Wednesday, March 4, 2020

DAN YANG NAMPAK TERTULIS DI LANGIT ADALAH 666 ...







"DAN YANG NAMPAK TERTULIS DI LANGIT ADALAH 666 ... DI BAWAHNYA BULAN ... BULAN SETENGAH ... BULAN SEPEREMPAT ... DAN ANGKA 666 ITU BERWARNA MERAH MENYALA ..."


September 7, 1978
Eve of the Feast of the Nativity of Our Lady 
     

Bunda Maria - “Anakku, jika kamu ingat, aku telah menasihati kamu di masa lalu, bahwa semua itu akan tetap rahasia sampai saat yang tepat. Sekarang aku memberimu pengetahuan ini, anakku, untuk didengar dan dipahami oleh seluruh umat manusia.


Lucifer Memasuki Roma Pada Tahun 1972

“Di kota Roma akan ada kebingungan dan pencobaan yang besar. Setan, Lucifer dalam wujud manusia, masuk ke Roma pada tahun 1972. Ia membatalkan berbagai aturan, mengurangi peran Bapa Suci, Paus Paulus VI. Lucifer telah mengendalikan Roma dan melanjutkan pengendalian ini hingga sekarang. Dan aku berkata kepadamu, anak-anakku, kecuali jika kamu mau berdoa dan mewartakan nasihat-nasihatku bagi semua pejabat yang berkuasa di Kota Abadi Roma, maka Gereja Putraku, Rumah-Nya, akan dipaksa masuk ke dalam katakombe.

Sebuah pertempuran besar berada di depan umat manusia. Hasil akhirnya adalah demi kebaikan semuanya, karena cobaan di dalam Gereja Putraku ini akan menjadi ajang pembuktian sejati bagi seluruh umat beriman. Banyak orang kudus zaman akhir akan bangkit dari tengah kesusahan.


Tradisi Merupakan Pengaman Terhadap Perpecahan

“Anakku dan anak-anakku, aku tidak perlu mengulangi perkataanku bagimu tentang perlunya mempertahankan tradisi. Itu (tradisi) adalah seperti katup pengaman dari letusan Gereja Putraku, yang berupa perpecahan, sebuah skisma di dalam Rumah Putraku di dunia. Aku, Ibumu, menangis di hadapanmu, saat aku bergegas membawa pesan-pesan ini, nasihat dari Surga. Kamu harus mengenali — hai para uskup, kardinal, dan pastor — kamu harus mengenali apa yang terjadi sekarang di dalam Rumah Putraku. Di sana sedang dibangun kembali, di depan matamu, sebuah agama lain, gereja yang lain, buatan manusia. Tidak ada malaikat yang membantu dalam membangunnya.

“Anak-anakku, janganlah berkecil hati. Ketika kamu berhadapan dengan pencobaan, berkatalah: "Yesusku, kepercayaanku!" Aku ingin kamu semua maju berjuang sebagai orang kudus dari zaman akhir, para murid dari Putraku, dan membawa Pesan-pesan dari Surga kepada semua orang. Janganlah berkecil hati di sepanjang jalan ini karena banyaknya orang-orang yang mengejekmu atau menolak Pesan-pesan ini. Percayalah, anak-anakku, karena aku berkata kepadamu, bahwa milikku akan mengenal aku.

“Misimu sekarang, anak-anakku, adalah untuk memberikan kepada setiap orang yang kau jumpai dengan Pesan-pesan ini, terlepas dari ras, warna kulit, atau kepercayaan. Pesan yang kubawa dari Surga ini adalah untuk seluruh umat manusia. Pengadilan yang mengerikan akan diberikan kepada duniamu. Pengadilan ini tidak akan memperhitungkan ras, kepercayaan, atau agama.


Satu-satunya agama yang benar: Gereja Katolik Roma

“Anak-anakku, saat ini aku tidak akan berbicara panjang lebar kepadamu tentang kemurahan hati dan kasih kepada sesama, tetapi kamu harus mengerti: kamu tidak boleh menghakimi sesamamu. Kamu harus berdoa bagi mereka. Namun, kamu sendiri tidak boleh menjadi lemah dan permisif. Kamu harus tampil sebagai pembawa terang, pembawa kebenaran. Melalui pembaptisan, kamu telah diberi pintu masuk kepada satu-satunya agama yang benar di bumi, Gereja Katolik Roma, di bawah Putraku, Yesus. Meskipun manusia, dalam kesombongan dan kecongkakannya, telah melupakan peranan dan pemerintahan-Nya, namun kamu harus mengakuinya dan mewartakannya. Pertahankan Iman dan kebenaran di dalam hati umat manusia.

