Friday, August 12, 2016

Bayside : #127 – KONSILI VATIKAN II

#127 – KONSILI VATIKAN II



“Melalui beberapa retakan, asap setan telah memasuki bait Allah: keraguan, ketidak-pastiam, berbagai masalah, kegelisahan, ketidak-puasan, terjadi setiap hari…  Sebelumnya kita mengira bahwa hari setelah Konsili (Vatikan II) adalah hari terbitnya matahari bagi Gereja, namun kenyataannya kita mendapati berbagai badai yang muncul. Kita berusaha menggali lembah-lembah baru menggantikan lembah yang telah kami tutup.” — Pope Paul VI, Discourse of June 29, 1972


KONSILI LAINNYA - Our Lady, February 1, 1974
Perhatikanlah, anakku, apa yang akan terjadi. Mereka akan menuntut diadakannya Konsili lainnya. Oh, setan kini telah melaksanakan rencananya. Celakalah, celakalah orang jahat itu – akan menjadi apakah mereka?

SETAN HADIR - Our Lady, August 14, 1974
Janganlah kamu menghancurkan Rumah Puteraku, Gereja, dengan bekerja sama dengan musuh-musuh Puteraku! Janganlah kamu menerima musuh dengan menurunkan standard kebenaran. Contohmu harus menjadi ukuran keteguhan iman.

Kamu melakukan perubahan! Apa perlunya perubahan itu sedangkan fondasi Gereja telah mampu bertahan menghadapi ujian zaman? Itu adalah ulah dari orang-orang yang tidak puas, seorang yang serakah dan penuh hawa nafsu yang berusaha melakukan perubahan. Apakah dia melakukan perubahan untuk membawa manusia kepada Allah? Tidak! Dia melakukan perubahan untuk menjauhkan manusia dari Allah dan menyerahkannya kepada Lucifer!

Setan ikut hadir, dia mendengarkan dengan penuh perhatian selama Konsili berlangsung. Dia menunggu setiap gerakan, dan dia menempatkan orang-orangnya di antara kamu! Kenalilah dan aturlah kembali jalanmu. Kamu telah ditipu. Kamu berada di jalan yang salah. Kembalilah sekarang, atau kamu akan menabur benih kehancuranmu sendiri!

Sampai berapa banyak kamu harus menerima peringatan sebelum Bapamu datang kepadamu? Tidak ada tanggal yang kuberikan kepada manusia kecuali hanya kepada sedikit orang saja. Mereka yang telah menerima rahmat yang diberikan secara cuma-cuma karena mereka memintanya, tidak akan diabaikan. Mereka akan mempersiapkan dirinya. Seluruh umat manusia di dunia hendaknya mempersiapkan kematian mereka.

Kami memperhatikan sebuah dunia dimana manusia berbuat mencemarkan dirinya sendiri serta Bapa mereka, dengan melahap segala macam nafsu dan kenikmatan, kekejian – terutama di Rumah Allah. Dia hidup seolah dia tak bisa mati. Tak ada daging manusia yang bersifai kekal, namun jiwa adalah kekal dan hidup selamanya.

PERSELISIHAN DAN PERPECAHAN - St. Michael, March 18, 1976
Dari Konsili besar itu, Konsili yang menghasilkan perselisihan dan perpecahan serta musnahnya jiwa-jiwa, kenyataan yang ada dibalik kehancuran itu adalah karena tidak adanya doa.

Setan ikut duduk di dalam Konsili itu dan dia memperhatikan kemajuan yang dicapainya. Kini dia seperti bermain catur dengan Topi-topi Merah dan Topi-topi Ungu, menggerakan mereka dengan sukacita sementara mereka melihat kejahatan semakin menang, dan segala macam orang ikut masuk dengan bebasnya melalui pintu-pintu Kota Suci beserta semua lembaga-lembaga ekumenis.

DIMANIPULASI - Our Lady, May 15, 1976
Anak-anakku, ada sebuah persekongkolan jahat yang besar saat ini di duniamu – kekuatan-kekuatan, pilar-pilar setan. Manusia telah memberinya berbagai nama – antara lain pilar ke lima. Mereka kemudian menyebar menjadi partai-partai politik, termasuk komunisme. Oh anak-anakku, mereka itu adalah belalai-belalai kecil dari gurita itu, persengkokolan jahat raksasa, yang akan menyatukan duniamu dan Gereja Puteraku dibawah kekuasaan orang-orang lalim!

