Friday, March 29, 2019

Pesan dari Bayside - ASTROLOGI ADALAH SEBUAH CIPTAAN SETAN




Pesan dari Bayside - ASTROLOGI ADALAH SEBUAH CIPTAAN SETAN

December 7, 1976
Eve of the Immaculate Conception 



Bunda Maria - "Anakku, dengarkanlah baik-baik dan tuliskanlah kisah yang akan kuberikan padamu.

"Bertahun-tahun yang lalu di dunia ini, aku datang di antara kamu atas kehendak Bapa Yang Kekal untuk membawa kepada umat manusia peringatan-peringatan dari Surga bahwa manusia harus bertobat dan melakukan penebusan dosa. Peringatan-peringatanku itu telah memberi kepada umat manusia pengunduran waktu dari Pemurnian Besar yang akan mengenai umat manusia.

"Namun sungguh menyedihkan, anakku, meski aku telah meminta dan memohon kepada umat manusia untuk memperbaiki jalan hidupnya sekarang, tetapi seperti di masa lalu, banyak orang yang mencampakkan peringatan-peringatanku.

"Seseorang yang berjiwa baik harus masuk ke Kota Abadi Roma dan menyampaikan kesimpulan dari peringatanku yang diberikan di Fatima.

"Aku akan memberimu ikhtisar singkat dari peringatan ini sebagai pencerahan bagimu.

"Seperti yang kukatakan di masa lalu, aku mengulangi kepadamu sekarang, bahwa jika manusia tetap tidak mau berbalik arah dan meninggalkan cara hidupnya yang berdosa dan kekejiannya saat ini, maka Bapa Yang Kekal akan memberimu hukuman seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya di dunia, dan hanya demi belas kasihan Bapa Yang Kekal, maka tidak ada manusia yang tersisa setelah itu.

"Sementara duniamu menyerukan perdamaian, perdamaian, tetapi kamu terus berusaha mempersenjatai dirimu sendiri untuk melakukan penghancuran dan kematian.

"Moral duniamu, dosa-dosa daging, telah mengutuk banyak orang kedalam neraka, anak-anakku. Janganlah mengabaikan peringatan-peringatanku ini. Aku datang kepadamu sebagai Pengantara dari Tuhan, Pengantara antara Tuhan dan umat manusia. Hatiku terasa berat, karena kamu sedang berjalan cepat mendekati saat Peringatan Besar dan pembantaian yang keras dari saat Pemurnian itu.

"Oh anak-anakku, seandainya saja aku bisa menunjukkan kepadamu, di depan matamu yang sangat manusiawi, hanya sebagian kecil saja dari Pemurnian yang akan ditimpakan kepada umat manusia, seberapa cepatkah kamu akan berbalik dan berlari dan tetap berada dekat di samping Putraku di dalam tabernakel-tabernakel di dunia.

"Para orang tua, aku memperingatkan kamu, sebagai penjaga dari jiwa anak-anakmu, agar kamu selalu menjaga disiplin di dalam rumahmu. Para agen dari 666 telah berkeliaran di seluruh duniamu. Janganlah kamu tertipu oleh mereka yang telah membuang pengetahuan tentang hal-hal yang supranatural. Janganlah menerima ajaran-ajaran dari guru-guru palsu.

"Ya, anak-anakku, ada banyak nabi-nabi palsu yang berkeliaran di seluruh duniamu. Dan siapa nabi palsu itu sebenarnya?; mereka tidak lain adalah orang-orang yang menyangkal keilahian Putraku, mereka yang mempromosikan penyembahan terhadap berhala-berhala palsu. Astrologi adalah ciptaan setan. Astrologi adalah sebuah ilmu palsu. Tak seorang pun yang boleh menerima astrologi kemudian mengaku dirinya sebagai umat beriman.

"Anak-anakku, kebutaan macam apa yang sedang kau terima saat ini? Kamu mengatur dirimu untuk menghancurkan jiwa-jiwa di Rumah Putraku di dunia, Gereja-Nya.

"Mereka yang telah diberi aturan-aturan di dalam Rumah Putraku menggunakan pengetahuan mereka untuk memutarbalikkan dan menyesatkan ajaran-ajaran para nabi. Gereja macam apa yang sedang kau bangun sekarang, hai umat manusia, sementara kamu dengan cepat terjun menuju kehancuranmu sendiri? Sebuah gereja manusia, yang tidak memiliki kemiripan dengan Gereja yang diwariskan oleh PutraKu kepadamu!