“Anak-anakku, aku tidak bisa membawa kepadamu ajaran yang salah dengan kata-kata kebahagiaan dan sukacita saat ini. Aku hanya bisa memberimu fakta tentang apa yang telah terjadi. Semua kondisi dunia saat ini, di dalam Gereja Putraku, dan di Roma, telah dipromosikan dengan teliti oleh Lucifer dan para pengikutnya. Kekuatannya memang besar, tetapi kamu selalu bisa melawan aturannya dengan doa dan silih.


Sebuah Epidemi Penyakit Dalam Skala Yang Sangat Besar

“Anak-anakku, doa, penebusan, dan pengorbanan, aku meminta kepadamu, karena banyak orang akan mati di dunia. Kematian akan menjadi hal yang biasa. Telah dilepaskan di tengah-tengahmu sebuah epidemi penyakit dalam skala yang sangat besar, dengan membawa kurban banyak kehidupan.

“Maukah kamu bangun dari tidurmu dan mengerti bahwa Bapa yang Kekal memberimu peringatan demi peringatan. Sudahkah kamu mengeraskan hatimu terhadap keberadaan Allahmu? Tidak seorang pun bisa menempatkan dirinya di atas Bapa yang Kekal, Allahnya. Tidak seorang pun bisa mengendalikan hidup dan mati, meskipun ada banyak pembunuh di antara kamu. Banyak yang diizinkan untuk terjadi oleh Bapa yang Kekal, tetapi tidak ada kejahatan yang bisa menang.

“Anak-anakku, kamu tidak belajar dari kesalahanmu. Apakah kamu tidak melihat apa yang kau lakukan dalam pencarianmu akan perdamaian dan keamanan? Kamu menimbun persenjataan untuk menghancurkan dunia. Kamu mengumpulkan kekayaan demi keamananmu, tetapi itu adalah kekayaan materi. Tidak ada hal-hal spiritual yang kau kumpulkan demi kesejahteraanmu.

“Banyak dari kamu, dan banyak orang yang sekarang mendengar nasihatku, akan segera disingkirkan dari muka bumi. Kematian akan menjadi hal yang biasa di jalan-jalan.

“Anak-anakku, aku tidak datang kepadamu atau mengutus di antara kamu para nabi kehancuran, tetapi aku mengutus di antara kamu para nabi dengan membawa kebenaran tentang apa yang akan terjadi. Maka, bangunlah dari tidurmu, hai para pastor. Kamu memiliki tanggung jawab yang terbesar, sebagai pemimpin domba-domba Putraku, untuk menyelamatkan mereka! Selamatkanlah jiwa mereka maka kamu juga akan menyelamatkan tubuh mereka. Hancurkanlah jiwa mereka, maka tubuh mereka juga akan mati. Pikirkanlah dan renungkanlah nasihat ini, hai para pastor. Waktunya semakin singkat bagi penangguhan hukumanmu.

“Anakku, kamu akan terus menjalankan misi ini. Kamu akan menerima banyak bantuan di saat mendatang. Aku tidak menjanjikan kesehatan fisik kepadamu, anakku, tetapi aku dapat menjanjikan kepadamu hadiah besar dari Bapa yang Kekal jika kamu bertahan dalam misimu ini.”

Veronica – Kemudian nampak Bunda Maria mengambil rosarionya dari pinggangnya, dan memegang salib emas yang indah di depannya, seperti ini… dan membuat tanda salib: Demi nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.

Kemudian langit nampak terbuka, dan aku bisa melihat sosok lain, seorang wanita dan pria, turun dari langit di sebelah belakang. Oh, ya aku tahu siapa mereka! Dia berpakaian serba coklat, seorang pria. Aku kenal dia: St. Yosef. Dia hadir di sana! Oh, dan disana juga ada ibu dari Bunda Maria. Ya aku melihatnya! Bukankah itu sangat indah! Ya, mereka terlihat penuh dengan rasa kasih. Sangat menyenangkan melihat mereka bersama-sama. Oh…!

