Monday, July 29, 2019

Terpenjaranya Paus Benediktus XVI


FROM ROME
Terpenjaranya Paus Benediktus XVI
(The Imprisonment of Pope Benedict XVI)



8 Juli 2019
Oleh : Editor

Dalam artikel ini saya akan meringkas tentang perkiraan dan analisis yang telah dibuat oleh para sukarelawan dan anggota dari ‘Veri Catholici’ dalam beberapa hari terakhir ini, mengenai apa yang sebenarnya terjadi di Vatikan antara tahun 2012–2013. Saya akan membuatnya dalam sebuah Timeline (urutan waktu secara kronologis), supaya lebih mudah untuk dibaca dan dipahami apa yang telah terjadi. Ini akan menjadi sebuah sajian fakta-fakta, dengan interpretasi yang menjelaskan semuanya secara elegan.

Tahun 2012

Pada bulan Maret 2012, Paus Benediktus XVI membentuk sebuah Komisi Para Kardinal untuk menyelidiki kebocoran dokumen-dokumen penting dan sangat rahasia di televisi, surat kabar, dan media komunikasi lainnya (dalam apa yang dikenal sebagai skandal Vatileaks). Komisi ini pertama kali bertemu pada hari Selasa, 24 April 2012. Kardinal Herranz menjabat sebagai Ketua, didampingi oleh Kardinal Jozef Tomko dan Salvatore De Giorgi.  (Wikipedia: Skandal Kebocoran Vatikan)

Musim Gugur 2012:
Seseorang telah membocorkan hasil pertemuan Komisi Vatikan tentang 'Gay di dalam Vatikan' kepada Tim Bergoglio, yang kemudian menanggapinya dengan mulai bergegas mengambil tindakan di Roma (didokumentasikan oleh Dr. Sire dalam Buku, Dictator Pope). Tindakan ini bertujuan untuk memaksa Paus Benediktus mengundurkan diri.



Awal November 2012:
Kudeta itu meletus. Tim Bergoglio mendesak pengunduran diri Paus Benediktus untuk mencegah pengungkapan isi dokumen yang disampaikan oleh Komisi Vatikan tentang Gay di Vatikan. Isi dokumen tersebut akan berimplikasi ke semua anggota Tim kunci Bergoglio, karenanya, segala kekuatan dan kebijakan/politik harus digunakan untuk menghentikan publikasi dokumen tersebut.

Konspirasi tersebut melibatkan bukan hanya Tim Bergoglio, melainkan juga semua nama yang disebutkan dalam dokumen tersebut, yakni nama-nama yang diberikan kepada Tim Bergoglio oleh seseorang yang bekerja di Komisi tsb.

Syarat dan ketentuan dari Kudeta tsb adalah sebagai berikut:

·       Paus Benediktus akan mengundurkan diri.

·       Paus Benediktus tidak akan mempublikasikan konten dari dokumen tsb.

·       Paus Benediktus akan terus bersaksi bahwa ia mengundurkan diri secara sukarela.

Jika Paus Benediktus menolak, Tim Bergoglio mengancam Paus dengan pembunuhan – mengutip kesaksian yang diterbitkan oleh seorang Jurnalis Italia pada tanggal 11 Februari 2012, yang mengatakan bahwa pembunuhan itu akan dilakukan dalam kurun waktu satu tahun. Tanggal 11 Februari 2013 dipilih sebagai hari pengunduran diri tersebut untuk memberi sinyal kepada Mafia Lavender di seluruh dunia, bahwa penurunan takhta itu memang dipaksakan untuk mempertahankan persekongkolan jahat mereka.

Paus Benediktus, yang tidak meminta nasihat kepada siapa pun, karena ia tidak bisa memercayai siapa pun, memutuskan untuk mengikuti syarat ketentuan tersebut, namun ia meninggalkan tanda-tanda yang bisa menjelaskan hal itu kepada dunia Katolik, supaya setiap pengamat yang cerdas akan bisa mengerti apa yang sedang terjadi. Dia mempromosikan sekretaris pribadinya ke posisi Rumah Tangga Kepausan, dengan keyakinan bahwa ini akan membuat dirinya aman, dan sekaligus untuk mengindikasikan bahwa setelah pengunduran dirinya, dia masih satu-satunya Paus yang sejati.

