Monday, May 14, 2018

PERTANYAAN DARI CARDINAL EIJK


PERTANYAAN DARI CARDINAL EIJK:
APAKAH PAUS FRANCIS ADALAH BAGIAN DARI ‘COBAAN TERAKHIR’ ATAS GEREJA?


LifeSiteNews.com reported on May 7, 2018:
by John-Henry Westen

Seorang kardinal dari Belanda mengatakan bahwa kegagalan paus Francis untuk mempertahankan iman yang otentik dari Gereja membuatnya teringat dan berpikir mengenai sebuah nubuat dalam Gereja Katolik yang berisi ‘cobaan terakhir’ atas Gereja sebelum Kedatangan Kedua dari Yesus Kristus.

Kardinal Willem Eijk, 64 thn, Uskup Agung Utrecht, Belanda, menyampakan komentarnya yang berani dalam sebuah artikel yang diterbitkan hari ini di the National Catholic Register.

Eijk, yang diangkat menjadi kardinal oleh paus Benedict XVI pada 2012, memperoleh gelar dokter (medis) sebelum kemudian dia menjadi seorang imam, dan kemudian dia mendapatkan gelar PhD di bidang medis, filsafat dan teologi.

Dalam artikel itu kardinal Eijk sangat menyayangkan kegagalan paus Francis karena tidak memberikan jawaban yang jelas atas pertanyaan mengenai interkomuni (komuni silang) dengan Protestan pada pertemuan minggu lalu di Vatikan dengan uskup-uskup dari Jerman. Paus justru menganjurkan kepada uskup-uskup Jerman itu untuk mendapatkan kata sepakat mengenai isu komuni silang ini, dan kata kardinal Eijk selanjutnya, paus hanya sekedar memperingatkan uskup-uskup Jerman itu mengenai doktrin dan praktek Gereja yang jelas.

“Dengan kegagalan paus Francis untuk memberikan kejelasan, maka kebingungan besar meluas di antara umat beriman dan keutuhan Gereja Katolik berada dalam bahaya,” demikian katanya.

Dengan melihat kenyataan dimana uskup-uskup, dan terlebih lagi Penerus St. Petrus, telah gagal dalam mempertahankan dan mewariskan deposit iman yang ada di dalam Tradisi Suci dan Kitab Suci, dengan penuh kesetiaan dan persatuan, maka saya hanya ingat kepada Artikel 675 dari Katekismus Gereja Katolik, (CCC 675. Sebelum kedatangan Kristus, Gereja harus mengalami ujian terakhir yang akan menggoyahkan iman banyak orang. Penghambatan, yang menyertai penziarahannya di atas bumi, akan menyingkapkan "misteri kejahatan". Satu khayalan religius yang bohong memberi kepada manusia satu penyelesaian semu untuk masalah-masalahnya sambil menyesatkan mereka dari kebenaran. Kebohongan religius yang paling buruk datang dari Anti-Kristus, artinya dari mesianisme palsu, di mana manusia memuliakan diri sendiri sebagai pengganti Allah dan Mesias-Nya yang telah datang dalam daging.), demikian tulisnya.

Dalam Artikel Katekismus itu, yang dia kutip secara penuh, mengingatkan akan sebuah cobaan yang akan “menggoncangkan iman banyak orang percaya.” Artikel Katekismus itu menubuatkan tentang adanya penganiayaan yang akan “mengungkapkan 'misteri kedurhakaan' dalam bentuk penipuan agama yang ditawarkan kepada manusia dalam bentuk penyelesaian semu bagi masalah-masalah mereka sambil menyesatkan mereka dari kebenaran."

Artikel 675 dari Katekismus itu berdasarkan kepada kutipan-kutipan Kitab Suci berikut ini:

1. Luk. 18:8 Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"
2. Mat 24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.
3. Luk 21:12 Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku.
4. Yoh 15:19-20 Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu. Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu.
5. 2Tes 2:4 … yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah. Tidakkah kamu ingat, bahwa hal itu telah kerapkali kukatakan kepadamu, ketika aku masih bersama-sama dengan kamu? Dan sekarang kamu tahu apa yang menahan dia, sehingga ia baru akan menyatakan diri pada waktu yang telah ditentukan baginya. Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan, pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali. Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka. Dan itulah sebabnya Allah mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta, supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka kejahatan. Akan tetapi kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara, yang dikasihi Tuhan, sebab Allah dari mulanya telah memilih kamu untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan kamu dan dalam kebenaran yang kamu percayai.
6. 1Tes 5:2 karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam. Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman--maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin--mereka pasti tidak akan luput.
7. 2Yoh 1:7 Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.
8. 1Yoh 2:18 Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir.

