Tuesday, December 7, 2021

Tahun St. Yosef

  

 

Tahun St. Yosef 

https://www.countdowntothekingdom.com/the-time-of-st-joseph/ 

 

Hari ini, Tuhan melalui tangan paus Francis mendeklarasikan 2020 – 2021 sebagai “Tahun St. Joseph.” Hal itu mengingatkan kita pada beberapa kata kenabian di Countdown to the Kingdom, dengan mengingat semua peristiwa yang sedang berlangsung di dunia pada jam ini… 

Pada tanggal 30 Oktober 2018, pastor Michel Rodrigue mengatakan dia menerima pesan ini dari Bapa:

Aku telah menyerahkan kepada St. Joseph, wakil-Ku, untuk melindungi Keluarga Kudus di Bumi, otoritas untuk melindungi Gereja, yang adalah Tubuh Kristus. Dia akan menjadi pelindung selama cobaan kali ini. Hati Tak Bernoda Putriku, Maria, dan Hati Kudus Putra Terkasih-Ku, Yesus, bersama dengan hati St. Yosef yang suci dan murni, akan menjadi perisai bagi rumahmu, keluargamu, dan perlindunganmu selama peristiwa-peristiwa yang akan datang. (Baca pesan selengkapnya di sini). 

Pada tanggal 19 Maret 2020, the “Now Word” mengatakan bahwa kita memasuki “zaman St. Josef”:

Kita memasuki Transisi Hebat, karena itu adalah juga Waktu atau Tahun St. Josef. Karena itu ditugaskan kepadanya untuk menjaga dan menuntun Bunda Maria ke tanah kelahirannya. Demikian juga, Tuhan telah memberinya tugas luar biasa ini untuk menuntun Gereja-Wanita ke Zaman Damai yang baru. — Mark Mallett, baca: Waktu St. Josef. 

Pada tanggal 2 Juni 2020, Yesus berkata kepada Jennifer:

Anak-Ku, proses pembukaan peristiwa-peristiwa telah dimulai, karena neraka tidak memiliki batas dalam upaya untuk menghancurkan sebanyak mungkin jiwa di bumi ini. Karena itu Aku berkata kepadamu bahwa satu-satunya perlindungan adalah di dalam Hati-Ku yang Mahakudus. Proses penguraian peristiwa-peristiwa ini akan terus menyebar ke seluruh dunia. Aku telah terlalu lama berdiam diri. Ketika pintu-pintu Gereja-Ku tetap tertutup, hal itu membuka celah bagi Setan serta banyak pengikutnya untuk melepaskan perselisihan besar di seluruh dunia ini. (Baca pesan selengkapnya di sini). 

Pada tanggal 30 Juni 2020, Bunda Maria berkata kepada Gisella Cardia:

Anak-anak yang terkasih, manfaatkan waktu ini untuk mendekatkan dirimu kepada Tuhan, tidak hanya dengan doa, tetapi terutama dengan membuka hatimu. Aku berada di sini lagi untuk menasihati kamu tentang apa yang akan kau hadapi, tentang semua hal yang telah dipersiapkan untuk umat manusia ini dan tentang perjumpaan dengan Antikristus yang akan segera menyatakan dirinya sebagai penyelamat. Anak-anak, semuanya sedang terjatuh, rasa sakitnya akan luar biasa. Jika kamu tidak membiarkan Yesus masuk ke dalam hatimu, maka kamu tidak akan dapat memiliki kedamaian, kasih dan sukacita meski kamu harus menghadapi masa-masa sulit. Anak-anak, mungkin kamu belum mengerti bahwa kamu telah berada di awal dari zaman Apokalips! (Baca pesan selengkapnya di sini). 

Pada 19 Agustus 2020, Malaikat Agung St. Michael berkata kepada Luz de Maria de Bonilla:

Berdoalah di musim dan di luar musim; Guncangan Besar sedang tiba; waktu bukan lagi waktu yang biasa, itu adalah "sekarang!" yang ditunggu-tunggu sekaligus ditakuti. Tanpa berhenti menghadapi mereka yang ingin agar kamu tersesat, lanjutkan perjalananmu di jalan yang ditunjukkan kepadamu tanpa menyimpang darinya, tanpa melupakan bahwa iblis berkeliaran seperti singa yang mengaum mencari siapa saja yang harus dimangsa. Berhati-hatilah dalam bekerja dan bertindak, janganlah kamu dibingungkan bersama dengan mereka yang kebingungan; berhati-hatilah – kamu adalah umat Tuhan dan bukan anak-anak iblis. (Baca pesan lengkapnya di sini) 

Pada tanggal 24 November 2020, Bunda Maria berkata lagi kepada Gisella Cardia:

Kekasihku, ini adalah awal dari saat kesengsaraan dan kesusahan, tetapi kamu tidak perlu takut selama kamu berlutut dan mengakui Yesus, Tuhan, Satu dan Tiga. Umat ​​manusia telah berpaling dari Tuhan karena paham modernisme dan kebejatan moral, tetapi aku bertanya kepadamu: kepada siapakah kamu akan pergi ketika semua yang kau miliki saat ini hilang? Kepada siapakah kamu akan meminta bantuan ketika kamu tidak punya apa-apa lagi untuk dimakan? Dan saat itulah kamu akan mengingat Tuhan! Janganlah kamu sampai pada titik itu, karena Dia mungkin tidak mengenali kamu. Anak-anakku, janganlah seperti gadis-gadis bodoh: segera, isilah pelitamu dan nyalakan. (Baca pesan selengkapnya di sini). 