23 November 2012:
James Michael Cardinal Harvey, yang pernah menjadi Prefek Rumah Tangga Kepausan di bawah Benediktus diangkat menjadi Kardinal-Imam dari St. Paul Outside the Walls, sebagai hadiah nyata atas perannya dalam membiarkan Benediktus dikhianati dalam skandal Kebocoran Vatikan itu, dan untuk membuka jalan bagi Ganswein.

7 Desember 2012: 
Pastor Georg Gänswein, sekretaris pribadi Paus Benediktus sejak ia masih menjadi Kardinal, diangkat menjadi Prefek Rumah Tangga Kepausan.

17 Desember 2012: 
Paus menerima laporan tentang "Vatican lobbies" yang disiapkan oleh Kardinal Julián Herranz, Salvatore De Giorgi, mantan uskup agung Palermo, dan Jozef Tomko. Pada hari yang sama Paus memutuskan untuk mengundurkan diri. (Wikipedia: Kebocoran Vatikan). Keputusan ini dalam tekanan dan merupakan tanda dari Benediktus kepada Tim Bergoglio bahwa ia menerima persyaratan dari Kudeta itu.

2013

6 Januari 2013 – Pesta Epifani: 
Pastor Gänswein ditahbiskan menjadi Uskup Agung ‘Urbs Salvia’. Dia menjadi satu-satunya pemegang kantor Prefek Rumah Tangga Kepausan yang pernah menikmati martabat seorang Uskup Agung. Ini adalah tanda kepausan lainnya bahwa pengunduran diri itu tidak sah dan bahwa Benediktus tetap mempertahankan martabat sejatinya sebagai Paus. Pemilihan tahta tituler, ‘Urbs Salvia’, yang merupakan pusat Kultus Kekaisaran Augustus, Pontifex Maximus, adalah tanda lain bagi dunia Katolik bahwa pengunduran diri Benediktus menjadi tidak sah, karena Prefek [Rumah Tangga Kepausan] akan mengurus Pontifex Maximus. (Bahwa Bergoglio tidak memiliki petugas Rumah Tangga Kepausan yang mengurusnya adalah tanda lain bahwa ia bukan paus.)

11 Februari 2013:        
Paus Benediktus XVI, dengan kapasitasnya sebagai Uskup Roma dan Penerus Santo Petrus, melepaskan "pelayanan yang ia terima melalui para Kardinal" dan menyerukan Konklaf untuk memilih Paus Agung yang baru. Penggunaan gelar ‘Penerus Santo Petrus’ bagi dirinya sendiri dan ‘Paus Agung’ bagi penggantinya adalah tanda lain bagi dunia Katolik tentang adanya kudeta itu dan pengunduran diri yang secara paksa. Tetapi di dalam keputusan pengunduran dirinya – yang mengundurkan diri dari ministerium [pelayanan aktif] dan bukan secara munus [fungsional] – ia membuat pengunduran dirinya secara kanonik menjadi tidak sah, dan dengan ini ia mengirim PESAN BESAR KANONIK ke Gereja, untuk memperingatkan mereka tentang apa yang sedang terjadi (lih. Canon 332 §2).  Dia juga memasukkan beberapa kesalahan dalam bahasa Latin di dalam teks seperti yang tertulis, dan dalam pengucapannya, untuk menunjukkan bahwa ia ada dalam tekanan dan tidak bertindak secara bebas.