Anak-anakku, di Roma terjadi sebuah perebutan kekuasaan, sebuah mesin politik yang dikendalikan oleh setan. Akan terjadi sebuah perang di dalam roh. Hal itu akan berupa uskup melawan uskup dan kardinal melawan kardinal.

Aku mengulangi lagi, anak-anakku, seperti yang telah kukatakan kepadamu pada waktu yang lalu, bahwa Konsili Vatikan II itu dimanipulasi oleh setan. Dia duduk disana di antara kamu dan dia mengendalikan kamu seperti dalam permainan catur.

Apa yang bisa kau lakukan saat ini untuk memulihkannya? Hal itu sederhana saja, anak-anakku: kembalilah dan mulailah lagi dengan fondasi yang telah diberikan kepadamu. Kamu harus mengembalikan kehormatan dari profesi imamatmu. Kamu harus mengembalikan rasa hormat kepada Bapa Sucimu, Paus Paulus VI. Aku telah memperingatkan kamu tentang berbagai cara kekejian, kesesatan, serta bujuk rayu yang dihadirkan kepadamu. Dengarkanlah, bertindaklah dengan berdasarkan kepada peringatan-peringatanku kepadamu. 

DIMULAI DENGAN NIATAN YANG BAIK - Our Lady, June 5, 1976
Uskup-uskup di Rumah Puteraku, Gereja, kamu telah tersesat. Kamu telah mencerai-beraikan domba-domba Kami. Kamu telah bersatu dengan segala macam kesesatan dan guru-guru palsu. Kamu memulai dengan niatan yang baik di dalam Konsili itu, namun kemudian kamu ditipu dalam pencarianmu akan perdamaian dan persaudaraan. Kamu membiarkan segala macam kesesatan merayap perlahan ke dalam Rumah Puteraku, Gereja. Kamu harus sadar bahwa kamu sedang membiarkan terbentuknya sebuah Konsili Gereja-gereja Dunia, namun itu bukanlah Gereja Puteraku. Itu adalah gereja manusia, sebuah gereja tanpa fondasi yang benar. 

SEPERTI PAPAN CATUR - Our Lady, August 5, 1976
Pastor-pastor, kamu yang berkewajiban memelihara domba-domba Kami, kamu sekarang harus menghentikan perubahan-perubahan itu demi mencari pembaharuan, karena hal itu justru menghancurkan jiwa-jiwa kaum muda serta mencerai-beraikan domba-domba Kami.

Aku mengulangi lagi, anak-anakku, Konsili besar di Roma itu, Konsili Vatikan II, janji-janjinya memang besar, namun setan telah duduk di antara kamu dan dia mempermainkan kamu seperti pada papan catur.

Kamu telah diberi sebuah fondasi Iman yang berdasarkan kepada Tradisi serta pengetahuan dari para nabi. Kamu tak bisa memulai dengan agama yang baru itu, karena ia akan menuntunmu kepada satu agama yang bukan berasal dari Puteraku, yang tak memiliki fondasiNya yang sejati, dimana kamu akan menerima Tubuh Puteraku dan mencemarkanNya, tidak lagi kamu mengajarkan pengetahuan akan keilahianNya. Petualangan busuk apa lagi yang kau rencanakan itu, oh kamu yang kecil imanmu? Akan menjadi apa kamu? Topi-topi Merah telah terjatuh, dan Topi-topi Ungu sedang disesatkan. Celakalah, celakalah, celakalah penduduk bumi!

Anakku, janganlah kamu memperlambat usahamu karena adanya opini manusia. Ketahuilah, anakku, bahwa bukanlah kamu yang sedang berbicara itu, tetapi itu adalah suara dari Surga.

TAK ADA DAMAI TANPA IMAN - Our Lady, May 18, 1977
Akan terjadi uskup melawan uskup dan kardinal melawan kardinal dan setan menempatkan dirinya di tengah-tengah mereka. Seperti pada permainan catur, dia memanipulasi segalanya demi kepetingannya sendiri, bukan demi manusia. Seperti permainan catur, dia akan memainkan uskup melawan uskup dan kardinal melawan kardinal.