"Janganlah menerima anggapan yang keliru bahwa siapa pun di dunia dan sebagai umat manusia, adalah dewa. Hanya ada satu Tuhan. Dan tidak seorang pun boleh menempatkan dirinya di atas Gurunya. Oh anak-anakku, tidak bisakah kamu mengenali tanda-tanda dari  zamanmu? Kemurtadan besar telah terjadi pada dirimu!     

Saat akhir itu tidaklah sejauh yang bisa kau lihat;
telah terjadi kemurtadan itu.
Manusia telah membuang undi dan mengumpulkan bara;
untuk menyalakan api yang membakar jiwa.
Hari-harinya telah dihitung mundur, jamnya tinggal sedikit.
Karena itu waspadalah, berdoalah, dan lakukanlah segera
perbuatan yang diberikan di dalam terang,
sampai saat menyedihkan itu datang, ketika gelapnya malam telah turun.


"Anak-anakku, doa tanpa berusaha tidak memiliki kekuatan. Bagi semua yang telah diberi rahmat yang besar di dalam terang, banyak pula yang diharapkan dari mereka. Janganlah kamu lelah dalam misimu ini, anak-anakku.

"Aku memberkati kamu, seperti Bapa memberkati kamu dari Surga, seperti Putraku mengirimkan Roh Terang kepadamu. Demi Putraku dan Tritunggal, anak-anakku, aku memberkati kamu, karena kamu saat ini adalah sebagai murid-murid dari zaman akhir.

"Oh anak-anakKu, Hari dari segala hari akan segera datang kepadamu, hari di mana bumi akan berguncang dan langit akan tercabik-cabik. Akan ada banyak kertak gigi dan ratap tangis atas umat manusia. Bola Penebusan telah semakin dekat. Banyak yang akan mati di tengah nyala api yang besar dari Bola Penebusan.

"Peperangan adalah merupakan hukuman atas dosa-dosa umat manusia. Dosa-dosa daging telah membawa banyak orang kedalam neraka. Pangkat dan jabatan tidak akan membuatmu masuk ke dalam Surga. Banyak mitra (uskup-uskup dan kardinal-kardinal) akan jatuh kedalam neraka.

"Anak-anakku, kenakanlah benda-benda sakramentalmu. Aku mengulangi dan menegaskan kepadamu untuk selalu memakai benda-benda sakramentalmu. Janganlah membuang monumen-monumen, patung-patungmu. Jangan sampai kamu terjatuh ke dalam kesesatan yang dipromosikan oleh banyak orang, bahwa kamu harus menyingkirkan benda-benda itu seolah itu adalah penyembahan berhala. Oh anak-anakku, kamu menghormati benderamu, kamu mengukir tokoh-tokoh yang menonjol di duniamu pada perunggu dan batu, tapi mengapa kamu tidak bisa membuat gambar-gambar dari tokoh-tokoh Surga dalam perunggu dan batu?

"Hidupmu di dunia ini hanyalah sebuah peziarahan yang singkat. Hidupmu yang abadi adalah untuk selamanya. Dan di manakah kamu akan berada ketika kamu melewati tabir kehidupan duniawi ini? Pilihan ada di tanganmu, anak-anakku. Akankah kamu memasuki Kerajaan Bapa Yang Kekal, atau kamu akan menghabiskan banyak waktu untuk dimurnikan di dalam api penyucian, atau, celakalah bagi semua orang yang menyerahkan dirinya kepada setan di dunia dan harus dikutuk selamanya di dalam neraka!

"Pasukan 666 sedang melakukan pertempuran besar di seluruh duniamu. Mereka telah memasuki Kota Abadi, Roma, sepenuhnya. Topi-topi Merah telah jatuh dan Topi-topi Ungu sedang disesatkan.

"Anak-anakku, bangunlah dari tidurmu; kamu sedang berjalan dalam kegelapan. Inilah, anakku, apa yang akan terjadi: dalam kegelapan akankah mereka bisa menemukan jalan? Dalam kegelapan, anakku, apakah mereka bisa mencari jalan?

"Anakku, kamu tidak boleh mengendur atau mundur dalam menghadapi serangan musuh-musuh Allahmu. Kamu harus terus melangkah maju. Banyak tangan akan menghalangi kamu untuk bergerak maju di saat-saat akhir dari kehidupan umat manusia ini.