Setelah Benediktus menyelesaikan pembacaan ‘Non Solum Propter’, Cardinal Sodano, seorang konspirator utama dari Kudeta, berdiri dan berteriak: Ini benar-benar sebuah kejutan bagi kita, bagaikan sambaran petir dari surga. Dia kemudian memerintahkan semua orang di Vatikan untuk tidak mengatakan apa-apa tentang arti dari Keputusan Paus Benediktus itu, karena dia melihat bahwa pengunduran diri itu adalah ministerium, dan bukan munus seperti yang disepakati. Oleh karena tidak ingin menunjukkan bahwa ia adalah anggota kudeta, ia menahan diri untuk mengatakan bahwa Benediktus mengundurkan diri. Dia memerintahkan Pastor Lombardi untuk berbicara dengan para Jurnalis dan mencari seseorang yang berpikir bahwa [keputusan] itu berarti bahwa dia turun tahta. Setelah mendapatkan Giovanna Chirri, Lombardi memberinya kesempatan untuk menyebarkan berita palsu itu, dan setelah para jurnalis dunia (yang disiapkan oleh Tim Bergoglio) menjadikannya sebagai sebuah fakta, maka Kantor Pers Vatikan mengkonfirmasi berita palsu itu di sore hari. -- Ini adalah taktik Marxis, yang menggunakan rumor untuk menekan kebenaran. Rumor ini [Benediktus mengundurkan diri] sekarang menjadi ‘dogma’ yang tidak perlu dipertanyakan lagi dari Mafia Lavender di seluruh dunia. Tanda itu, bahwa para pastor, uskup, dan kardinal, serta umat awam tidak akan mempertanyakannya lagi, adalah bukti nyata dari keterikatan mereka kepada kudeta itu atau mereka itu diperdaya olehnya.

28 Februari 2013:
Dalam upaya putus asa terakhirnya untuk menghentikan pengunduran diri secara paksa itu, Paus Benediktus, yang khawatir bahwa tidak ada seorang pun yang mengerti tanda-tanda yang telah ia berikan, menyampaikan pidato terakhirnya yang secara eksplisit menyatakan bahwa ia telah mengundurkan diri dari pelayanan aktif (ministerium), dan bukan munus (fungsional). Kurangnya respon dari para Kardinal membuat Benediktus merasa bahwa dia benar-benar tidak memiliki teman di antara mereka, dan bahwa mereka itu adalah bagian dari Mafia Lavender juga. Ia terbang ke Castel Gandolfo di mana ia berharap akan diselamatkan oleh kelompok orang-orang Katolik yang menyadari bahwa pengunduran dirinya itu tidak sah.

Pesta Santo Yosef, Pelindung Gereja: 19 Maret 2013:
Di upacara pelantikan Paus Fransiskus, Kardinal Tomko, anggota dari Komisi tentang ‘aktivitas Gay di Vatikan’, adalah salah satu dari enam kardinal, yang atas nama Dewan Kardinal, membuat penampilan publik untuk paus baru itu di acara pelantikan kepausannya (Wikipedia: Cardinal Tomko) – dalam suatu tindakan yang nampak jelas setuju atas kudeta itu. Suatu tanda, mungkin, bahwa dialah yang membocorkan informasi penyelidikan itu kepada Tim Bergoglio pada akhir musim panas 2012. – Tanggal 19 Maret dipilih untuk menunjukkan kepada Mafia Lavender bahwa kudeta tersebut telah melindungi persekongkolan jahat mereka.

23 Maret 2013:
Bergoglio diperingatkan bahwa kediaman Benediktus di Castel Gandolfo bisa saja digunakan untuk melepaskan diri dari persyaratan Kudeta, maka ia menemui Benediktus di sana dan memerintahkannya kembali ke Vatikan sebagai tawanan.

2014

12 Juni: Bergoglio memberikan hadiah kepada Kardinal Herranz atas sikap diamnya, dengan mengangkatnya dari martabat Kardinal-Diakon menjadi Kardinal-Imam. (Wikipedia: Kardinal Heranz).

2016

April: Paus Benediktus menyetujui ceramah yang akan dibawakan oleh Uskup Agung Gänswein di Universitas Kepausan St. Gregory the Great, dimana Uskup Agung menegaskan bahwa Benediktus mempertahankan munus dan pelayanan petrine. Ini adalah upaya putus asa lainnya [dari Benediktus] untuk meminta umat Katolik mempelajari peristiwa-peristiwa itu menurut urutan waktunya. Bergoglio menanggapinya dengan menekan dan memerintahkan mereka berdua untuk diam dalam masalah ini.

