Wednesday, March 29, 2017

MJE 1 Mei 1997 -- lanjutan

Prophetic Messages by Jesus Christ
Given to His Secretary, Dr. M.J. Even
June – Vol. 2



May 1,  1997

Anak-anak yang terkasih, di dalam semua penampakan-penampakan IbuKu di sepanjang abad ini, Kami telah memperingatkan kamu tentang datangnya hari-hari yang besar dan sulit di dalam tiga hari yang terakhir itu. Banyak yang ingat bahwa mereka telah mendengar atau membaca tentang hal itu atau pernah mendengar ada orang lain yang menyebutkan hal itu. Hal itu juga ada di dalam Kitab Suci dan yang paling banyak dijadikan acuan adalah SabdaKu yang mengatakan bahwa jika Aku datang kembali dalam tiga hari, maka hanya ada sedikit sekali yang tersisa. Berapa banyak Iman yang masih Kudapatkan?* (Luk. 18:8). Tentu saja masih ada beberapa orang yang diselamatkan. Tidak semua orang akan mengalami pengangkatan pada saat Keajaiban itu… namun ada sejumlah besar orang yang akan diangkat. Mereka yang tersisa di bumi selama tiga hari itu akan memiliki tujuan yang mulia. Mereka akan dipertahankan tetap aman.

Tidak, Aku menyampaikan hal ini karena ada ‘penyangkalan’ mengenai tiga hari yang terakhir dari Zaman ini, yang berasal dari banyak orang yang menolak ide itu. Mereka tidak mau berpikir tentang keadaan dunia yang bisa mengganggu aktivitas mereka. Tetapi inilah waktunya, anak-anakKu, inilah saatnya. 

Ingatlah bahwa ini bukanlah akhir dari dunia ini, bumi ini. Tidak, tidak. Bumi memiliki keterlibatan yang banyak di dalam Pemerintahan Damai itu. Pemerintahan Damai akan terjadi di atas bumi yang telah diperbaharui, karena adanya perang besar yang mencemari semua yang hidup dan menghancurkan sebagian besar bangunan dan tempat. Maka Aku harus membaharui bumi dengan cara membuatnya menjadi baru di dalam bentuk dan strukturnya – daratan dan lautan. Firdaus dari Adam dan Hawa akan turun dan ia akan diletakkan diatas daratan di bumi ini.

Pemerintahan Damai itu adalah sebuah Firdaus Yang Kudus dimana IbuKu dan Aku akan datang bersama para kudus dan para Malaikat. Allah akan membawa masuk Yerusalem Yang Baru dan mulai mempersiapkan semuanya di dalam Pemerintahan Damai untuk menjalani kehidupan mereka di dalam sebuah Dunia Yang Kudus bersama Aku sebagai Raja dan IbuKu sebagai Ratu. St.Yosef akan menjadi pendamping Kami dan menolong semua orang dalam melakukan perencanaan, membangun, dan melakukan persiapan sementara setiap orang mengalami transisi menuju sebuah pengalaman yang Kudus.

Semuanya akan mengalami penderitaan Api Penyucian mereka, agar bisa tinggal di dalam Pemerintahan Damai. Semua orang akan berusaha untuk tidak berbuat dosa. Ada terdapat cukup banyak imam-imam untuk melayani pengakuan dosa, karena semua orang akan mengalami kesulitan dalam melakukan hal itu pada awalnya. Hidup bakti akan mulai terbentuk. Namun ini bukanlah Surga karena kamu belum memiliki tubuh yang dimuliakan. Kamu akan terus berusaha meningkatkan keutamaan-keutamaan dan kesucian tubuh dan jiwamu. Hal itu masih membutuhkan beberapa penyesuaian.

Aku mengulangi dan menegaskan kembali pengetahuan ini agar kamu mengerti bahwa hari-hari menjelang Pemerintahan Damai sangatlah sulit, tetapi penderitaan yang kau alami hendaklah dipersembahkan bagi penderitaan Api Penyucianmu. Semua jiwa-jiwa haruslah dimurnikan dari dosa-dosa mereka sebelum memasuki Pemerintahan Damai. Bukan saja Kami meminta pengakuan dosa, tetapi juga bagi silih dosa. Hanya kamu sendiri yang tahu seberapa besar yang dituntut di hadapan Pengadilan Allah. Renungkanlah seluruh kehidupanmu. Lebih baik kamu menganggap lebih keras hukumanmu daripada lebih ringan, karena dalam masalah Pengadilan Allah maka neracanya adalah sangat khusus dan ukurannya tepat sekali.

