Saturday, June 1, 2019

AKU DATANG KEPADAMU DENGAN MEMBAWA PERTANDA YANG MENGERIKAN




"AKU DATANG KEPADAMU DENGAN MEMBAWA PERTANDA YANG MENGERIKAN:
BUMI SEDANG TERCEBUR DENGAN CEPAT KEDALAM SEBUAH KRISIS YANG DAHSYAT. KESELAMATAN DUNIA TERANCAM."


March 18, 1978
Vigil of the Eve of Palm Sunday
 
Keselamatan dunia terancam

Bunda Maria - “Anakku, dengarkanlah baik-baik dan ulangilah setelah aku mengatakannya. Anak-anakku di dunia, aku datang kepadamu dengan firasat yang buruk. Bumi sedang tercebur dengan cepat ke dalam krisis yang dahsyat. Keselamatan dunia terancam. Jika tidak ada lagi tindakan penebusan dosa, doa serta pendamaian bagi Bapa yang Kekal di Surga, manusia akan dikuasai oleh sebuah perasaan terkutuk.

“Anak-anakku, manusia telah menjadi sombong, penuh dengan pengetahuan; namun pengetahuan ini bersifat duniawi. Dia, manusia, selamanya mencari pengetahuan untuk menciptakan kehidupan dan mempertahankan kehidupan. Aku meyakinkan kamu, anak-anakku, pengetahuan ini tidak dan tidak akan pernah diberikan kepada umat manusia, karena rahasia hidup yang besar ini selamanya hanya diketahui oleh Bapa Yang Kekal, Pencipta umat manusia dan bumi.

“Anak-anakku, kekuatan 666, kekuatan kegelapan, sekarang berkumpul untuk melakukan perang total melawan semua anak-anak Allah di dalam terang. Ia akan menjadi sebuah pertempuran yang membutuhkan semangat yang besar dan pengorbanan luar biasa. Dan seseorang haruslah mempertahankan pengetahuan Iman, karena hal itu akan memberimu kekuatan yang diperlukan dalam pertempuran ini.

“Di Roma, Kota Abadi dari perbukitan, anak-anakku, banyak sekali pasukan berkumpul untuk membawa penyerahan Tahta Petrus kepada komunisme dan atheisme, semuanya dipromosikan dalam nama humanisme. Anak-anakku, semua ini terjadi dengan cepatnya karena manusia telah mengabaikan tindakan kurban dan doa.

“Sebuah khayalan telah dijejalkan kepada umat manusia. Bapa Yang Kekal telah menetapkan bahwa manusia akan berjalan sekarang dan menuai apa yang telah dia taburkan. Manusia selamanya mencari kedamaian — kedamaian hati, kedamaian dalam persenjataan. Namun semakin keras dia menangis menginginkan perdamaian, semakin jauh dia terbang darinya. Tidak akan ada perdamaian di bumi kecuali manusia mau kembali kepada Tuhannya.

Seorang diktator jahat yang tertinggi

“Keadaan duniamu telah direndahkan oleh perbuatan yang tak bermoral. Keadaan duniamu sekarang menyerah pada semua kekuatan dari gurita yang akan berusaha mewujudkan sebuah agama tunggal dunia dan pemerintahan tunggal dunia di bawah diktator jahat yang tertinggi.

“Anak-anakku, aku datang ke dunia dari alam Surgawi yang indah untuk memperingatkan kamu sebagai seorang Ibu. Bapa Yang Kekal telah mengutus aku sebagai Pengantara, antara Allah dan manusia — Aku sema sekali tidak berniat untuk mengambil kemuliaan dari Putraku, seperti yang dituduhkan oleh banyak orang. Tidak, anak-anakku, aku datang untuk mendukung Putraku yang telah dikorbankan, karena Dia sedang dikorbankan kembali oleh umat manusia. Anak-anakku, aku telah mengalami seluruh cobaan ini di masa lalu, dan aku menyaksikan sekarang ketika kamu menyalibkan kembali Putraku. Seperti inikah caramu, dengan menetapkan dirimu untuk membalas Dia atas pengorbanan-Nya: dengan menghujat nama-Nya, menghancurkan keilahian-Nya, menghancurkan kawanan domba-Nya?

“Aku berseru kepadamu sebagai Ibumu, hai para pastor, kamu semua harus bertanggung jawab kepada Putraku atas segala kesalahanmu. Karena dalam kesombonganmu, kamu sedang membangun sebuah agama baru yang jauh dari rencana Putraku, agama yang telah diberikan kepadamu sejak semula.