2019

Februari hingga Mei : Benediktus menerima brief kanonik yang menunjukkan bahwa pengunduran dirinya tidak sah sehubungan dengan petrine munus, dan secara diam-diam ia menerimanya, untuk menunjukkan secara kanonik bahwa dia tahu kalau dia masih tetap seorang Paus, dan secara politis, bahwa dia berada di bawah tekanan untuk tidak berbicara.


 + + + + +

Ringkasnya: Yang Mulia Paus Benediktus XVI tetap menjadi tawanan di Vatikan, menunggu dengan sabar bahwa seseorang di dunia Katolik membaca timeline ini, dan menyadari maknanya.



Catatan :

Adanya persekongkolan jahat di Vatican yang memaksa Paus Benediktus mengundurkan diri demi terbukanya jalan bagi Bergoglio untuk menduduki Tahta Petrus, telah dinubuatkan di dalam Kitab Kebenaran (pesan-pesan yang diberikan kepada Maria Divine Mercy / MDM), secara rinci, sejak sebelum Paus Benediktus mengundurkan diri.

Menurut kronologis di atas, rencana jahat itu mulai dijalankan pada tahun 2012, ketika Paus Benediktus memulai penyelidikan tentang aktivitas gay di Vatican. Tetapi, sejak November 2010, Tuhan Yesus sudah mulai membuka rahasia tentang adanya rencana jahat itu dan meminta kita untuk mendoakan Paus Benediktus, agar beliau bisa bertahan selama mungkin.

Sejak Nov 2010 sd Januari 2012, ada 10 pesan tentang Paus Benediktus yang disampaikan kepada MDM, dan pada tgl. 11 Feb 2012 (tepat setahun sebelum tgl. pengunduran diri Paus Benediktus – 11 Feb 2013), Tuhan Yesus kembali menubuatkan tentang rencana untuk menggulingkan Benediktus dari Tahtanya. Dan hal itu terjadi tepat setahun kemudian.

Berikut ini adalah cuplikan dari Pesan-pesan Kitab Kebenaran yang berbicara tentang pengunduruan diri Paus Benediktus secara paksa (mulai November 2010) dan rahasia tentang persekongkolan jahat di Vatican :

1.     Pesan dari Yesus – 26 November 2010
Rencana-rencana untuk menggulingkan Paus Benediktus: Berbagai rencana juga dipersiapkan untuk mengambil-alih gereja-gereja dan berbagai iman kepercayaan, termasuk Vatikan. Paus-Ku, Benediktus yang terkasih, dikelilingi oleh orang-orang yang merencanakan kejatuhan ini.

2.     Pesan dari Yesus – 5 Maret 2011
Mintalah agar setiap orang berdoa bagi Wakil-Ku, Paus Benediktus, karena dia dikelilingi oleh musuh-musuh dari Bapa-Ku Yang Kekal. Berdoalah bagi para imam yang teguh imannya kepada-Ku dan kepada Bapa-Ku Yang Kekal.

3.     Pesan dari Yesus – 1 Juni 2011
Hari-hari pontifikat Wakil-Ku yang terkasih kini akan segera berakhir. Ia bahkan sudah akan meninggalkan Vatikan sebelum Peringatan itu terjadi.

4.     Pesan dari Yesus – 6 Juni 2011
Berdoalah bagi Paus Benediktus yang Kukasihi. Ia dikepung oleh musuh-musuh Allah yang amat kuat, haus kekuasaan, dan berusaha mengendalikan Gereja-Ku. Doa dapat membantu menunda kepergiannya, saat dia akan dipaksa meninggalkan Vatikan, seperti telah dinubuatkan. Berdoalah, berdoalah, berdoalah saat ini, karena saat ini akan menjadi saat paling gelap yang dapat menimpa para pelayan kudus-Ku, Uskup, Kardinal, dan semua pengikut-Ku yang sejati. Kunci-kunci Roma sekarang ini akan dikembalikan kepada Allah, Bapa yang Mahakuasa

