Friday, July 3, 2020

KAUM GLOBALIS MENGUNGKAPKAN BAHWA 'RESET EKONOMI BESAR’ ...






These Last Days News - June 29, 2020


KAUM GLOBALIS MENGUNGKAPKAN BAHWA 'RESET EKONOMI BESAR’ AKAN TERJADI PADA 2021 ...


ProphecyNewsWatch.com reported on June 24, 2020:
by Brandon Smith


Bagi mereka yang tidak terbiasa dengan kata atau istilah ‘reset ekonomi global’, itu adalah salah satu kata atau kalimat yang semakin sering digunakan oleh kaum elit di dunia perbankan sentral selama beberapa tahun ini.

Saya pertama kali mendengarnya direferensikan oleh Christine Lagarde, kepala IMF pada saat itu, pada tahun 2014. Reset, atau ‘Penyetelan ulang’ ini sering disebut dengan ide yang sama seperti ide-ide seperti "Multilateralisme Baru" atau "Multipolar World Order" atau "Tata Dunia Baru". Semua frasa ini pada dasarnya memiliki arti yang sama.

‘Penyetelan ulang’ dipromosikan sebagai solusi untuk krisis ekonomi yang sedang berlangsung yang dipicu pada tahun 2008. Kehancuran keuangan yang sama ini masih ada bersama kita hari ini; tetapi sekarang, setelah satu dekade pencetakan uang bank sentral dan penciptaan utang, gelembung kehancuran itu bahkan lebih besar daripada sebelumnya.

Seperti biasa, ‘obat’ dari bank sentral jauh lebih buruk daripada penyakitnya, dan kehancuran baru yang kita hadapi saat ini jauh lebih mematikan daripada apa yang terjadi pada 2008 jika kita hanya minum obat dan menolak untuk menopang bagian tubuh yang lemah dari ekonomi, secara artifisial.

Banyak ekonom alternatif sering keliru mengaitkan kebiasaan The Fed untuk memperburuk keadaan dengan ‘keangkuhan’ atau ‘keacuhan.’ Mereka berpikir The Fed benar-benar ingin menyelamatkan sistem keuangan atau ‘melindungi angsa emas’, tetapi ini bukanlah realita.

Yang benar adalah, The Fed bukan orang pemeliharaan yang kikuk, The Fed adalah seorang penyabot, seorang pembom bunuh diri yang rela menghancurkan dirinya sendiri sebagai sebuah institusi untuk meledakkan ekonomi AS dan membuka jalan bagi sistem dunia baru yang terpusat secara global. Oleh karena itu, peristiwa itu disebut sebagai ‘Global Reset’ (‘Penyetelan Ulang Global.’)

Pada tahun 2015 dalam artikel saya 'Reset Ekonomi Global Telah Dimulai', saya mengatakan:

Reset global bukanlah ‘respons’ terhadap proses keruntuhan dimana kita terjebak saat ini. Tidak, reset atau pengaturan ulang global seperti yang diterapkan oleh bank sentral dan BIS / IMF adalah penyebab keruntuhan. Keruntuhan ini adalah alat, penyembur api yang membakar lubang besar di hutan untuk memberi jalan bagi fondasi Ziggurat globalis untuk dibangun .... Jadi, bencana ekonomi ini adalah demi melayani kepentingan kaum elit.

Sekarang pada tahun 2020 kita melihat rencana kaum globalis itu membuahkan hasil, dengan para elit mengungkapkan apa yang tampaknya menjadi niat mereka untuk meluncurkan reset global pada tahun 2021. Forum Ekonomi Dunia secara resmi mengumumkan inisiatif Great Reset sebagai bagian dari Covid Action Platform mereka minggu lalu, dan KTT dijadwalkan pada Januari 2021 untuk membahas rencana mereka secara lebih terbuka bersama dengan media dunia dan arus utama.

WEF juga memposting video yang agak aneh di Reset, yang terdiri dari serangkaian gambar dunia yang berantakan (dan gambar pabrik yang sedang melepaskan emisi karbon tidak berbahaya ke udara yang, saya kira, dimaksudkan untuk menakut-nakuti kita dengan gagasan pemanasan global). Penghancuran ini kemudian "diatur ulang" (di-reset) dengan menekan sebuah tombol, dimana semuanya ‘berbalik kembali’ ke alam tanpa manusia, yang murni dan kata-kata ajakan "Bergabunglah Dengan Kami".

Pengaturan ulang atau reset, menurut diskusi oleh IMF, pada dasarnya adalah tahap selanjutnya dalam pembentukan sistem ekonomi tunggal dunia dan pemerintah global potensial. Ini tampaknya sejalan dengan solusi yang ditawarkan selama simulasi pandemi Event 201; sebuah simulasi pandemi coronavirus yang diadakan oleh Yayasan Bill And Melinda Gates dan Forum Ekonomi Dunia hanya dua bulan sebelum HAL YANG NYATA (meledaknya corona di Wuhan) terjadi pada awal tahun 2020.

Simulasi Event 201 menyarankan bahwa salah satu solusi utama untuk pandemi adalah pembentukan institusi badan ekonomi global terpusat yang dapat menangani respons keuangan terhadap virus korona.

Bukankah terasa nyaman bahwa peristiwa-peristiwa pandemi coronavirus yang sebenarnya terjadi persis sejalan dengan simulasi Event 201, serta secara langsung sejalan dengan rencana pengaturan ulang (reset) global IMF dan Forum Ekonomi Dunia? Seperti yang mereka katakan, jangan biarkan krisis menjadi sia-sia, atau, seperti motto para globalis "Order Out Of Chaos".