Pada tanggal 7 Desember 2020 pada Malam Hari Raya Santa Perawan Maria yang Dikandung Tanpa Noda, the “Now Word mengatakan

…adalah peringatan medis dan spiritual kepada dunia, yang didukung oleh para ilmuwan dan paus, tentang potensi ancaman bagi umat manusia atas nama sains: baca The Caduceus Key.

…kita tidak boleh meremehkan skenario mengganggu yang mengancam masa depan kita, atau instrumen baru yang kuat yang dimiliki oleh “budaya kematian”. — PAUS BENEDIKTUS XVI, Caritas in Veritate, n. 75 

Pada 8 Desember 2020, hari yang sama dengan vaksinasi global dimulai, paus Francis mendeklarasikan 2020-2021 sebagai Tahun St. Josef:

…untuk menghormati peringatan 150 tahun pengesahan St. Yosef sebagai “Pelindung Gereja Universal”. 

Santo Yosef, tidak bisa tidak, adalah Penjaga Gereja, karena Gereja adalah kelanjutan dari Tubuh Kristus dalam sejarah, bahkan peran keibuan Maria tercermin dalam peran keibuan Gereja. Dalam perlindungannya yang berkelanjutan terhadap Gereja, St.Josef terus melindungi anak dan ibunya, dan kita juga, dengan kasih kita kepada Gereja, terus mengasihi anak dan ibunya. — paus Francis, Patris Corde, n. 5 

Kita memiliki dua sumber daya khusus untuk para pembaca. Yang pertama adalah gambar Keluarga Kudus yang dapat Anda unduh secara bebas (kami telah membayar hak cipta untuk penggunaan Anda). Baca pesan dari Bapa kepada pastor Michel tentang rahmat perlindungan yang Dia sampaikan kepada keluarga melalui penghormatan yang layak terhadap Keluarga Kudus (baca di sini). Anda dapat mendapatkan gambar untuk diunduh di sini. 

Yang kedua adalah doa konsekrasi kepada St Yosef yang dapat didoakan secara individu atau keluarga. Untuk "mengkonsekrasikan" atau “menguduskan” berarti "menyisihkan". Dalam konteks ini, konsekrasi kepada St. Yosef berarti menempatkan diri di bawah asuhan dan perlindungannya, pengantaraannya dan kebapaannya. Kematian tidak berarti akhir dari kesatuan rohani kita dengan Tubuh Kristus di bumi, melainkan suatu intensifikasi dan persekutuan yang lebih besar dengan mereka melalui kasih, karena “Allah adalah kasih” (1 Yohanes 4:8). Jika kita di bumi saling memanggil “saudara” dan “saudari” berdasarkan baptisan dan Roh Kudus, terlebih lagi, kita dipersatukan dengan orang-orang kudus di Surga yang tetap menjadi keluarga rohani kita justru karena mereka dipenuhi dengan Roh yang sama. 

 

 

DOA KONSEKRASI KEPADA ST. YOSEF 

St, Yosef yang terkasih,

Penjaga Kristus, Mempelai Perawan Maria dan

Pelindung Gereja.

Aku meletakkan diriku di bawah perawatan kebapaanmu.

Sebagaimana Yesus dan Maria mempercayakan kepadamu untuk melindungi dan membimbing,

untuk memberi makan dan melindungi mereka melewati

lembah Bayang-bayang Kematian,

maka aku mempercayakan diriku kepada peran kebapaanmu yang kudus.

Kumpulkanlah kami semua ke dalam pelukan kasihmu, saat seperti engkau mengumpulkan Keluarga Kudusmu.

Peluklah kami kedalam hatimu seperti engkau memeluk Putra Ilahimu.

Peganglah kami erat-erat seperti engkau memegang Pengantinmu yang Perawan;

Jadilah pengantara bagi kami dan orang-orang yang kami kasihi,

seperti yang engkau lakukan terhadap Keluargamu yang terkasih.

Terimalah kami sebagai anakmu sendiri; Lindungilah kami;

Awasilah kami dan jangan pernah melupakan kami.

Jika kami tersesat, temukan kami seperti yang kau lakukan terhadap Putra Ilahimu,

dan tempatkan kami kembali ke dalam kasih sayangmu agar kami menjadi kuat,

penuh dengan hikmat dan agar karunia Tuhan selalu ada pada kami.

Oleh karena itu, kami mengkonsekrasikan seluruh diri kami dan semua yang kami doakan

ke dalam tanganmu yang kudus.

Seperti engkau mengukir dan membentuk kayu olahan,

maka ukirlah dan bentuklah jiwaku menjadi cerminan sempurna dari Juruselamat kita.

Saat engkau beristirahat dalam Kehendak Ilahi, demikian juga, dengan kasih kebapakanmu,

bantulah kami untuk beristirahat dan tetap selalu dalam Kehendak Ilahi,

sampai akhirnya kita berpelukan di dalam Kerajaan Kekal-Nya,

sekarang dan selamanya, Amin.

(disusun oleh Mark Mallett)

  

----------------------------------------- 

Silakan membaca artikel lainnya di sini: 

Francis Merencanakan Pertumpahan Darah

Sebuah video dari suatu jiwa

Anda Perlu Tahu

Dikonfirmasi: Francis Merencanakan Penghancuran Komunitas Ritus Romawi

Zaman Antichrist - I

Zaman Antichrist - II

Apa Yang Kita Lihat Dan Apa Yang Tidak Kita Lihat