"Aku memberimu banyak rahmat yang luar biasa, anak-anakku, agar kamu mengetahui bahwa banyak orang akan diambil dari duniamu sebelum saat Pemurnian Besar itu. Anakku, sungguh menyenangkan untuk mengungkapkan kepadamu bahwa akan ada banyak pendapat yang bertentangan dan mengkhawatirkan, ketika anak-anak yang terkasih ini tiba-tiba menghilang dari dunia. Banyak media beritamu akan mengatakan bahwa mereka telah dibawa oleh piring terbang. Oh tidak, anak-anakku! Mereka dibawa ke alam supernatural dari Bapa Yang Kekal untuk menunggu kedatangan kembali dari Putraku ke dunia.

"Aku mengulangi pesan dari masa lalu, anakku: piring terbang yang kau bicarakan, itu adalah sarana angkutan dari neraka! Mereka adalah supranatural; mereka adalah ciptaan setan untuk membingungkan dan mengacaukan umat manusia. Banyak keajaiban akan disaksikan di bumi, di atmosfer. Waspadalah terhadap semua mukjizat palsu. Ujilah roh-roh itu, anak-anakku.

"Aku memperingatkan kamu semua untuk tetap berada di dalam lingkaran keluargamu. Tutuplah pintu-pintumu bagi semua orang, kecuali keluarga dan sahabat dekatmu. Kuasa-kuasa jahat telah berkumpul untuk menghancurkan anak-anak Allah.

"Berdoalah, anak-anakku, terus menerus, dan tingkatkanlah amal kasihmu, bukalah hatimu bagi saudara-saudarimu yang berjalan dalam kegelapan, kegelapan roh. Di atas duniamu, anak-anakku, kematian ada di mana-mana, karena dosa adalah kematian, dan ada banyak tubuh-tubuh manusia yang membawa jiwa-jiwa yang mati di dalamnya. Dan aku mengulangi: seperti dulu, begitu juga sekarang, karena orang mati akan menguburkan orang mati!

"Oh anak-anakku, aku mendengar banyak tangis yang menginginkan ucapan sukacita dan penghiburan dari Surga, tetapi apakah kamu mengira bahwa aku tidak mempersiapkan kamu bagi apa yang akan terjadi? Kepercayaan dan penghiburan terbesar yang akan kau terima adalah Putraku. Tetaplah bersama-Nya di tabernakel-tabernakel di dunia.


Waspadalah terhadap mereka yang memamerkan dirinya sebagai malaikat terang

"Waspadalah terhadap mereka yang memamerkan dirinya sebagai malaikat terang, dengan hati serigala yang rakus. Aku mengulangi, anak-anakku: waspadalah terhadap mereka yang mengenakan pakaian rohaniwan, tetapi mereka tidak mau menerima Perintah-perintah Suci melalui Roh Kudus.

"Kenalilah wajah-wajah setan di sekitarmu, anak-anakku, yang berlagak sebagai malaikat-malaikat terang, yang berusaha untuk menghancurkan Gereja Putraku di dunia. Namun hal ini akan membawa pengetahuan dan pengharapan yang besar kepada umat manusia: firman Allah itu benar, dan pintu-pintu gerbang neraka tidak akan bisa menang melawan Gereja Putraku. Meskipun tembok-temboknya banyak yang runtuh, namun fondasinya kokoh, karena fondasinya adalah Putraku sendiri. Berdoalah terus dengan penuh kewaspadaan di seluruh negara dan duniamu. Bersatulah dalam kebersamaan guna melawan musuh-musuh Tuhanmu.

"Berdoalah bagi Vikarismu, Paus Paulus VI. Dia dikelilingi oleh Judas-Judas di dalam rumahnya sendiri dan ikut makan di mejanya.

"Berdoalah bagi klerusmu — para uskupmu, para kardinalmu, para pastormu. Serangan besar-besaran dari setan akan menimpa para klerus di rumah-rumah Putraku. Aku mohon, sebagai Ibumu, agar kamu memiliki hati yang mulia, untuk memperluas kemurahan hatimu bagi klerusmu. Kegelapan semakin dalam di dalam Rumah Putraku, dan sebuah Gereja yang berada dalam kegelapan akan mengenakan pita kematian atas dirinya. Berdoalah dan waspadalah selalu, anak-anakku."

