Friday, September 4, 2015

Taking Offense at Pope Francis… Just the Beginning

Taking Offense at Pope Francis… Just the Beginning
By Dr. Kelly Bowring
Aslinya ada disini : http://veritas-vincit-international.org/2015/09/03/taking-offense-at-pope-francis-just-the-beginning/


Salam dalam Kristus.
Nama saya adalah Dr. Kelly Bowring dan saya adalah seorang Teolog Katolik yang biasa-biasa saja, pensiunan profesor dan dekan sebuah univesitas, dan pesan yang ingin saya sampaikan kepada anda hari ini adalah benar dan layak dipercaya, sesuai dengan saatnya dan urgen sekali...
Saya telah membaktikan waktu saya selama beberapa tahun belakangan ini untuk mempelajari, menganalisa, serta melaporkan mengenai nubuatan biblis dan nubuatan saat ini yang benar, yang berkenaan dengan zaman kita sekarang ini.
Saya telah mendapati bahwa sekarang ini merupakan saat yang paling penting dalam sejarah dunia ini, paling tidak, sejak Kristus dulu. Dan ini adalah pesan yang paling penting yang pernah diberikan kepada umat manusia oleh Allah sejak zaman Kitab Suci dulu, dan bahwa peristiwa-peristiwa ilahi terbesar sejak kebangkitan Kristus, yang akan terjadi. 
Sementara itu saya telah bekerja keras dalam waktu 6 tahun belakangan ini untuk memberi anda pesan ini, dan saya percaya bahwa Tuhan telah memanggil saya untuk melakukan hal ini dan saya ingin menyelesaikan misi ini.
Saya telah menerbitkan sebuah trilogi yang terdiri atas 3 buah buku, “The Secrets”, “The Great Battle”, dan “The Signs of the Times”. Ketiga buku ini saling berhubungan, ketiganya mendiskusikan berbagai nubuatan zaman ini, masing-masing menyampaikan sumber bukti dan detil yang layak dipercaya, dan ketiganya cukup laris. Sejak buku pertama diterbitkan, saya telah diundang untuk memberikan 50 kali ceramah mengenai buku ini di seluruh negeri, bahkan di luar negeri pada berbagai konperensi.

Masing-masing dari ketiga buku ini telah memperoleh pengakuan yang positiv. Beberapa orang teolog lain telah menyampaikan dukungan mereka, meski secara diam-diam, karena mereka takut kehilangan pekerjaan mereka. Salah satu buku ini telah memperoleh imprimatur dari Cardinal Vidal. Dan baru-baru ini, April 2015, salah seorang Cardinal di Vatican yang cukup terkenal dan memiliki kedudukan penting disana, dimana saya telah mengadakan kontak selama beberapa tahun belakangan ini dengan beliau guna membicarakan buku saya, beliau menulis kepada saya dengan kop surat resmi, dimana beliau mengakui telah menerima ketiga buku saya, dan berkata :”Terima kasih atas perhatian anda dengan mengirimkan copy tiga buku ini kepada saya.” Kemudian beliau menegaskan :”Percayalah bahwa saya telah mengirimkan copy kedua dari tiga buku itu kepada Pope Benedict XVI seperti yang anda minta.” Dan kemudian beliau menyampaikan berkatnya kepada saya dengan berkata :”Dengan menyerukan berkat Allah kepadamu...” Tetapi intinya adalah bahwa orang yang benar di tempat yang benar telah mengetahui tentang karya saya ini serta mengakui pentingnya serta validitas dari buku ini. Mereka itu adalah orang-orang yang berani dan memiliki keberanian yang besar, karena Roh Kudus yang telah menuntun mereka.

Menulis buku ini tidaklah begitu mudah, terutama pada permulaannya, namun kini waktu serta peristiwa-peristiwa yang terjadi telah mulai membuktikan dan menegaskan bahwa apa yang saya tulis adalah benar. Beberapa orang ada yang tidak suka dengan perkataan saya ini, merendahkan saya, serta menghina saya, namun tidak satupun yang bisa menemukan dan menunjukkan kesalahan pada tulusan saya. Meski ada banyak orang yang bersikap tuli terhadap karunia nubuatan, namun anda musti mengerti, bahwa saya tak bisa tinggal diam, karena saya akan berbuat dosa pasiv (sin of omission) jika saya diam saja, dan saya akan berdosa atas banyak sekali jiwa yang tersesat yang seharusnya mereka bisa mendengar kebenaran dan menjawabnya dengan iman.
Menuduh saya berbuat kesalahan tidaklah bisa merubah kebenaran dari apa yang sedang terjadi. Saya telah menulis dan berbicara mengenai hal ini secara profesional selama 6 tahun belakangan ini... dan saya melihat bahwa semua yang saya laporkan itu mulai terungkap, mulai terjadi... dan saya bisa mengatakan hal itu sekarang bahwa saya tak bisa merubah apapun mengenai apa yang dikatakan oleh berbagai nubuatan itu kepada kita mengenai apa yang akan terjadi dan sedang terjadi... semuanya diungkapkan SEKARANG persis seperti yang dikatakan oleh nubuatan-nubuatan itu.
Saya mengasihi Gereja dan saya akan menyerahkan segalanya kepada Gereja, dan saya telah menyampaikan pesan ini keluar... saya harap anda akan menerimanya dan menanggapi hanya atas kehendak Allah. Kini saya akan berbicara mengenai tema utama dari tulisan saya dalam buku trilogi itu.
Terberkatilah mereka yang menentang PF