Sekarang mereka nampak sedang mencari sesuatu, dan aku bisa melihat St. Yosef yang bergerak ke karah anan. Pertama aku perhatikan bahwa dia memegang sebuah tongkat yang panjang di tangannya. Dia menempatkannya di tangan kirinya sekarang, kemudian dia menunjuk ke arah langit. Dan yang nampak tertulis di langit adalah "666," di bawahnya bulan. Tapi, itu bukanlah bulan setengah, sepertinya bulan seperempat. Tapi itu adalah bulan, pasti sebuah bulan, yang dinaungi dalam kegelapan sampai menjadi seperempat. Dan angka "666" itu menyala merah di langit, sangat, sangat merah. Astaga! Astaga! Ya ampun — aku tidak tahu apakah aku harus merasa takut.

Kemudian angka "666" itu mulai menghilang. Dan St. Yosef sekarang menaruh tongkatnya di tangan kanannya, dan dia nampak melayang. Dia tidak berjalan; dia juga mengapung seperti Bunda Maria dan Yesus. Dia sekarang melayang ke arah Bunda Maria dan ibunya — St.Anna.

Sekarang mereka melihat ke sisi kiri langit — itu berada di sisi kanan mereka — dan mereka menunjuk ke atas. Dan — oh, ya ampun…! Mereka menunjuk ke langit, dan nampak ada sebuah salib yang sangat besar di sana, sebuah salib, dan — oh, astaga…! Aku bisa melihat Yesus di kayu salib, hidup!!! Oh, nampak Dia sangat menderita. Aku bisa melihat kepala-Nya tertindih oleh mahkota duri... Maksudku kepala-Nya seakan tertutup oleh mahkota duri!!! Mahkota duri itu melorot hingga turun ke dahi-Nya dan menutupi seluruh kepala-Nya. Dan ada darah mengalir di wajah-Nya, dan Yesus nampak dalam kesakitan yang sangat mengerikan.


Tubuh Mistik Sedang Menjalani Kesengsaraan-Nya

Kemudian nampak bergerak naik ke atas salib itu sebuah mitra uskup, mitra uskup yang besar. Dan sekarang aku mendengar suara yang datang dari arah kanan. St. Yosef berkata:

St. Yosef - “Tubuh Mistik Kristus sekarang sedang menjalani kesengsaraannya. Tubuh Mistik Kristus sekarang sedang menjalani kesengsaraannya.”

Veronica - Sekarang sepertinya seluruh pemandangan adegan itu menguap. Aku tidak bisa melihat salib dengan Yesus di atasnya sekarang. Seolah-olah langit telah tertutup. Oh…! Dan sekarang Bunda Maria nampak berdiri di sana bersama ibu dan bapanya, dan dia tersenyum. Dan sekarang dia memberi isyarat agar aku duduk.

Bunda Maria - "Silakan kamu mengambil foto tambahan, anakku."

     [Pause]

Veronica - Dan kemudian nampak Yesus seolah memanjang - Dia nampak melintasi langit dan berdiri langsung di atas patung Bunda Maria. Sekarang Dia menarik jubah-Nya. Saat itu cuaca berangin. Dan Dia mengulurkan tiga jari-Nya, seperti ini… dan membuat tanda salib: Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Lalu Yesus mencari-cari sesuatu, dan Dia menyentuhkan jari pertama-Nya ke bibir-Nya.

Yesus - “Anak-Ku dan anak-anak-Ku, Aku sangat kecewa, anak-Ku, karena kamu tidak mengenal Joachim. Namun, Kami mencoba memberimu contoh kehidupan keluarga yang benar. Suami, istri, ibu, ayah. Aku mengatakan hal ini karena Kami sangat sedih dengan banyaknya keluarga yang terpecah belah karena perselisihan. Banyak dari penderitaan ini, di dalam rumah tangga, terjadi karena dosa di dalam hati mereka.

