahi seperti yang dinubuatkan, akan segera datang.

 

Nubuat mengatakan bahwa sebuah Peringatan akan datang kepada umat manusia, didahului oleh sebuah ledakan besar di langit. Kejadian yang dapat dirasakan di seluruh dunia ini, yang belum pernah terjadi sebelumnya, akan mengguncang seluruh planet. Menurut beberapa mistikus masa lalu yang diberi penglihatan profetik tentang Peringatan, peristiwa ini akan terlihat dan dialami di mana-mana oleh semua orang, dan akan diakui secara universal sebagai berasal dari Yang Mahakuasa. Ini akan menjadi peringatan terakhir bagi manusia sebelum datangnya pemurnian besar dan terakhir, yang terdiri dari Perang Dunia III dan planet kita dihantam oleh benda angkasa. (lht juga 2 Petrus 3:10)

 

Marie-Julie Jahenny (1850-1941), salah satu mistikus besar Gereja Katolik, diberitahu oleh Yesus bahwa Peringatan itu “akan menjadi sebuah hari penuh guntur dan kilat yang terus menerus dan pergolakan yang mengerikan di atmosfer. Ini akan menandai dimulainya Pemurnian Besar atas seluruh Bumi.” (15 Juni 1882)

 

Pemahaman yang penuh dan intensif tentang Peringatan itu juga telah disampaikan dalam pesan-pesan Our Lady of the Roses di Bayside (1970-1995). Menurut pesan tersebut, Peringatan itu adalah “awal dari dukacita yang mengerikan” yang memulai kesengsaraan terakhir umat manusia sebelum Kedatangan Kedua dari Kristus terjadi. Perawan yang Terberkati memberikan kepada dunia gambaran yang mendalam tentang bencana yang akan datang ini pada tanggal 12 Juni 1976.

 

“Kamu harus lebih banyak berdoa, melakukan banyak penebusan dosa, karena Peringatan akan datang atas umat manusia. Akan ada ledakan dahsyat, dan langit akan bergulung seperti gulungan kitab. Kekuatan ini akan masuk ke dalam hati nurani manusia. Tiap orang akan memahami pelanggarannya kepada Tuhan. Namun Peringatan ini akan berlangsung singkat, dan banyak yang akan melanjutkan perjalanan hidup mereka menuju kebinasaan. Begitu kerasnya hati manusia sekarang….

 

“Seperti siang mengikuti malam, demikianlah Peringatan ini akan segera menyusul. Waspadalah terhadap matahari terbit! Jangan melihat ke langit— terjadi kilatan cahaya! Waspadalah terhadap matahari terbit! Jangan melihat ke langit— kilatan cahaya! Berdoalah! Bersujudlah di lantai! Berdoalah dengan tangan terentang, dan mohonlah belas kasihan Allah Bapamu.”

 

Kutipan Kitab Suci yang mengacu pada Peringatan ini:Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya." (Apocalypse 6:14) Kitab Injil berbicara tentang hari yang menakutkan itu, dimana kita akan melihat "Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.” (Lukas 21:26)

 

Pada tahun 1934, Yesus memberi tahu St. Faustina: “Sebelum hari Pengadilan tiba, akan diberikan kepada orang-orang suatu tanda di langit seperti ini: Semua cahaya di langit akan padam, dan akan ada kegelapan besar di seluruh bumi." (Buku Catatan 1, no.83)

 

 

Pencerahan Hati Nurani

 

Yang perlu ditegaskan adalah bahwa Peringatan itu bukanlah suatu peristiwa kosmik yang terjadi secara kebetulan, tetapi sepenuhnya ia adalah karya Tuhan. Ini adalah bencana dan campur tangan supernatural, di mana Tuhan akan berbicara langsung kepada setiap jiwa. Beato Anna Maria Taigi (1769–1837) menubuatkan bahwa "pemurnian besar akan datang ke atas dunia, didahului oleh 'Pencerahan hati nurani' di mana setiap orang akan melihat diri mereka sendiri sebagaimana Tuhan melihat mereka."

 

Pada puncak dari Peringatan itu, Bapa Yang Kekal akan campur tangan dan berkomunikasi secara langsung kepada setiap jiwa di bumi. Pada saat itu, panas yang membara dan suara batin manusia akan terasa dari dalam, karena setiap pria, wanita, dan anak-anak dari usia nalar dimampukan untuk melihat dengan tepat bagaimana mereka telah menghina Tuhan dalam hidup mereka. Itu akan menjadi penyingkapan atas dosa-dosa kita, cermin hati nurani kita yang ditempatkan di depan mata kita. Peringatan itu akan memberi setiap orang kesempatan untuk merenungkan keadaan rohaninya dan melakukan perbaikan sebelum tangan Pengadilan Ilahi dihempaskan ke dunia.