Dengan keresahan massa yang akan menjadi cara hidup bagi banyak bagian dunia termasuk AS, serta pandemi, akan memicu kebangkitan kembali dari infeksi setelah "lockdown dibuka," dan hal ini akan menciptakan alasan pembenar untuk penguncian gelombang kedua yang kemungkinan pada bulan Juli, dan ekonomi dunia, seperti yang kita tahu, sedang dihancurkan. Sisa-sisa terakhir dari sistem, yang tergantung pada seutas benang tipis setelah kehancuran ekonomi 2008, sekarang sedang dipotong benang itu.

Tujuannya cukup jelas - menakuti penduduk dengan kemiskinan, konflik internal dan rantai pasokan kebutuhan hidup yang rusak sampai mereka melobi perusahaan untuk meminta bantuan. Kemudian, tawarkan "solusi" tirani medis, paspor imunitas, darurat militer, sistem ekonomi global yang didasarkan pada masyarakat digital tanpa uang tunai di mana privasi dalam perdagangan dihapus, dan kemudian, perlahan tapi pasti, membentuk pemerintahan global multilateral tanpa wajah, yang tidak perlu bertanggung-jawab kepada siapa pun dan boleh melakukan apa pun yang diinginkannya.

Saya ingat kembali pada tahun 2014 ketika Christine Lagarde pertama kali mulai berbicara tentang reset. Pada tahun yang sama dia juga menyampaikan pidato yang sangat aneh kepada National Press Club di mana dia mulai mengoceh dengan gembira tentang numerologi dan "angka ajaib 7".

Banyak orang di dalam klub itu tertawa, karena tampaknya ada lelucon bahwa kita semua tidak mengetahui rahasia. Baiklah, saya akan tunjukkan bahwa pertemuan Forum Ekonomi Dunia tentang pengaturan ulang (reset) global pada 2021 akan diadakan tepat 7 tahun setelah Lagarde menyampaikan pidato itu. Sebuah kebetulan lain yang menarik...

Tata dunia baru, pengaturan ulang global, adalah skema jangka panjang untuk memusatkan kekuasaan, tetapi dengan cara yang dimaksudkan untuk dipertahankan selama berabad-abad yang akan datang. Para elit tahu bahwa tidak cukup untuk mencapai pemerintahan global hanya dengan kekerasan; upaya semacam itu hanya akan menghasilkan perlawanan dan pemberontakan berkelanjutan.

Tidak, apa yang diinginkan para elit adalah agar masyarakat MEMINTA, bahkan MEMOHON tata kelola global. Jika publik ditipu untuk menuntut hal itu, sebagai cara untuk menyelamatkan mereka dari kengerian kekacauan global, maka mereka jauh lebih kecil kemungkinannya untuk memberontak terhadap penguasa nanti. Timbulkan masalah – muncul reaksi – berikan solusi.

Pandemi tidak akan hilang dalam waktu dekat. Setiap orang bisa berharap bahwa pemerintah negara bagian dan pemerintah federal akan menyerukan penguncian wilayah yang baru. Dengan penguncian baru ini, ekonomi AS khususnya, akan hancur.

Dengan 40 juta orang kehilangan pekerjaan selama kurungan wilayah terakhir (46 juta pada hari ini - Red.), Banyak negara bagian hanya dibuka kembali sebagian, dan hanya 13% hingga 18% dari usaha kecil yang menerima pinjaman bailout untuk bertahan hidup, dua bulan ke depan akan menjadi panggilan untuk bangun, yang dahsyat.

Solusi nyata bagi orang-orang adalah dengan membentuk komunitas yang lebih mandiri yang bebas dari ekonomi arus utama. Solusi sebenarnya adalah desentralisasi dan kemandirian, bukan sentralisasi dan perbudakan. Kaum globalis akan berusaha untuk mengganggu upaya apa pun untuk keluar dari program.

Ada yang mengatakan, mereka hanya dapat melakukan sangat sedikit jika ada jutaan orang melakukan upaya pelokalan penularan penyakit pada saat yang sama. Jika orang tidak bergantung pada sistem, maka mereka tidak dapat dikendalikan oleh sistem.

Ujian sesungguhnya akan datang dengan keruntuhan akhir dari ekonomi yang ada. Ketika stagflasi melonjak lebih keras daripada sekarang dan harga kebutuhan meningkat dua kali lipat atau tiga kali lipat, dan tingkat pengangguran melonjak lebih jauh, berapa banyak orang akan menuntut solusi dari kaum globalis dan berapa banyak yang akan membangun sistem mereka sendiri?

Berapa banyak yang akan tunduk dan berapa banyak yang akan siap untuk melawan. Ini adalah pertanyaan yang saya belum punya jawaban, bahkan setelah 14 tahun menganalisis masalah ini.

*****

 Our Lady of the Roses, Bayside, November 20, 1978
"Anak-anakku di Amerika Serikat, apakah kamu tidak mengerti apa yang ada di depanmu? Negaramu, Amerika Serikat, belum tahu apa yang harus diderita melalui kekuatan-kekuatan yang merusak. Anak-anakku, kamu tidak akan lolos dari kehancuran yang telah ditetapkan bagimu oleh Beruang komunisme di berbagai negara Eropa dan dunia. Kamu tidak boleh mengkompromikan Imanmu untuk menyelamatkan apa yang tersisa, karena segala sesuatu di dunia akan menjadi puing-puing dengan melalui Pemurnian. Sebuah bola api, sebagai sarana pemurnian, sebuah baptisan api, sedang menuju kepada umat manusia. Tidak bisakah kamu mengerti? " - Our Lady of the Roses, Bayside, November 20, 1978

*****














No comments:

Post a Comment