Saturday, July 14, 2018

TDB Epperson Bab 11


TATA DUNIA BARU

Oleh A. Ralph Epperson


Bab 11

 

Anak-anak Terang

 

 

 

Jika manusia awali dulu memuja matahari dan kemudian bintang sebagai simbol matahari itu, hal itu menjadi langkah logis berikutnya untuk menyembah cahaya yang berasal dari matahari itu. Dan ini adalah perkembangan yang diajarkan oleh sejarah.

Albert Mackey menulis: "... cahaya selalu merupakan objek utama pemujaan, sebagai sumber pengetahuan primordial, .." (225)

John White, yang disebut "teolog New Age yang lain" oleh Texe Marrs dalam bukunya yang berjudul, DARK SECRETS OF THE NEW AGE, menulis bahwa manusia tidak hanya mencari cahaya tetapi menjadi cahaya: "Pertama, anda menuju cahaya. Selanjutnya anda berada dalam cahaya. Maka anda adalah cahaya itu sendiri." (226)

Adam Weishaupt, pendiri Illuminati, (yang berarti ‘Orang-orang Yang Tercerahkan’) menulis ini pada 1778: "Jadilah terang, dan akan ada terang." (227)

Dan pada 17 Agustus 1984, Lucis Trust mengirimkan surat ini kepada seorang warga yang ingin tahu dan menginginkan penjelasan tentang asal-usul nama Lucis Trust. Ini adalah penjelasan yang dia terima: "Lucis adalah kasus genitive dari kata Latin Lux.

Dan kami menerjemahkannya sebagai 'cahaya.'

The Trust (Kepercayaan) selalu menjadi hak Lucis sejak dari penggabungannya pada tahun 1923. Perusahaan penerbitan itu, pada awalnya disebut Perusahaan Penerbitan Lucifer sebagaimana ditulis oleh H. P. (Helena Petrovna) Blavatsky sebelumnya.

Kata ‘Lucifer’ yang digunakan di sini berarti 'pembawa cahaya atau bintang pagi' dan tidak memiliki hubungan apa pun dengan Setan, karena kebijaksanaan lama sudah memiliki kosa kata itu." (228)

Tetapi ada Pihak lain yang mengklaim sebagai "bintang pagi." Klaim itu dibuat dalam kitab Wahyu, bab 22, ayat 16 dari Perjanjian Baru: "Aku Yesus ... Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang."

Jadi Lucis Trust mengklaim bahwa Lucifer adalah juga "bintang pagi," dan Yesus Kristus membuat klaim yang sama. Tapi hanya satu yang benar dari antara keduanya.

Tetapi Lucis Trust berusaha membuat perbedaan penting antara Lucifer dan Setan, yang harus dibuat lagi pada titik ini.

Lucifer adalah nama makhluk yang ada di surga bersama Tuhan Alkitab, sampai saatnya dia memberontak. Dia dihukum dan dikirim ke bumi, di mana nampak bahwa namanya diubah menjadi Setan. Orang-orang ini, beberapa Mason dan anggota Illuminati, beralasan bahwa mereka menyembah makhluk yang ada di surga sebelum dia jatuh, bukan yang dikenal sebagai setan di bumi.

Albert Pike menambahkan penjelasan tentang keyakinan mereka atas makhluk yang memancarkan cahaya bagi umat manusia. Dia menulis ini dalam MORALS AND DOGMA: "Dan para Mason sudah akrab dengan doktrin-doktrin ini ... bahwa Yang Mahatinggi adalah sebuah pusat Cahaya yang pancaran atau emanasinya meliputi Alam Semesta; karena ia adalah Cahaya yang menjadi pencarian utama dari semua perjalanan kaum Masonik, dan di mana matahari dan bulan di Pondok-pondok kami hanyalah lambang saja." (229)

Perhatikan bahwa Pike mengatakan bahwa pembawa cahaya ini adalah dewa; dan dia menulis dengan huruf besar "s" dan "b" dalam "Supreme Being."

