Friday, June 7, 2019

Vortex - MENIMBULKAN GANGGUAN





Vortex - menimbulkan gangguan
Tujuannya adalah untuk mencegah agar kebenaran tidak sampai muncul keluar.
May 29, 2019  


Rencana paus Francis baru-baru ini yang mengatakan bahwa "para uskup dapat menyelidiki sendiri kasus-kasus yang ada" bukanlah sesuatu yang baru. Tidak mengherankan, memang itulah rencana utama dari si homopredator, Theodore McCarrick, yang sudah ditelaksanakan olehnya sejak tahun 2002.

Keinginan dari uskup yang jahat itu adalah membiarkan para uskup tetap tak bisa dikendalikan, tidak bisa diselidiki, melarikan diri dari terlepas dari segala bentuk tuduhan atas perbuatan mengerikan yang mereka lakukan. Rencana itu telah berjalan dengan sempurna. Dan itulah sebabnya, 17 tahun kemudian, saat ini, kita kembali menyaksikan pelaksanaannya.

Marilah kita melihat salah satu contoh di mana uskup "menyelidiki" suatu kasus.

Kita dapat mulai dengan kasus terakhir dari pastor Robert DeLand dari Saginaw, Michigan, yang menjadi fokus dari laporan khusus kami minggu lalu, di mana Church Militant memutar rekaman audio asli dari polisi, dari sang predator, ketika dia sedang ‘merawat’ mangsanya, seorang pria berusia 17 tahun.

Ketika penyelidikan polisi dimulai dan berjalan dengan baik, uskup dari Saginaw saat itu, Joseph Cistone, membawa tim pembelanya untuk menemui Hakim Michael Talbot dari keuskupan agung Detroit, ketua dewan yang membahas kasus pelecehan sexual, uskup agung Vigneron.

Demi nama keadilan, Vigneron mewarisi tabiat Talbot, dan dia tidak melakukan apa pun untuk menyarankan dia agar membebaskannya dari tugasnya, mengingat bagaimana dia dilaporkan telah berperilaku bejat dalam masalah Saginaw dan DeLand.

Inilah yang dia lakukan: Singkatnya, dia mencoba dan berusaha keras dan meminta penyidik dan atau jaksa penuntut, untuk membatalkan penyelidikan atas DeLand.

Dia mengintimidasi dan bersikap sombong dalam taktiknya, hingga pengaduan resmi telah diajukan terhadapnya dari kantor jaksa agung negara. Dia dituduh secara langsung mengancam dan mengintimidasi penegak hukum dan mencoba untuk menutup-nutupi kasus ini.

Dan supaya kita jelas di sini, kasus yang dia coba tutupi adalah seorang imam monster yang ‘merawat’ korbannya dan menyarankannya untuk menonton film porno gay, melakukan masturbasi, kemudian memanggilnya untuk bertemu dan menceritakan semuanya tentang hal itu.

Ya, itulah yang dilakukan oleh pastor Talbot yang ingin agar penyelidikan dibatalkan dan para jaksa serta detektif menghentikan kasus itu.

Jika Talbot memiliki jalannya sendiri, maka DeLand masih terus berkeliaran di aula-aula Sekolah Menengah Freeland untuk ‘merawat’ korban-korban berikutnya.

Jadi, di mana dampaknya? Apakah uskup agung Vigneron dari Detroit mengumumkan bahwa Talbot dinyatakan bersalah, dan harus turun dari dewan pengawas kasus-kasus sexual keuskupan agung? Tentu saja tidak. Dan ya, jika anda berpikiran sama dengan kami, pertanyaan berikutnya adalah: berapa kali Talbot mungkin melakukan perbuatan ini di masa lalu?

Apakah Cistone menelepon Vigneron dan berkata, "Hai, Uskup Agung, kami punya kasus berantakan di jalanmu dan kami hanya ingin tahu apakah ada seseorang yang bisa membuatnya selesai?"

Cistone setelah itu meninggal dunia dalam keadaan yang agak misterius juga. Walaupun dia memang menderita kanker stadium akhir, namjun saat itu dia tidak berada dalam ancaman kematian segera. Bahkan, pada hari dia meninggal, dia masih memiliki sejumlah acara yang dijadwalkan.