Di dalam Konsili di Roma itu, KV II, manusia telah menggunakan penyimpangannya untuk mempromosikan perdamaian. Lihatlah ke sekitarmu, anak-anakku, belajarlah : perdamaian macam apakah yang dibawa kepada manusia? Manusia berseru-seru damai, damai, sambil mereka berjalan menjauhi perdamaian. Tak akan ada damai tanpa iman. Tak akan ada damai tanpa ada rencana Allah di dalam hati umat manusia.

PINTU-PINTU DIBUKA - Our Lady, July 25, 1977
Oh anak-anakku, kenalilah tanda-tanda zaman. Kamu sedang menjual dirimu, dengan cepat, kepada perbudakan. Pemerintahmu dan pemerintah-pemerintah di dunia kini hampir dikuasai sepenuhnya oleh para pengikut neraka. Kekuatan-kekuatan 666 kini bercokol kuat di dalam pemerintahmu, di dalam diri klerusmu – pastor-pastormu, gembala-gembalamu, uskup-uskupmu. Dan setan telah memasuki jajaran tertinggi dari hirarki di Roma.

Anak-anakku, KV II dimulai dengan niatan yang baik, namun pintu-pintunya dibuka bagi segala macam kesesatan, hingga secara perlahan menimbulkan pencemaran terhadap Iman. Anak-anakku, kini kamu harus membangunkan pastor-pastormu dari tidur lelap mereka. Mereka telah menyerahkan dirinya kepada sebuah agama baru dari manusia.
 
SEGALA MACAM JANJI - Our Lady, May 13, 1978
Segala macam janji diberikan pada saat KV II di Roma. Jalan menuju neraka sering dilapisi dengan niatan-niatan yang baik.

Aku telah memperingatkan kamu pada waktu yang lalu dan kini aku memperingatkan lagi: kamu tidak boleh mengkompromikan Imanmu dengan musuh-musuh Allahmu. Di berbagai negara di seluruh dunia nampak bahwa para pemimpin negara komunis telah mengijinkan agama berjalan di dalam pemerintahan mereka. Namun ini adalah tipuan, anak-anakku, sebuah topeng untuk menutupi kenyataan bahwa agama itu dikendalikan oleh negara. Mesin propaganda dikerahkan untuk menipu orang banyak serta mereka yang mau mempercayai apa yang disampaikan oleh media massa.

PETUNJUK-PETUNJUK DIPUTAR-BALIKKAN - Jesus, July 1, 1985
Karena kekeliruan yang keluar dari Yohanes XIII, Paus Paulus VI, yang sebenarnya berniat baik, namun banyak orang yang menerima perkataannya serta petunjuk-petunjuknya yang diberikan di dalam KV II kemudian memutar-balikkan hal itu demi kepentingan mereka sendiri, dengan mengambil kutipan-kutipan dari Kitab Injil yang sesuai dengan keinginan mereka, dan mencari-cari alasan pembenar bagi dosa-dosa mereka, melalui Kitab Injil yang sama.  

NIATAN YANG BAIK - Jesus, July 25, 1985
Ya anakKu, meskipun KV II dimulai dengan niatan yang baik, namun kemudian setan mengambil alih kendali. Melalui para pengikutnya setan menjangkau jabatan-jabatan tertinggi, hirarki yang tertinggi, hingga sangat menyedihkan Aku untuk mengatakan bahwa ada banyak sekali imam saat ini yang berada di jalan kemusnahan dengan membawa serta banyak jiwa-jiwa lain bersama mereka. 