Bukanlah menjadi pertanyaan penting apakah PF adalah seorang paus yang liberal, yang tidak dimengerti, paus Jesuit, pastoral, atau mungkin paus sesat serta seorang anti-paus.
Apa yang kita ketahui sekarang adalah, seperti yang dikatakan oleh nubuatan, PF telah mulai melancarkan kampanye melawan Gereja tradisional. Dia terlibat dalam upaya yang halus namun cerdik dan licik, untuk menggerakkan Gereja yang semula perhatiannya kepada pewahyuan, pertobatan dan keselamatan, kepada gereja yang memusatkan perhatian kepada unsur humanisme, sosialisme dan lingkungan. Akibatnya, realitas dosa dan neraka telah digerogoti. Rasa belas kasih kepada pendosa ditekankan, tanpa penekanan yang sama terhadap pertobatan. Masalahnya adalah bahwa hal ini akan menuntun umat untuk memilih neraka, yaitu umat yang tidak mau menolak dosa berat. PF sedang menuntun Gereja kepada krisis terbesar dalam sejarah, tepat seperti yang dikatakan dalam nubuatan, dan kini banyak sekali komentar yang mengakui hal itu.
Bukankah Roh Kudus telah berbicara melalui para nabi, dan bukankah kita layak mendengarkan nubuatan ilahi yang benar, terutama ketika ia mulai digenapi kebenarannya dalam kurun waktu tertentu?
Nubuatan sudah cukup jelas berbicara tentang apa yang sedang dibuka kini dan apa yang akan terjadi mendatang, dan dengan melihat apa yang sedang terjadi di dunia dan didalam gereja saat ini, telah menegaskan tulisan di dinding. Nubuatan telah berbicara kepada kita bahwa Gereja akan terkoyak oleh perselisihan dan terpecah menjadi dua kubu, dan hal ini dilakukan oleh para utusannya sendiri, dimana Gereja yang kelihatan akan menjadi gereja yang palsu, dan Gereja yang benar harus bersembunyi di bawah tanah. Tidaklah lama lagi waktunya sebelum perpecahan didalam Gereja menjadi resmi dan terjadi secara kolosal. Nampak semakin nyata saja bahwa rencana-rencana telah dilakukan untuk membentuk sebuah gereja yang baru dalam persekongkolan dengan dunia; gereja yang kemudian nanti semakin menentang Kristus beserta Hukum KebenaranNya.
Dalam 3 tahun belakangan ini telah menunjukkan kepada kita bahwa sementara kekuasaan PF semakin besar, maka siapapun yang berani menentang dia akan ditinggalkan dan disingkirkan, bahkan di jajaran tertinggi dalam Gereja. Sementara itu penentangan yang dilakukan PF terhadap kita sudah cukup banyak dan cukup sulit untuk kita tanggung. Karena itu terberkatilah dia yang bisa melihat apa yang sedang terjadi dan dengan berani menentang PF dan berdiri tegak membela Iman yang benar di saat-saat ini.
Apakah hal ini mengejutkan anda? Kalimat yang saya sampaikan ini telah berulang kali saya ucapkan selama 6 tahun ini dan semakin terbukti kebenarannya lebih dari pada saat-saat sebelumnya. Namun ada juga diantara orang-orang yang tidak mau percaya.
Beberapa ada yang memprotes dan mengingatkan kita bahwa paus adalah tak bisa salah. Namun apakah karisma tak bisa salah dari paus ini serta kewajiban kita untuk patuh bisa menjadi milik paus yang tidak valid? Paus yang tidak sah? Bukankah sudah ditetapkan bahwa seorang paus bisa membuat dirinya menjadi tidak sah jika dia mengabaikan iman atau merubah doktrin gereja?

Apakah paus ini akan melakukan hal itu, atau bukankah dia telah melakukannya?

Pertanyaan utama yang saya sampaikan, berdasarkan kepada nubuatan yang solid serta tingkah laku PF sendiri : apakah PF seorang penipu, seorang pemalsu, seorang perusak, seorang dukun, freemason, serigala berbulu domba, dan seorang gembala palsu? – bahkan Kitab Wahyu mengistilahkan dengan nabi palsu, salah satu penipu terbesar dalam sejarah dunia. Dan bukankah nubuatan telah memperingatkan kita bukan saja tentang kehadiran seorang paus yang buruk di zaman kita, tetapi juga tentang seorang paus yang menjadi nabi palsu itu sendiri? Marilah kita berpikir jernih, sebagai seorang Katolik, kita diijinkan untuk mengajukan pertanyaan serta kritik terhadap paus, dan terutama pada kasus ini, dimana pada saat ini kita berkewajiban untuk melakukannya.
Banyak sekali nubuatan menunjukkan bahwa kita telah sampai pada saat-saat zaman akhir : (see http://twoheartspress.com/blog/how-to-respond-if-pope-francis-is-the-false-prophet-2/). Pope Francis’ words and actions consistently confirm that he at least a candidate for the false prophet (see http://twoheartspress.com/uncategorized/pope-francis-agenda-unfolding/).

Sejak saat dia menjadi paus, saya sudah mengatakan bahwa dia akan menjadi seperti apa yang dinubuatkan. Dan kenyataannya, sebuah analisa yang detil dan solid mengenai nubuatan-nubuatan itu tidak memberi saya kesimpulan yang lain kecuali menyimpulkan kemungkinan buruk itu yang terjadi. Peristiwa-peristiwa yang terjadi belakangan ini semakin menegaskan kesimpulan ini. Saat ini, lebih dari pada sebelumnya, saya hanya bisa menyimpulkan dan menegaskan lagi bahwa yang paling mungkin dia adalah nabi palsu itu.

