Tuesday, February 3, 2015

Bunda Keselamatan : Pengaruh dunia sekuler ini...



Bunda Keselamatan : Pengaruh dunia sekuler ini mirip dengan sebuah banjir besar
Minggu, 25 Januari 2015, jam 14.40

Anak-anakku yang terkasih, Karunia Pembedaan berasal dari Kuasa Roh Kudus dan ia tidak diberikan dengan mudah. Ia harus dipelajari. Ia hanya diberikan kepada mereka yang berada dalam persekutuan dengan Kristus dan yang terbebas dari segala daya tarik godaan yang ditaruh di hadapan mereka oleh setan. Setan tak bisa menipu orang-orang yang diberkati dengan Karunia ini.

Celakalah orang yang tertipu karena dia membiarkan dirinya dituntun oleh kepalsuan. Tipuan itu berasal dari setan sendiri serta dari orang-orang yang dikuasainya. Seseorang yang tidak mau menerima keberadaan Yesus Kristus, maka hampir tidak mungkin baginya untuk bisa bertahan ditengah asap setan, yang membutakan kamu masing-masing yang bersalah karena dosa kesombongan yang akan menguasai kamu. Jika ada hamba kudus Allah yang berjalan menjauhi Kebenaran maka dia akan menuntun orang-orang yang mencari nasihat kepadanya, untuk dituntun menuju kesesatan. Karena hal ini maka dia akan menderita hukuman yang besar pada Hari Penghakiman itu nanti.

Pengaruh dunia sekuler ini mirip dengan sebuah banjir besar dan jiwa-jiwa yang mengijinkannya untuk merubah pandangan atau pikiran mereka terhadap Sabda Allah akan tenggelam didalamnya. Tipuan itu adalah sebuah alat dari setan dimana tujuan utamanya adalah mengancurkan Gereja Puteraku di dunia dengan cara merayu orang-orang yang tinggal didalamnya. Bukalah matamu terhadap adanya perubahan-perubahan baru yang akan diperkenalkan dan yang akan mengutuki Nama Allah.

Janganlah pernah kamu mengijinkan kepalsuan mempengaruhi apa yang diajarkan oleh Puteraku kepadamu, karena Puteraku tak pernah menyimpang dari SabdaNya yang tertulis ataupun akan melakukannya. Kebenaran itu akan mempertahankan kamu selama cobaan-cobaan mendatang, dan yang akan menyiksa Gereja Puteraku di dunia. Hendaknya kamu mempersiapkan dirimu bagi saat-saat itu karena ia sudah hampir sampai kepadamu.  

Ibumu yang mengasihi
Bunda Keselamatan

No comments:

Post a Comment