5.     Pesan dari Yesus – 7 Juni 2011
Wakil-Ku yang kudus, Paus Benediktus, membutuhkan doa-doamu. Berdoalah baginya setiap hari karena dia membutuhkan perlindungan di setiap tingkatan, guna menghantarnya melewati segala siksaan yang akan datang. Penting sekali agar para pengikut-Ku tetap waspada terhadap adanya paus baru yang akan ditampilkan, karena ia bukan dari Allah. Desaklah semua pelayan kudus-Ku untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan mengerikan, yakni tantangan paling menakutkan yang akan mereka hadapi dalam karya pelayanan. Perlu keberanian besar untuk membela Kebenaran Ajaran-ajaran-Ku. Banyak pelayan kudus-Ku buta terhadap janji-janji-Ku, ketika Aku berkata bahwa Aku akan datang kembali. Kapankah mereka mengira ini akan terjadi? Sudah begitu terbiasakah mereka mendaraskan Ajaran-ajaran-Ku, hingga mereka lupa bahwa mereka bisa saja menyaksikan peristiwa-peristiwa itu setiap saat dan, mungkin saja, masih dalam kurun waktu kehidupan mereka? Inilah salah satu tantangan terbesar masa kini [107.3].

6.     Pesan dari Yesus – 6 Juli 2011
Putri-Ku, berdoalah bagi Wakil-Ku, Paus Benediktus, karena dia dikelilingi oleh kekuatan-kekuatan masonik yang kini melakukan segala cara untuk menurunkannya dari tahta. Kekuatan-kekuatan jahat ini telah merasuki Gereja-Ku sejak Konsili Vatikan II, dan telah mengaburkan Ajaran-ajaran-Ku. Banyak aturan yang menghina Aku telah diloloskan, terutama pemberian Ekaristi Kudus-Ku oleh umat awam [prodiakon]. Tidak adanya rasa hormat kepada-Ku dan kepada Bapa-Ku Yang Kekal, melalui aturan-aturan baru yang dibuat untuk mendukung masyarakat modern telah membuat-Ku menangis sedih [132.4].

7.     Pesan dari Yesus – 5 September 2011
Putri-Ku yang terkasih, kini saatnya sudah dekat. Doa telah menolong Wakil-Ku, Paus Benediktus, untuk bertahan dalam menghadapi pertempuran internal melawan kuasa-kuasa jahat. Waktu bagi dia di Vatikan telah diperpanjang.

8.     Pesan dari Yesus – 16 November 2011
Berdoalah bagi Paus Benediktus, terutama saat ini, karena dia pun sedang diserang.

9.     Pesan dari Bunda Keselamatan – 18 Januari 2012
Saat ini memang dibutuhkan banyak sekali doa, Anak-anak. Paus Benediktus XVI menjadi sasaran sebuah Sekte Jahat dari dalam lorong-lorongnya sendiri. Sekte ini sebenarnya telah dikenal di kalangan para pelayan kudus di Vatikan, namun para pelayan kudus itu tidak memiliki kekuatan untuk melawan Kelompok Setan yang telah merasuki Gereja Katolik selama berabad-abad. Mereka itulah yang membelokkan Kebenaran Ajaran Putraku. Sedikit sekali yang diketahui tentang mereka atau upaya jahat mereka. Mereka telah menyingkirkan doktrin sejati Gereja Katolik, dan menggantinya dengan versi yang setengah-setengah dan lunak, yang dipaksakan kepada umat Katolik selama 40 tahun terakhir ini. Begitu banyak kebingungan yang telah disebarkan oleh Sekte Jahat yang tersembunyi ini, sehingga anak-anak-Ku tersesat jauh dari Gereja Sejati. Berdoalah agar mereka tidak sampai mengusir Sri Paus.

Berdoalah agar Nabi Palsu itu tidak sampai mengambil alih kekuasaan Bapa Suci, sebab dia dapat menyebarkan banyak kebohongan. Berdoalah agar para pelayan kudus di Vatikan cukup kuat untuk dapat bertahan menghadapi rencana jahat yang disusun untuk menghancurkan Gereja Katolik. Mereka berencana mengganti Wakil Kudus Putra-Ku, Paus Benediktus XVI, dengan seorang diktator kebohongan. Untuk menipu dunia, dia akan menciptakan sebuah Gereja Baru dalam kerja sama dengan Antikristus dan kelompoknya. Sayangnya, banyak anak-anakku, kendati masih setia kepada iman Katolik, akan mengikuti secara buta doktrin baru yang palsu itu, seperti anak domba yang digiring ke tempat pembantaian.