Dan sementara saya tidak mengatakan bahwa kita musti menolak atau menentang PF, namun paling tidak, dia telah menentang kita. Maka saya akan mengatakan bahwa menentang PF sekarang adalah merupakan tanggapan yang benar dan beralasan. Dibawah kepemimpinannya, nampak jelas bahwa Gereja Katolik sedang memasuki saat Penipuan Besar, karena dia menuntun Gereja untuk memeluk dunia sekuler dimana dosa tidak lagi diakui sebagai dosa. Kini semakin jelas bahwa dia sedang merubah dan memutar-balikkan ajaran-ajaran Gereja. Dan jelas juga bahwa dia sedang menyamarkan niatannya yang sesungguhnya, terutama melalui berbagai ucapannya yang bermakna ganda, sehingga hal itu mudah sekali diterima oleh orang-orang yang berpikiran lugu, dimana, sayangnya, banyak sekali diantara mereka yang menerima saja kedok tipuannya itu tanpa penyesalan.
Ya, saya pikir tidak rasional jika kita tidak merasa ditentang oleh PF. Tentu saja saya sadar bahwa setan mewaspadai perkataan saya yang membuka jati dirinya dan dia akan melawan. Dan tentu saja saya bisa berharap akan ditolak karena mengatakan hal ini seperti yang telah saya alami sebelumnya, namun saya tidak akan berusaha meyakinkan anda, saya hanya memberitahu anda. Saya tidak berusaha menjadi berhasil, tetapi berusaha menjadi setia. Anda harus memilih, untuk melihat (realita) atau tidak. Jika anda menolak pesan ini, apakah anda akan menolak Roh Kudus? Apakah anda kira bisa menyenangkan Yesus jika anda menolak nubuatanNya?
Bangunlah, dan kenalilah Sabda Yesus didalam pesan ini, sementara masih ada waktu. Kristus membutuhkan pertolongan dan doa-doa anda untuk menolak apa yang akan terjadi atas dunia ini, dan anda perlu berkata ‘ya’ untuk bisa menjadi para rasul dari saat-saat zaman akhir ini yang akan menolongNya menyelamatkan dunia saat ini.
Ya, jika hal ini benar terjadi, maka rencana dari nabi palsu itu akan terbuka secara bertahap, dan selalu hal itu ditutupi dengan alasan : demi belas kasih serta demi kebaikan. Saya kira kita harus siap untuk menanggapinya dengan tenang, dalam 3 tahap : dengan menentang saat ini, dengan menahannya besok ketika dia akan mencampur-adukkan kebenaran doktrin dengan kebohongan, dan pada tahap ke tiga, sebuah penentangan penuh atas jabatan kepausannya ketika dia membawa Gereja kepada perpecahan atau skisma itu.
  1. Menentang saat ini – Uskup Schneider mengatakan baru-baru ini, mengenai penentangan apa yang bisa dilakukan saat ini, ketika dia berkomentar soal laporan pertengahan sinode (mid-term) 2014 yang kontroversial itu dengan berkata memprotes :

“Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Gereja bahwa sebuah text sesat diterbitkan sebagai sebuah dokumen dalam sebuah pertemuan resmi uskup-uskup Katolik dibawah tuntunan seorang paus”

  1. Bertahan nanti – Cardinal Burke menawarkan bahwa jika dirasa perlu dan apa bentuk reaksi bertahan itu nanti, dengan mengatakan pada Februari 2015:

Ketika dia ditanya apa yang akan dilakukannya jika PF merubah doktrin Iman, dia berkata “Aku akan bertahan”. Dan dia menambahkan :”Adalah tugas suci bagiku untuk membela kebenaran ajaran Gereja... karena itu jika ada seorang penguasa, meski penguasa tertinggi sekalipun, yang menolak kebenaran itu atau bertindak bertentangan dengan hal itu, maka aku berkewajiban untuk menahannya.”
Dan ketika dia melakukan hal ini, maka kita akan tahu siapa yang musti kita ikuti.
  1. Dan akhirnya, menentang sepenuhnya – Jika paus membawa Gereja kepada perpecahan atau skisma, dengan merubah atau mengabaikan doktrin, maka kita tidak usah mematuhinya. Sementara kita terus berjalan pada arah kita ini, kita harus melihat umat beriman serta mencari uskup-uskup yang berani agar menuntun kita, tetap setia kepada Kitab Suci serta doktrin dan selalu patuh kepada Magisterium Gereja yang benar.

Saat ini bidaah terbesar dalam sejarah Gereja telah merasuki tingkatan yang tertinggi dalam Gereja. Tak ada yang bisa menyangkal kenyataan ini sekarang. Tentu saja, banyak yang  berusaha menolak nubuatan ini, yang disampaikan Allah kepada dunia beserta penggenapan atas peristiwa-peristiwanya, namun mereka akan melakukan penolakan itu dengan resiko mereka sendiri. Segala sesuatu terus terjadi, menolak atau menerima realita ini tidaklah menghentikan peristiwa yang terjadi. Banyak orang akan mendengar dan menanggapi. Kepada anda saya berbicara ini. Sementara itu bidaah ini terus tak terbendung dalam melemahkan Gereja. Namun saya ingin melakukan apa yang saya bisa untuk menghentikannya dan saya berusaha mendorong anda untuk melakukan hal yang sama. Dan jika anda tidak secara aktiv berusaha mengenali dan memutuskan di pihak mana anda akan berdiri sekarang, maka segera anda akan terbangun dan menyadari diri anda berada di pihak yang salah ketika segala sesuatunya menjadi terbuka.
Paus Benediktus XVI pernah berkata tentang pengkhianatan Yudas terhadap Kristus, dia mengatakan bahwa kejahatan Yudas itu berupa kegagalannya untuk meninggalkan Kristus ketika dia tidak lagi percaya kepadaNya – sebuah ‘kepalsuan’ kata Benediktus, ‘yang merupakan tanda dari setan’. Selanjutnya dia berkata lagi :”Yudas bisa saja pergi, seperti yang dilakukan oleh banyak muridNya, dan tentu saja dia akan pergi jika dia jujur. Sebaliknya, dia masih tetap bersama Yesus, dengan niatan rahasia, untuk membalas dendam kepada Sang Guru.” Bertanyalah dalam diri anda sendiri : Siapakah didalam hirarki gereja saat ini yang bertindak seperti Yudas, secara diam-diam menjadi rasul palsu dan tak beriman, yang mengkhianati Kristus, yang bukan saja tidak berencana untuk pergi meninggalkan Kristus, tetapi juga mau membawa Gereja kepada perpecahan bersama dirinya, dengan niatan tersembunyi untuk membalas dendam kepada Sang Guru? Apakah itu PF? Waktu yang akan berbicara.

Mengapa semua ini menjadi masalah? Kenyataan yang ada, ketika Bunda kita, Gereja, dirampok dan disiksa oleh pemimpin yang sesat dan penipu, seekor serigala sejati yang berbulu domba, saya tidak akan takut atau memandang ke arah yang lain, tetapi saya akan berbicara dan berjuang bagi Gereja, dengan ongkos apapun juga. Apa yang akan anda lakukan???
Petempuran besar dan terakhir sedang dibuka sekarang

