Sunday, October 25, 2015

Sinode : Dosa menurut Card. Caffarra di Bologna, tetapi belas kasih menurut Card. Marx di Munich!
(Seperti ketika membangun menara Babel)
Pastor Alain Lorans

Babel
23-10-2015

Sinode kedua tentang masalah Keluarga akan berakhir hari Minggu ini, 25 Oktober, dan semua pengamat bertanya-tanya apa yang mungkin dihasilkan dari situ .... Sebuah komisi ahli yang akan mempelajari pertanyaan tentang ‘bercerai dan menikah lagi secara sipil’ bagi seorang Katolik? Sebuah anjuran Apostolik Pasca-Sinode oleh Paus Francis? Sebuah dokumen magisterial tentang pernikahan dan keluarga? Setelah lebih dari dua minggu bekerja, masih tidak ada yang tahu. Namun kesan umum adalah berupa kebingungan doktrinal yang besar serta perpecahan besar dan mendalam antar para Bapa Sinde.

Tentu saja, mereka akan berbicara tentang "sinode polifoni" (sinode dengan banyak suara) atau "simfoni kolegial" untuk menyembunyikan adanya hiruk pikuk yang sebenarnya terjadi. Dan untuk menutupi risiko yang sebenarnya dari adanya perpecahan (de facto), mereka akan mengatakan bahwa mereka telah tiba pada sebuah "konsensus yang berbeda", menggunakan pernyataan dengan kalimat yang kabur atau ambigu dari Kasper yang terkenal itu. Kemudian para ahli akan bertemu untuk menunjukkan bahwa semua orang, sekali lagi, masih terus mencari ....

Namun di balik semua retorika dan sikap seperti ini, sebuah kolegialitas yang semakin luntur akan memungkinkan setiap konferensi uskup (lokal) bisa melakukan apapun yang diinginkannya : apa yang merupakan kesalahan doktrinal bagi beberapa orang uskup akan menjadi kebenaran pastoral bagi uskup yang lain. Begitulah : Dosa menurut Kard. Caffarra di Bologna, tetapi belas kasih menurut Kard. Marx di Munich!

Aggiornamento, keterbukaan terhadap modernitas dan kultus manusia .... Ketika mereka mulai mendengarkan kepada dunia ini, mereka tidak lagi setuju tentang apa pun yang ada didalam Gereja. Untuk ini, Yesus bersabda: "Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya."(Lukas 11:28)


Fr. Alain Lorans - DICI

No comments:

Post a Comment