Friday, January 13, 2017

PESAN LAMA DARI PASTOR GOBBI:

PESAN LAMA DARI PASTOR GOBBI:

ROH KUDUS AKAN DATANG
Pesan dari Bunda Maria kepada Pastor Gobbi, 22 Mei 1988
Pentekosta

Anak-anak yang terkasih, berkumpullah bersama dari berbagai bagian dunia untuk merayakan hari pesta ini di dalam sekanel dari Hatiku Yang Tak Bernoda. Ini adalah hari yang mengingatkan turunnya Roh Kudus kepada para rasul, yang sedang berkumpul di dalam doa bersama aku di dalam senakel di Yerusalem. Pada hari ini, hari Pentekosta dari Tahun Maria, tahun yang dipersembahkan kepadaku, aku memanggil kamu semua untuk menyatukan doa-doamu dengan doa-doa dari Ibu Surgawimu, untuk memperoleh karunia besar Pentekosta Kedua. Saat dari Pentekosta Kedua itu (Peringatan) telah tiba.  

Roh Kudus akan datang sebagai embun Rahmat Surgawi dan api, yang akan membaharui seluruh dunia. Melalui tindakan kasih yang tak bisa ditolak ini, Gereja akan membuka dirinya untuk hidup di sebuah era baru dari kesuciannya yang terbesar dan ia akan memancarkan cahaya berkilauan dengan terang yang begitu kuat hingga ia akan menarik bangsa-bangsa di bumi kepada dirinya.

Roh Kudus akan datang, untuk menegakkan pemerintahan mulia dari Kristus dimana ia akan merupakan pemerintahan penuh rahmat, kesucian, kasih, keadilan, dan damai. Dengan kasih IlahiNya Dia akan membuka pintu-pintu hati dan mencerahkan semua hati nurani (Peringatan).  Setiap orang akan melihat dirinya sendiri di dalam kobaran api Kebenaran Ilahi. Ia akan seperti sebuah penghakiman mini.

Kemudian Yesus Kristus akan membawa pemerintahanNya yang mulia ke dunia. Roh Kudus akan datang, melalui sarana kemenangan dari Hatiku Yang Tak Bernoda. Untuk itu aku memanggil kamu semua hari ini agar memasuki senakel dari Hatiku ini. Dengan begitu kamu akan dipersiapkan untuk menerima karunia Roh Kudus yang akan merubahmu dan menjadikan kamu sebagai sarana dengan apa Yesus akan menegakkan pemerintahanNya.  

AKHIR ZAMAN
Pesan dari Bunda Maria kepada Pastor Gobbi
Rubbio (Vicenza, Italy); December 31, 1992

Dengan sikap patuh, biarkanlah dirimu diajari olehku, anak-anak yang terkasih. Pada malam akhir tahun ini, berkumpullah bersama di dalam doa dan mendengarkan perkataan Ibu Surgawimu ini, Nabi dari saat-saat akhir zaman.

Janganlah kamu melewatkan saat-saat ini di dalam hura-hura ataupun pemborosan, tetapi tinggallah di dalam keheningan, rekoleksi, serta kontemplasi.

Aku telah mengatakan kepadamu berkali-kali bahwa saat akhir zaman dan saat kedatangan Yesus di dalam kemuliaan sudah sangat dekat. Kini aku ingin menolongmu untuk memahami tanda-tanda yang dijelaskan di dalam Kitab Suci, yang menunjukkan bahwa kedatanganNya kembali dengan mulia itu sudah dekat.

Tanda-tanda ini dengan jelas ditunjukkan di dalam Kitab Injil, di dalam surat-surat St.Petrus dan St.Paulus, dan ia telah menjadi kenyataan sekarang ini.