“Musuh-musuh Allahmu telah menyusup ke dalam sistem dunia, sistem politik, dan juga kehidupan, di rumah-rumah. Kamu sekarang, dengan pengetahuan yang diberikan kepadamu melalui Baptisanmu di dalam terang, kamu harus mempertahankan Iman. Jadilah pembela Imanmu di hari-hari mendatang.

“Hal itu tidaklah mudah, anak-anakku; jalan menuju Surga tidak pernah mudah. Hal itu tidak mudah bagi Putraku. Dan sekarang untuk mendapatkan Surga, kamu harus memikul salibmu dan mengikuti Dia di jalan yang sama. Itu adalah jalan yang dipenuhi dengan duri, tetapi di ujung jalan itu, anak-anakku, akan ada hadiah yang mulia bagi semuanya. Tidak ada mata manusia yang bisa melihat dibalik selubung keindahan dan kemuliaan yang menanti manusia di sana.

"Anak-anakku, sebagai Ibumu, aku meyakinkan kamu, sebagai orang yang telah tinggal bersamamu di masa lalu, di bumi, dengan menjalani kehidupan seperti yang kau lakukan sebagai manusia, bahwa pengetahuan tentang supranatural haruslah dipertahankan, karena di sana ada dunia lain, anak-anakku. Kamu semua pada suatu hari nanti akan tunduk pada pengetahuan ini beserta fakta dari keberadaannya, ketika kamu telah meninggalkan dunia ini.

“Sebagai sebuah aturan, aku tidak pernah menggunakan istilah 'mati', anak-anakku, karena hanya orang yang mati jiwanya yang bisa disebut sebagai ‘orang mati.’ Tetapi bagi kamu agar kamu memahami perkataanku, aku berkata 'mati' di sini adalah berhubungan dengan jiwa, roh, yang meninggalkan tubuhmu, tubuh manusiawimu. Setiap pria, wanita, dan anak-anak harus dipisahkan antara tubuh dan jiwanya pada suatu titik dalam hidupnya, cepat atau lambat. Kamu dan anak-anakmu, harus mempersiapkan diri dengan baik bagi saat perpisahan ini.

“Di hari-hari mendatang, karena masa depanmu adalah sekarang ini, anak-anakku, banyak orang yang berpindah melewati tabir. Banyak yang akan diambil dari dunia di dalam rencana dari Bapa Yang Kekal.

“Sebuah pembersihan yang bertahap, melalui pencobaan, harus dilakukan atas umat manusia. Unsur-unsur alam akan digunakan untuk membawa perubahan besar di bumi. Hal itu akan sangat bermanfaat, anak-anakku. Banjir akan mengamuk di depan. Atmosfer akan terbakar dalam waktu dekat ini karena manusia telah menempatkan dirinya di antara bintang-bintang dan telah terlalu tinggi dalam pengejarannya.

“Oh anak-anakku, selama bertahun-tahun aku telah berjalan di antara kamu, menangis dan berseru kepadamu sebagai Ibumu, agar kamu kembali sekarang dari jalan lebar yang telah kamu pilih, jalan yang akan hanya membawamu ke dalam jurang, dan pembuangan, dan kutukan.

“Anak-anakku, banyak anak muda akan diambil dari bumi untuk menyelamatkan jiwa mereka.

“Kamu semua harus berdoa dan melakukan penebusan dosa demi kesejahteraan Bapa Suci di Roma, Paus Paulus VI. Dia memiliki banyak pengkhianat yang ada bersamanya. Mereka berusaha untuk menyingkirkannya dan menempatkan seorang pria dari rahasia-rahasia gelap, untuk duduk di atas Tahta. Berdoalah, anak-anakku, berdoalah dengan tekun bagi Pausmu, Paulus VI.

“Keadaan dunia sekarang ini penuh dengan pembunuhan dan segala macam perbuatan curang, yang menjangkau ke dalam sistem peradilan dunia — negara ini (Amerika Serikat) telah terbawa oleh kejatuhan umat manusia ke dalam dosa. Karena ketika manusia berusaha membangun dunia tanpa Tuhan, hanya mengandalkan pengetahuan dan naluri manusia, maka ia hanya bisa bertemu dengan akhir yang menyedihkan.