Veronica – Kemudian nampak Bunda Maria meraih pinggangnya dan dia mengeluarkan sebuah Rosario yang sangat besar. Rosario yang indah. Ia memiliki manik-manik Bapa Kami dari emas dan manik-manik Salam Maria berwarna putih, tetapi ketika Bunda Maria mengangkat Rosario itu, manik-manik itu menjadi tembus cahaya dan ia nampak memantulkan semua warna pelangi. Rosario itu sangat cantik sekali! Lalu Bunda Maria mengulurkan salibnya sekarang, salib emas dari Rosarionya yang indah, seperti ini… dan membuat tanda salib: Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.

Lalu dari belakang Bunda Maria nampak ada orang-orang yang maju ke depan. Mereka meluncur ke depan. Dan aku bisa melihat St.Michael, Malaikat Agung, dan ada beberapa orang  biarawati — St. Theresa dan saudara-saudaranya. Dan di belakang mereka aku bisa melihat St. Martin de Porres dan St.Paulus. St.Paulus membawa ‘Alkitab’ yang sangat besar. Dan dia memiliki tongkat kecil, dan dia tampak menunjuk ke sebuah halaman dari dalam tulisannya. Ia seperti kertas perkamen. Ini adalah kumpulan kertas yang tampak sangat kasar. Kitab itu (kumpulan kertas itu) nampak tidak terikat satu sama lain. Aku mengatakan itu adalah Alkitab, karena aku tahu itu adalah Alkitab mereka, tulisan-tulisannya.

Aku bisa membaca tulisan yang berisi aturan yang dia tunjukkan, yang mengacu pada disiplin selama Kurban Misa Kudus.

[Veronica membaca berikut ini:]

"Tingkah laku wanita selama Kurban Misa Kudus hendaknya berupa sebuah keheningan. Tidak boleh seorang wanita berbicara selama Kurban Misa Kudus. Wanita harus mengenakan penutup kepala ketika mereka memasuki Rumah Allah. Rumah Allah adalah tempat doa, dan bukan tempat pertemuan atau ruang dansa. Tidak seorang pun wanita boleh berbicara dari atas mimbar. Tidak ada wanita yang boleh melakukan pelayanan di altar."

Lalu nampak Paus Yohanes... mari kita lihat, Paus Yohanes maju. Oh, dia terlihat sangat gemuk. Nampak dia sangat senang. Dia berpakaian serba putih dengan semacam sabuk dari sejenis emas rumbai di pinggangnya. Dan dia memakai jubah merah dan topi pelindung matahari yang sangat besar, topi kardinal ... bulat, dengan pinggiran yang sangat besar, dan ada sesuatu yang tergantung darinya. Aku tidak bisa melihatnya jelas. Sepertinya, semacam jumbai emas. Dan dia tersenyum dan menggelengkan kepalanya, ya, ya...

Aku mendengar suara yang keras, mengatakan:

Paus Yohanes — "Aturan yang ada tidak diikuti. Aturan yang ada sudah dibelokkan. Kembalikan Rumah Allah menjadi tempat untuk berdoa. Kembalikan disiplin di Rumah Allah.

"Aku dihinakan oleh musuh-musuh Tuhan."

Veronica – Kamu nampak langit menjadi sangat, sangat gelap, dan aku melihat bayangan kabur dari Gereja St. Petrus. Dan aku bisa melihat seluruh lapangan St.Petrus di Roma, Vatikan. Dan aku melihat salib hitam terbentuk di atas Gereja St. Peter. Itu adalah salib yang terlihat sangat tidak menyenangkan; sepertinya ia menjadi pertanda akan terjadinya sesuatu yang sangat, sangat buruk. Dan yang tertulis di atasnya adalah angka "77."

Lalu Bunda Maria bergerak ke sisi kiri kita. Dia langsung berada di atasnya sebuah pohon, dan dia nampak membungkuk dan membuat tanda salib: Demi nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.

Lalu Bunda Maria bergerak ke sisi kanan, dan dia nampak mengangguk. Dan St. Michael kelihatan mau turun. St. Michael berdiri tepat di belakang Bunda Maria di sebelah kanannya, bahu kanannya. Dia menutupi seluruh langit, dia nampak sangat besar. Tidak ada cara bagiku untuk menjelaskan bagaimana dia berbentuk seperti itu; itu sulit dipercaya! Dia — sepertinya dia menutupi seluruh langit. Hal itu sangat aneh.

Kemudian Bunda Maria nampak membungkuk, dan dia mengulurkan salibnya, dan membuat tanda salib: Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus.