1. TANDA PERTAMA, adalah penyebaran kesesatan, yang akan membawa kepada hilangnya iman dan kemurtadan.

Kesesatan-kesesatan ini sedang disebar-luaskan oleh guru-guru palsu, oleh para teolog terkenal, yang tidak lagi mengajarkan kebenaran-kebenaran Injil, tetapi mengajarkan kesalahan yang sangat merusak yang berdasarkan kepada kesesatan dan penalaran manusia. Karena ajaran-ajaran dari kesalahan inilah maka iman yang sejati menjadi hilang dan kemurtadan besar itu menyebar kemana-mana.

Mt 24: 4-5, 11 Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang…. Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.
 
2 Tes 2:3 Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa.

2 Pt 2:1-3 Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka. Banyak orang akan mengikuti cara hidup mereka yang dikuasai hawa nafsu, dan karena mereka Jalan Kebenaran akan dihujat. Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak akan tertunda. 

2. TANDA KEDUA adalah meletusnya peperangan serta pembunuhan terhadap saudara, yang menjurus kepada tindakan kekejaman dan kebencian serta hilangnya kemurahan hati secara menyeluruh, sementara itu bencana-bencana alam, wabah penyakit, banjir dan gempa bumi, menjadi semakin sering terjadi.

Mt 24: 6-8, 12-13 Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat. Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru .…. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

3. TANDA KETIGA adalah penganiayaan berdarah atas mereka yang tetap setia kepada Yesus dan InjilNya dan yang berdiri tegak membela Iman yang sejati. Melalui semua tahapan ini Kitab Injil akan diwartakan di seluruh dunia.

Renungkanlah anak-anak yang terkasih, tentang penganiayaan besar yang dialami oleh Gereja. Renungkanlah semangat apostolik dari para paus belakangan ini, terutama Paus Yohanes Paulus II, ketika dia mewartakan Injil kepada bangsa-bangsa di seluruh dunia.

Mt 24: 9-10. 14 Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku, dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci.
….Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.

4. TANDA KE EMPAT adalah pencemaran mengerikan, yang dianjurkan oleh dia yang menempatkan dirinya sebagai musuh dari Kristus, yaitu antikris. Dia akan memasuki bait suci Allah dan duduk di atas tahtanya, dan membuat dirinya disembah sebagai Allah.

2 Thes 2: 4, 9-10 ….yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah…. Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.

Mat 24:15  Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel--para pembaca hendaklah memperhatikannya--

Anak-anak yang terkasih, untuk bisa mengerti bagaimana pencemaran mengerikan ini dilakukan, bacalah apa yang telah dinubuatkan oleh nabi Daniel:  

Dn 12: 9-12  Tetapi ia menjawab: "Pergilah, Daniel, sebab firman ini akan tinggal tersembunyi dan termeterai sampai akhir zaman. Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorangpun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya. Sejak dihentikan korban sehari-hari dan ditegakkan dewa-dewa kekejian yang membinasakan itu ada seribu dua ratus dan sembilan puluh hari. Berbahagialah orang yang tetap menanti-nanti dan mencapai seribu tiga ratus tiga puluh lima hari.

Misa Kudus adalah Kurban sehari-hari, Kurban yang amat murni yang dipersembahkan kepada Allah dimana-mana, dari terbitnya matahari sampai saat terbenamnya.

Kurban Misa membaharui apa yang telah dilaksanakan Yesus di atas Kalvari. Namun dengan menerima doktrin ajaran Protestan maka orang akan berpendapat bahwa Misa itu bukanlah sebuah Kurban tetapi hanya sebagai sebuah makanan suci, atau sebuah kenangan atas apa yang dilakukan oleh Yesus pada saat Perjamuan malam Terakhir. Dengan begitu maka perayaan Misa Kudus akan ditindas dan dihapuskan. Di dalam penghapusan Kurban sehari-hari ini akan berisi juga tindakan pencemaran yang mengerikan yang dilakukan oleh antikris, yang akan berlangsung selama sekitar tiga setengah tahun, yaitu seribu dua ratus sembilan puluh hari.

5. TANDA KE LIMA adalah berupa fenomena luar biasa yang terjadi di langit.

Mat 24:29  Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.

