Sunday, January 13, 2019

KEMBALILAH KEPADA GUA KEWARASAN


These Last Days News - January 10, 2019

KEMBALILAH KEPADA GUA KEWARASAN




OnePeterFive.com reported on January 8, 2019:
by Raymond Kowalski


Ketika saatnya tiba di mana Anda merasa kebingungan dan Anda menangkupkan telapak tangan pada wajah Anda, dan berkata, "Hal ini tidak mungkin benar," maka mulailah pencarian Anda ke arah Misa Latin terdekat.

Saya berbicara di sini tentang Misa dalam "bentuk yang luar biasa," Misa Tridentine, usus antiquior, Misa menurut the Roman Missal yang dianjurkan oleh St. John XXIII pada tahun 1962, the “Traditional Latin Mass” (TLM)

Anda akan menemukan di dalam TLM itu, sebuah tempat perlindungan dari badai, tempat untuk beristirahat dari kekacauan. TLM adalah gua kewarasan, di mana malaikat kudus dari Surga menjaga, menghargai, melindungi, mengunjungi, dan membela semua yang berkumpul di tempat itu.

Badai dan kekacauan yang saya bicarakan disini adalah disintegrasi yang kini terlihat dan semakin cepat menyebar ke seluruh institusi Gereja Katolik yang sedang dimainkan di zaman kita sekarang. Mungkin Anda adalah seorang Katolik yang dengan sepenuh hati mendukung apa yang disebut "perubahan paradigma" dalam iman dan moral Katolik. Anda mungkin menyukai gagasan bahwa Gereja sedang melepaskan diri dari asas kepercayaan dan perilaku yang tersembunyi dan sulit. Saya tidak meremehkan Anda. Anda telah dikondisikan selama lima puluh tahun untuk berpikir seperti ini. Anda telah ditipu mengenai hak waris Anda.

Begitu Anda mulai peka terhadap masalahnya, maka Anda melihat kesalahan di mana-mana. Bisakah ini terjadi? Anda menonton siaran EWTN dan menonton "pagar betis kepausan." Trio kepercayaan sangat terganggu oleh hal-hal yang harus mereka laporkan. Anda berkonsultasi dengan blog-blog Katolik seperti ini, di mana Anda dapat mengukur persepsi Anda sendiri. Anda membaca buku-buku modern seperti To Change the Church oleh Ross Douthat atau The Dictator Pope oleh Henry Sire, maka ruang lingkup dan skala pergolakan mulai meresap dalam pikiran dan hati Anda. Anda menemukan saluran YouTube seperti Dr. Taylor Marshall, dan Anda diperkenalkan kembali kepada Katolikisme yang selalu Anda kenal dan yang menarik orang yang insaf untuk beragama. Perlahan-lahan, Anda mulai memahami bahwa Anda telah dikhianati oleh Gereja yang Anda percayai selama ini.

Akal dan penalaran Anda sedang berhadapan dengan narasi yang berbunyi seperti novelnya Dan Brown. Akhirnya, tibalah saatnya ketika Anda membaca sesuatu yang menggetarkan Anda, dan Anda bergumam, "Hal ini tidak mungkin benar." Dan saat itulah Anda membutuhkan kenyamanan yang ada di dalam Misa Latin Tradisional (TLM). Itulah saat Anda harus pergi ke gua dan terhubung kembali dengan Tuhan sedalam mungkin.

TLM adalah jalur hidup pribadi Anda untuk menemukan Kebenaran. Di dalam gua ini, pertanyaan hari ini - Apakah paus seorang yang sesat? Bisakah dogma-dogma Gereja berubah dan berkembang? Apakah perbuatan sodomi bukan merupakan dosa berat? – atau hanya dosa yang ringan saja? Dalam waktu singkat Anda berada di gua, yang penting adalah penyembahan Anda kepada Allah yang menciptakan Anda sejak awal waktu dan yang memberi Anda cara untuk bersatu dengan-Nya dalam kehidupan kekal.

Jangan khawatir meski Anda tidak tahu bahasa Latin. Imam melakukan semua pekerjaannya. Putera-putera altar menjawab doa imam atas nama Anda. Mungkin akan ada sesuatu seperti "missalette" yang tersedia untuk Anda gunakan. Buku ini berisi terjemahan bahasa Inggris dari bahasa Latin yang diucapkan imam serta berbagai instruksi kapan harus duduk, berdiri, dan berlutut. Pada awalnya, yang harus Anda lakukan adalah mengikuti saja.