 

 

Kerahiman

 

Peringatan itu adalah sebuah permintaan yang penuh belas kasihan dari Tuhan agar kita mengubah hidup kita menjadi lebih baik, karena dunia saat ini berada dalam cengkeraman krisis identitas terburuk dalam sejarah. Manusia telah bergerak menjauh dari Tuhan dan telah melupakan asal-usulnya, karena manusia sekarang berhubungan dengan "alien," monyet, dan iblis itu sendiri. Karena, sementara kita diciptakan menurut gambar Allah, kita melihat manusia semakin banyak mengambil gambar binatang bahkan sampai melakukan kekejian yang amat busuk tanpa rasa malu sama sekali, misalnya melalui perbuatan sodomi, upaya perubahan gender, pengesahan LGBT oleh banyak negara, bahkan dibiarkan saja hal itu terjadi oleh Vatikan, dll. Masyarakat telah menumbuhkan tanduk di kepalanya, tanduk setan.

 

St. Paulus mengingatkan kita bahwa “tidak ada pezina, atau orang yang berbuat tidak murni, atau orang tamak (yang melayani berhala), yang akan bisa memiliki warisan dalam Kerajaan Kristus” (Efesus 5:5), namun percabulan, homoseksualitas semakin merajalela dan pembunuhan sewenang-wenang terhadap anak-anak yang belum lahir melalui aborsi telah menjadi cara hidup yang diterima saat ini. Oleh karena itu perlu sekali diberikan Peringatan Besar agar manusia dapat kembali kepada Bapa Yang Kekal.

 

St. Edmond Campion (1540-1581) bernubuat tentang "sebuah hari yang besar ... di mana Hakim yang mengerikan harus mengungkapkan hati nurani semua orang dan mengadili setiap orang." Dia juga menyebut peristiwa ini sebagai "hari perubahan."

 

Conchita Gonzales, visiuner utama dari 2 visiuner Garabandal, menulis dalam sebuah surat pada tanggal 1 Januari 1965: “Bunda Maria berkata bahwa sebuah Peringatan akan diberikan kepada seluruh dunia sebelum peristiwa Keajaiban, agar dunia dapat mengubah dirinya sendiri. Peristiwa itu akan datang langsung dari Tuhan dan dapat terlihat di seluruh dunia.”

 

Conchita juga mengatakan dalam sebuah wawancara pada tanggal 14 September 1965, bahwa Peringatan itu “akan seperti pengungkapan atas dosa-dosa kita dan itu akan dilihat dan dirasakan oleh semua orang, baik orang yang beriman maupun orang yang tidak beriman.”

 

Jacinta González, salah satu visiuner Garabandal, berkata, “Peringatan itu adalah sesuatu yang pertama kali terjadi di udara, di seluruh di dunia ini, dan segera ia ditransmisikan ke bagian dalam dari jiwa kita. Itu akan berlangsung untuk waktu yang sangat sedikit, tetapi akan terasa sangat lama karena efeknya di dalam diri kita bisa berkepanjangan.”

 

Dampak besar dari Peringatan itu akan sangat mendalam, melampaui kata-kata untuk dijelaskan. “Manusia akan merasa bahwa kekuatan unsur-unsur itu sendiri telah mengguncang fondasi keberadaannya, begitu besar dampak Peringatan dari Bapa ini. Dan tidak seorang pun akan meragukan bahwa itu berasal dari Bapa.” (Our Lady of the Roses, 28 September 1974)

 

 

Komunisme Menyebar Sebelum Peringatan

 

Conchita dari Garabandal mengatakan kepada penulis Jerman, Albrecht Weber, pada tahun 1965, bahwa "Ketika komunisme datang lagi (yaitu muncul kembali setelah ia mengalami apa yang disebut ‘keruntuhan’) maka semuanya (Peringatan) akan terjadi." Penulis Jeff Moynihan, suami Jacinta, mengatakan bahwa sebelum Peringatan akan ada krisis mendadak di dunia, yang menyebabkan kerusuhan sipil, perselisihan, dan revolusi, di mana selama itu para imam akan bersembunyi. Rencana kaum globalis adalah untuk menciptakan keadaan darurat, untuk membenarkan penerapan darurat militer dari PBB untuk menyelesaikan pembentukan pemerintahan tunggal dunia yang berpaham komunis. Di bawah kedok keselamatan publik, semua warga negara akan dilucuti haknya dan ditahan di bawah todongan senjata. Tampaknya selama waktu inilah Peringatan akan terjadi.