Bunda Maria - "Lanjutkanlah, anakku dan anak-anakku, dengan doa silihmu. Ia sangat dibutuhkan.

[Pause]

"Anakku, wartakanlah kepada umat manusia bahwa pengakuan dosa dan tobat adalah komunikasi pribadi antara bapa pengakuan, si penitent, dan Tuhan.

"Anakku, ada banyak sekali kekejian yang dilakukan di dalam Rumah Putraku. Banyak yang mengatakan bahwa itu bukanlah hal-hal kecil yang layak diperhitungkan, tetapi hai anak-anakku, hal-hal kecil ini akan berkembang dengan cepat. Dan ia akan mencapai puncaknya yang berupa ledakan besar dan skisma di Rumah Putraku.

"Kami tidak ingin ada perpecahan di Rumah Putraku, anak-anakku. Dengan bersatu kamu akan bisa berdiri tegak, namun jika terpecah belah kamu akan jatuh.

"Jangan membuat ejekan terhadap Sakramen-sakramen di Rumah Putraku. Janganlah menghujat di Rumah Putraku. Anak-anakku, kamu akan mengundang murka Allah ke atasmu.

"Anakku, ada orang-orang lain yang akan bergabung denganmu di dalam tahun ini untuk melaksanakan niatnya, agar diterima sebagai bagian dari uskup di Roma. Dia, anakku, ditakdirkan untuk masuk neraka. Dia hanya bisa diselamatkan dan diberikan perpanjangan waktu melalui jiwa-jiwa korban yang akan menyerahkan diri mereka demi keselamatannya. Ya, anakku, mereka telah dipilih oleh Surga untuk memberi ujian. Perhatikanlah, anakku; siapa mereka itu, akan diberitahukan kepadamu."

[Pause]

Veronica – Nampak ada sebuah lingkaran cahaya yang sangat besar yang membentang di sekitar pepohonan. Warna-warnanya sangat sulit untuk digambarkan. Ada yang emas pucat, warna merah muda. Iia nampak seperti radiasi dari pusat langit. Sekarang tepat di atas patung Bunda Maria, langit mulai nampak terbuka, seolah-olah awan-awan disisihkan, dan datanglah langsung dari pusatnya, hampir seperti penunjuk langsung di atas patung Bunda Maria, Yesus yang maju ke depan.

Saat itu terasa cuaca sangat berangin karena jubah-Nya bertiup melambai-lambai. Aku bisa melihat kaki Yesus ketika Dia semakin mendekat. Dia nampak meluncur. Tidak ada cara lain untuk menjelaskannya. Dia tidak menggerakkan kaki-Nya; sepertinya Dia dibawa tanpa berat badan, meluncur melewati langit. Sekarang Dia turun tepat di atas patung Bunda Maria.

Nampak Yesus menggeser jubah-Nya — berwarna merah marun — ke arah lengan kiri-Nya. Dan Dia meletakkan tangan-Nya di hadapan-Nya, seperti ini… dan membuat tanda salib: Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus.

Kemudian Yesus berkata:

Yesus - "Anak-Ku, lanjutkanlah mengirimkan Pesan dari Surga ini ke seluruh dunia.

"Banyak jiwa-jiwa korban dibutuhkan di hari-hari mendatang, yaitu mereka yang bersedia menyerahkan dirinya sebagai korban kepada hati penuh belas kasihan dari Bapa Yang Kekal untuk menebus mereka, yang kalau tidak segera dilakukan, mereka akan musnah.

"Dunia, bangsa-bangsa di bumi, anak-anak-Ku, telah berada dalam kegelapan roh yang besar. Jika kegelapan ini hanya menjangkau masyarakat awam, hal itu tidak terlalu memprihatinkan, anak-anak-Ku; tetapi sekarang Hati-Ku terkoyak demi menyaksikan jiwa-jiwa yang telah dikonsekrasikan (para klerus) telah lebih jauh tenggelam di dalam kegelapan. Ini adalah seperti sisik yang menghalangi, yang merayap masuk melalui kepemimpinan Gereja. Kejahatan semakin cepat meluas. Setan telah meracuni pikiran banyak orang. Mereka berada dalam kepemimpinan, yang seharusnya tahu lebih baik, namun sekarang menggunakan pangkat dan jabatan mereka untuk menghancurkan jiwa-jiwa. Besarnya kedurhakaan mereka menjadi neraca, untuk menyambut datangnya peristiwa Peringatan dan Pemurnian yang akan datang.