Bangkitlah terhadap Kebenaran, Anak-anakku. Rencana jahat ini telah mengubah keaslian fundamental ajaran Katolik selama bertahun-tahun. Kamu menghina Putraku jika kamu menyambut Komuni Kudus dengan tangan. Ini adalah ulah mereka. Kamu menghina Putraku jika kamu tidak menyambut Sakramen-sakramen secara teratur. Namun orang-orang itu, tempat kamu bergantung untuk dapat melaksanakan hal ini, tidak mau menjamin kesejahteraan rohanimu, sebab mereka justru tidak menyediakan Sakramen-sakramen itu bagi seluruh umat.

10.Pesan dari Perawan Maria – 28 Januari 2012
Anakku, berdoalah bagi Paus Benediktus dengan segenap hatimu. Dia sangat menderita, dan dalam arti tertentu merasa kesepian dalam kesedihannya menyaksikan kemurtadan, baik di luar maupun di dalam Vatikan. Hari-harinya di Takhta Suci telah diperpanjang, dan oleh karena itulah banyak kekacauan yang ditimbulkan oleh Setan juga telah berhasil dihindarkan.

Doa itu, Anak-anakku, bagaikan gelegar guntur di langit. Doa-doamu sedang didengarkan dan dijawab di Surga, anak-anakku. Ini adalah hal yang baik. Teruslah mendaraskan Doa Perjuangan yang diberikan kepadamu, anakku. Berikut ini adalah Doa Perjuangan (23) khusus bagi keselamatan Paus Benediktus:

“Oh Bapa Yang Kekal, demi Putra-Mu yang terkasih, Yesus Kristus, dan penderitaan yang ditanggung-Nya untuk menyelamatkan dunia dari dosa, kini aku berdoa, sudilah kiranya Engkau melindungi Wakil Kudus-Mu, Paus Benediktus, Kepala Gereja-Mu di dunia, agar dia pun dapat membantu menyelamatkan anak-anak-Mu serta semua pelayan kudus-Mu dari cambuk Setan dan semua pasukannya, yang terdiri atas para malaikat durhaka, yang berkeliaran di dunia untuk mencuri jiwa-jiwa. Ya Bapa, lindungilah Paus-Mu ini, agar anak-anak-Mu dapat dibimbing di jalan yang benar menuju Firdaus Baru-Mu di atas Bumi. Amin.”

11.Pesan dari Yesus – 11 Februari 2012
Beberapa pemimpin dunia akan segera dibunuh dan Wakil-Ku yang kudus dan malang, Paus Benediktus XVI, akan digulingkan dari Tahta Suci di Roma. Tahun lalu, puteri-Ku, Aku telah mengatakan kepadamu adanya persekongkolan di dalam lorong-lorong Vatikan. Sebuah rencana untuk menghancurkan Wakil-Ku yang kudus telah dibuat sejak 17 Maret 2011 dan hal ini akan terlaksana karena ia sudah dinubuatkan.

12.Pesan dari Perawan Maria – 20 Maret 2012
Anakku, terdapat suasana hening, seperti ketenangan yang terasa sebelum terjadinya badai, karena Gereja Katolik akan segera terjun ke dalam krisis. Aku mengundang semua anak-anakku di mana pun mereka berada, agar berdoa bagi Paus Benediktus XVI yang sedang berada dalam bahaya terusir dari Roma. Dia, Wakil Kudus Gereja Katolik, dibenci di berbagai tempat di dalam lingkup Vatikan sendiri. Sebuah rencana jahat yang direncanakan selama setahun lebih akan segera tampak di seluruh dunia. Berdoalah, berdoalah, berdoalah bagi semua pelayan kudus Allah dalam Gereja Katolik, yang akan dianiaya karena munculnya perpecahan besar yang akan segera terjadi di dalam Gereja. Seluruh dunia akan menyaksikan perpecahan besar itu, namun perpecahan itu tidak akan serta merta terlihat sebagaimana adanya. Paus yang palsu sedang menunggu untuk menyatakan dirinya kepada dunia. Anak-anak, janganlah tertipu, karena dia tidak berasal dari Allah. Kunci-kunci Roma telah dikembalikan kepada Bapaku, Allah Yang Mahatinggi, yang akan memerintah langsung dari Surga.

