Tuesday, October 7, 2014

Letakkanlah persenjataanmu...



Letakkanlah persenjataanmu, karena ia akan dihancurkan hingga berkeping-keping

Kamis, 2 Oktober 2014, jam 23.15



PuteriKu yang terkasih, bisa saja para musuhKu menghinakan SabdaKu – Kebenaran – namun saatnya akan tiba ketika mereka akan terkulai kepalanya dengan rasa malu dan penyesalan ketika mereka berdiri di hadapanKu.  



Pada zaman Nuh dulu, dia dan orang-orang yang dipilih untuk membantunya mempersiapkan Pengadilan Allah, dicemoohkan. Mereka dicibirkan, dianiaya dan berbagai upaya dilakukan agar tidak usah mempercayai perintah-perintah yang diberikan oleh Allah kepada Nuh. Pada akhirnya, demi kepatuhan, Nuh memohon belas kasihan bagi jiwa-jiwa mereka. Dia mendorong orang-orang itu untuk mencari tempat pengungsian bersamanya, namun dia diabaikan. Begitulah terus terjadi hingga saat Hari Yang Agung dari Allah itu. Hanya ada sisa sedikit saja yang siap untuk menyambut Aku bersama orang-orang yang mau menerima KerahimanKu didalam hatinya, selama saat Peringatan itu.



Aku meminta kepada semua orang yang percaya kepada-Ku serta JanjiKu untuk datang kembali didalam kemuliaan yang besar, agar berdoa bagi mereka yang mencemoohkan misi ini, karena mereka telah diberi Karunia Kebenaran namun mereka memilih untuk melemparkannya kembali pada WajahKu. Mereka yang memiliki hati yang lemah lembut dan ramah, dan sebuah kepatuhan didalam jiwa mereka, akan ditarik menuju TanganKu, apapun iman atau kepercayaan yang mereka ikuti, beserta mereka yang bertobat selama saat Peringatan itu, karena mereka adalah berasal dariKu. Mereka yang tidak mengenal Sabda Allah akan diperlihatkan pada kerahiman yang besar dan mereka yang bertobat selama saat Peringatan itu juga akan tinggal didalam pelukan TanganKu. Aku akan meraih seluruh jiwa-jiwa yang hatinya penuh kehangatan dan yang memperlihatkan belas dan kasih kepada saudara-saudari mereka.



Pertempuran terbesar adalah ketika Aku meraih jiwa-jiwa yang congkak dan bangga, yang tak memiliki kasih sejati dan tak memiliki semangat kemurahan hati. Adalah bagi jiwa-jiwa seperti inilah Aku meminta doa-doamu. Namun bagi mereka yang telah menjual jiwanya kepada setan, dengan kesadaran penuh akan perbuatan mereka, maka Aku memintamu untuk memohon KerahimanKu yang paling besar. Mereka itu tidak berasal dariKu, atas keinginan mereka sendiri, maka hanya melalui penderitaan dari jiwa-jiwa pilihan saja yang telah menyerahkan dirinya kepada-Ku, serta melalui penderitaanmu sendiri, orang-orang itu bisa diselamatkan. Daraskanlah doa ini untuk menyelamatkan semua pendosa.



Doa Perjuangan (169) : Demi keselamatan mereka yang menolak Kristus



Yesus yang terkasih, melalui Belas Kasih dan RahmatMu,

aku mohon kepadaMu bagi keselamatan mereka yang telah menolak Engkau

yang menyangkal KeberadaanMu;

yang sengaja menentang Sabda KudusMu dan yang hatinya yang pahit itu telah meracuni jiwa mereka sendiri hingga menolak Terang dan Kebenaran dari KeilahianMu.

Kasihanilah semua pendosa

Ampunilah mereka yang menghujat Tritunggal Kudus

Tolonglah aku, dengan caraku dan melalui kurbanku sendiri, untuk memeluk dengan Tangan KasihMu, para pendosa yang paling membutuhkan KerahimanMu.

Aku mempersembahkan janjiku ini kepadaMu, agar melalui pikiran, perbuatan dan perkataanku, aku bisa melayani Engkau sebaik mungkin didalam Misi KeselamatanMu ini.  

Amin.





Pergilah kamu semua dan berkumpullah didalam doa, karena Pengadilan Allah akan segera terlihat dan disaksikan oleh dunia. Adalah karena kejahatan manusia, tingkah lakunya yang menjengkelkan, serta kebenciannya terhadap sesama, maka Allah mencegah dia dari kehancuran, yang sedang dirancang dengan berbagai cara terhadap umat manusia.



Letakkanlah persenjataanmu, karena ia akan dihancurkan hingga berkeping-keping oleh Tangan BapaKu Yang Kekal. Jika kamu menentang Allah, kamu akan menderita karenanya. Namun ketika kamu berusaha untuk menyakiti umat manusia dalam skala yang besar, melalui penyalah-gunaan kekuasaan, maka kamu akan dihentikan dengan segera. Kamu tak akan memiliki kesempatan untuk mencari Kerahiman Allah.



Yesusmu

No comments:

Post a Comment