"Anak-anak-Ku, dengarkanlah baik-baik nasihat dari Ibu-Ku. Ibu-Ku telah pergi ke seluruh duniamu, melalui berbagai zaman yang tak terhitung jumlahnya di muka bumi ini, berteriak dengan suara yang keluar dari lubuk hati Keibuannya yang paling dalam bagimu, anak-anaknya, agar kamu segera berbalik dari jalanmu saat ini yang menempatkan dirimu dalam kehancuranmu sendiri. Ketika dunia dan Gereja-Ku bergabung menjadi satu, ketahuilah bahwa saat akhir itu telah sampai.

"Dunia dan roh tidak memiliki kesamaan. Kamu tidak bisa melayani dua tuan, karena kamu akan mencintai yang satu dan membenci yang lain. Dan kamu, para pengasih kenikmatan dan kekayaan materi, kumpulkanlah sekarang semua yang dilemparkan setan kepadamu, karena kamu akan menerima hadiahmu yang adil. Kekayaan kau timbun di atas bumi ini. Untuk apa? Kamu akan meninggalkan semua itu di belakang dan kamu akan berdiri telanjang di hadapan Tuhanmu, ditelanjangi, memamerkan semua masa lalumu dan jiwamu. Untuk apa? Karena kamu tidak akan memiliki bekal yang cukup untuk memasuki Kerajaan Allahmu.

"Kumpulkanlah hartamu dan simpanlah di Surga, di mana karat atau ngengat tidak akan bisa merusaknya, atau pencuri tidak akan bisa mencurinya. Kumpulkanlah hartamu dan simpanlah sekarang, karena itu akan menjadi neraca bagi jiwamu.

"Setiap pria, wanita dan anak-anak yang telah mencapai usia mampu berpikir, akan dimintai pertanggungjawaban ketika dia memasuki kehidupan berikutnya nanti.

"Anak-anak-Ku, akan ada pencobaan besar di duniamu. Sabit akan dikirimkan di antara kamu. Kuasa-kuasa jahat sedang berkumpul, merencanakan dengan segala pengetahuan ilmiah yang ada, demi penghancuran atas seluruh penduduk dunia.

"Oh anak-anak-Ku, buanglah kebutaan dari dalam hati dan matamu. Kenalilah tanda-tanda zamanmu serta jalan yang telah kau tempuh selama ini.

"Hanya ada satu jalan, anak-anak-Ku, ketika kamu berbalik dari Tuhanmu: itu adalah jalan kehancuran. Kobusukan moral, mengesampingkan Perintah-perintah Tuhanmu, membangun dan menyembah berhala-berhala manusia, penyembahan berhala di dalam Rumah-Ku, para pemimpin yang telah menyerahkan dirinya kepada setan — akankah Aku terus menyebutkan kepadamu semua daftar kekejian yang dilakukan oleh umat manusia sampai Aku berteriak bahwa kamu telah menjadi generasi yang merosot moralmu dan kamu mengundang sebuah baptisan api atas dirimu sendiri?

"Ini adalah fakta yang menyedihkan, tetapi sesuatu yang tidak dapat diabaikan, dan ia harus dibawa kedalam doa dan tindakan penebusan oleh beberapa orang - ini adalah fakta yang menyedihkan, bahwa akan ada dua penebusan dosa besar akan dibebankan pada umat manusia: siksaan perang dan Bola Penebusan. Seberapa cepat hal itu, kamu mungkin akan bertanya? Apakah penting kamu mengetahui waktunya? Apakah kamu siap sekarang? Hal itu akan secara tiba-tiba menimpa kamu dengan cepatnya. Akan muncul dua buah matahari di cakrawala. Ketakutan akan mencengkeram hati banyak orang, dan ketakutan ini akan datang dari pengetahuan bahwa kamu telah menolak peringatan-peringatan dari Surga dan kamu tidak melaksanakannya.

"Anak-anak-Ku, Hari Tuhanmu sudah dekat. Aku akan datang kembali seperti yang telah Kujanjikan, akan ada banyak celaka yang menimpa bumimu sebelum kedatangan-Ku itu. Manusia, dalam kesombongan, kecongkakan dan pencarian kepentingan dirinya, telah berpaling dari Tuhannya, dengan menggunakan semua pengetahuan ilmiah yang diberikan oleh setan. Manusia dalam pengetahuan ilmiahnya, selalu mencari, tetapi tidak pernah sampai pada kebenaran.

