Tuesday, November 18, 2014

Aku dianggap sebagai orang yang jahat....



Aku dianggap sebagai orang yang jahat dan seorang nabi palsu, karena itu mereka menyiksa Aku
Kamis, 13 Nopember 2014, jam 11.10

PuteriKu yang terkasih, hari ini Aku mengungkapkan kepadamu salah satu misteri terbesar dari saat-saat zaman akhir.

Urut-urutan peristiwa yang menuju kepada hari akhir itu, adalah mirip dengan PenyalibanKu, yang akan diulangi lagi dalam setiap tahapannya, hingga kepada hari ketika Aku akan datang kembali untuk menyelamatkan dunia.

Ketika Aku berada di Taman Getsemani, Aku diasingkan, sendirian dan kesedihan yang mencekam, karena hanya sedikit sekali yang percaya bahwa Aku berbicara tentang Kebenaran. KasihKu kepada BapaKu mempertahankan Aku, namun KasihKu kepada umat manusia memiliki arti bahwa siksaan yang Kutanggung, termasuk siksaan mental dan jasmani di tangan setan, harus Kuterima meski dengan upaya yang luar biasa.

Betapa Aku menderita di dalam taman itu. Betapa Aku memohon keringanan kepada BapaKu. Betapa hancurnya hatiKu ketika setan memperlihatkan kepada-Ku bagaimana dunia akan berakhir. Dia menakuti Aku, menertawakan Aku, meludahi Aku dan mengejek, ketika dia menunjukkan kepada-Ku jiwa-jiwa dari para musuhKu yang pada suatu hari nanti akan berkata bahwa mereka melayani GerejaKu. Hal ini seperti Aku diperlihatkan kepada para rasulKu, yang menolak Aku bahkan bersumpah setia kepada setan. Setan memperlihatkan kepada-Ku jiwa-jiwa dari umat beriman, yang suaranya dianggap sebagai orang fanatik yang radikal, dan yang akan dituduh melakukan kejahatan yang mengerikan. Aku juga melihat mereka yang berkata bahwa mereka mewakili Aku, namun menganiaya para nabi serta para visiuner, serta orang-orang yang akan mencari kehancuran mereka. Aku harus menanggung kegelapan besar ketiku Aku menyaksikan dunia yang pernah Kutinggali ini, menjadi bukan saja buta terhadap Siapa DiriKu ini sebenarnya, namun juga tak pernah diberitahu mengenai DiriKu.

Aku dicampakkan ke tanah, WajahKu ditekan kedalam debu, ditendang, dicambuk dan pakaianKu dikoyakkan oleh setan. Dia menyiksa Aku melebihi kapasitas manusiawiKu dan menekan daya tahan tubuh jasmaniKu secara extrim. Disamping hal ini, Aku diberi kekuatan untuk terus menghadapi PenyalibanKu yang tak terelakkan, yang sungguh menakutkan Aku. Namun KasihKu kepada manusia melampaui rasa takut manusiawiKu.

Para hamba kudusKu, yang tidak mau menolak Aku, juga akan menderita pengasingan yang sama. Mereka akan dipermalukan dan dikucilkan. Pengasingan mereka tidak akan dipersalahkan oleh GerejaKu karena adanya rasa takut dari dalam.

Ketika Aku disiksa, mereka yang melaksanakan tindakan yang paling kejam dan keji atas TubuhKu, bersukacita. Aku dianggap sebagai orang yang jahat dan seorang nabi palsu, karena itu mereka menyiksa Aku. Mereka menyombongkan kesucian mereka, kebijaksanaan mereka, dan pengetahuan mereka atas Kitab Suci, sementara mereka mencemarkan TubuhKu. Mereka tidak bisa menerima nubuatan bahwa Mesias mereka akan datang untuk menyelamatkan mereka. Mereka yang akan mewartakan KedatanganKu Yang Kedua akan menanggung perlakuan yang sama.

Ketika mereka menelanjangi Aku, mereka ingin menghinakan Aku lebih jauh, maka mereka memberiKu pakaian kumal warna merah, yang tak bisa menutupi seluruh TubuhKu, dengan tujuan untuk lebih mencemarkan TubuhKu lagi. Namun ketika mereka menusukkan duri-duri, laksana jarum, kedalam KepalaKu, mereka menyatakan bahwa Putera Manusia adalah seorang pembohong, dan karena itu tidak layak diterima. Mereka mengoyakkan MataKu hingga keluar dari rongganya, namun sakitnya masih belum seberapa dibandingkan dengan pernyataan mereka, bahwa Aku tidak diterima sebagai Juru Selamat dari anak-anak Allah.

Semua ini akan segera dilaksanakan kembali, ketika Aku, Yesus Kristus, sebagai Kepala GerejaKu, akan dicampakkan dan MahkotaKu diambil dariKu. Seorang pemimpin palsu, antikris, akan menggantikan sebagai KepalaKu, namun tidak seperti Anak Domba Kurban, dia akan mengenakan mahkota kemilau dari emas. Dibalik penampilan ini terdapatlah inti yang membusuk, dan bersama dengan berbagai kebohongan, kepalsuan, penghujatan serta kekafiran yang akan tercurah keluar dari mulutnya, dia akan menyampaikan berbagai hal seolah itu adalah madu yang mengalir dari sarang lebah. Janganlah kamu terlena, karena binatang itu akan memiliki penampilan yang indah, suaranya menyejukkan, penampilannya megah. Dia nampak tampan sekali dan sangat menarik, namun dari mulutnya mengalirlah bisa yang akan meracuni jiwamu.

Ketika Aku memanggul SalibKu, Aku tak bisa melakukan hal ini sendiri. Ia sangat berat hingga Aku hanya bisa melakukan satu langkah saja dalam sesaat, dan berjalan dengan perlahan sekali. TubuhKu terkoyak di berbagai tempat dan karena hilangnya banyak darah Aku mengalami pingsan berkali-kali, begitu lemahnya DiriKu. Satu MataKu menjadi buta dan diri-duri di KepalaKu membuat darah yang mengalir dari Luka-lukaKu harus dihapuskan terus menerus oleh mereka yang berjalan bersamaKu. Jika tidak, Aku tak akan bisa melangkah maju.

Hal yang sama juga akan terjadi atas Sisa GerejaKu, bagian terakhir dari TubuhKu. Mereka akan berjalan seperti Aku, dengan memanggul sebuah Salib berat, namun meski disitu ada penderitaan, penyalah-gunaan, rasa sakit, serta darah yang tertumpah, mereka akan menanggungnya hingga akhir. Karena DarahKu Yang Berharga akan mengalir atas jiwa-jiwa mereka secara berurutan dengan PenderitaanKu sendiri – PenyalibanKu sendiri. Dan pada hari ketika mereka tidak lagi mempertahankan Kurban Misa Kudus harian, maka KehadiranKu menjadi tidak ada. Ketika harinya tiba bagi TubuhKu – GerejaKu di dunia – untuk akhirnya dijarah, disalibkan dan dicemarkan, maka semuanya akan berubah untuk selamanya.

Adalah TubuhKu, GerejaKu, ketika masih hidup di dunia, yang mempertahankan kehidupan ini. Namun ketika ia dihancurkan, seperti yang kau ketahui, maka kehidupan ini akan selesai. Ketika GerejaKu dikhianati, dikurbankan dan dicampakkan, seperti halnya PenyalibanKu, hal ini akan menandai zaman akhir itu.

Yesusmu

No comments:

Post a Comment