Friday, October 19, 2018

Vortex - UPAYA UNTUK MENUTUP-NUTUPI KEJAHATAN GAY


the Vortex
UPAYA UNTUK MENUTUP-NUTUPI KEJAHATAN GAY
Kita Harus Membukanya





October 18, 2018

Saya Michael Voris, dari Church Militant, sedang berada di Vatikan, untuk memberi Anda laporan langsung dari Vatikan, di mana sinode tentang kaum muda yang sedang berlangsung disini dikritik habis-habisan karena telah mendorong diterimanya agenda gay dengan menggunakan kedok "mendengarkan aspirasi kaum muda," dalam hal pemikiran mereka tentang ajaran Gereja.

Seperti halnya sinode tentang keluarga tahun 2014 dan 2015 - terutama sinode tahun 2015 – yang pada dasarnya telah dicurangi sebelumnya oleh serangkaian langkah yang melibatkan dokumen pendahuluan serta timbunan agenda dari kaum teologis-kiri, maka sinode tentang kaum muda ini juga mengikuti langkah sebelumnya - tetapi kali ini dengan memanfaatkan orang-orang muda.

Pertanyaan untuk para bapa sinode: Bukankah kaum remaja dan dewasa muda itu telah cukup banyak dimanfaatkan oleh para klerus homoseksual untuk memutar-balikkan keadaan saat ini dan Anda kini masih mencoba untuk menyalah-gunakan mereka lagi secara intelektual?

Masalah spesifik dari homoseksualitas di lingkungan klerus masih terus diabaikan dan diremehkan oleh sepasukan uskup di seluruh dunia atau ditolak mentah-mentah sebagai krisis nyata atau penyebab utama dari krisis saat ini. Hal ini memang benar, pertama-tama, dalam kasus pendirian media Katolik yang akan segera diseret di atas bara panas yang secara umum akan mengucapkan kata "H".

Mereka mengenal banyak uskup – dimana banyak di antaranya yang gay ataupun pendukung gay- yang akan menghancurkan mereka dalam sekejap, dan begitu kurangnya integritas di pihak jurnalis yang suka berpura-pura - tetapi kita sudah tahu semua itu.

Di tempat kedua, terdapat para pemimpin Gereja sendiri yang terus menyangkal secara terbuka bahwa ini adalah masalah penting, dan hal ini terbukti dalam berbagai rapat paroki yang diselenggarakan oleh berbagai uskup di seluruh negeri dimana banyak umat Katolik yang terus menginginkan jawaban.

Misalnya, kembali ke Amerika, di San Diego, uskup Robert McElroy, seorang yang membawa aib bagi jabatan kudusnya, telah menghadapi pertanyaan dan tantangan yang cukup sengit pada sesi-sesi pidatonya tentang homoseks di lingkungan imamat, dan banyak orang telah dilarang atau tidak diizinkan masuk tempat pertemuan, meskipun pejabat keuskupan setempat berkata bohong dengan mengatakan bahwa tidak ada orang yang ditolak masuk.

Church Militant telah berbicara dengan beberapa dari orang-orang itu. Mereka ditolak dan diusir begitu saja.

Sementara uskup McElroy di San Diego mendapatkan tanda ‘bintang emas karena benar-benar memiliki umat Katolik yang diusir keluar, maka para uskup lainnya bersikap sedikit lebih halus tentang hal ini dengan cara mengelak dan menghindari pertanyaan dari umat beriman tentang homoseks yang merajalela di antara para klerus. Church Militant telah diberi beberapa rekaman audio oleh umat Katolik yang setia mengenai kasus ini, dan itu semua adalah cerita yang sama yang hampir terjadi di mana-mana.

Satu pengecualian yang patut dicatat adalah
yang terjadi di Dallas, uskup Edward Burns, yang dilaporkan oleh sebagian umat yang setia kepada Gereja Militan. Dia tampaknya bersikap agak terbuka terhadap gagasan bahwa homoseks memainkan peran dalam skandal busuk saat ini.