Kita semua saat ini sedang berada dalam sebuah kebingungan spirituil yang besar seperti yang telah diperingatkan oleh Allah, sebuah saat yang akan menyaksikan badai besar dan terakhir dalam Gereja serta hancurnya Iman. Setan adalah sumber dan penyebab dari kebingungan besar ini dan dia membuat banyak orang menjadi buta secara spirituil, menjadi kacau dan tertidur. Si pembohong itu diatur untuk menipu banyak orang, dan karena loyalitas yang keliru, orang banyak akan mengikuti, seperti anak domba yang patuh, menuju tempat pembantaian mereka sendiri. Mereka tidak bisa melihat betapa kuda Troya itu telah memasuki Kota Allah. Lebih banyak lagi musuh dari dalam dianggap sebagai sahabat, sementara Gereja Kristus yang benar dikatakan sebagai musuh. Para pembohong pada tingkatan tertinggi Gereja menggunakan logika yang dipelintirkan untuk menggantikan doktrin Iman sejati dengan ajaran-ajaran bidaah yang baru, dan tidak seorangpun diberi sarana ataupun kesempatan untuk mempertanyakan apa yang mereka lakukan itu.
Hal ini bukan sekedar mengganti tradisi-tradisi kecil didalam Misa Kudus, atau tentang halaman-halaman yang ditiadakan dari rahasia ke tiga Fatima... kita tidak usah terjebak dalam hal-hal yang kecil, tetapi kita harus melihat kepada gambaran besar dari pertandingan akhir itu yang sudah berada didepan mata... Dan hal ini bukanlah sebuah peristiwa yang cepat terjadi, yang akan berakhir dengan kemenangan Maria dari Fatima pada ulang tahunnya di 2017 mendatang... sebesar Keajaiban Besar dari Bunda Maria yang akan terjadi, maka peristiwa ini adalah sebuah titik yang membelah dari pertempuran besar itu, seperti yang dikatakan oleh Wahyu 12 kepada kita. Setelah itu, terbukalah secara penuh segala nubuatan mengenai antikris. Janganlah terpukau oleh berbagai pengakuan dari nabi-nabi palsu yang mengatakan bahwa segalanya akan selesai dalam setahun atau dua tahun. Pertempuran ini hanyalah permulaannya saja, dan masih akan ada cobaan yang berlangsung beberapa tahun mendatang... Hanya mereka diantara sisa Gereja yang mengasihi kebenaran yang tetap berteguh didalam iman mereka. Maka anda juga perlu mengasihi kebenaran lebih besar lagi dari pada saat-saat sebelumnya. Perpecahan didalam Gereja hanyalah permulaan saja... kemudian disusul oleh langkah-langkah didalam rencana bagi terbentuknya tata dunia baru serta munculnya mesias palsu itu.
Setan memiliki rencana untuk memisahkan sebanyak mungkin orang dari Iman sejati dan dari Kristus sejati. Dia memperkenalkan hal-hal baru untuk mengacaukan orang banyak, dan dengan cara yang penuh dengan rasa belas kasih yang palsu, beserta seorang pemimpin, dimana kita harus menaruh kepercayaan kita. Namun sayangnya, nubuatan menunjukkan bahwa sebagian besar umat Gereja akan pergi guna mengikuti gereja palsu yang telah ditata ulang itu, yang akan menuntun umatnya menuju kristus yang palsu. Setan memiliki rencana untuk memecah-belah dan mengacaukan keluarga-keluarga, hingga akhirnya dia akan memecah-belah Keluarga Gereja sendiri.
Beberapa orang ada yang mengatakan bahwa perkataan saya ini akan menimbulkan perpecahan dan mungkin skisma itu sendiri. Tetapi bukankah PF telah menimbulkan perpecahan itu sendiri. Tulisan saya ini justru menunjukkan bahwa perpecahan itu ada dan bagaimana kita bisa menolaknya.
Para pengkhianat Iman akan menimbulkan kerusakan spirituil yang besar, dan Gereja akan menanggung sebuah badai yang dahsyat. Dan banyak orang yang dipilih untuk membela kebenaran justru akan menyangkal kebenaran itu. Maka bersiaplah!
Paus Emeritus Benediktus akan segera melarikan diri dari Roma, sementara itu Petrus Romanus, yaitu St.Petrus sendiri, akan menuntun Gereja dari Surga, seperti yang dinubuatkan.
Berdoalah, karena hanya melalui doa anda bisa mengerti pesan-pesan dan permintaan Surgawi ini.
Imam-imam yang setia : dengarkanlah !

Ada banyak Yudas yang mengikuti Yudas Besar, sebagai anti-Yohhanes Pembaptis, yang bukannya membela perkawinan, tetapi mereka justru membela homosex. Gereja akan segera dirobohkan oleh para utusannya sendiri, dan kawanan akan tercerai berai.
Bagi imam-imam yang baik yang masih memiliki jiwa keimaman yang sejati... Peganglah kemudi! Belalah harta warisan Iman. Peganglah lentera tinggi-tinggi, seperti mercu suar diatas laut bergelora, agar mereka yang mau mengikuti kebenaran bisa melihatnya dan tidak sampai tersesat dan musnah.
Namun meski jika anda akan terisolir dari sesama rekan imam yang lain, anda harus tetap tegak berdiri membela kebenaran. Sabda yang kekal tak pernah berubah, maka janganlah anda mengikuti jika mereka berkata mau membuat Sabda itu menjadi modern. Nabi palsu akan memperkenalkan sebuah iman ekumenis yang kuat dan hal ini akan dipuji-puji oleh setiap orang yang sesat. Sebagian besar orang-orang didalam Gereja Katolik akan tertipu, dan hampir separuh imam-imam akan menolak untuk mengucapkan sumpah terakhir, demikian menurut nubuatan.
Sabda yang ada didalam Kitab Injil akan disesuaikan dan dipelintir untuk menyesatkan umat beriman. Ekaristi Kudus serta pencemaran akan menjadi inti dari segala ketidak-puasan dan pembangkangan. Akan terjadi kengerian yang besar di bumi, namun melalui peristiwa-peristiwa ini Allah akan menarik kembali banyak orang yang sebelumnya tersesat.
Kini anda harus bersiap-siap jika setiap saat anda akan diminta untuk menghiburkan umat Kristiani yang seperti anda, yang tidak pernah menyimpang dari Kebenaran.
Kemurtadan besar muncul

Badai besar telah dimulai. Ini adalah saat ketika kebenaran tidak dihormati dan berbagai ideologi baru dibangun dan dipaksakan kepada orang banyak. 
Perhatikanlah tingkah laku PF apa adanya, dan renungkanlah segala perbuatannya, agar anda bisa melihat apakah hal itu menghasilkan buah. Kita memiliki waktu yang cukup sekarang untuk melihat bahwa buah yang dihasilkan PF bersama para sekutunya yang sesat seperti Marx, Kasper, Cupich, hanya menghasilkan kebusukan di bagian dalamnya.
Berbagai perubahan sedang dipaksakan kepada umat beriman, dan kita dipaksa untuk menelan segala kebohongan. Kebohongan ini adalah berasal dari setan, dengan memakai pakaian domba. Realitanya adalah bahwa semua itu dirancang untuk menghancurkan Gereja di dunia, dari dalam. Buktinya cukup nyata bagi mereka yang mau melihat... bahwa perubahan-perubahan itu diperkenalkan, yang bertentangan dan berlawanan dengan Sabda yang sejati dari Allah.
Namun bagi anda semua yang terbuka terhadap kebenaran, saya berkata, Allah berjanji bahwa tak ada kejahatan dan setan yang bisa menyentuh umat beriman yang sejati.

