Friday, December 19, 2014

Allah Bapa : Tanpa Aku maka tak akan ada apa-apa....



Allah Bapa : Tanpa Aku maka tak akan ada apa-apa. Tak ada alam semesta. Tak ada kasih. Tak ada kehidupan
Minggu, 7 Desember 2014, jam 16.30

PuteriKu yang terkasih, janganlah ada diantara kamu yang lupa Siapa DiriKu ini. Inilah Aku, Bapamu yang terkasih, Pencipta segala sesuatu yang ada sejak semula dan Yang Ada pada saat akhir nanti. Segala sesuatu berasal dariKu dan setiap orang akan menunduk di hadapanKu, kecuali jika dia ingin dicampakkan keluar dari Hirarki SurgawiKu.

Kamu, anak-anakKu yang terkasih, adalah yang dirindukan oleh HatiKu dan setiap pertempuran di dunia yang kau saksikan ini adalah demi keselamatan jiwamu. Segala sesuatu yang jahat berasal dari lawanKu, raja kebohongan, si penipu, si pendakwa, musuh terbesar dariKu dan dari anak-anakKu. Dia yang melawan Aku juga melawan kamu. Segala sesuatu yang memberi kemuliaan kepada-Ku, memberi kemuliaan juga kepada semua yang menjadi milikKu. Hal ini termasuk juga Putera TunggalKu dan kamu, keturunanKu yang terkasih.

Orang yang menganiaya anak-anakKu tidaklah berasal dariKu. Bagi setiap penderitaan, rasa sakit dan keterasingan, yang harus ditanggung oleh kamu yang berada paling dekat denganKu, ketahuilah bahwa hal ini disebabkan oleh setan serta seluruh hirarki malaikat durhaka. Keinginan mereka yang paling besar adalah merebut kamu dariKu dan karena inilah maka kamu akan menderita.

Karena Aku tidak mau mengambil kembali apa yang telah Kuberikan, yaitu kehendak bebasmu, maka kemenangan ataupun kekalahanmu tergantung kepada jalan mana yang kau pilih. Hal ini berarti bahwa jika kamu mempersembahkan kehendak bebasmu kepada-Ku, demi kebaikanmu sendiri dan jiwa-jiwa lainnya, maka kamu bisa dan akan mengalahkan musuhmu yang terbesar, iblis. Namun jika kamu membiarkan setan menguasai jiwamu, maka dengan kehendak bebasmu sendiri kamu telah memutuskan segala ikatanmu denganKu.

Aku tak bisa campur tangan dengan kehendak bebasmu karena hal ini akan berarti bahwa Aku melanggar JanjiKu sendiri. Aku tak bisa memaksamu untuk membuat pilihan. Aku hanya bisa menunjukkan kepadamu jalan, yang menuju keselamatan kekal. Maka kamu harus memutuskan jalan mana yang kau inginkan. Seluruh Karunia dari Hirarki SurgawiKu diberikan secara cuma-cuma kepadamu maka hendaknya kamu memutuskan untuk memilihnya sebagai kehidupan yang kau inginkan. Tolong, demi kepentinganmu, janganlah menolak Aku, demi meraih kemegahan dan keindahan yang diletakkan di hadapanmu melalui godaan-godaan iblis. 

Banyak dari kamu yang merasa tidak yakin dengan Aku atau atas Siapa DiriKu ini sebenarnya karena setan, melalui kuasa-kuasa yang telah diterimanya, membutakan kamu akan KeberadaanKu. Dia akan mencela kamu secara terbuka dengan segala macam logika dan kecerdasan manusia untuk menyangkal KeilahianKu. DiriKu akan dijadikan bahan diskusi secara terbuka dengan rasa penghinaan, namun si pengecut licik yaitu setan, dia tak akan pernah menunjukkan dirinya, karena hal itu akan bisa mengacaukan tujuannya. Selama kamu masih tidak percaya akan keberadaan setan, maka kamu tidak mungkin untuk percaya kepada-Ku. Namun Aku memperingatkan kamu. Percayalah apapun tentang Aku, namun janganlah kamu menolak keberadaan setan, karena ia ada disekitarmu. Tolaklah keberadaan setan maka kamu menolak Aku, karena setan adalah lawan dari segala sesuatu yang Kulakukan. Aku adalah Kasih. Kasih adalah milikKu. Mereka yang mengasihi, mungkin tidak mengakui Aku, tetapi jika tanpa Aku maka tak akan ada apa-apa. Tak ada alam semesta. Tak ada kasih. Tak ada kehidupan 

Janganlah kamu keliru memilih si pembuat kejahatan diatas KeilahianKu. Saatnya segera tiba ketika kamu akan mengerti segala sesuatu yang Kukatakan kepadamu. Ketika jaring itu telah diangkat dari matamu maka kamu harus segera berlari kepada-Ku. Aku akan menanti untuk memeluk kamu kedalam Tempat PerlindunganKu dan sejak saat itu dan seterusnya Aku akan menghapus air matamu, membuang segala penderitaan dan membawamu menuju Terang KerajaanKu selamanya.

Aku mengasihi kamu, anak-anak yang terkasih. Aku menunggu dengan rindu akan hari ketika kamu kembali kedalam Pelukan SurgawiKu.

Bapamu yang mengasihi
Allah Yang Maha Tinggi

No comments:

Post a Comment