Tidak seperti uskup McElroy, setidaknya uskup Edward Burns tidak sampai mengusir orang-orang keluar dan tidak juga menyuruh mereka masuk. Uskup McElroy adalah seorang homoseksual sejati. Umat yang setia hanya bisa berharap bahwa orang-orang seperti uskup Burns ini dapat melihat dan memahami ini: Bahwa ada beberapa uskup dan kardinal yang tidak memiliki kasih sama sekali kepada Gereja. Jika hal itu terdengar mengejutkan atau keras atau memecah belah, tetapi pada intinya hal itu adalah benar-benar ada.

Salah satu dari mereka adalah Cdl. Blase Cupich, uskup agung Chicago yang hadir pada Sinode bagi kaum muda saat ini, yang banyak berkontribusi dalam meracuni pikiran anak muda dengan mengecilkan (mengabaikan) masalah homoseks serta bahaya spiritual yang terkait dengannya. Cupich sekarang memiliki reputasi yang sangat baik untuk mengatakan hal-hal yang benar-benar bodoh, dan  membanting siapa saja yang mengkritik kebodohannya dan kemudian melipat-gandakan pernyataan bodohnya yang asli. (Ingat kasus pastor Paul Kalchik yang diusir oleh Cupich.)

Dan dalam contoh utama ini - sekali lagi, yang sama sekali tak bisa ditolak oleh pendirian media Katolik yang tidak dapat dipercaya untuk menceritakan kisah yang sesungguhnya di balik cerita – karakter sebenarnya dari Kard.Cupich sebenarnya, yang luar biasa, yang muncul keluar pada pekan terakhir ini, dimana Kard.Cupich mengatakan bahwa angka-angka laporan John Jay dari tahun 2002 – 2004 yang menunjukkan adanya pencabulan anak-anak dan remaja yang diserang secara seksual dan diperkosa oleh orang-orang muda, tidak ada hubungannya dengan klerus homoseksual.

Pernyataan Kard.Cupich itu adalah hal yang paling tolol yang pernah dia katakan, atau paling bohong. Laporan John Jay itu menyatakan dengan jelas bahwa lebih dari empat dari setiap lima korban pencabulan oleh imam-imam, yang kesemuanya adalah laki-laki, Yang Mulia Kard.Cupich, dan mereka adalah laki-laki muda.

Jadi, marilah kita lihat, laki-laki yang lebih tua memperkosa dan menyerang laki-laki muda secara seksual – dan (menurut Kard.Cupich) tidak ada kasus homoseksual di sana?

Jika Cupich mau mengembalikan ‘simpanan ingatannya kembali ke tahun 2004, dia seharusnya akan ingat bahwa uskup Wilton Gregory telah membuat pernyataan publik awal dengan mengumpulkan awak media massa – dan berkata bahwa masalah yang ada saat itu adalah orang-orang homoseksual yang memangsa para pria yang lebih muda.

Apa yang Cupich pikirkan tentang keseluruhan kisah McCarrick saat ini? Menurut Anda, tentang apakah bagian terbesar dari laporan grand jury Pennsylvania?

Cupich adalah seorang kardinal dalam Gereja Katolik. Dia berada di Vatikan saat ini, mengikuti Sinode, sebagai pemimpin (dalam Komisi B) dalam sinode Pemuda - Pemuda Katolik – yang menangani masalah yang paling mendesak di Gereja saat ini, kemajuan agenda sodomi oleh klerus homoseks aktif maupun pasif, dan dia memiliki keberanian untuk berkata bohong tentang hal ini, atau mengatakan hal yang paling bodoh yang bisa dikatakan.

Dan semua ini tepat terjadi di depan hidung paus Francis, yang tampaknya tidak peduli dengan hal ini, sementara itu media Katolik profesional yang tak memiliki integritas telah melihat kasus ini namun tidak berkata sepatah kata pun.

Sinode terus berlangsung hingga akhir bulan, dan Church Militant akan terus berada di sini untuk meliput setiap momen yang memalukan, karena pendirian media Katolik itu tidak akan mau mengatakan kata yang benar kepada Anda tentang kisah yang sebenarnya di balik apa yang nampak dari luar.

Melaporkan kepada Anda dari Roma untuk meliput Sinode tentang Pemuda, saya, Michael Voris.

No comments:

Post a Comment