Gereja yang kelihatan, gereja baru yang palsu, sedang menuntun manusia kepada kesesatan, untuk memeluk doktrin neraka melalui gelora kekacauan.
Maka didalam krisis ini, anda memilikis satu kewajiban... jangan biarkan diri anda terpisah dari doktrin yang benar dan Sabda Allah.
Setan sedang meluncurkan ide-ide baru, dan banyak orang yang beresiko memeluk ide-ide itu dengan menganggapnya sebagai kebenaran. Waspadalah selalu. Belajarlah dari apa yang diajarkan oleh Magisterium Gereja yang benar, yang berdasarkan kepada Kitab Injil dan Katekismus.
Tegaklah berdiri dan berjuanglah melawan seluruh benih-benih kejahatan yang kini ditabur untuk membingungkan anda dan memisahkan anda dari kebenaran.
Kita sedang hidup di saat-saat yang lebih buruk dari pada saat Air Bah dulu. Awan mendung dosa menaungi seluruh bumi saat ini dan umat manusia telah menjauhi doa. Dosa sedang dilegalisir dan disahkan dalam seluruh sendi kehidupan dan dengan kecepatan yang tinggi.
Banyak kebenaran sedang dikesampingkan dan doktrin-doktrin palsu disebarkan ke seluruh bumi.
Bangkitlah skearang! Janganlah menerima kebohongan. Belalah mereka yang tak berdosa dan perangilah setiap ketidak-adilan. Tingkatkanlah doa-doa anda.
Kitab Suci mengatakan kepada kita bahwa peranan dari nabi palsu itu adalah merubah Gereja untuk mempersiapkan munculnya anak setan. Lihatlah betapa besarnya kebingungan dan kekacauan spirituil yang ada sekarang dan nampaknya hal itu merasuki semua apa yang keluar dari dalam Vatican saat ini.
Kemurtadan Besar telah tiba dan banyak orang didalam Gereja didorong untuk memasuki perpecahan itu.
Setan sedang menabur perselisihan diantara orang-orang yang dipilih untuk membela kebenaran. Bukalah mata anda terhadap apa yang sedang terjadi. Janganlah anda mengikuti mereka, tetapi tetaplah setia kepada Magisterium Gereja Yesus yang benar dan bersatulah sekarang bersama sisa umat beriman.
Kini sudah hampir tiba saatnya untuk mempersiapkan diri bagi hari-hari mendatang ketika Ekaristi yang benar hanya bisa didapatkan di beberapa tempat yang sedikit saja. Nubuatan Fatima dan La Salette akan terjadi. Gereja-gereja akan dicemarkan hingga hari ketika antikris itu akan duduk di atas tahta di Bait Allah yang baru di Babylon Baru, yang berpusat di Roma.
Seperti Yohanes Pembatis palsu, nabi palsu itu akan menyembah dan mengidolakan antikris sebagai mesias yang baru. Dan melalui kuasa dari setan dia akan membujuk bangsa-bangsa. Banyak sekali orang yang akan dibodohi melalui penampilan luarnya yang manusiawi serta penuh kasih, ketika mereka menghadirkan rencana jahat mereka kepada dunia. Kini anda harus berjaga-jaga dan waspada sekarang, pergilah dan peringatkanlah orang-orang lain melalui video ini sementara anda masih bisa.
Ketika peristiwa ini dibuka, Allah akan campur tangan. Kekusutan yang mengerikan akan terjadi di bumi, dan banyak orang akan mati, dan semuanya akan melihat tangan Allah bekerja. Allah akan mengirimkan badai apokaliptik yang dahsyat, gempa bumi, tsunami, banjir, letusan gunung berapi, dan gelombang panas, yang akan turun ke dunia untuk menghentikan antikris.
Kemudian pada akhirnya nanti mereka yang tetap setia akan mengalami kemenangan Allah.
Maka bersiaplah dan ikutlah terlibat dalam perjuangan ini.
Tritunggal cemar (The Unholy Trinity)

Perang terakhir ini lebih banyak bersifat spirituil, meski hal itu juga melibatkan perang secara fisik. Uniknya dari perang ini adalah bahwa mereka yang berpihak pada antikris serta nabi palsu itu akan nampak seolah sedang melakukan perbuatan baik di dunia. Ketika antikris itu muncul dan berkuasa, dia akan menyebarkan paham atheisme, namun dibalik kedok Agama Dunia Baru, dimana wadahnya adalah Gereja Katolik yang dipimpin oleh paus nabi palsu. Antikris akan menjadi pemimpin duniawi yang sangat dan paling berpengaruh sepanjang masa, dan banyak orang akan percaya bahwa dia adalah orang yang diutus untuk mempersiapkan dunia bagi Kedatangan Kedua.
Bagaimana anda tahu bahwa hal ini terjadi? Perang di Timur Tengah akan segera melibatkan bangsa-bangsa lain. Bangsa-bangsa lain dari Barat akan menyulut reaksi dari Rusia dan China. Dan semuanya akan berakhir pada Perang Dunia.
Kemudian anda akan mendengar laporan dari media massa tentang munculnya seorang negosiator yang baru, cakap dan menjanjikan, dan anda akan tahu siapa antikris itu. Dia akan muncul dan menjadi penengah dari sebuah rencana perdamaian. Dia akan menjadi sekutu terdekat dari nabi palsu. Dan bersama-sama, mereka (secara diam-diam) akan melayani setan dan akan menyetujui setiap perbuatan dosa melawan Allah dan terlibat didalam dosa dimana-mana, demikian menurut nubuatan yang ada. Dengan daya tarik yang sangat menawan dan dengan kedok kebaikan dan kesucian, mereka akan menyesatkan anak-anak Allah.
Sementara nabi palsu itu memimpin Gereja di Roma, berpura-pura menjadi seorang paus besar, yang bertujuan untuk menghancurkan Gereja dari dalam, maka antikris akan bangkit untuk meraih ketenaran di Yerusalem, dan dia akan menjadi juru damai yang palsu dari bangsa Yahudi dengan bangsa Palestina, serta banyak lagi bangsa-bangsa lainnya, dan membantu mengakhiri perang. Namun secara diam-diam hal ini adalah untuk memusnahkan bangsa Yahudi. Dia akan menciptakan suasana damai yang palsu, dan mencanangkan gerakan-gerakan amal secara global, semuanya dengan kedok kerendahan hati dan kepedulian. Dan kemudian segala sesuatu didalam Gereja akan berubah dengan cepat dan digantikan dengan doktrin-doktrin cabul serta aturan-aturan baru dalam nama evangelisasi dan modernisasi, serta ritual-ritual setan yang tersamar, dengan berbagai macam kekejian, membujuk orang banyak dengan spiritualitas palsu. Bagi dunia saat itu, hal itu nampaknya seolah sebuah bentuk persatuan dan damai dari era yang baru telah dimulai, dan banyak orang akan memuji-muji gereja dunia tunggal yang baru itu.

