Thursday, May 5, 2022

Paus Francis kembali memuji pelaku aborsi terkenal...

 

Paus Francis kembali memuji pelaku aborsi terkenal, Emma Bonino:

'Saya sangat menghormati dia’. 

https://www.lifesitenews.com/news/pope-francis-once-again-praises-notorious-abortionist-emma-bonino-i-have-great-respect-for-her/ 

 

Francis telah bertemu dengan seorang wanita Italia, pelaku dan pendukung aborsi, dan berulang kali menyatakan kekagumannya kepadan wanita itu sejak Francis menjadi paus pada 2013. 

 

 Paus Francis bertemu dengan pelaku aborsi paling terkemuka di Italia, Emma Bonino, yang dia puji sebagai "orang hebat yang terlupakan."

 

Michael Haynes


Wed May 4, 2022 - 4:36 pm EDT


VATICAN CITY (LifeSiteNews) – Paus Francis sekali lagi memuji-muji seorang wanita Italia pendukung dan pelaku aborsi terkenal, Emma Bonino, dengan mengatakan bahwa dirinya “sangat menghormatinya”, meskipun dia tidak selalu “menerima ide-idenya.”

 

Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan 3 Mei 2022 di surat kabar Italia Corriere Della Sera, paus Francis berbicara tentang berbagai topik, termasuk perang Rusia dengan Ukraina, dan politik Italia.

 

Pada satu topik tertentu, paus berusia 84 tahun itu berbicara tentang hubungannya dengan tokoh-tokoh kunci Italia, termasuk mantan presiden Bank Sentral Eropa yang menjadi Perdana Menteri, Mario Draghi, dan Bonino.

 

“Hubungan saya dengan Mario Draghi bagus, sangat bagus. Sudah sejak dulu, ketika dia berada di Bank Sentral Eropa, saya sering meminta nasihatnya,” kata Francis, sebelum kemudian dia menambahkan:

 

“Saya sangat menghormati Emma Bonino: Saya tidak berbagi ide dengannya, tetapi dia tahu Afrika lebih baik daripada siapa pun. Di depan wanita ini saya katakan: hebat.”

 

Bonino telah melakukan aborsi ilegal ketika dia berusia 27 tahun, dan setelah menghabiskan empat bulan di luar negeri untuk menghindari penangkapan, dia kembali ke Italia di mana dia menjalani hukuman penjara 10 hari. Bonino memuji penangkapannya itu yang menyebabkan topik aborsi menjadi pusat perhatian di Italia.

 

Bonino kemudian menjadi pahlawan di mata media sayap kiri, dan terkenal karena melakukan aborsi dengan alat buatan sendiri, yang dioperasikan dengan pompa sepeda. Dia mendirikan Pusat Informasi tentang Sterilisasi dan Aborsi (CISA) pada tahun 1975, yang secara mencolok melobi untuk mempromosikan aborsi di Italia sebelum disahkan pada tahun 1978.

 

Karena itu, dia digambarkan pada tahun 2017, sebagai ikut bertanggung jawab atas lebih dari 6 juta aborsi sejak 1978, dan secara pribadi membual bahwa dia dan kelompoknya melakukan 10.141 aborsi ilegal.

 

Bonino adalah seorang politisi karir, pernah menjadi anggota Parlemen Eropa. Dia menghabiskan banyak waktu di Kantor Deputi Italia dan diangkat sebagai menteri luar negeri Italia pada 2013.

 

LifeSiteNews sebelumnya telah menyoroti sejarah Bonino yang bekerja untuk melawan keutuhan keluarga-keluarga dan kehidupan melalui tindakan politiknya. Kelompok pro-kehidupan Italia, Famiglia Domani, menulis pada tahun 2016 bahwa: Bonino masih bertujuan untuk melakukan destabilisasi (meruntuhkan) masyarakat, dan dia mengakuinya sendiri di surat kabar Corriere della Sera (17 Agustus 1999), di mana dia mengatakan “seolah-olah destabilisasi keseimbangan saat ini bukanlah salah satu fungsi penting dari politik.”

 

Diakon Nick Donnelly, seorang penulis dan katekis Inggris, mengkritik paus Francis karena memuji Bonino sambil mengabaikan peran Bonino yang menonjol dalam mempromosikan aborsi di Italia, dimana Nick Donnelly mengatakan, “Bergoglio selalu mengabaikan kejahatan keji ini.”

 

Hubungan baik antara Francis dan Bonino

Namun, ini bukan pertama kalinya paus Francis memuji Bonino. Dalam apa yang tampaknya menjadi peristiwa yang berulang, ketika berbicara dengan Corriere, Francis pertama kali memuji Bonino pada Februari 2016 dalam sebuah wawancara dengan harian Italia.

 

Francis menggambarkan pendukung aborsi yang terkenal kejam itu sebagai salah satu “orang hebat yang terlupakan”, dan Francis membandingkannya dengan tokoh-tokoh sejarah besar seperti Konrad Adenauer dan Robert Schuman.

 

Mengakui pandangannya yang berbeda dengan Bonino, Francis berkata, “Benar, tetapi tidak apa-apa. Kita harus melihat orang-orang, pada apa yang mereka lakukan.”

 

Beberapa bulan kemudian pada November 2016, Francis menerima Bonino dalam audiensi pribadi, dalam kapasitasnya sebagai Menteri Luar Negeri Italia. Menurut Kantor Pers Tahta Suci pada saat itu, pertemuan itu “sebagian besar membahas topik masuknya migran, penyambutan migran, dan integrasi mereka.”

 

Juli 2017 Bonino berbicara di sebuah gereja Katolik di Italia Utara, mengutip pujiannya dari paus Francis, sementara pendukung pro-kehidupan dikeluarkan dari gereja itu karena protes mereka atas kehadiran Bonino.

 

Namun sejarah relasi Francis dan Bonino berjalan lebih jauh dari tahun 2016. Ketika Menteri Luar Negeri, Bonino, bersama dengan Presiden Georgio Napolitano dan para menteri utamanya, diberikan audiensi dengan Francis 8 Juni 2013, hanya dua bulan setelah dia menjadi paus.

 

 

Silakan baca: Paus mengklaim dirinya sering berbicara menentang aborsi, namun tindakannya menunjukkan hal yang sebaliknya.

 

 

Pada April 2014, Bonino minta tolong Francis untuk membantu mengakhiri mogok makan pemimpin Partai Radikal, Marco Pannella. Paus menelepon dan berjanji untuk bergabung dengan Pannella dalam upayanya untuk mendapatkan kondisi yang lebih baik di penjara-penjara Italia.

 

Pada Mei 2015, Vatican Insider melaporkan bahwa paus Francis secara pribadi mengundang Bonino untuk audiensi di Aula Paulus VI.

Memang, dalam laporan 2018 yang sekarang diarsipkan di The Guardian, Bonino menggambarkan hubungan yang rutin dan dekat dengan paus Francis, dimana The Guardian menyebut Francis sebagai “sekutu” dekat Bonino.

“Keduanya, katanya sambil tersenyum, berhubungan. 'Kami memiliki beberapa koneksi, jadi kami cukup sering mengirim pesan, melalui teman-teman'."

--------------------------------

Silakan baca artikel lainnya di sini:

Tanda Dari Binatang?

Dorongan Untuk Menerima Tanda Dari Binatang

LDM, 27 April 2022

Ned Dougherty, 27 April 2022

Mereka Sedang Mendatangi Anak-Anak Anda...

Tuhan Menghendaki Untuk Menjadikan Maria Dikenal Luas ...

LDM, 1 Mei 2022