13.Pesan dari Yesus – 12 April 2012
Paus-Ku yang terkasih, Benediktus XVI, adalah Paus terakhir yang sejati di Bumi. Petrus orang Roma, adalah Petrus-Ku, Rasul awali yang akan memerintah Gereja-Ku dari Surga, atas perintah Bapa-Ku Yang Kekal.

Aku harus memperingatkan kamu bahwa kini akan muncul banyak orang yang mengaku diri sebagai nabi baru, yang akan bertentangan dengan Sabda Kudus yang Kusampaikan kepadamu, sebagai Nabi Sejati Akhir Zaman. Pertama-tama mereka akan meyakinkan umat beriman bahwa perkataan mereka berasal dari-Ku. Dengan hati-hati mereka akan memilih kata-kata yang akan mereka gunakan, namun maknanya kabur dan sedikit membingungkan. Meski demikian banyak orang akan mengabaikan kelemahan ini, lalu menerima pesan-pesan mereka karena tampak sejalan dengan Kitab Suci. Ketika banyak jiwa telah tertipu, maka serangan dimulai. Mereka itu, Putri-Ku, memang diperintahkan untuk mempersiapkan anak-anak Allah agar mau menerima Paus berikutnya, yang akan datang setelah Wakil-Ku yang terkasih, Benediktus. Paus berikutnya akan dipilih di dalam Gereja Katolik, namun dia adalah Nabi Palsu itu. Orang-orang yang memilihnya adalah para serigala berbulu domba, anggota kelompok Mason yang rahasia, dan kelompok jahat yang dipimpin oleh Setan. Demikianlah Setan berusaha menghancurkan Gereja-Ku. Sayangnya, Paus Palsu itu akan berhasil menarik banyak sekali pengikut. Mereka yang menentang dia akan dianiaya. Berlarilah selagi masih bisa, anak-anak. Tolaklah kebohongan yang akan disuguhkan oleh mereka yang mencoba meyakinkan kamu akan keaslian Nabi Palsu itu. Kuatkanlah dirimu. Tetaplah setia kepada-Ku, Yesusmu. Jangan meragukan Sabda Kudus-Ku.

14.Pesan dari Yesus – 7 Mei 2012
Jangan pernah berpikir bahwa Aku mempersalahkan banyak Paus kudus yang telah duduk di Takhta Petrus! Tugas perutusan mereka selalu dilindungi. Banyak Paus pernah menjadi tawanan dalam Takhta Suci yang dikelilingi oleh kelompok-kelompok Mason yang tidak mewakili Allah. Mereka membenci Allah, dan telah menghabiskan 50 tahun untuk menyebarkan kebohongan mengenai Kerahiman Allah. Ulah mereka telah menyebabkan runtuhnya Gereja Katolik. Ini bukan kebetulan. Ia sengaja direncanakan dengan liciknya untuk menghancurkan iman Gereja, untuk menghancurkan penghormatan Umat Katolik kepada Satu Allah Yang Benar. Karena hal ini, kini kamu akan disingkirkan ke padang belantara. Setelah Pontifikat Paus Benediktus berakhir, kamu akan dituntun langsung oleh-Ku, dari Surga.

Di atas segala-galanya, tolaklah kebohongan yang dalam waktu singkat akan segera disajikan oleh Nabi Palsu itu, di hadapanmu. Dia akan menyatukan Gereja Katolik dengan Gereja-gereja lain, termasuk gereja-gereja kafir, untuk menciptakan sebuah kekejian, yakni sebuah Gereja Dunia Tunggal Tanpa Jiwa.