"Seperti pada zaman Luciel, Lucifer, maka Aku melihat pada sebuah generasi yang berusaha untuk terbang ke Surga, yang berusaha masuk ke dalam pengetahuan supernatural, dan dia hanya menemukan setan!

"Anak-anak-Ku, jalan telah diberikan kepadamu. Akulah jalan; Akulah terang. Jika kamu menolak Aku dari hidupmu, kamu masuk ke dalam kegelapan. Dan pangeran kegelapan adalah setan, perusak jiwa, tuan dari segala kebohongan, penguasa duniamu sekarang! Kamu telah membuka pintu-pintu kedalam Gereja-Ku, membiarkan segala macam kejahatan masuk ke dalamnya. Kamu telah diperdaya oleh kesesatan, dan para penguasa telah menyerahkan diri mereka sendiri untuk menjadi orang yang tidak jujur. Para pastor, Aku berkata kepadamu: kamu sedang mencerai-beraikan domba-domba-Ku, dan Aku berkata kepadamu bahwa Aku akan datang dan mengusir kamu dari dalam Rumah-Ku.

"Kamu telah menata panggung saat ini untuk menyerahkan Rumah-Ku sepenuhnya kepada sekelompok orang di bawah sinagoga setan. Sebagai Judas-Judas, kamu telah berkonspirasi dalam ketidaktaatan terhadap Vikarismu, Paus Paulus VI. Ketahuilah bahwa tidak ada kehormatan di antara para pencuri dan pembunuh. Dan celakalah orang yang membunuh tubuh, tetapi celakalah dua kali bagi orang yang membinasakan roh!

"Aku berkata kepadamu, hai para pastor: kembalikanlah Rumah-Ku kepada kejayaannya semula. Hentikanlah semua eksperimenmu. Seperti rajawali, kamu akan membangun sarangmu di langit, dan Aku akan menjatuhkanmu.

"Pesan-pesan Ibu-Ku akan datang kepada umat manusia pada tahapannya yang terakhir. Air matanya mengalir kepada generasi yang tak bermoral ini. Ibu-Ku telah diterima oleh banyak orang dengan rasa tidak hormat dan tidak loyal. Kamu, hai orang yang kurang beriman, kamu yang berjalan dalam kegelapan, ulahmu tidak akan bisa disembunyikan dari mata Bapa Yang Kekal, yang tahu segalanya. Aku memberimu peringatan yang terakhir, sebuah seruan untuk bertobat, melakukan penebusan dan kurban. Aku tidak akan menunggu sampai kaum muda kehilangan semua pengetahuan mereka tentang Allah mereka, karena ulah dari para guru atheis.

"Pesan-pesan dari Surga telah menyebar luas dengan cepat ke seluruh dunia. Jam pasir semakin menipis. Berdoalah terus. Janganlah memperlambat atau mengurangi laju pengumpulan domba-domba-Ku, anak-anak-Ku. Jangan merasa aman karena mengetahui bahwa kamu akan diselamatkan. Ingatlah, anak-anak-Ku, sebanyak yang diberikan kepadamu, dua kali lipat lebih banyak yang diminta darimu sebagai balasannya. Anggapan-anggapan saja tidak dapat diterima.

"Berdoalah, berdoalah bagi para pastormu. Lindungilah Vikaris-Ku (Paus Paulus VI) dengan doa-doamu. Kota Abadi, Roma, sedang mendekati saat pertumpahan darah, dan mengapa? Karena terlalu sedikit orang yang berdoa untuk menjadi tebusannya.

"Kamu akan bergerak maju di hari-hari mendatang, menyingkirlah dari duniamu yang telah diserahkan kepada setan. Jangan biarkan pintu-pintu parokimu ditutup, anak-anak-Ku. Dengan teladanmu, bersatulah sebagai sebuah kelompok dalam paroki dan kamu akan menambal celah-celah yang ada. Janganlah kehilangan kepercayaan kepada Misa Kudus-Ku; Misa itu adalah itu sah. Manusia mungkin membelokkannya, tetapi ia tetap sah, demikian Aku berkata. Ketika seorang imam dalam Gereja Katolik Roma yang ditahbiskan secara sah, merayakan Misa, itu adalah sah, demikian Aku berkata.

"Anak-anak-Ku, angkatlah suaramu sebagai tanda terima kasih kepada Bapamu Yang Kekal, bahwa negaramu masih memiliki tabernakel-tabernakel yang terbuka bagi domba-domba-Ku, karena waktunya akan tiba ketika kamu akan pergi mencari tabernakel-tabernakel itu, dan pintu-pintu akan ditutup untukmu.

