Tuesday, July 12, 2022

Seorang Imam Secara Terbuka Menantang paus Francis: Apakah Anda Seorang Freemason?

 

Seorang Imam Secara Terbuka Menantang paus Francis:

Apakah Anda Seorang Freemason?

 https://www.lifesitenews.com/opinion/priests-open-letter-to-pope-francis-please-correct-your-serious-errors-and-defend-divine-truth/

 


 

'Bapa Suci, adalah tidak mungkin untuk tidak mengajukan pertanyaan berikut ini: Apakah Anda anggota Freemason gerejawi? Siapa saja para kardinal, uskup, dan imam, yang menjadi anggota perkumpulan masonry gerejawi ini?'

 

 

Paus Francis dalam film dokumenter “Francesco” 2020, di mana dia menyatakan dukungannya pada relasi sesama jenis (homosex), yang jelas-jelas melanggar ajaran Katolik

 

Father Jesusmary Missigbètò

 

Mon Jun 27, 2022 - 10:03 am EDT

 

(LifeSiteNews) – Catatan editor: Berikut ini adalah surat terbuka keempat dari seorang imam Katolik dari Pantai Gading yang ditujukan kepada paus Francis, meminta paus untuk “menempuh jalan kerendahan hati,” dan untuk mengklarifikasi “kesalahannya.” Imam ini menulis dengan nama samaran Pastor Jesusmary Missigbètò: surat terbuka pertamanya dapat dibaca di sini, dengan yang kedua di sini, dan yang ketiga di sini.

 

 

Kepada paus Francis yang terkasih,

 

Bapa Suci yang terkasih, terima kasih telah menerima surat ini melalui kepala Opus Dei. Semoga Bunda Maria dan St.Yosef membantu Anda membimbing Gereja Katolik dalam Kebenaran (Yesus Kristus)! Pada tanggal 28 Mei 2022, tanggapan Anda terhadap surat banding saya dan lima pertanyaan yang saya ajukan kepada Anda adalah: bersikap diam! Ya Bapa, betapa menyedihkann, karena kesalahan Anda adalah sangat besar dan sangat nyata.

 

Pada tanggal 5 September 2016: “...komitmen untuk hidup dalam kontinensia dapat diajukan. Amoris laetitia tidak mengabaikan kesulitan-kesulitan dari pilihan ini… pilihan yang disebutkan mungkin, pada kenyataannya, adalah tidak layak” (Paus Francis, Uskup dari Wilayah Pastoral Buenos Aires) Tetapi, Bapa Suci, sejak kapan keutamaan kemurnian menjadi hanya sebuah pilihan? Bagaimana mungkin seorang paus mengabaikan apa yang sudah diketahui oleh semua umat Katolik, meski dengan pendidikan kristiani ortodoks minimal (dan bahkan non-Kristen yang berusaha untuk menjalankan hukum moral kodrat)? Kesucian tidak pernah menjadi pilihan, tetapi itu adalah kewajiban moral yang serius bagi setiap manusia.

Kehidupan akan menang!

Dengan pembatalan undang-udang Roe v. Wade, gerakan pro-kehidupan membutuhkan suara yang jujur ​​ di media saat ini, lebih dari sebelumnya.

Sayangnya, pada tanggal 5 Juni 2017, Anda memerintahkan agar ketiga kalimat ini diterbitkan sebagai “Magisterium authenticum” (Acta Apostolicae Sedis 108, hlm. 1071-1074). Dalam lebih dari 2.000 tahun sejarah Katolik, ini adalah kesalahan moral doktrinal kepausan pertama yang dicatat dalam Arsip Vatikan (lihat surat terbuka saya yang ke-2), dengan dukungan yang ‘menakjubkan’ dari beberapa kardinal, uskup dan imam: Parolin, Kasper, Schönborn, Coccopalmerio, Vallini, Cupich, Grech, Paglia, Forte, Scicluna, Fenoy, McElroy, Spadaro, Bordeyne, dll.

 

Selain itu, tidakkah publikasi resmi ini, yang dengan jelas menunjukkan keinginan Anda untuk memaksakan kesalahan ini pada semua umat Katolik, kita semua patut mempertanyakan penerapan dogma infalibilitas kepausan Anda? Bukankah kami melihat jelas di sini, a posteriori, bukti kemungkinan ketidakabsahan pemilihan Anda pada Tahta St. Petrus? (lih. Konsili Vatikan I, Konstitusi Dogmatis Pertama Pastor Aeternus tentang Gereja Kristus, Bab 4, 18 Juli 1870)

 

 

 

15 September 2021: Bolehkah seorang paus meminta agar semua politisi pro-aborsi, diijinkan untuk menerima Komuni Kudus dalam Sakramen Ekaristi? Paus Francis telah secara terbuka setuju (dengan dukungan luar biasa dari Kardinal Ladaria, Peter Turkson, Wilton Gregory, Uskup Agung Paglia dan Michael Jackels, dll.), dimana hal itu bertentangan dengan Tradisi Katolik yang menentang perbuatan ini (lih. surat terbuka saya yang ke-4).

 

11 Juni 2022: Di Italia, di mana Anda adalah Uskup Kepala, pastor Gabriele Davalli memberkati pasangan homoseksual dengan persetujuan Kardinal Matteo Maria Zuppi, Uskup Agung Bologna. Apakah Anda akan tetap diam terus atau Anda akan membela kebenaran ilahi dalam hal pernikahan dan keluarga?


