Saturday, August 15, 2015

Demi alasan belas kasih, orang diijinkan untuk melanggar Hukum Tuhan

Paus Ajak Gereja Katolik Melunak pada Perceraian  



SABTU, 08 AGUSTUS 2015 | 05:44 WIB

TEMPO.CO, Vatican City - Paus Fransiskus tampaknya mulai melunak soal aturan perceraian dalam tubuh gereja Katolik. Setidaknya dengan pernyataannya yang mencemaskan soal nasib kaum yang dikucilkan akibat perceraian.

Paus bahkan telah mengatakan kepada para imam untuk menjadi lebih berbelas kasih pada umat Katolik yang telah resmi berpisah dan menikah lagi di luar gereja.

"Orang-orang ini jangan dikucilkan ... dan mereka tidak boleh diperlakukan seolah-olah mereka bukan bagian dari gereja," katanya, Rabu, seperti yang dilansir Metro.co.uk pada Jumat, 7 Agustus 2015.

Pernyataan Paus tersebut disampaikan karena khawatir akan nasib anak-anak korban perceraian yang seakan-akan dijauhkan oleh gereja saat ini.

Ajaran gereja mengatakan sebagai imbas jika terjadi perceraian dalam Katolik, maka yang bersangkutan tidak dapat menerima komuni karena pernikahan pertama mereka masih berlaku di mata gereja. Namun Paus ingin mereka untuk berpikir tentang anak-anak.

"Mereka (anak-anak) adalah orang-orang paling yang menderita dalam situasi ini," tambahnya.

"Bagaimana kita bisa mendorong orang tua ini untuk melakukan segalanya untuk membesarkan anak-anak mereka dalam kehidupan Kristen ... jika kita menjaga mereka pada jarak dari kehidupan masyarakat seolah-olah mereka telah dikucilkan."

METRO.CO.UK | YON DEMA

++++++++++++++++

Untuk ke sekian kalinya kesalahan dilakukan.

Apakah ini Hukum Gerejanya yang salah ?

Atau manusianya yang keblinger ?

Kemungkinan pertama: Hukum Gereja yang salah.
Berarti umat Kristiani di seluruh dunia selama 2000 tahun ini telah mengikuti Hukum yang salah? Padahal Hukum itu dibuat oleh Pendiri Gereja itu sendiri, yaitu Tuhan Yesus Kristus, yang adalah Pencipta dunia ini. Apakah Dia salah dalam membuat Hukum?
Tidak mungkin!!!

Kemungkinan kedua : manusianya yang keblinger.
Pasti !!!

Sebab kemunculan ‘manusia’ itu telah diramalkan didalam Kitab Suci. Ada banyak sekali nubuatan dalam Kitab Suci yang berkaitan dengan zaman akhir, dan sebagian besar nubuatan itu kini telah dan sedang digenapi. Didukung pula oleh berbagai nubuatan yang disampaikan oleh Yesus maupun Bunda Maria serta malaikat Surgawi dalam berbagai penampakan di seluruh dunia selama berabad-abad ini, yang disampaikan melalui  para visiuner atau penglihat di seluruh penjuru dunia di berbagai zaman. Semua nubuatan itu kini telah dan sedang digenapi.

Maka kita bisa mengambil kesimpulan sendiri. 


No comments:

Post a Comment