Wednesday, July 1, 2015

Kelompok Freemason Italia secara resmi mendukung Pope Bergoglio

Kelompok Freemason Italia secara resmi mendukung Pope Bergoglio




Sehari setelah pemilihan PF, the Grand Orient of Italy (GOI), (kelompok Freemason Italia), yang mewakili Masoneria di negeri itu, mengeluarkan sebuah komunike (pernyataan) resmi yang memuji PF atas berbagai tindakan egaliter yang dilakukannya pada saat pemilihannya barusan. Dokumen itu juga mengumunkan harapan-harapan dari Freemason agar Paus yang baru itu bisa menuntun Gereja menuju jalur demokratis seperti yang diinginkan oleh gerakan Masoneria.

Translation from Italian:


Rome, March 14, 2013

Grand Master Raffi (salah satu petinggi kelompok Freemason Italia) berkata :”Bersama PF tak ada yang bisa lebih besar lagi. Ia adalah sebuah pilihan yang jelas atas persaudaraan bagi sebuah ‘Gereja dialog’ yang tidak dicemari oleh logika dan godaan-godaan kekuatan temporer.”

“Seorang pria sederhana dari Curia yang jauh. Persaudaraan dan keinginan akan dialog adalah menjadi keinginannya yang jelas. Mungkin tak ada didalam Gereja yang seperti itu sebelumnya. Harapan kami adalah agar pemerintahan kepausannya, Paus yang berasal dari ujung dunia, bisa menandai kembalinya Kristianitas kepada Gereja-dunia, bukannya institusi Gereja yang kaku, dan menganjurkan dialog terbuka dengan dunia sekitarnya, dengan umat beriman maupun orang-orang yang tidak percaya, dengan mengikuti perjalanan musim semi dari Vatikan II.” Ini adalah komentar Gustavo Raffi, Grand Master dari GOI di Italia, pada awal masa kepausan Francis.

"Dia adalah (Imam) Jesuit yang dekat dengan orang-orang yang paling kecil dalam sejarah," kata Raffi selanjutnya, "yang memiliki kesempatan besar untuk menunjukkan kepada dunia wajah Gereja yang semestinya mengumumkan sebuah makna kemanusiaan yang baru, bukannya memamerkan beratnya sebuah lembaga spirituil yang menutup diri guna membela keistimewaannya sendiri. Bergoglio menyadari kehidupan yang nyata dan dia akan selalu mengingat pelajaran dari salah satu teolog favoritnya, Romano Guardini, bagi siapa kebenaran kasihnya tidak bisa dihalangi.
"Salib sederhana yang dikenakannya pada jubah putihnya," demikian kata Grand Master (Freemason) Palazzo Giustiniani, "memungkinkan kita berharap bahwa sebuah Gereja milik umat akan menemukan kembali kemampuannya untuk berdialog dengan semua orang yang berkehendak baik dan dengan Freemasoneria, seperti pengalaman di Amerika Latin mengajarkan kepada kita, Gereja yang bekerja demi kebaikan dan kemajuan umat manusia, seperti yang ditunjukkan oleh, antara lain, Bolivar, Allende dan José Martí. Inilah 'asap putih' yang kita harapkan dari cerobong Gereja di zaman kita sekarang. "

Ingatlah akan kalimat pada pidato pertamanya disini.


No comments:

Post a Comment