SEPERTI YANG DIJANJIKAN DI FATIMA - Jesus, June 18, 1986
AnakKu dan anak-anakKu, Aku tidak akan merubah ataupun menambah perkataan IbuKu kepadamu malam ini mengenai berbagai kenyataan serta bagaimana hal itu sebenarnya. Namun ada sebuah insiden yang mengejutkan kami semua yang berada di Surga, dan hal itu harus diberitahukan kepada umat manusia, karena Aku merasa sedih sekali melihat kesedihan IbuKu dimana Pesannya di Fatima tidak disampaikan sepenuhnya kepada dunia. Malam ini Aku berbicara kepadamu, anakKu Veronica, agar kamu mengatakan kepada dunia bahwa menyembunyikan sebuah fakta sering membawa akibat yang menghancurkan. Hendaknya fakta ini disampaikan kepada dunia sekarang, dengan atau tanpa Lucia (visiuner Fatima), atau yang lain-lainnya, yang tak dapat berbicara karena mereka tunduk kepada ketaatan terhadap atasannya. Kamu harus menyampaikan hal ini, anakKu, meskipun hal ini mengejutkan kamu.

Aku berkata malam ini, sebagai Allahmu, bahwa pada tanggal itu, seperti yang dijanjikan di Fatima, setan masuk ke dalam GerejaKu di dunia. Dia membawa serta para pengikutnya – dan setan sendiri, si penipu umat manusia, ikut duduk di dalam KV II, dan mengajak serta semua orang dari luar untuk memasuki dan merubah doktrin-doktrinKu dan membelokkan Kebenaran. 

Di Fatima IbuKu telah berusaha memperingatkan kamu mengenai peristiwa mendatang ini, namun siapakah yang mau mendengar? Siapakah yang merasa tertarik untuk mendengarkan? Tidak seorangpun, selama bertahun-tahun ini. Seluruh isi Surga menangis saat itu karena Bapa Yang Kekal telah memberitahu bagaimana pesanNya akan diterima. Hingga hari ini, tahun 1986, kamu masih belum diberi rahasia-rahasia itu sepenuhnya seperti yang diberikan kepada anak-anak visiuner di Fatima.

Karena itu Aku harus memberitahu kamu saat ini. Jika kamu tertarik dengan GerejaKu di dunia, Aku tidak perlu menjelaskannya sendiri sepenuhnya. Karena kamu telah mengetahui adanya kekacauan yang dibawa oleh setan ketika dia memasuki GerejaKu. Mengapa dia masuk? kamu mungkin bertanya. Hal ini yang akan Kukatakan kepadamu, anakKu, dan janganlah kamu takut seperti saat ini. Bicaralah demi Aku dan IbuKu dan Bapa Yang Kekal didalam Roh Kudus. Bicaralah dan katakanlah bahwa setan sudah berada didalam Gereja, GerejaKu di dunia. Dia tahu bahwa waktunya sudah hampir habis.

Dan jika kamu mengira bahwa dirimu telah melihat adanya pembantaian saat ini didalam Gereja, maka yang paling buruk masih akan tiba, kecuali kamu mau mengikuti aturan-aturan yang diberikan oleh IbuKu beberapa tahun yang lalu, untuk berdoa, bersilih, dan berkurban. Melalui contohmu kamu akan bisa menyelamatkan orang lain. Karena segera akan tiba kepadamu Pemurnian besar itu. Ia terdiri atas dua bagian, anakKu dan anak-anakKu: Perang Dunia III dan juga Bola Penebusan. Hal ini tidak bisa ditunda lebih lama lagi. Karena yang baik akan berjalan sendiri, mungkin dengan sombongnya. Kami tidak akan menuduh atau menaruh sebuah stigma kepada siapapun, namun ada beberapa orang yang dengan sombongnya duduk dan membiarkan orang lain untuk terus berjalan dan melakukan kurban dan doa-doa dan silih. Karena mereka telah menjadi sombong atau karena mereka tidak memiliki rahmat untuk mengerti; maka sekali kamu menerima rahmat ini banyaklah yang diharapkan darimu. Kamu harus bekerja lebih keras untuk menyelamatkan saudara-saudarimu.


AnakKu dan anak-anakKu, pesan ini tidak disambut dengan gembira oleh klerusmu. Namun karena Lucia telah dibungkam, maka perlu sekali agar dunia tahu akan kebenaran itu. Aku juga mengirimkan pesan ini kepada seorang visiuner lagi di dunia. Dan jika hal itu tidak dihiraukan, maka Aku tidak bisa berbuat yang lain kecuali mengijinkan Pemurnian itu untuk menimpa umat manusia.

No comments:

Post a Comment