“Anak-Ku dan anak-anak-Ku, katakanlah kepada semua orang bahwa jalan menuju Surga tidak pernah mudah, tetapi kamu dapat membuatnya jauh lebih mudah bagi dirimu dan keluargamu jika kamu mengikuti peraturan, jika kamu mengikuti Perintah-perintah dari Bapa yang Kekal.
Perubahan-perubahan yang Kami lihat terjadi di Rumah-Ku dan di dunia sungguh tidak baik, hingga banyak, banyak sekali jiwa yang jatuh ke dalam neraka. Dan tanggung jawab besar saat ini ada pada mereka yang telah dipanggil kepada profesi imamat, yang telah menyerahkan diri mereka untuk mewakili Aku di dunia. Haruskah Aku mengatakan bahwa Aku telah menemukan banyak sekali Yudas saat ini di dalam Rumah-Ku? Tidak bisakah situasi ini dirubah?

“Hanya ada satu cara agar hal ini bisa dihentikan, karena kejahatan ini telah merayap jauh ke dalam Rumah-Ku dan ke dalam hati seluruh umat manusia. Kamu harus berhenti sekarang dalam mencari perubahan dan hal-hal yang baru di dalam Gereja-Ku. Kamu harus mengembalikan Gereja-Ku kepada kejayaannya semula. Akuilah kesalahanmu. Jangan sembunyikan hal ini dengan rasa bangga dan sombong.

"Ingatlah! Ada saat ketika memang perlu untuk mengusir Luciel dan para pengikutnya dari Surga — Lucifer, yang sekarang membuatmu pergi ke neraka bersamanya, kini dia berada di dunia. Dia dicampakkan dari Surga karena dia juga menjadi sombong dan congkak, berusaha menjadikan dirinya sendiri sebagai Allah yang hidup. Hal ini tidak bisa dilakukan. Kamu tidak bisa berada di atas Penciptamu.

“Tak seorang pun dapat hidup selamanya di dalam tubuhnya di dunia. Dan ketika dia datang di hadapan Kami di dalam roh, dia akan diadili atas waktu yang telah dia habiskan di dunia. Jika dia tidak berusaha demi keselamatan jiwanya dan demi kemuliaan Surga, maka dia akan dikutuk ke dalam neraka! Banyak mitra, uskup-uskup, yang meninggalkan jalan sempit untuk berbelok ke jalan lebar yang membawa mereka ke dalam neraka. Mereka memulainya dengan segala niatan yang baik dan kemudian mereka kehilangan arah.

“Aku telah memberimu sebuah rencana sederhana untuk membangun Rumah-Ku, Gereja-Ku di bumi. Tetapi sekarang kamu ingin memperbaruinya, dan kamu memecah belah Rumah-Ku dengan menarik banyak pengikut kepercayaan lain, banyak kepercayaan baru. Aku meminta agar Gereja-Ku bersifat universal, apostolik, dan menjadi penyelamat jiwa. Namun, ada aturan yang harus diikuti, doktrin yang harus tetap dipertahankan dan tidak dirubah. Tradisi harus dipertahankan.

“Anak-anak-Ku, sekarang kamu harus menghentikan semua inovasi ini. Kamu telah menjadi pemasok kesalahan. Kamu tidak membawa Injil dan kebenaran kepada anak-anak-Ku, domba-domba-Ku. Tradisi harus dipegang teguh! Itu adalah faktor terkuat dalam membangun Gereja-Ku. Akulah fondasinya, dan Tradisi harus dilanjutkan. Aturan, Tradisi, diberikan karena alasan yang benar. Kamu diberi sebuah rencana untuk kau ikuti. Kamu tahu kebenaran, namun kamu menyembunyikan kebenaran itu dari domba-domba-Ku. Kamu mengubah kebenaran demi alasanmu sendiri, dan alasan ini tidak dituntun oleh terang, tetapi oleh roh kegelapan.

“Para pastor, ketika kamu berdiri di hadapan-Ku, akankah kamu berkata, akankah kamu dapat mengatakan bahwa ajaran-ajaranmu adalah murni di mata-Ku? Aku akan berkata: ‘Enyahlah kamu dari-Ku, hai hama penyakit, karena sebagai guru kamu telah memanfaatkan dan menyalahgunakan peranmu untuk menghancurkan dan mencerai-beraikan domba-domba!"