15.Pesan dari Yesus – 26 Mei 2012
Hari ini Aku minta kepada para pengikut-Ku, Putri-Ku yang terkasih, agar berdoa dengan sungguh-sungguh bagi Wakil-Ku yang terkasih, Paus Benediktus XVI. Dia, hamba kudus-Ku, sedang mengalami penganiayaan mengerikan di balik pintu-pintu tertutup Takhta Suci. Aku telah berkata kepadamu sebelumnya bahwa Kelompok-kelompok Mason yang memiliki cengkeraman kuat di dalam Vatikan, ingin mengusir Paus-Ku yang terkasih. Mereka bermaksud mengusirnya dari Takhta Petrus dengan cara yang berbelit-belit. Seperti telah Kukatakan kepadamu sebelumnya, dia akan terpaksa mengungsi, karena dia tidak punya banyak pilihan. Saat ini sudah dekat, maka kamu harus tekun berdoa agar dia dapat tetap bertahan selama mungkin, karena segera setelah dia mengungsi, maka Nabi Palsu itu akan menggantikan kedudukannya.

16.Pesan dari Yesus – 16 Juli 2012
Putri kesayangan-Ku yang terkasih, inilah saat mempersiapkan semua imam Allah, para uskup, dan semua orang yang mengelola Gereja-Ku yang Kudus dan Apostolik di Bumi, karena penganiayaan atas Wakil-Ku yang terkasih, Paus Benediktus XVI, hampir mencapai puncaknya. Tidak lama lagi dia akan dipaksa melarikan diri dari Vatikan. Kemudian saatnya akan tiba ketika Gereja-Ku akan terpecah, sehingga yang satu akan bertentangan dengan yang lain.

17.Pesan dari Yesus – 13 November 2012
Seperti halnya Gereja adalah merupakan Tubuh-Ku di dunia, maka Ia pun akan dimahkotai duri-duri penyiksaan seperti ketika dalam perjalanan-Ku menuju Kalvari. Mahkota Duri itu menandakan Kepala Gereja Kudus-Ku di dunia. Paus Benedictus akan sangat menderita karena dia akan dianiaya karena berbicara tentang Kebenaran. Dia akan dihancurkan, sebagai Kepala Gereja-Ku, dan tak ada rasa belas kasihan diperlihatkan kepadanya. Perlawanan akan meningkat dengan cepatnya dimana dia akan dinyatakan tidak relevan lagi. Mereka yang mengaku lebih modern dalam menjalani kehidupan apostoliknya akan memukul dia dan mengejek perkataannya. Kemudian Kepala Gereja-Ku akan digantikan oleh Kepala Ular itu. Penyiksaan yang Kutanggung selama Penyaliban-Ku kini akan dilakukan ulang terhadap Gereja-Katolik-Ku. Ular itu kini bergerak dengan cepat, sementara ia berusaha menghancurkan Tubuh-Ku – Gereja-Ku di dunia. Kemudian semua Gereja-gereja Kristiani akan ditelan dan dipaksa untuk menghormati Nabi Palsu itu sebagai tangan kanan Binatang itu. 

18.Pesan dari Yesus – 17 Februari 2013
    (Setelah Paus Benediktus mengundurkan diri)
Puteri-Ku yang terkasih, perpecahan di dalam Gereja Katolik, seperti yang telah dinubuatkan, kini akan bisa disaksikan oleh seluruh dunia. Kepergian Wakil Kudus-Ku yang terkasih, Paus Benediktus XVI, menandai awal dari sebuah akhir. Melalui dirimu, nabi pilihan-Ku, selama lebih dari dua tahun terakhir ini, Aku telah berusaha untuk mempersiapkan Gereja-Ku di dunia bagi peristiwa menyedihkan ini. Para elit masonic telah merebut kendali atas Gereja-Ku dan mereka akan menggunakan muslihat yang paling jahat atas umat Katolik. Kunci-kunci Roma kini ada dalam Tangan-Ku, setelah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku. Aku akan mengarahkan seluruh pengikut-Ku sehingga Kebenaran dapat dipertahankan dan Sabda Kudus-Ku tetap utuh. Kini Nabi Palsu itu akan mengambil alih Tahta di Roma dan Sabda-Ku, seperti saat Aku berada di dunia dulu, akan dianggap sebagai bidaah.



No comments:

Post a Comment