Lebih lanjut dia mendewakan "Cahaya" dengan mengkapitalisasi huruf "L." (Light)

Dan kemudian dia menambahkan pemikiran tentang sifat "Cahaya" ini:

"Lihatlah, ada dikatakan, bahwa cahaya, yang berasal dari sebuah pusat Cahaya yang sangat besar, yang menyebar ke mana-mana, ia adalah sinar kebajikannya, begitu juga roh-roh Cahaya yang berasal dari Cahaya Ilahi." (230)

"Masonry adalah perjalanan dan perjuangan menuju Cahaya." (231)

Untuk menunjukkan kepada pembaca bahwa ini bukan hanya pemikiran satu Mason saja, tetapi adalah pemikiran semua anggota Freemasonry, maka penting juga untuk mengutip penulis Masonik lainnya.

Kenneth Mackenzie dalam bukunya yang berjudul, THE ROYAL MASONIC CYCLOPAEDIA, yang ditulis pada tahun 1877, mengatakan ini setelah masuk menjadi anggota: ANAK-ANAK CAHAYA: "Para Mason dengan segala jabatan mereka adalah Sons of Light (Anak-anak Cahaya), dan mereka sangat diakui bahkan oleh lawan-lawan mereka, yang adalah Anak-anak Kegelapan." (232)

Ini adalah wahyu penting. Mereka yang menentang Mason dan apa yang mereka perjuangkan diberitahu bahwa mereka adalah "Sons of Darkness." (Anak-anak Kegelapan) Jika "Cahaya" adalah dewa, dan itu pasti, karena Mackenzie menggunakan kata itu, maka "Kegelapan" juga merupakan dewa. Setidaknya Mason ini mengakui bahwa ada dua dewa di alam semesta: satu Kegelapan dan satu Cahaya. Bukti bahwa Mason lain menyadari perbedaan ini akan disampaikan nanti dalam penelitian ini.

Sumber lain tentang masalah agama Masonik adalah sebuah buku berjudul, FREEMASONS REPOSITORY, yang merupakan kumpulan artikel yang ditulis oleh kaum Mason.

Yang khusus digunakan dalam referensi berikut ini diterbitkan pada 1882-1883. Di sini penulis tergerak untuk berkomentar:

"Jadilah terang" adalah ungkapan pinjaman yang kecil, karena beberapa orang pernah mendengarnya ketika berlutut di depan altar-altar Masonik. Luasnya makna dari kata itu masih belum dipahami.

Mereka adalah Pengrajin sejati yang merupakan pengikut cahaya dalam setiap perbuatannya; mereka berjanji untuk menentang apa pun yang ada dalam kegelapan, kebodohan dan dosa; mereka telah memasuki jalan yang diterangi yang mengarah kepada Tuhan dan kepada surga, dan mereka mungkin benar disebut sebagai 'Sons of Light.' "

"Dengan demikian cahaya atau terang, telah diakui dan diperhatikan pada semua filsafat dan agama di dunia. Dalam hal ini Masonry tetap mempertahankan simbolisme yang telah mendapatkan penerimaan luas dari para anggota." (233)

"Cahaya adalah tanda kehadiran dan kekuatan yang layak mendapat pengakuan yang tulus. Tuhan dapat dikatakan mengungkapkan dirinya di dalam terang. Dia berdiam di dalam cahaya yang tidak dapat diakses - namun dia mengungkapkan dirinya untuk memberikan pengetahuan kepada pikiran manusia, sementara oleh pencerahan atas kehadirannya dan kebenarannya dia memberikan kepada dunia dan manusia kondisi kehidupan spiritual yang sebenarnya ... "

"Penciptaan bumi ... adalah, pada awalnya, 'tanpa bentuk dan berupa kehampaan." Itu adalah kumpulan materi yang tidak berbentuk dan berada sendirian, dalam kondisi kekacauan purba saat itu, dan saat itu tidak ada cahaya sama sekali.

