Wednesday, May 16, 2018

IMAM-IMAM MEMINTA KEJELASAN DOKTRINAL


imam-imam meminta kejelasan doktrinal


NEWS: WORLD NEWS



by Bradley Eli, M.Div., Ma.Th.  •  ChurchMilitant.com  •  May 15, 2018    

Mereka meminta kepada uskup-uskup di dunia untuk menegaskan ajaran-ajaran moral Gereja
 
Imam-imam meminta kepada uskup-uskup mereka untuk segera mengakhiri kekacauan doktrinal yang terjadi saat ini.

Kebingungan di seluruh dunia mengenai pernikahan dan Sakramen-sakramen telah mendorong 15 orang imam dari Amerika dan Eropa untuk menandatangani sebuah permohonan 22 April 2018 yang berjudul A Pastoral Appeal to the Bishops for an Apostolic Reaffirmation of the Gospel (Sebuah Permohonan Pastoral kepada para Uskup untuk memberikan Penegasan Apostolik atas Injil). Seruan itu sekarang didukung oleh lebih dari 80 orang imam dan seorang  kardinal, Raymond Burke, mantan prefek dari Apostolic Signatura.

Dalam wawancara 3 Mei 2018, Cdl. Burke mengatakan bahwa dia berharap para uskup bersedia menanggapi seruan para imam ini.

"Kebingungan yang berkembang dan perpecahan yang diakibatkannya yang sedang terjadi di dalam Gereja saat ini telah menyebabkan penderitaan yang luar biasa, terutama bagi para imam," Cdl. Burke berkata.

Bahkan para uskup masih banyak berselisih soal membiarkan hati nurani seseorang untuk mengalahkan ajaran Gereja dalam bidang moralitas seksual. Kebingungan di antara para gembala ini berakibat mencerai-beraikan domba-dombanya. Dengan memohon kepada para uskup, para imam yang merasa prihatin itu mengatakan, "Kami percaya banyak kerusakan ini bisa disembuhkan atau dikurangi jika anda mau menegaskan kembali ajaran-ajaran Kristus dan memperbaiki kesalahan-kesalahan itu dengan otoritas penuh dari jabatan kerasulan anda."

Secara khusus, mereka meminta para uskup untuk memperbaiki pendekatan keliru yang menegaskan, "Mereka yang melakukan perbuatan salah secara objektif namun menilai diri mereka secara subyektif bebas dari kesalahan haruslah diizinkan untuk menerima Komuni Kudus."

Sejauh ini seruan imam-imam itu, seperti semua usulan dan seruan sebelumnya, tidak pernah dijawab.




Silakan melihat artikel lainnya disini : http://devosi-maria.blogspot.co.id/

No comments:

Post a Comment