 

Menurut pesan Bayside, pemerintahan tunggal dunia akan membuat beberapa kemajuan, tetapi kemudian Tuhan akan campur tangan untuk menghancurkan puncak dari pemerintahan Tata Dunia Baru ini. Perhatikan kutipan ini dari pesan 25 Juli 1978:

 

"Iman sedang diserang di Rumah-Ku di bumi, Gereja-Ku, dan banyak pastor-Ku yang jatuh ke dalam rencana musuh bersama gurita, kekuatan-kekuatan besar dunia yang berusaha mengumpulkan semua bangsa ke dalam pemerintahan tunggal dunia dan agama tunggal dunia yang didasarkan pada humanisme dan modernisme. Namun, ini tidak boleh berakibat pada musnahnya jiwa-jiwa. Hal ini tidak boleh terjadi karena Bapa Yang Kekal akan mengirimkan Peringatan kepada umat manusia, Peringatan Besar itu akan sedemikian dahsyatnya sehingga sangat sedikit yang akan meragukan bahwa hal itu berasal dari Bapa Yang Kekal dan bukan buatan manusia.” (Yesus, Bayside, 25 Juli 1978)

 

 

Para Pastor Akan Terkejut

 

Peringatan itu akan terjadi sangat keras pada para klerus Katolik, karena dalam sekejap mereka akan melihat bagaimana upaya mereka di zaman modern ini untuk memperbarui Gereja yang telah menyakiti hati Allah. Mereka akan melihat bagaimana inovasi-inovasi modern yang begitu sering disebut-sebut dalam khotbah-khotbah mereka — seperti misalnya, mengizinkan wanita di altar, menjadi pelayan Ekaristi, Komuni di tangan, ekumenisme Vatikan II, lagu liturgi memakai gitar, dan sekarang motu proprio baru dari Francis yang secara resmi mengizinkan wanita untuk melayani sebagai pembantu imam. — semua ini adalah pekerjaan iblis untuk menghancurkan Gereja.

 

Terlebih lagi, kolusi dari hierarki dengan musuh-musuh Gereja akan terasa sangat menyakitkan bagi para klerus yang terlibat, pada saat Peringatan nanti. Yesus memberi tahu para uskup-Nya dalam pesan Bayside, “Kamu bergaul dengan musuh-musuh Allahmu demi uang dan kekuasaan” (26 Mei 1979), dan kita memang melihat Roma berulang kali mengundang para pendukung aborsi PBB seperti Jeffrey Sachs dan Ban Ki moon untuk berbicara di Vatikan tentang "tugas" Roma untuk membantu membuat "ibu bumi" sebagai tempat yang lebih aman melalui pengendalian populasi, melalui aborsi, kontrasepsi, eutanasia. “Oleh karena itu, Bapa berencana untuk membangunkan … mereka yang telah tertidur di Rumah-Nya dengan Peringatan Besar.” (Bunda Maria, Bayside, 24 November 1973)

 

 

Saat Dari Peringatan

 

Kita diberi petunjuk tentang kapan Peringatan itu akan terjadi: “Ketika kamu melihat, ketika kamu mendengar, ketika kamu merasakan adanya revolusi di Roma, ketika kamu melihat Bapa Suci melarikan diri, mencari perlindungan di negeri lain, ketahuilah bahwa waktunya telah matang." (Pesan Yesus kepada Veronica, Bayside, 14 September 1976)

 

Menariknya, sekarang dikhawatirkan bahwa revolusi siap pecah di Italia atas keputusan diktator Perdana Menteri Mario Draghi baru-baru ini yang mewajibkan penduduk Italia untuk menerima vaksin COVID.

 

Suster Elena Aiello (1895-1961), pendiri biarawati Calabria dan seorang stigmatis, diberitahu oleh Perawan Maria: “Italia akan diadili dengan keras oleh sebuah revolusi besar dan Roma akan dimurnikan dengan darah karena banyak dosanya, terutama dosa ketidakmurnian.”

 

Revolusi fisik dan rohani akan datang setelah lima puluh tahun terjadi revolusi spiritual yang telah dirintis sejak Vatikan II, dan justru penyimpangan dari Iman inilah yang akan membawa peristiwa Peringatan kepada kita. Revolusi di Roma akan menandakan puncak pemberontakan manusia dari Tuhan hingga hal itu memicu terjadinya Peringatan.

 

 

Sisi Positiv

 

Sisi positifnya adalah bahwa terjadinya semua nubuat ini bergantung pada tanggapan manusia. Jika kita sengaja mengundang hukuman ini kepada kita melalui berbagai dosa kita, maka kita juga pasti dapat juga menahannya dengan melalui pertobatan kita. Jadi kita diberi pilihan untuk menghindari beratnya Peringatan dengan menjalani kehidupan yang lebih baik dan membersihkan dunia kita dari aborsi dan homoseksualitas, dua dosa besar saat ini yang "menangis ke arah surga untuk menuntut pembalasan."

