Wednesday, November 25, 2015

Pesan Bunda Maria di Akita, Jepang

Penampakan Perawan Maria Terberkati di Akita, Japan,
kepada Sr. Agnes Sasagawa

Puteriku, novisku, kamu telah mematuhi aku dengan mengabaikan segala sesuatu guna mengikuti aku. Apakah kelemahan pada telingamu menyakitkan? Ketulianmu itu akan disembuhkan, yakinlah. Bersabarlah. Ini adalah cobaan yang terakhir. Apakah luka pada tanganmu itu membuatmu menderita? Berdoalah sebagai silih bagi dosa-dosa manusia. Setiap orang dalam komunitas ini adalah menjadi puteriku yang tak tergantikan. Apakah kamu telah mendaraskan doa ‘Abdi Ekaristi’ dengan baik? Marilah kita mendaraskannya bersama-sama :

"Hati Kudus Yesus, yang sungguh hadir didalam Ekaristi Kudus, aku mempersembahkan tubuh dan jiwaku agar menjadi satu kesatuan yang utuh dengan HatiMu, yang dikorbankan setiap saat di semua altar di dunia untuk memberikan pujian kepada Bapa, serta memohon bagi kedatangan Kerajaan-Nya. Terimalah persembahan diriku yang hina ini. Gunakanlah diriku seturut kehendakMu demi kemuliaan Bapa dan keselamatan jiwa-jiwa.”

“Bunda Allah yang terkudus, jangan biarkan aku terpisah dari Putera Ilahimu. Belalah dan lindungilah aku sebagai anakmu yang sangat kau kasihi. Amin.”

Puteriku, novisku, apakah kamu mengasihi Allah? Jika kamu mengasihi Allah, dengarkanlah apa yang kukatakan kepadamu. Hal ini sangat penting. Kamu akan menyampaikannya kepada atasanmu.

Banyak orang di dunia ini yang menyedikan Allah. Aku ingin agar jiwa-jiwa menghibur Dia untuk melunakkan murka Bapa Surgawi. Aku berharap, bersama Puteraku, adanya jiwa-jiwa yang bersedia melakukan silih, dengan melalui penderitaan dan kemiskinan mereka, demi kepentingan orang-orang berdosa dan yang tidak mau bersyukur.

Agar dunia mengetahui murkaNya, Bapa Surgawi sedang bersiap-siap untuk memberikan sebuah pemurnian besar kepada seluruh umat manusia. Bersama Puteraku, aku telah berusaha campur tangan hingga berkali-kali untuk meredakan murka Bapa. Aku telah berusaha mencegah terjadinya bencana-bencana dengan cara mempersembahkan kepada Bapa penderitaan-penderitaan dari Puteraku di kayu salib, DarahNya yang amat berharga, serta jiwa-jiwa terkasih yang bersedia menghiburNya dan membentuk sekumpulan jiwa-jiwa kurban.

Doa, silih dan kurban yang berani, bisa melunakkan murka Bapa. Aku juga menginginkan hal ini dari komunitasmu agar mereka mengasihi kemiskinan, menyucikan dirinya, dan berdoa sebagai penebusan bagi sikap tak mengenal terima kasih dan kemarahan dari banyak orang. Daraskanlah doa dari Handmaids of the Eucharist (Abdi Ekaristi) sambil menghayati maknanya; laksanakan juga tindakan persembahan (atas apapun yang dikirimkan Allah kepadamu) sebagai silih atas dosa-dosa. Biarlah setiap orang, seturut kemampuan dan peranannya, untuk mempersembahkan dirinya sepenuhnya kepada Allah.

Bahkan didalam institusi sekuler, doa adalah perlu. Jiwa-jiwa yang ingin berdoa kini sedang dikumpulkan. Tanpa terlalu memperhatikan bentuknya, tetaplah setia dan tekun didalam doa untuk menghibur Guru.

Jika manusia tidak mau bertobat dan memperbaiki dirinya, maka Bapa akan memberikan hukuman yang mengerikan kepada seluruh umat manusia. Ia akan berupa sebuah hukuman yang lebih besar dari pada air bah dulu, yang belum pernah terjadi sebelumnya. Api akan jatuh dari langit dan menyapu sebagian besar umat manusia, orang-orang yang baik maupun yang jahat, termasuk imam-imam maupun umat yang setia. Orang-orang yang selamat akan mendapati dirinya sangat terlantar hingga dia merasa iri dengan orang yang mati. Satu-satunya senjata yang ada bagimu adalah Rosario serta Tanda yang ditinggalkan oleh Puteraku. Setiap hari daraskanlah doa Rosario. Dengan Rosario, berdoalah bagi Paus, para Uskup dan imam-imam.

Upaya dari setan akan merasuk kedalam Gereja sedemikian rupa hingga orang akan melihat kardinal menentang kardinal, uskup melawan uskup yang lain. Imam-imam yang menghormati aku akan dicemooh dan ditentang oleh sesama mereka. Gereja-gereja dan altar-altar akan dijarah. Gereja akan penuh dengan mereka yang mau menerima kompromi, setan akan menekan banyak imam dan jiwa-jiwa yang dikonsekrasikan agar meninggalkan pelayanan mereka kepada Allah.

Setan bersikap sangat keras terhadap jiwa-jiwa yang dikonsekrasikan kepada Allah. Ingatan akan kehilangan begitu banyak jiwa adalah menjadi penyebab dari kesedihanku. Jika dosa bertambah banyak dan semakin berat, maka tak akan ada lagi pengampunan bagi mereka.


...Berdoalah rosario yang sangat banyak. Hanya aku saja yang bisa menyelamatkan kamu dari bencana-bencana yang mendekat itu. Mereka yang menaruh kepercayaannya kepadaku akan diselamatkan.

No comments:

Post a Comment