Monday, June 22, 2015

Konfrontasi terakhir antara Tuhan dengan setan....


Konfrontasi terakhir antara Tuhan dengan setan adalah mengenai Keluarga dan Perkawinan

6.8k
Shares
BY STEVE SKOJEC ON JUNE 16, 20151P5 BLOG


Rorate Caeli telah menerbitkan sebuah terjemahan wawancara, tahun 2008, antara Sr.Lucia (visiuner Fatima) dengan Cardinal Cardinal Carlo Caffara dari Bologna. Dia menyampaikan perbincangannya dengan (visiuner Fatima) Sr. Lucia sebagai berikut:

Tanya :  Ada sebuah nubuatan oleh Sister Lucia dos Santos dari Fatima, yang menyangkut ‘pertempuran terakhir antara Tuhan dengan kerajaan setan.’ Adapun medan perangnya adalah keluarga. Kehidupan dan keluarga. Kita tahu bahwa anda ditugaskan oleh Yohanes Paulus II untuk merencanakan dan mendirikan Institut Pontifikal yang mempelajari tentang Perkawinan dan Keluarga.

Jawab : Ya, betul. Pada awal tugas yang dipercayakan kepada saya itu, oleh hamba Allah, Yohanes Paulus II, saya menulis kepada Sister Lucia dari Fatima melalui pengantaraan Uskupnya, karena saya tidak bisa menulis langsung kepada dia. Namun dengan tak bisa dijelaskan, karena saya sendiri tidak berharap segera mendapatkan jawaban, karena saya hanya meminta doa-doa, tetapi kenyataannya saya menerima sebuah surat yang cukup panjang, yang ditandatanganinya. Kini surat itu disimpan dalam arsip Institut. Disitu kita membaca adanya tulisan : pertempuran terakhir antara Tuhan dengan pemerintahan setan adalah mengenai Keluarga dan Perkawinan. Tetapi janganlah takut, dia menambahkan, karena siapa saja yang berusaha demi kesucian perkawinan dan keluarga akan selalu ditentang dengan berbagai cara, karena ini adalah sebuah isu yang amat menentukan. Dan kemudian Sr.Lucia menyimpulkan : Namun, Bunda Maria telah menghancurkan kepalanya.

Berbicara kepada Yohanes Paulus II, anda juga merasa bahwa ini merupakan inti persoalan, karena ia menyentuh pilar dari ciptaan, kebenaran dari relasi antara pria dan wanita, diantara berbagai angkatan. Jika pilar utama itu disentuh maka seluruh bangunan akan runtuh, dan kita melihat hal itu sekarang, karena kita semua berada di titik ini saat ini, dan kita tahu persis hal itu. Dan saya merasa tergerak ketika saya membaca biografi terbaik dari Pater Pio, betapa pria ini sangat memperhatikan kesucian perkawinan serta kesucian kedua mempelai, bahkan kadang dengan sikap yang cukup keras namun benar.

Apakah hal ini cukup mengejutkan bagi mereka yang mengamati peristiwa-peristiwa yang saat ini terjadi didalam gereja? Kita telah memliki berbagai penampakan yang otentik pada masa yang lalu yang berhubungan dengan masalah keluarga dan perkawinan, yang dimulai dengan penampakan Our Lady of Good Success abad ke 17:

“Begitulah aku menunjukkan kepadamu bahwa dari sejak akhir abad 19 dan beberapa saat setelah pertengahan abad 20.... gairah itu meluap dan terjadilah kebusukan moral yang total... Dan Sakramen Perkawinan sendiri, yang melambangkan persekutuan antara Kristus dengan GerejaNya, ia akan diserang dan sangat dicemarkan. Freemasoneria, yang kemudian akan berkuasa, akan memberlakukan undang-undnag yang keji dengan tujuan untuk merusak Sakramen ini, membuatnya mudah bagi setiap orang untuk hidup didalam dosa dan mendorong terjadinya kelahiran anak-anak yang tidak sah tanpa memperoleh berkat dari Gereja.... Di saat yang paling membutuhkan ini bagi Gereja, maka dia yang seharusnya berbicara ternyata hanya diam saja.”

Jika kita ingat terjadinya perpecahan antara para uksup pada saat sinode yang lalu, kita ingat akan pesan Bunda Akita :

“Ulah setan akan merasuk hingga kedalam Gereja sedemikian rupa hingga orang akan bisa melihat kardinal melawan kardinal, uskup melawan uskup. Imam-imam yang menghormati aku akan dicemooh dan ditentang oleh sesamanya... gereja-gereja dan altar-altar dijarah. Gereja akan penuh berisi orang-orang yang mau menerima kompromi dan setan akan menindas banyak imam dan jiwa-jiwa yang dikonsekrasikan agar meninggalkan pelayanan kepada Allah.”

Umat Katolik tidak perlu percaya hanya kepada pewahyuan-pewahyuan yang telah diakui dan dihormati, namun banyak dari kita yang justru melakukan hal itu. Apakah pertempuran ini berhubungan dengan ceramah terkenal dari Paus Leo XIII dimana dia mendengar, dalam sebuah penglihatan, adanya perbincangan antara Kristus dengan setan, yang kemudian mendorongnya untuk menyusun sebuah doa kepada St.Michael? Berapa lama pertempuran akhir itu akan berlangsung? Dan bagaimana hasilnya?

Hal itu tidak mungkin diketahui. Namun kenyataan bahwa saat sekarang ini sebuah pertempuran sedang terjadi untuk merebut hati Gereja dan jiwa-jiwa umat beriman, tidak lagi diragukan. 

No comments:

Post a Comment