Maka Roh Allah memanifestasikan dirinya sebagai ‘asas percepatan’ yang besar dari suatu tatanan baru, mengkomunikasikan cahaya dan kehidupan kepada ciptaan yang tidak terpisahkan dan tidak tertata." (234)

Untuk menunjukkan kepada pembaca bahwa kebanyakan orang tidak memahami makna esoterik di balik simbol "cahaya," Mackey menulis komentar ini di ENCYCLOPAEDIA: "Freemason dengan tegas disebut 'anak-anak cahaya, karena mereka, atau setidaknya berhak untuk, memiliki makna sebenarnya dari simbol itu. "

"Cahaya adalah kata yang penting dalam sistem Masonik.

Ia menyampaikan sesuatu yang lebih banyak tersembunyi (didefinisikan sebagai ‘berada di luar jangkauan pikiran biasa’) yang berarti bahwa ia ‘diyakini’ dimiliki oleh pembaca pada umumnya.

... dalam dirinya ia mengandung sesuatu yang sukar dipahami (didefinisikan sebagai sulit dimengerti) dari esensi Masonry Spekulatif." (235)

Barangkali alasan mengapa Mason menyembunyikan sebuah kebenaran besar dalam kata "cahaya," atau "Cahaya," dapat diringkas dengan baik dalam pernyataan Albert Pike dalam bukunya yang berjudul, MORALS AND DOGMA: "... Cahaya akhirnya akan mengatasi Kegelapan. " (236)

Jadi, jika siswa "pengetahuan esoterik" ingin memahami bahasa, menjadi penting untuk menentukan, jika mungkin, siapa "pembawa cahaya" itu. Dan siswa dapat mengetahui dengan pasti siapa itu, karena salah satu "pencari terang" terbesar telah memberitahu dunia. Penulis itu adalah Albert Pike, seorang Mason, dan dia telah menggambarkan siapa individu ini dalam bukunya yang berjudul, MORALS AND DOGMA. Pike mengidentifikasi "pembawa cahaya" di halaman 321 buku itu adalah: "Lucifer, sang pembawa cahaya!

Lucifer, Putera Fajar!
Apakah dia sang pembawa Terang ...?
Jangan ragukan itu!" (237)

Albert Pike telah mengakui bahwa kaum Mason mencari Cahaya atau Terang! Dia sekarang mengakui bahwa "Pembawa Cahaya" itu adalah Lucifer! Para Mason meminta "Cahaya " dari si "Pembawa Cahaya" : Lucifer!

Tapi Pike bukan satu-satunya Mason yang mengakui hal itu dalam bahasa yang mudah dimengerti. Penulis Masonik lainnya adalah Manly P. Hall, dan dia pada dasarnya mengatakan hal yang sama dalam bukunya yang berjudul, THE LOST KEYS OF FREEMASONRY.

Orang yang skeptis dapat mengetahui bahwa buku ini telah dimasukkan dalam "daftar buku Masonik terbaik yang tersedia" di majalah Masonik yang disebut THE ROYAL ARCH MASON. Daftar ini mengatakan bahwa "Daftar itu  adalah perpustakaan dasar terbaik yang tersedia untuk Freemason." Jadi siswa dapat mengetahui bahwa buku ini adalah bacaan yang disetujui untuk Ordo Masonik. Inilah komentar yang ditemukan di halaman 48 bukunya: "Energi yang mendidih dari Lucifer berada di tangannya (tangan Master Mason) dan sebelum dia dapat melangkah ke atas (melalui derajat yang tersisa?) dia harus membuktikan kemampuannya untuk menerapkan energi secara benar." (238) Jadi energi Lucifer ada di tangan Master Mason! Dewa dari beberapa kaum Mason adalah Lucifer! Hal ini tidak diragukan lagi, karena beberapa penulis Masonik yang paling terkenal telah memberi tahu pembacanya dengan kata-kata mereka sendiri!

Hall menambahkan komentar ini di halaman 55 dari buku yang sama: "The Master Mason sebenarnya adalah matahari, reflektor cahaya yang hebat ...