Ingatlah, anak-anakKu, sebuah indulgensi sebagian atau janji yang ada di dalam Komuni yang diterima pada hari Minggu Kerahiman adalah bermanfaat bagi saat berikutnya nanti serta perhatianmu pada pemeriksaan hatimu untuk menerima Sakramen pengakuan dosa. Seperti dalam semua indulgensi, persyaratan yang diminta adalah berupa ketulusan hati dan keinginan untuk memperbaiki diri, untuk bertumbuh di dalam kesucian dan keutamaan, serta penyesalan yang sungguh atas dosa yang dilakukan. Kami telah membicarakan masalah ini pada pesan-pesan terdahulu. Bacalah mengenai persyaratan untuk menerima sebuah indulgensi sebagian. Namun jangan sampai hal ini menghentikan kamu berusaha menerima indulgensi sebagian setiap hari. Jika kamu melaksanakan persyaratannya dengan baik, kamu bisa memperoleh indulgensi itu sekali dalam sehari.

Mengapa Gereja memberimu sebuah kesempatan untuk menerima indulgensi sekali dalam sehari jika hal itu tidak diperlukan. Ingatlah bahwa kamu bisa mengarahkan indulgensi itu bagi suatu jiwa di dalam Api Penyucian.

Anak-anak yang terkasih, Aku melihat dengan rasa keadilan yang besar pada tindakan silih yang diperlukan oleh suatu jiwa. Ingatlah hal ini. Jika suatu jiwa hidup bagi dirinya sendiri, meskipun dia telah melakukan semua doa-doa ini, masih ada sebuah pertanyaan apakah silih itu bisa diberikan. Itulah sebabnya Kami telah berkata, janganlah kamu hidup saat ini hanya bagi kepentinganmu sendiri, tetapi hanya bagi Allah dan bagi kehendakNya yang kudus atas dirimu. Janganlah kamu hanya mengkhawatirkan dirimu sendiri, tetapi hiduplah bagi Allah. Rubahlah prioritasmu dan berusahalah untuk menyenangkan Allah setiap hari, bukan menyenangkan dirimu. Jika kamu hidup bagi Allah, dan mempersembahkan silih dosa kepada Allah, baik itu dosa-dosamu atau dosa-dosa orang lain, maka Dia akan memandangmu dengan penuh kasih sayang. Ingatlah bahwa kamu harus berusaha menyenangkan Allah.

Anak-anakKu yang manis, kamu harus mempersiapkan dirimu secara spirituil dengan melalui pengakuan dosa yang baik. Persembahkanlah silih setiap hari dan perhatikanlah Imanmu, maka kamu akan menjadi siap.

Berusahalah untuk mengerti, anak-anakKu, semua ini membutuhkan waktu dan devosimu kepada Allah. Biarlah semua pencarian yang lainnya yang bisa menjauhkan kamu dari Allah, kau kesampingkan. Kejarlah segala sesuatu yang dari Allah. Laksanakan Perintah-perintahNya dan berusahalah untuk semakin kudus. Hanya ada sedikit waktu yang tersisa saat ini. Berusahalah untuk melakukan semua ini guna menyenangkan Allah. Dialah satu-satunya perhatianmu. Dialah penuntunmu.

Jika kamu melihat apa yang Kukatakan disini kamu akan tahu betapa besarnya Surga harus berusaha untuk mengajari kamu bagaimana mempersiapkan diri untuk menyambut Pemerintahan Damai. Hal itu lebih dari sekedar menginginkannya. Ia adalah sebuah pembuktian di hadapan Allah bahwa kamu memang bersungguh-sungguh. Bahwa kamu memang sungguh ingin hidup bersama Yesus dan Maria, para kudus dan para Malaikat di dalam Firdaus Yang Kudus dari Pemerintahan Damai. Semua orang yang memasuki Firdaus akan masuk ke dalam Surga, hal ini sudah pasti. Untuk bisa memasukinya, kamu harus berusaha lebih keras. Berdoalah memohon tuntunan, keberanian dan sebuah kesediaan di dalam hati.


Aku menutup bab ini sampai disini dan membicarakan masalah lain pada volume berikutnya. Yesus.


Silakan melihat artikel lainnya disini : http://devosi-maria.blogspot.co.id/

No comments:

Post a Comment