Semua aturan akan dirubah. Liturgi diciptakan baru. Sakramen-sakramen dicampakkan. Termasuk sebuah kebutuhan baru untuk memberkati perkawinan sejenis. Hingga akhirnya Misa Kudus tidak lagi diadakan seturut Doktrin yang benar. Sementara mereka menyesatkan Misa Kudus, Ekaristi tidak lagi dihormati sebagaimana mestinya, hingga Ekaristi itu tidak bisa lagi diadakan secara valid. Tujuan dari nabi palsu itu adalah menghancurkan Sakramen-sakramen dan semua gagasan tentang dosa dihilangkan melalui hukum-hukum baru yang mengedepankan ‘toleransi’. Kemudian kegelapan itu akan turun, antikris akan mengambil posisinya didalam Gereja, dan Penganiayaan Besar dimulai, dimana banyak gereja akan ditutup dan dilarang. Akan dianggap sebagai penentangan jika kita mempertanyakan hirarki baru dari agama dunia tunggal itu yang akan merebut gereja-gereja kita. Penganiayaan yang paling buruk adalah yang terjadi ketika umat Kristiani melawan umat Kristiani lainnya, yang paling buruk dari dalam Gereja sendiri.
Nabi palsu itu akhirnya akan menyerahkan gereja ke tangan antikris, dengan penampilannya yang bisa menghipnotis, dia akan memimpin Tata Dunia Baru dan Agama Dunia Baru, untuk melawan Allah dan umat beriman, hingga tipuannya itu bisa mendorong jiwa-jiwa untuk mengidolakan dirinya. Akhirnya gereja palsunya itu akan meliputi juga agama Yahudi, Muslim serta Kristiani lainnya.
Jangan biarkan diri anda disesatkan oleh dua pembohong ini.
Umat beriman dari saat-saat zaman akhir : Bertekunlah!

Apa yang diinginkan Allah agar anda lakukan?
– Bukalah hati anda terhadap pesan Surgawi bagi zaman kita ini dan patuhlah kepada peringatan-peringatan dari Allah.
– Kasihilah kebenaran dan belalah ia ditengah badai besar saat ini yang akan berlangsung selama beberapa tahun.
– Jangan biarkan api iman menjadi padam dalam diri anda.
– Di tangan anda, bawalah rosario dan Kitab Suci.
– Didalam hati anda, kasihilah kebenaran.
– Pada pusat dari devosi anda, adalah Ekaristi Kudus dan pengakuan dosa secara teratur.
– Janganlah anda dicemari oleh hal-hal materiil dari dunia ini, atau anda menjadi budak dari tehnologi, tetapi carilah harta dari Allah maka anda akan bahagia di dunia saat ini dan kemudian nanti di Surga.
– Kuatkanlah diri anda didalam kasih kepada Allah, kasihilah selalu dan lakukanlah kebaikan kepada semua orang.
– Jadikanlah doa keluarga sebagai hal yang penting. Hanya dengan bersatu didalam doa maka anda bisa bertahan menanggung beban cobaan yang datang dan hanya melalui kuasa doa anda bisa mengatasi segala kejahatan.
– Biarlah terang ilahi dari Roh Kudus merubah hidup anda dan memberi anda pengharapan adikodrati.
– Panggullah salib anda yang berat itu untuk membela kebenaran.
– Janganlah bersikap diam, karena sikap diam anda itu hanya semakin menguatkan musuh.
– Janganlah mengabaikan Tuhan Yesus dan IbuNya. Ketika segala sesuatunya terasa semakin memburuk, maka bagi mereka yang memohon pertolongan kepada Yesus dan IbuNya, Allah akan mengutus malaikatNya untuk menolong kita, melindungi kita, dan menuntun kita, membebaskan kita dari segala bahaya.
Campur tangan Ilahi – Tanda-tanda Besar dari Surga

Melalui berbagai nubuatanNya, Allah berjanji akan memberikan perlindunganNya kepada orang benar.

Kitab Wahyu mengtakan “Dan sebuah tanda besar akan nampak di langit. Seorang wanita berselubungkan matahari, dengan bulan dibawah kakinya dan pada kepalanya ada dua belas bintang.” Kitab Wahyu mengatakan bahwa ditengah pertempuran akhir itu, Allah mengutus IbuNya untuk bersama kita dan menolong kita bertempur.