Ya Bapa Suci, ingatlah akan firman Allah Bapa yang disampaikan melalui St. Katarina dari Siena, tentang orang-orang yang menolak untuk mengikuti hukum ilahi yang mutlak (Sepuluh Perintah Allah): “Tuan-tuan dan para guru… orang-orang yang tidak adil… mereka tidak melakukan tugasnya… … orang-orang bijak namun buta dan bodoh… mereka… mengabaikan Kebenaran, Putra tunggalku… mereka telah kehilangan cahaya akal sehat / sama seperti kebenaran diperoleh dengan cahaya iman, demikian juga ketidaksetiaan mengarah pada kebohongan” (Dialog, tanggapan ke-2) ; “Wahai orang bodoh! Wahai orang-orang yang tidak berakal!… kalian menghina-Ku dengan melanggar perintah-Ku… ambillah kunci ketaatan” (Dialog, tanggapan ke-4).

 

Bapa Suci, mengapa Anda butuh waktu begitu lama untuk memperbaiki berbagai kesalahan serius Anda yang sangat nyata ini? Banyak analis Vatikan percaya bahwa Anda adalah bagian dari masonry gerejawi (karena di Argentina, Anda secara resmi adalah anggota kehormatan dari Rotary International, yang sangat erat berkaitan dengan pondok masonik). Faktanya, kesalahan Anda berjalan ke arah yang sama dengan kesalahan kaum mason: penghinaan terhadap Ekaristi, hukum kumpul kebo dan homoseksual, aborsi, tindakan anti-natalis dan sterilisasi langsung dengan histerektomi, sinkretisme agama, dll. Selain itu, Bunda Maria di Anguera tampaknya juga menegaskan hal ini: "...racun itu ada pada pohonnya, bukan pada buahnya" (3.790; 16 Maret 2013); "...racun ada di pohon, dan bukan di buahnya" (5.260; 24 Maret 2022).

 

Keanggotaan semacam ini (menjadi anggota freemason) adalah dilarang dan disanksi dengan exkomunikasi oleh Gereja Katolik (lih. Ensiklik genus Humanum, Paus Leo XIII, 20 April 1884; Kitab Hukum Kanonik 1917, Kanon 2335; Documents of the Congregation for the Doctrine of Faith, Februari 17, 1981, 26 November 1983, 11 Maret 1985). Mari kita berharap agar para jurnalis dan intelektual Katolik memiliki keberanian untuk menyelidiki hal ini, demi kasih kepada Yesus dan Gereja-Nya.

 

Bapa Suci, Anda hanya memiliki satu cara untuk membuktikan dengan jelas bahwa Anda adalah seorang paus sejati dari Gereja Katolik: melalui perbuatan Anda (dan bukan hanya kata-kata Anda). Memang, Yesus, Tuhan dan Guru kita, telah memperingatkan kita: “Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu… dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka” (Matius 7:15-20). Terlebih lagi, tradisi Aristotelian-Thomistik telah mewarisi kita dengan prinsip klasik tentang kebenaran dan tindakan: “agere sequitur esse” (tindakan mengikuti keberadaan). Sekarang kesalahan Anda berupa serangan terhadap keluarga-keluarga dan pernikahan, dan ingatlah kata-kata Suster Lucia dari Fatima yang diterima dari Perawan Maria: “Pertempuran terakhir antara Tuhan dan kerajaan Setan akan terjadi dalam masalah keluarga dan perkawinan… Namun, Bunda Maria telah menghancurkan kepalanya."

 

Bapa Suci, saya sangat mencintai Anda dan saya merindukan keselamatan jiwa Anda. Karenanya saya memberanikan diri untuk berbicara kepada Anda dengan hormat dan jelas, di hadapan seluruh keluarga putra dan putri Ada dalam Gereja Katolik di seluruh dunia (1.3 miliar). Ingatlah kata-kata Yesus: “Kamu adalah garam dunia. Tetapi jika garam kehilangan asinnya, dengan apa ia bisa dibumbui? Tidak ada gunanya lagi garam itu selain dibuang dan diinjak-injak” (Matius 5:13). Saya mohon: tempuhlah jalan kerendahan hati, karena tidak ada cara lain untuk sampai ke Surga. Kesombongan tidak menuntun kepada Tuhan karena “Tuhan menolak orang yang sombong, tetapi memberikan kasih karunia kepada orang yang rendah hati” (Amsal 3:34; Yakobus 4:6; 1 Petrus 5:5). Saat ini Anda telah kehilangan prestise moral Anda sama sekali, tetapi Anda mungkin masih dapat memulihkannya asalkan Anda mau bersikap rendah hati ...

 

 

Putramu di dalam Yesus, Maria dan Yosef,

 

Pastor Jesusmary Missigbètò

 

------------------------------ 

 

 Francis adalah anggota dari freemason Argentina

 

 

--------------------------------

 

Sillakan membaca artikel lainnya di sini:

Seorang Imam Afrika Menanggapi paus Francis

Misa Francis Yang Sarat Dengan Sakrilegi

Viganò Membela Imam Yang Dikenai Sanksi Karena Mengkritik Paus Francis

LDM, 9 Juli 2022

Kekurangan Makanan Yang Mengancam Dunia Saat Ini Bukanlah Suatu Kebetulan

Pastor Skotlandia Menulis Surat Terbuka Mengenai Keadaan Gereja

Gisella Cardia, 21, 25, 28 Juni & 3, 5, 9 Juli 2022