Kardinal Eijk memperingatkan secara terbuka pada tahun lalu, bahwa dengan tidak memberikan kejelasan atas ajaran Gereja mengenai perceraian dan menikah lagi, maka paus Francis sedang memecah-belah Gereja.

Dia bukanlah Kardinal pertama yang mengenali bahwa adanya kebingungan yang meluas di dalam Gereja yang disebabkan oleh Paus Fransiskus sebagai tanda dari akhir jaman. Dalam konferensi mengenai kehidupan di Roma tahun lalu, Kardinal Carlo Caffarra (almarhum) berbicara tentang kebingungan dalam Gereja seputar masalah pernikahan dan keluarga sebagai pemenuhan dari nubuatan yang diterimanya.

Dalam surat yang diterima oleh Kardinal Caffarra dari Sr. Lucia, visiuner Fatima itu menulis bahwa “pertempuran terakhir antara Tuhan dengan kerajaan Setan adalah dalam masalah pernikahan dan keluarga. Tetapi janganlah takut, (Sr.Lucia menambahkan), karena siapa pun yang berjuang demi kesucian pernikahan dan keluarga, akan selalu diperangi dan ditentang dalam segala hal, karena ini adalah masalah yang menentukan.”

Pertempuran terakhir itu, kata Kardinal Caffarra di Rome Life Forum, "sedang digenapi saat ini."

Kardinal Burke juga telah mengidentifikasi adanya kebingungan dan kesesatan dalam Gereja Katolik di bawah kepemimpinan Paus Fransiskus dimana hal ini berkaitan erat dengan akhir zaman. “Seseorang bisa merasakan bahwa Gereja terkesan tidak mau mematuhi perintah Tuhan kita,” demikian kata Kardinal Burke dalam sebuah wawancara dengan Catholic Herald pada bulan November. "Sangat mungkin bahwa kita telah tiba di Akhir Zaman."

Pesan-pesan berikut ini diberikan oleh Bunda Maria kepada Veronica Lueken di Bayside, New York. Read more

KARDINAL-KARDINAL SEDANG MENJUAL JIWA MEREKA

Para pemimpin di dalam Gereja-Ku di kota Roma saat ini, dalam kecongkakanmu kamu telah menjadikan Gereja-Ku tak memiliki kehormatan lagi, tak memiliki kesucian lagi! Demi alasan perdamaian dan persaudaraan, kamu telah melemahkan fondasinya. Akulah fondasinya. Kini kamu harus membangun kembali Gereja-Ku, karena sebuah Gereja yang berada di dalam kegelapan mengenakan pita kematian atas dirinya. Aku berkata kepadamu, adalah lebih baik sedikit namun berkwalitas, daripada banyak namun tak berarti apa-apa.  

Topi-topi Merah telah terjatuh, dan topi-topi Ungu sedang disesatkan. Aku berkata kepadamu, bahwa setan telah masuk ke dalam Kota Suci Roma.

Kamu telah diperingatkan pada waktu yang lalu oleh para pewaris Petrus agar menjaga Gereja-Ku dari paham humanisme, modernisme, dan satanisme. Ketika dunia dan Gereja-Ku menjadi satu, ketahuilah bahwa saat akhir itu sudah dekat. Banyak dari para pewaris Petrus, orang-orang pandai dan saleh, memberimu berbagai alasan untuk menolak modernisme dan sikap liberal. Namun banyak sekali mereka yang memakai Topi Merah telah menjual jiwa mereka kepada setan demi mendapatkan keinginannya. - Jesus, December 31, 1977

"Akan ada seorang paus yang tidak terpilih secara kanonik yang akan menyebabkan perpecahan besar; akan ada berbagai pemikiran yang diajarkan yang akan menyebabkan banyak orang, bahkan mereka yang berada dalam ordo-ordo lain, untuk merasa ragu; ya, bahkan ada yang setuju dengan para bidaah yang akan menyebabkan Ordo kita terpecah; kemudian akan terjadilah pertikaian dan penganiayaan universal, yang jika hari-hari itu tidak dipersingkat, bahkan umat pilihan sekalipun akan musnah." - St. Fransiskus Asisi (Pemerintahan Antikristus, Pater R. Gerald Culleton)




Silakan melihat artikel lainnya disini : http://devosi-maria.blogspot.co.id/

No comments:

Post a Comment