Keuskupan Saginaw mengisyaratkan bahwa dia meninggal dengan tenang di tempat tidurnya, tetapi Church Militant mengetahui bahwa dia sebenarnya ditemukan tewas di lantai kamar mandi.

Selain itu, tidak ada otopsi dilakukan, dimana hal ini tampak sedikit aneh mengingat bahwa Cistone sendiri sedang diselidiki pada saat itu untuk seluruh urusan DeLand. Jadi apa yang kita miliki di sini secara total - ya, mari kita lihat.

Beberapa tingkat kerja sama dilakukan antara uskup agung Detroit dan uskup Saginaw dalam mengamankan layanan Hakim Talbot. Hal itu tidak akan terjadi tanpa dukungan atau kerjasama di antara keduanya.

Kemudian, hampir seketika setelah tiba di Saginaw dari Detroit, Talbot dilaporkan mulai memperingatkan para pejabat yang berpengaruh, menunjukkan peranannya sebagai hakim di Michigan selama 40 tahun terakhir. Sungguh bodoh, sebenarnya, puncak kebodohan untuk berpikir bahwa mereka yang memiliki segalanya untuk mendapatkan keinginannya dengan cara menutupi fakta-fakta, akan dapat melakukan penyelidikan secara "independen" dalam bentuk apa pun.

Rumah dan kantor Cistone digerebek oleh polisi yang menyita semua jenis file, komputer, bahkan ponsel, laptop, dan tabletnya.

Nama panggilan Cistone di antara sesama uskup lainnya adalah "Uskup Shredder," yang diperoleh dari masa hidupnya di Philadelphia, Pennsylvania, di mana seorang jaksa agung menyimpulkan bahwa dia telah memerintahkan pemotongan sejumlah besar file dari para imam yang dituduh terlibat dan bersalah.

Kemudian, ketika kasus DeLand menjadi terlalu panas untuk ditangani, Cistone memanggil Vigneron dan meminta bantuan dalam bentuk seseorang yang akan terlihat seolah "independen." Media setempat melaporkan pada saat penunjukan bahwa Talbot adalah donor yang cukup besar bagi keuskupan Saginaw.

Seluruh adegan ini begitu jelas, begitu busuk, begitu terkenal, hingga cukup mengejutkan setiap uskup yang belum menyerukan penyelidikan yang benar-benar independen terhadap para uskup yang rusak moralnya itu.

Tetapi sekali lagi, seluruh kerumunan homokardinal di sekitar Paus Francis, termasuk hampir seluruh kontingen A.S., tidak menginginkan hal itu sekarang, bukan? Dan teman bersekongkol mereka juga tidak akan ada di Roma.

Berapa banyak yang dibutuhkan oleh umat awam yang setia - yang merupakan kerumunan kecil massa, karena sebagian besar tunduk dan terlanjur percaya kepada homohierarki - berapa lama yang dibutuhkan oleh umat awam untuk bisa mengikuti permainan ini?

Orang-orang ini, para penyelidik ini, komisi para uskup ini, para delegasi yang ditunjuk oleh Vatikan, bukanlah simpatisan yang otentik. Mereka hanya menjalankan dan menimbulkan gangguan, melakukan apa saja untuk mencegah agar kebenaran tidak sampai muncul keluar.

Dan bagi mereka yang mengatakan, "Ya, ini hanya satu kasus kecil di Saginaw," bertanyalah pada diri Anda: mengapa sampai-sampai pihak polisi dan FBI menyerbu keuskupan di seluruh negeri?

Ini adalah tentang melindungi institusi dan kelompok, bukan melindungi yang tidak bersalah. Dan kita tidak hanya berbicara tentang anak di bawah umur yang menjadi korban. Seluruh jaringan homopredator ini menetapkan sasarannya pada siapa saja, kecil atau dewasa, dan mengejarnya.

Lagi pula, di Saginaw, penyelidikan yang akan ditutup oleh Talbot adalah mengenai seorang imam yang ‘merawat’ seorang pria muda, bukan anak di bawah umur.

DeLand berada di balik jeruji besi tempat dia berada kini, tetapi kita tidak perlu berterima kasih kepada para uskup yang menjalankan penyelidikan.

No comments:

Post a Comment