Keajaiban matahari yang terjadi di Fatima, pada saat penampakanku yang terakhir disana, dimaksudkan untuk menunjukkan kepadamu bahwa kamu sedang memasuki saat-saat ketika semua peristiwa ini digenapi, peristiwa-peristiwa yang mempersiapkan kedatangan kembali Yesus dengan mulia.

Mat 24:30  Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.

Anak-anakku yang terkasih yang dikonsekrasikan kepada Hatiku Yang Tak Bernoda, aku ingin mengajarkan kepadamu mengenai tanda-tanda ini, yang ditunjukkan oleh Yesus kepadamu di dalam InjilNya, yang bertujuan untuk mempersiapkan kamu bagi saat-saat akhir zaman, karena semua ini terjadi pada hari-harimu sekarang.

Tahun yang semakin mendekat itu, yang sudah dimulai sekarang, merupakan bagian dari saat kesengsaraan besar, dimana saat itu kemurtadan semakin menyebar luas, peperangan semakin meningkat, bencana-bencana alam terjadi di berbagai tempat, penganiayaan meningkat, pewartaan Injil dilakukan kepada semua bangsa, fenomena luar biasa terjadi di langit, dan saat kemunculan sepenuhnya dari antikris semakin dekat pula.

Aku mendorongmu untuk tetap kuat di dalam iman, aman di dalam percaya dan bersemangat di dalam kemurahan hati. Biarlah dirimu dituntun olehku dan berkumpul bersama di tempat pengungsian yang aman dari Hatiku Yang Tak Bernoda, yang telah kupersiapkan bagimu terutama bagi saat-saat terakhir ini. Bacalah, bersama aku, tanda-tanda dari zamanmu ini, dan hiduplah di dalam rasa damai dan penuh percaya.

Aku selalu ada bersamamu, dan aku berkata kepadamu bahwa datangnya tanda-tanda ini adalah untuk menunjukkan kepadamu dengan pasti bahwa akhir zaman itu, dengan kedatangan kembali dari Yesus, sudah dekat.

Mt 24: 32-33 Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.
Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu. 

KEMURTADAN BESAR
Biara Le Bouveret- Vallese (Switzerland) - June 11, 1988
Pesta Hati Maria Yang Tak Bernoda

Anak-anakku yang terkasih, pada hari pesta dari Hatiku Yang Tak Bernoda di tahun Maria saat ini, tahun yang dipersembahkan kepadaku, aku memanggil kamu semua untuk memasuki taman Surgawi yang telah kubangun bagimu, selama saat-saat pemurnian yang penuh penderitaan dan berdarah ini.

Saat dari kemurtadan besar itu telah tiba. Apa yang dinubuatkan di dalam Kitab Suci, di dalam Surat Kedua dari St.Paulus kepada umat di Tesalonika, kini telah tiba.

Setan, musuhku, dengan jerat dan tipuannya yang halus, telah berhasil menyebarkan kesesatan dimana-mana, dalam bentuk berbagai penafsiran yang baru dan lebih modern atas Kebenaran, dan dia (setan) telah berhasil menuntun banyak orang untuk memilih dosa dengan kesadaran penuh serta menjalankannya, dengan memberikan keyakinan yang penuh tipuan, bahwa perbuatan itu bukan lagi dosa, dan bahkan mengatakan bahwa perbuatan itu adalah baik dan bernilai.

Saat dari kebingungan menyeluruh serta kekacauan yang terbesar di dalam roh telah tiba. Kebingungan telah menguasai jiwa-jiwa dan kehidupan dari banyak sekali anak-anakku.

Kemurtadan besar kini semakin meluas, terutama di dalam Gereja Katolik. Berbagai kesesatan sedang diajarkan dan disebar-luaskan, sementara itu kebenaran-kebenaran Iman fundamental yang selalu diajarkan dan dibela oleh Magisterium Gereja yang benar ditengah berbagai penyimpangan bidaah, kini ditolak melalui kuasa jabatan.