Maria adalah Wanita dari Kitab Wahyu dan Bunda Segala Bangsa dan Bunda seluruh umat manusia. Dan Allah telah mengutus dia untuk memberi kita tanda-tanda dan pesan-pesan dari Surga dalam Nama Tritunggal Kudus dan untuk mengatakan kepada kita bahwa Yesus berjalan bersama kita masing-masing didalam krisis terakhir ini. Dan bahwa Allah akan campur tangan untuk menghentikan binatang itu dalam usahanya merebut jiwa-jiwa.
Peringatan global yang merupakan Kerahiman dan tanda keajaiban besar di tempat-tempat penampakan Maria akan segera diberikan dan ia bisa diumpamakan sebagai garis yang besar di pasir untuk memisahkan siapa yang bersama Allah dan siapa yang tidak.
Segera didalam Peringatan Besar itu, setiap mata akan melihat tanda yang berupa salib di langit dimana Allah akan menunjukkan kepada setiap orang, pada saat yang sama, seluruh dosa-dosa yang mereka lakukan dan belum diakukan (dalam pengakuan dosa), dan manusia akan ditawari dengan rahmat pertobatan. Hal ini merupakan tindakan Kerahiman Allah yang paling besar dalam sejarah dunia, keajaiban yang terbesar, seperti yang dinubuatkan Allah melalui St.Faustina.
Peringatan itu, sementara ia merupakan Tindakan Kerahiman, adalah merupakan fase pertama dari saat-saat yang paling sulit dan menantang bagi semua orang. Banyak orang akan bertobat, namun setelah ini, para pendosa yang keras kepala dan para pengikut setan, akan tetap menyangkal Keberadaan Allah, bahkan lebih besar lagi, dan mereka menyangkal bahwa Peringatan itu sebagai hal yang supernatural. Sementara Peringatan itu akan mempertobatkan jutaan orang, termasuk ada dari mereka yang setia kepada Tata Dunia Baru, namun peristiwa itu tidak bisa menghentikan para budak setan itu beserta antikris. Setelah itu Allah akan terus memperingatkan kita bahwa Dia ada melalui pemurnian-pemurnian Ilahi. Bencana-bencana ekologis akan semakin meningkat sebagai hukuman atas dosa manusia terhadap manusia yang lain. Bencana-bencana karena cuaca ini dimaksudkan untuk membangunkan kita dari tidur kita, ketiadaan iman kita, dan untuk meringankan dampak dari aliansi global kelompok jahat itu, serta rencana-rencana jahat dari pemerintahan dunia baru itu.
Tanda dari Binatang

Tritunggal cemar yang terdiri dari nabi palsu, antikris, serta setan itu sendiri, kini secara terbuka telah mencemoohkan Tritunggal Yang Maha Kudus.
Antikris, demi karismanya yang amat meyakinkan dan sambil dia mengaku sebagai umat Kristiani, dia akan berusaha untuk merebut hati jiwa-jiwa di seluruh dunia sebagai pemimpin politik dari pemerintahan dunia yang baru. Dia akan berusaha mewujudkan perdamaian dunia dan banyak negara akan dipersatukan olehnya kedalam wilayah Gereja Katolik didalam sebuah agama dunia tunggal dari Babylonia Baru.
Perhatikanlah tanda dari binatang itu, yang akan berupa kartu-kartu bank, kartu ID khusus, yang berisi chip dan akan ditanamkan didalam tangan anda. Semua itu akan mewujudkan sebuah mata uang dunia dengan alasan demi ‘penyelamatan ekonomi’ yang memiliki link dengan bank-bank sentral dunia untuk menciptakan institusi finansiil baru yang kuat, dengan sebuah pusat perdagangan dunia yang terpadu. Ini akan menjadi Babylonia Baru. Segala akses kepada uang, makanan dan berbagai kebutuhan lainnya, hanya diberikan kepada mereka yang memiliki tanda dari binatang itu. Namun untuk memperoleh tanda itu anda harus mengkompromikan moralitas anda, iman anda, jiwa anda. Pemerintahan Dunia Baru itu ingin mencuri jiwa-jiwa seluruh umat manusia. Mereka yang mau menerima tanda dari binatang itu, akan terperangkap oleh setan dan akan kehilangan jiwa mereka.

Anda akan harus memilih, tanda dari binatang itu atau meterai Allah yang hidup, yang akan melindungi anda dari kengerian antikris. Maka dengarkanlah saya sekarang... bagi umat Kristiani janganlah menerima tanda itu, tetapi tetaplah berada diluar wilayah kekuasaannya, dengan bergabung bersama sesama umat beriman agar bisa bertahan hidup.
Sementara dunia ini tercebur kedalam kegelapan, Rusia dan China akan menyerang Babylonia Baru di Eropa, hingga Roma dihancurkan. Babylonia Baru itu akan runtuh dan dikuasai oleh komunisme, yang akan memimpin saat-saat yang menakutkan dari masa penganiayaan terakhir.
Kemudian terjadilah Penganiayaan Besar itu, ketika banyak orang akan melepaskan iman mereka karena takut. Anda, sebagai orang-orang yang benar, akan dianiaya karena iman anda, tetapi janganlah anda melepaskannya.
Dan kemudian Allah akan bertindak bagi orang pilihanNya, membalikkan keadaan, dan Penganiayaan Besar yang terakhir itu akan berubah menjadi sebuah penganiayaan atas nabi palsu dan antikris berserta semua pengikut mereka. 
Dua saksi dari Penganiayaan Besar

Dua Saksi dalam Kitab Wahyu itu adalah Gereja dan Umat Israel, yang diwakili oleh kota-kota pusat mereka yaitu Roma dan Yerusalem. Rencana setan adalah menghancurkan dan memusnahkan Dua Saksi ini, sehingga seluruh jejak Allah dan Hukum KeselamatanNya dihilangkan dari muka bumi, dengan menguasai Roma dan Yerusalem. Setan akan berhasil dalam rencananya untuk membawa seluruh umat manusia yang hidup di dunia ini menuju kutukan kekal. Namun dengan pengetahuan atas nubuatan Allah, maka kita tahu bahwa akhir dari pertempuran yang terakhir ini bukan seperti itu. 
Yerusalem akan mengalami kekalahan dan kebangkitan seperti yang dinubuatkan. Kemudian antikris secara diam-diam akan melakukan pembunuhan genosida.
Roma akan menderita karena revolusi besar.
Dua Hati dari Yesus dan Maria, yang juga dikenal sebagai Dua Saksi dari zaman ini, yang juga akan ‘dibunuh’ pada zaman ini. Dunia akan menolak Kristus dan SabdaNya, berusaha untuk membersihkan dunia ini dari semua jejakNya, dan seluruh devosi kepada Maria juga akan dihapuskan, oleh para musuh Kristus, terutama didalam Gereja sendiri. Tritunggal Kudus mengutus Maria dari Surga untuk menolong kita saat ini dan menunjukkan kepada kita jalan ke Surga. Dia hanya meminta agar anak-anaknya mendengarkan permintaannya, untuk menolong kita, namun sayangnya banyak sekali yang terus menolak bantuan keibuannya itu.

