Thursday, July 4, 2019

SEORANG SEJARAWAN GEREJA BERKATA...





These Last Days News - May 17, 2019

SEORANG SEJARAWAN GEREJA BERKATA:
REVOLUSI SETAN UNTUK MELAWAN GEREJA DAN PERADABAN KRISTIANI, SEDANG TERJADI SEKARANG ...


LifeSiteNews.com reported on May 16, 2019:
by Stephen Kokx


Sejarawan Gereja yang terkenal Roberto de Mattei mengatakan kepada para peserta the 2019 Rome Life Forum bahwa mereka hidup “di era anti-Kristen” tetapi mereka memiliki tugas untuk berharap dan bekerja demi pemulihan Gereja di tengah “globalisasi kekacauan” yang dilakukan oleh mereka yang berusaha untuk mendirikan ‘Kota Manusia’ yang kejam untuk melawan ‘Kota Allah.’

Ceramah Profesor De Mattei, disampaikan dalam bahasa Italia, berjudul "Dua Kota dalam Sejarah: Mysterium Iniquitias: Dari Satu Tatanan Dunia menjadi Kekacauan Global," yang mengambil referensi terutama dari Humanum Genus, ensiklik Paus Leo XIII tahun 1885 tentang Freemasonry, dan tulisan-tulisan St.Agustinus (Baca kuliah lengkap di bawah).

Poin utama dari ceramah De Mattei adalah bahwa Tubuh Mistik Kristus, yang dibangun di atas kasih Allah, dan "tubuh mistik iblis," yang berpusat pada "rasa cinta diri," tanpa kita disadari, telah berperang melawan satu sama lain sejak adanya malaikat-malaikat yang menarik diri dari hadirat Tuhan, ketika Tuhan memisahkan terang dari kegelapan. Pertempuran ini dapat diamati dalam berbagai "revolusi" yang telah disaksikan di dunia dalam beberapa abad terakhir dan juga oleh adanya "kekacauan di seluruh dunia" yang disulut oleh Tata Dunia Baru.

Profesor de Mattei adalah yang ketiga kalinya berbicara dalam Rome Life Forum tahun ini, dari acara keenam, yang diadakan di Universitas Kepausan St. Thomas Aquinas, yang terletak tepat di sebelah timur Kota Vatikan. Dia menjelaskan bahwa mysterium iniquitatis atau "misteri kesalahan" adalah "bukan dosa Adam dan Hawa" tetapi dosa Lucifer. "Aktivitas utama" iblis adalah "godaan," demikian tegas de Mattei. Dia berupaya "menaklukkan para pemimpin Tubuh Mistik Kristus yang kasat mata dan tidak kasat mata," termasuk dan terutama para rohaniwan.

Profesor de Mattei secara khusus menyebutkan karya penulis Brasil abad ke-20, Plinio Corrêa de Oliveira, yang menunjukkan bagaimana pertempuran antara Kota Tuhan dengan Kota Manusia berada di pusat-pusat Revolusi Protestan, Revolusi Prancis, dan Komunis Revolusi.

"Solidaritas intim juga ada di antara anak-anak kegelapan," kata sejarawan berusia 71 tahun itu. “Tautan yang mengikat mereka adalah kebencian. Mereka membenci dan menolak satu sama lain, namun bersatu dalam perjuangan melawan Yang Baik. "Revolusi,” ia menambahkan, "pada dasarnya adalah perbuatan setan karena ia bertujuan untuk membatalkan karya Penciptaan dan Penebusan Tuhan, untuk membangun ‘kerajaan sosial’ dari iblis, neraka di bumi, yang merupakan pertanda dari neraka yang kekal mendatang.”

De Mattei mengakhiri ceramahnya dengan nada positif, dengan mengamati bahwa sementara "esensi Revolusi ... adalah pawai yang terorganisir ... menuju ketiadaan," dan ia juga "tidak dapat mencapai tujuannya, yaitu penghancuran atas Gereja dan peradaban Kristiani" karena "Gerbang-gerbang Surga juga akan dibuka lebar-lebar, dan dari situ mengalirlah aliran kasih karunia yang memurnikan udara dan membangunkan yang tidur, memberi mereka kekuatan untuk bertarung."

***********

Pesan-pesan Bayside:

“Salib Kristus akan digantikan oleh penyembahan kepada manusia, bukan lagi salib Allah yang hidup. Manusia telah menjadikan dirinya sebagai dewa berhala.” – Our Lady of the Roses, Bayside, February 1, 1973

HANYA SATU JALAN
"Hanya ada satu cara agar semua ini bisa dihentikan, kejahatan yang telah merembes ke dalam Rumah-Ku dan ke dalam hati seluruh umat manusia. Kamu sekarang harus berhenti mencari perubahan dan pembaharuan. Kamu harus mengembalikan Gereja-Ku kepada kejayaannya semula. Akuilah kesalahanmu. Jangan menyembunyikan hal ini dengan kesombongan dan kecongkakan.
     "Ingatlah! Ada saat ketika perlu untuk mengusir Luciel dan para pengikutnya dari Surga - Lucifer, yang sekarang membuatmu pergi ke neraka bersamanya, di bumi. Dia harus diusir dari Surga karena dia juga menjadi sombong. dan congkak, berusaha menjadikan dirinya sendiri sebagai Allah yang hidup. Hal itu tidak dapat dilakukan. Kamu tidak bisa berada di atas Penciptamu." - Yesus, Bayside, 7 September 1978

“Anak-anak-Ku di dunia, kamu berdiri sekarang di atas sebuah bukit, sebuah bukit yang telah kau bangun di atas nilai-nilai kemanusiaan dan perilaku materialistis, ketika kamu berusaha untuk membangun sebuah dunia milikmu sendiri, memotong dan menghentikan terang, dan membangun utopia, dibangun dengan humanisme dan sosialisme, dan komunisme — semuanya di bawah kedok kasih dan persaudaraan, tetapi ditutupi dengan selimut kegelapan roh. Untuk ini, Bapa Yang Kekal telah mengijinkan kamu untuk menempuh jalanmu sendiri. Kebangkitan itu nanti (Warning) akan mengejutkan banyak orang.”- Yesus, Bayside, 20 November 1979

"Janganlah meninggalkan Gereja-Ku. Janganlah mengabaikannya karena ulah orang yang berdiri di sana dalam kebodohan atau dalam kesombongan dan mengubahnya sampai hampir tidak dapat dikenali lagi. Aku masih ada bersamamu, anak-anak-Ku. Janganlah pergi. Kamu harus tetap tinggal dan berjuang. Dengan cara ini, anak-anak-Ku, domba akan dipisahkan dari kambing. Itu adalah bentuk pembersihan." - Yesus, Bayside, 15 Juli 1977

No comments:

Post a Comment