Sunday, October 28, 2018

VORTEX - JAMES MARTIN DAN VATIKAN





VORTEX - JAMES MARTIN DAN VATIKAN

Dia sedang berbohong, dan mereka membiarkannya.

October 25, 2018


Saya Michael Voris datang kepada Anda dari Roma, di mana, menurut pastor James Martin, semua yang dia katakan secara terbuka tentang homoseksualitas, telah diperintahkan kepadanya dari Vatikan dan mendapatkan persetujuan penuh dari Vatikan.

Pada sebuah ceramah baru-baru ini di Keuskupan Agung Atlanta pada akhir pekan yang lalu, Martin mengatakan hal itu, bahwa dia telah mendapatkan persetujuan penuh dari Vatikan atas doktrin sesat yang dia khotbahkan dan, memang, dia telah ditugaskan oleh Vatikan untuk keluar dan menyebarkan ‘injil’ yang menyimpang. .

Mengingat apa yang terjadi di sini, dalam kesempatan Sinode Pemuda, tidak seorang pun dapat menemukan hal yang sangat mengejutkan. Church Militant telah mendengar dari beberapa orang yang hadir pada konferensi yang diadakan oleh James Martin, bahwa dia sekarang membuat klaim itu secara terbuka – dan selalu memulai pembicaraannya dengan klaim itu: bahwa dia telah ditugaskan dan disetujui untuk melakukan kesesatan itu oleh Vatikan.

Martin juga telah membuat serangkaian tuduhan memfitnah dan menghina di media sosial untuk melawan Church Militant, LifeSiteNews dan Lepanto Institute, dan menuduh kita semua mendorong kekerasan fisik terhadap orang-orang yang tertarik pada sesama jenis.

Tentu saja, hal ini adalah sebuah kebohongan total. Tetapi karena Martin juga berbohong telah tentang apa yang diajarkan Gereja dan apa yang diperintahkan oleh Tuhan kita, maka dia juga dengan mudahnya berbohong tentang apa yang kita dan orang lain katakan, dan hal ini tidaklah mengejutkan.

Dalam ceramahnya dimana dia mengatakan bahwa Vatikan menyetujui dan memerintahkan kepadanya, Martin mengatakan bahwa kaum homoseksual tidak boleh disuruh untuk hidup murni (tidak melakukan homosex), karena tidak ada orang lain di dalam Gereja yang berani disebut sebagai "whataboutism." (Whataboutism adalah varian dari kesalahan logika yang mencoba untuk mendiskreditkan posisi lawan dengan menuduh mereka dengan kemunafikan tanpa secara langsung menyangkal atau menyanggah argumen mereka).

Dia mengatakan bahwa para sekretaris paroki perlu ‘sekolah’ dulu untuk belajar bagaimana mendaftarkan pasangan lesbian untuk mengikuti kursus pembaptisan bagi anak-anak mereka; bahwa orang homoseksual aktif perlu dimasukkan dalam keanggotaan dewan paroki; bahwa Gereja Katolik harus bertanggung jawab atas 90 persen kebencian mereka terhadap kaum  homoseksual; bahwa kaum homoseksual adalah lebih banyak berbelas kasih daripada non-homoseksual; bahwa homoseksual diciptakan oleh Tuhan sebagai homoseksual. (Persis seperti kata paus Francis sendiri kepada seorang homosex yang bertanya kepadanya tentang keadaan dirinya yang homosex. Saat itu paus Francis menjawab: Tuhan memang menciptakan kamu seperti itu (sebagai homosex). Silakan lihat disini: https://cruxnow.com/vatican/2018/05/21/abuse-victim-says-pope-francis-told-him-being-gay-doesnt-matter/ )

Daftar penyebaran racun spiritual terus berjalan dan terus berlanjut, dan mengingat bahwa banyak dari pokok pembicaraan yang sama ini digembar-gemborkan di sini, di dalam kesempatan Sinode Pemuda saat ini, maka tidak ada orang yang merasa heran atas klaim Martin bahwa Vatikan telah memberinya perintah-perintah seperti itu.

Siapa saja, termasuk dan terutama para uskup yang tidak dapat melihat bahwa paus Francis dan aliran homoseksual yang ada di sini, di Roma, dimana banyak di antaranya yang diidentifikasi secara langsung dengan menyebut nama-nama mereka dalam kesaksian ViganĂ² yang asli, maka uskup-uskup yang tidak tahu informasi itu secara aktif berusaha untuk tidak perlu mengubah pengajaran yang sebenarnya, tetapi hanya perlu menciptakan iklim di mana semua orang akan mengabaikannya, dan dengan sengaja membutakan dirinya.