“Sebagai Allahmu, Aku memberi peringatan kepada semua uskup dan kardinal untuk berhenti! Segeralah kamu meninjau lagi masa lalumu. Buah-buahnya sudah busuk, dan Aku akan mengguncangmu dari pokok anggur! Janganlah membuat domba-domba-Ku kelaparan! Ada banyak sekali domba untuk dikumpulkan. Padang rumputnya kaya, tetapi domba-domba menjadi kurus. Mereka kelaparan akan roh terang.

“Anak-anak-Ku, anak-anak kecil-Ku — dan Aku mengatakan 'anak-anak kecil' bukan karena ukuran atau perawakanmu, tetapi karena kamu telah mendengarkan nasihat dari Surga dan menjadi salah satu tetesan di tengah lautan yang akan menyebar dan merasuk ke dalam hati manusia untuk mencegah terjadinya penyerahan penuh, kejatuhan Roma, kepada antikristus.


Baret Biru

“Saat ini, di negaramu, terbentuk sebuah legiun dari Ibu-Ku, Baret Biru. Kamu akan memahami sepenuhnya pada waktunya nanti, mengapa pasukan ini dikembangkan di negaramu.

“Anak-anak-Ku, jagalah kewaspadaan doa di seluruh duniamu. Negaramu berada dalam bahaya besar.

“Janganlah berdiri atau menjadi lesu, anak-anak-Ku. Tidak ada waktu untuk mengabaikan kebenaran dan menutupinya dengan semua optimisme manusia. Ibu-Ku tidak datang kepadamu sebagai nabi kehancuran, tetapi dia datang kepadamu dari Surga dengan membawa pesan tentang realita dan tentang apa yang akan terjadi di dunia. Dengarkanlah dia, karena Aku meyakinkan kamu, anak-anak-Ku, segera akan terjadi banyak kertak gigi dan celaka yang ditimpakan ke atas bumi.

“Berdoalah dengan tekun dan penuh kewaspadaan di rumahmu. Awasilah anak-anakmu dan anggota keluargamu agar mengenakan benda sakramental mereka. Mereka tidak boleh pergi tanpa memakai benda sakramental di leher mereka. Pada saatnya nanti kamu akan mengerti alasannya.”

Yesus - “Aku memberkati kalian semua, anak-anak-Ku, demi Bapa yang Kekal di dalam Roh Terang. Lanjutkanlah sekarang dengan doa pendamaianmu. Hal itu sangat dibutuhkan."

Veronica - Saya ingin berkomentar demi melihat Bunda Maria dan Yesus, Joachim dan Anna dan St. Yosef. Anda tahu, hal yang aneh tentang mereka adalah bahwa, dari semua figur Surgawi yang pernah saya lihat, mereka terlihat sangat nyata. St. Yosef dan Joachim dan Anna dan Bunda Maria dan Yesus, mereka nampak seutuh manusia, seperti Anda dan saya, bukan sebagai roh yang agak transparan. Pasti ada alasan untuk itu.

Ketika saya melihat Pater Pio, dia nampak agak transparan, seperti melihat melalui film negatif. Itu satu-satunya cara saya bisa menjelaskannya dengan kata-kata. Dan St. Theresa juga, kecuali pada tahun 1968 ketika saya pertama kali melihatnya, dia tampak seperti manusia — hanya wajahnya saja. Saya hanya bisa melihat wajahnya pada tahun 1968; sisa tubuhnya nampak agak gelap tetapi bukannya tidak serasi. Saya hanya merasa bahwa yang bisa saya lihat hanyalah wajahnya, ketika dia pertama kali menampakkan diri. Dan dia tampak utuh seperti benda yang bisa dipegang, pada wajahnya. Tetapi ketika dia muncul bersama saudara perempuannya, dan juga bersama Bunda Maria dan Yesus, dia tampak agak ‘kabur,’ seperti orang yang tampak berasap. Tetapi Bunda Maria dan Yesus, dan St. Yosef, dan Joachim dan Anna, merekalah satu-satunya yang dapat saya ingat yang tampak sangat utuh, solid, seperti Anda tahu, benar-benar mirip manusia daging, yang bisa dipegang.



*****





1 comment:

  1. Numpang promo ya gan
    kami dari agen judi terpercaya, 100% tanpa robot, dengan bonus rollingan 0.3% dan refferal 10% segera di coba keberuntungan agan bersama dengan kami
    ditunggu ya di dewapk^^^ ;) ;) :*

    ReplyDelete