Jangan khawatir jika Anda harus “menyesuaikan diri” dengan jemaat yang lain. Anda akan terkejut dengan siapa yang ada di gereja bersama Anda. Tidak akan semuanya berusia lanjut, umat Katolik pra-KV II. Akan ada sejumlah keluarga muda yang mengejutkan. Akan ada bayi-bayi yang menangis. Akan ada remaja terhormat. Banyak ras dan etnis akan terwakili disitu. Bahkan, Anda mungkin bertanya-tanya mengapa perlu waktu lama untuk menemukan apa yang sudah diketahui orang-orang ini.

Orang-orang yang ada di gereja bersama Anda akan memiliki beberapa kesamaan. Yang paling terasa, mereka tidak terburu-buru. Karena ini adalah acara utama dari hari mereka. Mereka tidak berada di sana hanya untuk “melaksanakan rutinitas Misa.” Mereka mungkin datang jauh sebelum waktu Misa yang dijadwalkan. Mereka akan diam dan larut di dalam doa sebelum Misa dimulai. Jika pastor terlambat, mereka sepertinya tidak menghiraukannya. Sebagian besar wanita memakai mantilla atau penutup kepala lainnya. Banyak pria mengenakan jas atau mantel olahraga. Orang-orang lainnya menyanyikan hymne batin, dan kemudian mereka tinggal lebih lama lagi di dalam dirinya sendiri bersama Tuhan, mengucapkan doa syukur. Dan akhirnya, mereka akan keluar, seolah enggan kembali ke lembah air mata dunia di luar sana.

Setelah Anda melakukan ini beberapa kali, Anda akan menjadi lebih nyaman dengan bahasa Latin dan perjalanan Misa itu. Anda akan tahu bahwa kekuatan gua telah melakukan tugasnya ketika Anda akhirnya menyatukan pikiran Anda dengan perasaan para selebran. Melalui imam, Anda mempersembahkan kepada Allah, Putera ilahi-Nya, sebagai ucapan syukur atas semua yang telah dilakukan-Nya untuk Anda dan sebagai ganti rugi atas semua yang gagal Anda lakukan untuk-Nya.

Ini adalah penyembahan dari segala zaman, usus antiquior. Setiap kata dalam Misa, setiap gerakan, setiap jubah selebran, setiap posisi selebran di atau dekat altar, setiap lilin, setiap benda yang digunakan selama Misa, memiliki makna yang berakar pada zaman kuno.

Gua ini memiliki banyak kamar dan lorong tempat berlindung dari badai. Selain Misa Biasa, ada Misa Besar, Misa Agung yang Khidmat, Misa Agung Kepausan, dan Misa Requiem. Ada diakon, subdiakon, pembantunya, dan paduan suara, yang memiliki peran untuk dimainkan di dalamnya. Ada banyak kekayaan untuk ditemukan, banyak kedamaian yang bisa didapat.

Kembali ke gua. Segarkanlah diri Anda, perkuatlah. Berdirilah berjaga-jaga di pintu masuk menuju sebuah hari ketika orang-orang jahat datang untuk menutupnya. Kemudian Anda akan bangkit dan berkata kepada mereka "Sejauh ini kamu hanya akan datang saja dan tidak bisa bertindak lebih jauh."


++++++++++++++++++++++++++

Berikut ini adalah pesan-pesan dari Bayside yang berkaitan dengan artikel diatas :

KEMBALILAH KEPADA RITUS TRADISIONALMU
”Aku memberikan kepada para klerus-Ku, yaitu mereka yang telah Kuberi rahmat untuk mewakili Surga di dunia, dengan peringatan ini: Kamu sekarang harus kembali kepada ritus tradisionalmu! Kamu harus memulihkan Rumah-Ku pada bagian luarnya yang hancur dan bagian dalamnya yang lapuk. Kamu harus membangun kembali apa yang kau hancurkan - SEKARANG!

"Banyak orang yang menyebut diri mereka orang-orang pilihan-Ku telah menetapkan dirinya untuk dimusnahkan dari dalam. Perbuatanmu tidak luput dari perhatian Bapa Yang Kekal. Kesalahan, tipu daya, kebohongan, dengan kedok kesucian dan kesalehan! Kamu sedang membuka kedokmu di hadapan Bapa Yang Kekal. Haruslah kamu memulai sedikit demi sedikit dan memperbaiki fondasinya, atau kamu akan berada di dalamnya dan menghancurkannya.

 "Aku menyaksikan segala macam kekejian yang dilakukan di Rumah-Ku. Apakah kamu pikir kamu bisa berbuat lebih jauh tanpa menerima siksaan? Bangunlah dari tidurmu, para klerus-Ku! Kamu tidak boleh menipu siapa pun!" - Jesus, Bayside, 22 November 1975

No comments:

Post a Comment