"Amerika, negaramu, Amerika Serikat, negeri yang berkelimpahan, belum pernah menyaksikan pembantaian dan kematian massal. Tetapi, anak-anak-Ku, kecuali — dan aku katakan kecuali — kamu mau kembali sekarang, maka negaramu akan menyaksikan kematian seperti yang belum pernah mencengkeram hati manusia sebelumnya, sebuah teror yang disebabkan oleh pengetahuan bahwa telah ada penolakan terhadap kebenaran, penolakan terhadap Tuhanmu.

"Sudah terlambat, sudah terlambat, air mata akan mengalir dari hati para ibu yang menetes jatuh ke atas orang-orang yang sekarat, menderita dan bersedih, karena tidak tahu di mana mereka berada di balik tabir kematian nanti. Bersiaplah, hai para orang tua, saat ini, maka kamu akan memiliki kedamaian hati yang luar biasa di masa depan. Hargailah pengetahuan akan terang yang diberikan kepadamu, dan peliharalah hal itu. Bagi jiwa anak-anakmu, berilah mereka makanan dengan air murni. Jangan biarkan orang-orang di dunia mencemari anak-anak-anakmu dengan kesesatan mereka.

"Jalan menuju Kerajaan Allahmu yang kekal adalah jalan yang sederhana. Jalan itu telah diberikan kepadamu. Tidak perlu itu dirubah. Itu adalah jalan sederhana untuk memahami fondasinya. Dan Aku, anak-anak-Ku, Aku adalah fondasi darimu Imanmu. Percayalah kepada-Ku, maka kamu akan diberikan jalan. Mintalah maka kamu akan menerima; carilah terang maka kamu tidak akan jatuh ke dalam kegelapan."


Veronica – Kemudian nampak Yesus mengulurkan tangan-Nya, seperti ini…, dan membuat tanda salib: Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus.

Lalu Bunda Maria nampak turun di belakang Yesus, dan Mereka akan bergerak melintasi langit, di sebelah kiri. Kini Yesus berada tepat di atas pohon, Dia membungkuk dan mengulurkan tangan-Nya, seperti ini… dan berkata: Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus.

Lalu Yesus meletakkan tangan-Nya, tangan kanan-Nya, seperti ini… dan Dia mengangkat tangan kiri-Nya menjulur melewati dada-Nya, didepan hati-Nya.
Kemudian Yesus berkata:

Yesus - "Selamatkanlah dirimu dan anak-anakmu melalui Hati Yang Tak Bernoda dari Ibu-Ku dan Hati-Ku, yang saat ini diselimuti dan tercabik oleh dosa-dosa manusia."


Veronica - Sekarang Yesus mengulurkan tangan kanan-Nya, dan Dia menaruh tangan-Nya didepan sebuah hati. Itu… oh… sangat — oh, aku tidak tahu bagaimana menjelaskannya. Sepertinya hal itu sangat menyakitkan. Sepertinya ada duri-duri di sekitarnya, dan darah menetes dari tangan-Nya.

Yesus - "Lihatlah, anak-Ku, apa yang telah dilakukan oleh manusia yang tidak tahu berterima kasih kepada-Ku. Tidakkah kamu mau menghibur Aku di saat-saat pencobaan-Ku? Berdoalah bersama Aku; menangislah bersama Aku. Hiburlah Aku, anak-anak-Ku. Akuilah Aku di hadapan manusia dan Aku akan mengakui kamu di hadapan Bapa-Ku."

Veronica - Sekarang hari sudah sangat gelap. Sangat gelap. Dan nampak ada bola bundar besar yang muncul di langit dengan salib di atasnya. Itu adalah pemandangan yang sangat tidak menyenangkan, sebuah salib di atas dunia.

Kemudian nampak Yesus dan Bunda Maria naik tinggi — Mereka diangkat sangat tinggi ke langit. Dan Yesus sekarang menyentuh bibir-Nya dengan jari kanan-Nya, seperti ini...

Yesus - "Anak-Ku, lanjutkanlah dengan doa-doa silihmu. Kurunglah dirimu di dalam rumahmu, anak-Ku, dan janganlah mendengarkan pendapat manusia. Petunjukmu akan diberikan oleh Ibu-Ku."


No comments:

Post a Comment