Kita juga tahu, melalui nubuatan, bahwa kita, sisa pasukan Allah, merupakan saksi yang setia dari doktrin kudus Kristus, dan semua orang yang tetap setia kepada kebenaran akan menjadi saksi yang tak mengenal takut bagi saat-saat ini, dan kita akan pergi mewartakan kebenaran, mengalahkan seluruh karya antikris. 

Pemurnian Besar

Allah telah mengatakan kepada kita bahwa jika dunia tidak bertobat, terutama dengan melalui Pemurnian Besar itu, maka dunia akan menderita pemurnian yang paling kejam dimana sebagian besar dunia ini akan dimusnahkan. Umat manusia telah kehilangan kesadaran arti dari dosa itu apa. Pemurnian Ilahi itu memang perlu untuk memurnikan dunia. Dan akhirnya melalui pemurnian besar itu, yang berupa Kegelapan Tiga Hari (KTH), semua setan akan disingkirkan. Allah akan memurnikan muka bumi ini, mempersiapkan umat manusia dan seluruh ciptaan bagi firdaus yang baru.
Sementara Tangan KananNya mendatangkan berbagai pemurnian atas orang-orang jahat saat ini, maka Tangan KiriNya mengangkat dan menyelamatkan sisa umatNya yang setia dibawah PerlindunganNya, dan Dia akan selalu menjaga dan mencukupi kebutuhan kita.
Berdoalah agar pemurnian akhir yang bersifat kondisional itu bisa diringankan, demi kepentingan orang-orang benar dan ia akan bisa mempertobatkan jiwa-jiwa.
Anak-anak terang, berjuanglah !

Umat manusia sedang berada di tepi sebuah badai besar namun anda bisa merubah situasi ini. Jangan biarkan rasa takut memasuki hati anda. Ketahuilah bahwa setan tak akan menang.

Allah mengendalikan segalanya dan Dia telah mengatakan semuanya ini didalam Kitab Injil dan melalui para nabiNya. Dia sedang memanggil anda untuk menanggapinya sekarang dan menolong Dia didalam pertempuran terakhir ini.  
Semua ini merupakan persiapan bagi Hari Yang Agung itu ketika Allah akan memisahkan yang benar dari yang salah. Kemudian bumi ini akan dirubah dan semua orang akan hidup dalam kebahagiaan.
Pada akhirnya, anda akan mengalami Kemenangan definitiv dari Hati Maria Yang Tak Bernoda, Pemerintahan Spirituil Yang Baru dari Hati Kudus, masa 1000 tahun dari Zaman Damai itu, dan Kerajaan yang baru dari Kehendak Ilahi, dan angkatan ini akan menyaksikan Surga yang baru dan Bumi yang baru, serta kedatangan Yerusalem Baru yang mulia.
Saat itu, Kristus akan datang kembali dengan segala kemuliaanNya, ketika Yesus akan membangkitkan GerejaNya dan membawa dunia kepada zaman damai.   
Mudah dimengerti, bahwa mereka yang menghormati Ibu Yesus, seperti yang diminta olehNya, dijanjikan untuk memperoleh perlindungan pada saat Kesesakan Akhir itu... Allah telah berjanji untuk melindungi kita didalam Bahtera Baru, yang saat ini bukan berupa perahu, melainkan berupa Hati, Hati Maria Yang Tak Bernoda... maka berharaplah akan hal itu. Maria telah diutus dari Surga pada saat-saat ini untuk menunjukkan kepada kita jalan menuju keselamatan dan menuju Puteranya... dan Maria meminta anda untuk membaca, menjalankan, dan menyebarkan pesan-pesan Surgawi ini.  
Dan jika anda bertekun, Allah berjanji bahwa ganjaran anda akan besar di Surga.
Permintaan terakhir : pertahankanlah Iman dengan ongkos apapun

Jadilah pembela kebenaran yang berani dan janganlah mundur ketika para pemimpin Gereja merubah hukum-hukum, untuk merubah kebenaran Iman.
Apa yang diinginkan Allah untuk anda lakukan? Allah tidak mengatakan kepada kita agar kita berlari atau bersembunyi atau membeli sesuatu, kecuali mungkin sedikit kebutuhan makanan... tetapi mungkin saja anda akan menghabiskan waktu untuk hal-hal ini dan semua ini masih belum bisa menolong anda. Ingatlah akan 8 orang yang selamat di Hiroshima, serta Immaculée yang selamat di Rwanda... apa yang akan menyelamatkan kita adalah doa dan berseru meminta tolong kepada Bunda Surgawi kita, sementara kita bersatu bersama dan percaya akan tuntunan dari Roh Kudus. Apa yang diminta Allah untuk kita lakukan adalah BERDOA. Dan menggunakan senjata Kemenangan yang sejati yang dberikanNya kepada kita bagi saat ini : Pengakuan Dosa, Ekaristi, Kitab Suci, Rosario Kudus, konsekrasi kepada Hati Maria Yang Tak Bernoda, kasih akan kebenaran, kesetiaan kepada Magisterium Gereja yang benar.
Berdoalah Kaplet Kerahiman Ilahi dan Rosario Kudus setiap hari, dan didalam keluarga-keluarga anda, sesering mungkin, untuk meringankan dampak dari rencana jahat dan licik dari setan pada saat-saat terakhir ini. Berdoalah juga bagi jiwa-jiwa yang akan musnah didalam bencana-bencana alam global yang dilakukan oleh Tangan Allah untuk memurnikan dunia ini, untuk menyelamatkan bangsa manusia dan membawa semua orang yang berkehendak baik menuju Zaman Damai itu.
Serahkan kepercayaan dan pengharapan anda kepada Yesus. Jangan berkecil hati. Menjauhlah dari dosa. Kasihilah kebenaran. Tetaplah berdoa. Kemenangan menantikan mereka yang tetap setia, dan setelah badai berlalu, anda akan menyaksikan langit yang baru dan bumi yang baru.
Bagikanlah pesan-pesan nubuatan ini kepada semua umat Katolik dan umat Kristiani sekarang. Beranilah.
Allah memberkati anda.

No comments:

Post a Comment