Friday, December 20, 2019

USKUP AGUNG VIGANÒ: “KITA TELAH DIRACUNI OLEH MAGISTERIUM PALSU



USKUP AGUNG VIGANÒ: “KITA TELAH DIRACUNI OLEH MAGISTERIUM PALSU SELAMA LEBIH DARI ENAM TAHUN HINGGA SEKARANG”



 “Hari demi hari, Francis terus membongkar Tahta Petrus,” demikian kata Uskup Agung Carlo Maria Viganó, si Whistleblower, dalam sebuah pernyataan 19 Desember 2019 lalu.

Dia menuduh Francis menggunakan otoritasnya untuk tidak mengaku, tetapi untuk menyangkal; bukan untuk mengkonfirmasi tetapi untuk menyesatkan; tidak untuk menyatukan tetapi untuk memecah-belah; bukan untuk membangun tetapi untuk menghancurkan.

"Kita sudah diracuni oleh magisterium palsu selama lebih dari enam tahun hingga sekarang."

Uskup Agung Viganò mengamati bahwa Francis mempermalukan otoritas tertinggi Gereja dengan berbagai macam "kepura-puraan dan kebohongan" dan "gestur terang-terangan dari sikap berlagak yang mencolok" dimana melalui semua itu dia meninggikan dirinya dalam pemujaan diri narsis yang berkesinambungan."

Serangan Francis baru-baru ini terhadap gelar Bunda Maria ‘Yang Dikandung Tanpa Noda’ menurut uskup agung Viganó adalah sebuah pukulan di jantung dogma Maria, "Dengan  menyerang Sang Ibu berarti Francis bangkit untuk melawan Sang Putra."

Francis juga telah meninggalkan perayaan Maria Diangkat ke Surga dan, tidak seperti para pendahulunya, dia menghindari doa Rosario bersama dengan beriman, kata Viganò.

Uskup agung Viganò tahu tentang rencana-rencana untuk memperkenalkan embun Amazon ke dalam doa ekaristik Novus Ordo sebagai pengganti Roh Kudus. Bagi Viganò ini adalah  langkah menuju Novissismus Ordo yang panteistik dan penyembah berhala.

Viganò menggambarkan Gereja saat ini sebagai “tidak bernyawa, ditutupi dengan metastasis, hancur.”

"Kedatangan Antikristus tidak bisa dihindari."

Picture: Carlo Viganò, #newsXbvuzuznlp


Engkau bilang sudah berkali-kali menjawab pertanyaan saya??? Bohong!!!
Engkau bilang tidak tahu apa-apa soal kasus McCarrick??? Bohong!!!
Engkau bilang lupa akan pembicaraan saya denganmu??? Bohong!!!

No comments:

Post a Comment