Kembali di Amerika Serikat, sebagai tanggapan terhadap malapetaka Sinode Pemuda dan masalah homosexual ini, berbagai komentator Katolik yang terkenal mencoba untuk memadamkan ketakutan tentang ajaran yang sedang dirubah. Ternyata mereka (para komentator itu) tidak mau berurusan dengan kenyataan yang sebenarnya atau terlalu sedih untuk menghadapinya?

Tidak seorang pun - ulangi, tidak ada seorang pun - yang mengatakan bahwa sebuah dogma baru akan disajikan oleh paus Francis, yang sedang duduk di singgasana, dengan menyetujui perbuatan sodomi dan pernikahan sesama jenis.

Tapi yang jelas, bahkan digarisbawahi oleh imam gay, James Martin, seperti melakukan pertunjukan anjing dan kuda di sirkus, bahwa ada arus deras homoseksual di Vatikan yang ingin agar semua orang berpikir bahwa hal itu (doktrin Gereja) telah berubah.

Di sini, di Roma, mereka secara pribadi memompakan kepada wartawan sekuler dengan informasi bahwa kaum muda Katolik ingin homoseksualitas dan pelaku aktifnya, yang disebut kaum LGBT, serta cara hubungan sex mereka, sepenuhnya dianut dan disetujui oleh Gereja.

Berbagai pembicaraan itu kemudian menjadi berita utama dari berbagai outlet berita internasional, semuanya dalam persiapan dan berusaha mengurangi tekanan penyebaran racun spiritual ini yang akan mengalir keluar dari dokumen akhir sinode, setelah segala urusan bisnis di sini berakhir pada akhir pekan ini. (28 Oktober 2018)

Semua pemain kunci telah keluar dari tempat persembunyian mereka: "Rabbit Hole" Cupich di Chicago, "Nighty-Night Baby" Tobin di Newark – yang banyak dikabarkan akan menjadi pengganti Wuerl di DC - Kevin "Saya terkejut" Farrell, yang sedang menjalankan ‘mega – department’ di Vatikan, serta lusinan bawahan mereka seperti Thomas Rosica yang telah menjajakan perbuatan sodomi sebagai perbuatan yang mendekati sakramen selama bertahun-tahun ini.

Tentu saja, James Martin telah diperintahkan oleh Vatikan untuk melakukan apa yang dia lakukan, dan baru saja dia mengatakan itu, ya… itu adalah taruhan yang aman baginya, karena tidak ada orang yang akan mengangkat telepon di sini, di Roma, yang akan berkata kepadanya agar dia berhenti mengatakan hal itu.

Ini semua adalah bagian dari ‘menjadikan Gereja sebagai ramah gay’ yang hebat, dan jika Anda tidak dapat melihat kenyataan ini, hal itu karena Anda yang sengaja tidak mau melihatnya.

Sementara itu, umat Katolik yang setia terus menolak semua ini dengan setiap serat dalam jiwa mereka yang otentik Katolik. Martin telah bertemu dengan para pemrotes yang berdoa pada saat ceramahnya dimana dia mengolok-olok mereka di dalam gereja setelah ceramahnya dimulai; uskup seperti McElroy dari San Diego dipermalukan oleh umat Katolik yang setia yang menuntut jawaban atas semuanya ini – mereka adalah umat Katolik yang telah dia buang - dan sekarang, ini adalah harga untuk menjadi seorang Katolik yang setia, untuk berdiri di kaki salib dan bertahan dan menderita bersama Tuhan kita dan Ibu-Nya Yang Terberkati, untuk menanggung perbuatan Yudas-Yudas ini.

Ibu kita adalah Ratu Surga, yang hatinya sendiri menanggung tusukan agar rahasia-rahasia akan terungkap.

Kita tidak boleh menjauh satu inci sekali pun dari salib ini. Adalah tugas kita untuk berdiri di sini, menerima penderitaan dan melakukan apa yang kita bisa untuk mempertahankan Iman dalam menghadapi racun dari monster-monster spiritual ini.

Berdoalah demi pertobatan mereka, ya, dengan penuh ketulusan dan kesungguhan. Janganlah mundur satu inci sekali pun disini, di Kalvari kita ini.

No comments:

Post a Comment