Dia berdiri di depan cahaya api yang bersinar (matahari?) dan dunia. Melalui dia lewatlah Hydra, ular besar (Lucifer?), dan dari situ (ular, sebagai simbol Lucifer) mulutnya (mulut ular, simbol Lucifer) ia memancarkan cahaya Tuhan.

Simbolnya (Hydra's, ular besar?) adalah matahari terbit ...

Albert Pike menegaskan bahwa Hydra adalah "ular" di halaman 508 dari bukunya yang berjudul, MORALS AND DOGMA.

Jadi kutipan dari buku Hall menegaskan bahwa Mason adalah perantara antara dewa matahari dan manusia.

Dan melalui dia lewatlah kebenaran dari dewa matahari.

Secara sederhana, sekali lagi, Lucifer adalah dewa dari beberapa Mason!

Alkitab telah menjelaskan bahwa Lucifer memasuki tubuh ular ketika dia mendekati Adam dan Hawa di Taman Eden.

Jadi, para Mason percaya bahwa "Cahaya," pancaran dari dewa mereka, Lucifer, akhirnya akan mengalahkan kebenaran yang diberikan kepada manusia oleh Tuhan di dalam Alkitab.

Albert Pike juga menaruh potongan teka-teki lain ke tempatnya ketika dia menulis ini di halaman 287 dari MORALS AND DOGMA: "Lihatlah  saudaraku, apa arti Masonik: Cahaya. "

Anda lihat mengapa East of the Lodge, di mana huruf awal Nama Dewa yang menutupi Sang Guru, adalah tempat Cahaya.

... itulah Cahaya itu, pengetahuan sejati tentang Dewa (kebenaran bahwa Lucifer adalah dewa!) kebaikan abadi, yang dicari-cara oleh para Mason di segala zaman.

Masonry terus berbaris maju menuju Cahaya yang bersinar di kejauhan (yaitu Tata Dunia Baru yang akan datang, yang masih dianggap sebagai bertahun-tahun di masa depan), Cahaya pada hari itu ketika Setan ini (Kata ‘Setan’ ini akan diidentifikasi kemudian dalam penelitian ini) diatasi dan dikalahkan, akan memudar dan menghilang selamanya, dan Hidup dan Cahaya akan menjadi satu-satunya hukum alam semesta, dan keharmonisannya yang abadi." (240)

Jadi, Pike memberi tahu pembaca yang cermat bahwa "Cahaya" yang dicari oleh semua Mason adalah pengetahuan sejati tentang dewa yang sebenarnya. Dan kemudian dia memberitahu dunia bahwa Lucifer adalah dewa alam semesta yang sesungguhnya.

Kini rahasia terakhir para Mason bukan lagi rahasia!

Murid-murid Mason dapat mengetahui bahwa rahasia besar yang disembunyikan oleh para Mason Mahkota dari para Mason pemula, adalah bahwa Dewa Masonik yang tersembunyi itu adalah Lucifer, sang "pembawa cahaya!"

Tetapi studi tentang "Cahaya" ini tidak akan lengkap tanpa mengidentifikasi individu yang dikatakan Alkitab sebagai sumber cahaya sejati. Nama individu ini telah dicatat dalam Perjanjian Baru, dan itu ditulis oleh murid Yohanes, sekitar tahun 80 AD. Dia adalah saksi mata bagi banyak peristiwa dalam Perjanjian Baru, dan dia tergerak untuk menulis yang berikut ini, dalam Yohanes 8:12: Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup."

Jadi di sini kita melihat sifat sesungguhnya dari pertempuran antara pengikut "pembawa cahaya" yang menipu, Lucifer, yang berarti kaum Mason, Illuminati dan New Age, dengan Cahaya Sejati, Yesus. Dan seperti yang telah diilustrasikan, organisasi-organisasi ini percaya bahwa dewa mereka, cahaya mereka, akhirnya akan mengatasi cahaya sejati, Yesus Kristus.

Garis pertempuran memang telah ditarik, dan hal itu telah berlangsung selama berabad-abad. Semuanya bekerja untuk memastikan kemenangan bagi pihak mereka masing-masing dalam perang ini.


No comments:

Post a Comment