 

Kita diberi jaminan bahwa mereka yang tetap berada dalam keadaan rahmat, tidak akan menderita selama Peringatan itu. “Semua orang yang tetap berada dalam terang rahmat Tuhan tidak perlu merasa takut. Mereka akan melewati Peringatan besar ini tanpa penderitaan.” (Our Lady of the Roses, Bayside, April 5, 1975)

 

 

Bagaimana Mempersiapkan Diri Bagi Peringatan

 

• Mengaku dosa dan melakukan perubahan hidup yang tulus

• Menaati 10 Perintah Allah dan membaca Alkitab setiap hari selama 15 menit

• Menerima Ekaristi, setiap hari (jika memungkinkan); dari tangan pastor saja, menerima di lidah dan berlutut

• Berdoa Rosario setiap hari (15 dekade) dan kenakan selalu rosario di leher Anda

• Kenakan Skapulir Coklat, Salib, dan medali St. Michael, St. Benedict, Medali Wasiat, dan Medali Our Lady of the Roses

• Tempatkan Salib di semua pintu masuk ke rumah Anda (tempatkan di luar pintu). Tuhan kita telah berjanji bahwa semua rumah yang memiliki Salib di pintu akan berada di bawah perlindungan supernatural Tuhan

• Siapkan persediaan makanan kaleng, selimut, lilin yang telah diberkati, dan air matang; setidaknya untuk kebutuhaan dua minggu per orang.

 

 

----------------------------------

 

KILATAN PETIR, API, SUARA KERAS

Veronica - Seolah-olah semuanya telah meledak di langit – kilatan petir! Dan itu sangat panas! Sangat panas! Oh! Oh! Rasanya seperti terbakar. Oh! Sekarang langit berwarna sangat putih. Nampak warna--biru, ungu -- seperti ledakan besar. Sekarang suara ini, suara itu. . . . Dan suara itu, kata Bunda Maria itu adalah suara di dalam diri kita: "Peringatan bagimu sebelum Pemurnian! Kilatan petir, api, dan suara di dalam dirimu. Peringatan terakhir sebelum Pemurnian!" - Bunda Maria, Bayside, 21 April 1973

 

 

PENYEBAB PERINGATAN

Veronica - Saya melihat bola besar dan matahari; itu adalah bola api. Dan ada bola api lainnya. Dan nampak sebuah kepingan yang pecah, dan menabrak matahari. Dan di sana -- oh! Oh, itu adalah ledakan. Ah, aku tidak bisa melihat! Oh! Oh! Segalanya tampak begitu sunyi, dan saya melihat orang-orang sedang berpegangan pada kursi di rumah mereka. Semuanya bergoyang. Itu seperti fondasi yang bergoyang di rumah-rumah. Dan mereka semua ketakutan. Dan banyak yang lari ke jalan. Bayside, 24 Desember 1973 

 

BENCANA

"Memang benar bahwa saya memberikan pesan terakhir [kepada Bunda Godinho], tetapi saya juga tidak dapat memberikan tanggalnya -- hanya untuk memperingatkan dunia bahwa Peringatan besar akan datang kepada umat manusia. Itu akan menjadi Peringatan bencana besar, dan kemudian akan terjadi Keajaiban besar. Dan setelah itu, jika tidak ada perubahan dan manusia terus melanggar perintah Allah Bapa, Dia akan memulai pemurnian yang mengerikan, mengerikan sekali. Karena akan ada Perang yang hebat dan akan ada sebuah pemurnian yang hebat dan mengerikan." - Jacinta Marto, menampakkan diri kepada Veronica, Bayside, 8 Juni 1974 

 

“Pemurnian besar akan datang ke dunia yang didahului oleh “Pencerahan hati nurani” di mana setiap orang akan melihat diri mereka sendiri sebagaimana Tuhan melihat mereka.” Beato Anna Maria Taigi (1769–1837) 

 

--------------------------------------

 

Silakan membaca artikel lainnya di sini: 

Persatuan Palsu

Francis Mempromosikan Lagi Seorang Wali Gereja Yang Anti-Katolik

Prospek Dari Sebuah Agama Baru

Waspadalah Ketika Para Pemimpin Gereja Memanipulasi Kata

Penelitian Menunjukkan Bahwa Komuni Di Lidah Adalah Cara Paling Aman Selama Krisis Covid

Hindari Pencemaran Terhadap Ekaristi Kudus

Enoch, 3 Juni 2021