Para pejabat Gereja tetap mempertahankan sikap diam mereka, dan tidak lagi bereaksi apapun. Ketika Pausku (Paus Yohanes Paulus II) berbicara dengan berani untuk menegaskan kebenaran iman Katolik, dia tidak lagi didengarkan dan bahkan dia dikritik dan dicemooh secara terbuka. Terdapat sebuah taktik yang halus namun jahat yang dirajut secara diam-diam oleh kelompok Mason, yang saat ini digunakan untuk melawan Bapa Suci (Paus Yohanes Paulus II) untuk mencemooh pribadinya dan setiap usahanya, dan untuk melemahkan Magisteriumnya.

Anak-anak yang menjadi milikku, secara tidak sadar mereka membiarkan dirinya dihanyutkan oleh gelombang kesesatan dan jahat ini hingga mereka menjadi kurban dari kemurtadan besar.

Banyak sekali uskup-uskup, imam-imam, kaum religius dan umat beriman yang menjadi kurban dari kemurtadan besar ini.

Saat ini di dalam Gereja Katolik hanya ada sedikit sekali sisa umat beriman yang tetap setia kepada Kristus, kepada Injil, dan kepada kebenaran seutuhnya. Sisa yang sedikit dari kawanan kecil ini, semuanya tetap terjaga di kedalaman dari Hatiku Yang Tak Bernoda. Kawanan kecil ini akan membentuk kelompok yang tetap kuat bersatu dengan Paus (Paus Yohanes Paulus II), semuanya berkumpul bersama di dalam senakel dari Hatiku Yang Tak Bernoda, di dalam sebuah doa yang tak pernah berhenti, tindakan kurban yang berkelanjutan, persembahan diri secara total untuk mempersiapkan jalan yang menyakitkan bagi kedatangan kedua dan mulia dari Puteraku Yesus.

Pada hari pestaku di Tahun Maria ini, aku menyampaikan undangan keibuanku kepada semua orang yang menjadi bagian dari kawanan kecil agar mengkonsekrasikan dirinya kepada Hatiku, untuk hidup secara akrab denganku, menjadi rasul-rasulku yang gagah berani bagi saat-saat akhir zaman ini, karena saat dimana Hatiku Yang Tak Bernoda untuk dimuliakan di hadapan seluruh Gereja dan seluruh umat manusia, sudah tiba.


SAAT PENCOBAAN BESAR
Malvem (Pennsylvania, U.S.A.), November 15, 1990
Senakel bersama tiga orang uskup dan 250 orang imam anggota GIM dari Amerika Serikat dan Kanada.

Anak-anak yang terkasih, aku ingin berkata kepadamu tentang sukacita dan penghiburan yang dirasakan oleh Hatiku Yang Tak Bernoda demi melihat kamu semua berkumpul dalam jumlah besar seperti ini, yang menjadi pelatihan spirituil bagimu, yang kau lakukan dalam bentuk senakel doa berkelanjutan. Kamu datang dari hampir semua negara bagian dan dari Kanada, serta negara-negara lain di Amerika Latin.

Kamu dikumpulkan di dalam doa, yang dipersembahkan bersama denganku, dengan mendaraskan seluruh peristiwa rosario, mendengarkan perkataanku (pesan-pesan), dengan adorasi Sakramen Maha Kudus, dan dengan perayaan Misa Kudus, yang dipimpin oleh uskup dimana saat itu kamu membaharui konsekrasimu kepada Hatiku Yang Tak Bernoda.

Kamu juga telah bertekad untuk meningkatkan tindakan kasih serta silihmu kepada Yesus yang hadir di dalam Ekaristi, melalui adorasi malam hari, yang sangat berkenan bagiku dan diberkati olehku, karena hal itu memberikan penghiburan dan sukacita yang besar kepada Ekaristi dan Hati Yesus.

Kini aku menyampaikan kepadamu bahwa saat dari pencobaan besar itu telah tiba.

Cobaan besar telah tiba bagi negerimu. Sebagai Ibu yang penuh perhatian dan bersedih, berapa kali aku mendorong anak-anakku untuk mengikuti jalan pertobatan dan kembali kepada Allah.

Tetapi aku sering tidak didengarkan. Kamu terus melewati jalan penolakan terhadap Allah, terhadap Hukum KasihNya, dosa ketidak-murnian semakin menyebar, keadaan tak bermoral menyebar seperti air laut yang menenggelamkan segala sesuatu. Homosex, yang merupakan dosa ketidak-murnian melawan alam, telah dibenarkan. Memakai sarana-sarana untuk mencegah kehidupan telah menjadi kebiasaan, sementara itu aborsi, pembunuhan terhadap anak-anak tak berdosa yang menangis menuntut balas di hadapan Wajah Allah, telah menyebar dan dilakukan di seluruh penjuru tanah airmu.

Saat bagi penghakiman Ilahi dan kerahiman besar kini telah tiba. Kamu akan merasakan saat-saat kemiskinan, saat-saat penderitaan dan kekalahan, yang merupakan saat untuk memurnikan dari pemurnian besar itu.

Pencobaan besar itu telah tiba bagi Gerejamu. Kesesatan yang telah membawa orang-orang kehilangan iman sejati terus menyebar. Banyak pastor yang tidak peduli dan tidak mau waspada, dimana mereka membiarkan banyak sekali serigala rakus yang berbaju domba untuk menyusupkan diri mereka ke tengah kawanan untuk menimbulkan kekacauan dan kehancuran.

Betapa besar tanggung jawabmu, hai para pastor dari Gereja Kudus Allah ! Kamu terus melewati jalan perpecahan yang membuatmu terpisah dari Paus (Paus Yohanes Paulus II) serta penolakan terhadap Magisteriumnya. Secara diam-diam telah dilakukan persiapan bagi terjadinya skisma yang sepenuhnya, yang akan segera terbuka dan diumumkan.

Dan kemudian akan tersisalah sedikit sekali umat beriman dimana mereka akan selalu kuperhatikan dan kupeluk di dalam taman dari Hatiku Yang Tak Bernoda.

Cobaan besar itu telah tiba bagi seluruh umat manusia. Pemurnian yang telah dinubuatkan olehku di Fatima yang terdapat di dalam bagian dari rahasia yang masih belum dibuka itu, akan segera terjadi. Saat penghakiman dan kerahiman Ilahi yang agung itu telah tiba bagi dunia.

Karena alasan inilah aku menghendaki kamu berada disini. Kamu harus menjadi rasul-rasul dari saat akhir zaman ini. Pergilah ke segala tempat dan wartakanlah Injil Yesus Kristus dengan penuh semangat dan keberanian. Berjalanlah di jalan penghinaan demi dunia dan dirimu sendiri. Terangilah bumi yang saat ini berada dalam kegelapan besar. Buatlah agar terang cahaya imanmu, kesucianmu dan kasihmu turun ke dunia.

Kamu telah dipilih untuk berperang dengan gagah berani melawan kuasa dari dia yang menempatkan dirinya untuk menentang Kristus, untuk, pada akhirnya, mendapatkan kemenanganku yang terbesar.

Pergilah dari senakel ini dengan penuh percaya. Pergilah di dalam sukacita dan pengharapan yang besar. Aku ada bersamamu. Aku menyatakan diriku dengan melalui perantaraanmu. Aku akan melakukan keajaiban-keajaiban dalam dirimu, agar semua orang bisa melihat terangku dan merasakan kehadiran keibuanku.

Bersama-sama dengan kamu, anak-anakku yang terkasih, bersama dengan jiwa-jiwa telah yang dipercayakan kepadamu, aku memberkati kamu semua dalam nama Bapa, dan Putera dan Roh Kudus.





No comments:

Post a Comment