“Seperti yang kukatakan di masa lalu, akan terjadi bapa melawan anak laki-laki, ibu melawan anak perempuan, perpecahan di dalam rumah, karena hal ini adalah produk dari kejahatan yang semakin cepat meluas.

“Kamu semua harus membaca Alkitab. Banyak rahmat diberikan dengan membaca secara teratur kutipan-kutipan yang pendek sekalipun dari Kitab Kehidupan. Anak-anakku, kesenangan yang didapat dari membaca Kitab Kehidupan akan menguatkan kamu dalam melawan serangan-serangan dari setan.

“Setan yang kukatakan ini, anak-anakku, berjalan dalam wujud manusia. Setan jarang terlihat dalam wujud supernatural mereka. Bapa Yang Kekal mengijinkan pengetahuan tentang penglihatan ini kepada sedikit orang. Pengetahuan ini hanya diberikan kepada mereka yang dipilih untuk melaksanakan sebuah misi tertentu, misi dari Surga, dimana pengetahuan ini diberikan untuk meneguhkan mereka.

“Rencana bagi anak-anak Allah di masa mendatang akan diberikan kepadamu langkah demi langkah, anak-anakku. Seperti yang telah kukatakan di masa lalu, dan aku mengulanginya lagi, aku akan menyertai kamu sampai saat kedatangan Putraku. Segala sesuatu yang telah kukatakan kepadamu telah terjadi, dan sekarang banyak peristiwa yang siap untuk menimpa dirimu.

“Jika manusia melanjutkan jalan hidupnya seperti saat ini, maka banyak bangsa akan lenyap dari muka bumi.

Hanya Tinggal Sedikit Waktu Yang Tersisa

Bunda Maria - “Berdoalah dengan tekun di seluruh negerimu dan di dunia. Janganlah kamu malas atau berlambat. Segeralah mewartakan Pesan dari Surga ini ke seluruh dunia. Aku meyakinkan kamu, anak-anakku, hanya tinggal sedikit waktu yang tersisa.”

Bunda Maria - “Aku memberkati kamu semua, anak-anakku, dan memberimu pengetahuan bahwa Yesus akan selalu menyertai kamu dan menasihati kamu. Kamu semua harus terus waspada dan berdoa. Dan ketika aku mengatakan ‘terus,’ hal itu berarti setiap hari."

Veronica – Kemudian nampak Bunda Maria menyatukan tangannya seperti ini .... Kemudian Bunda Maria bergerak melintasi langit. Dia belum melepaskan tangannya dari posisi semula. Lalu dia berbalik, dan dia tampak sangat lemah, tetapi sangat cantik! Kemudian nampak St.Michael di belakangnya. Di belakang Bunda Maria dan St.Michael nampak ada salib besar yang indah terbentuk di langit. Salib itu terbuat dari cahaya keemasan. Aku tidak bisa menjelaskannya. Salib itu tidak berupa benda padat, juga bukan dari logam, tetapi terbuat dari sinar cahaya, berwarna keemasan. Indah sekali! Aku tidak punya cara untuk menjelaskannya. Salib itu indah sekali!
Kemudian cahaya itu memudar dari salib, dan Bunda Maria nampak bergerak ke belakang sedikit lebih jauh. Nampak dia naik sekarang, cukup jauh, dan berdiri di sana, lalu dia mengangkat tangannya seperti ini, dan menyentuh bibirnya.


Bunda Maria - “Lanjutkan sekarang, anakku dan anak-anakku, dengan doa silihmu. Hal itu sangat dibutuhkan."

[Pause]
    
Kemudian nampak Yesus hadir dan berkata:

Yesus - “Anak-Ku dan anak-anak-Ku, Kami bertekun dalam misi Kami untuk berkomunikasi denganmu sebelum saat Pemurnian. Seperti yang kau ketahui, Ibu-Ku telah menasihati kamu, pergi ke sana kemari di dunia ini, memperingatkan anak-anaknya agar mempersiapkan diri bagi apa yang akan segera terjadi di bumi.

“Banyak peringatan kecil telah diberikan, tetapi manusia belum mengenalinya sebagai datang dari Surga dan dari Allahnya. Sedih sekali untuk mengatakannya, anak-anak-Ku, manusia tidak pernah belajar dari masa lalunya, karena dia terus melakukan semua dosa dan kekejian yang membawa kesedihan bagi dunia dalam bentuk pemurnian dan kematian jiwa di masa lalu, sama seperti yang kau lakukan sekarang ini. Segala macam kekejian dan dosa menjerumuskan duniamu kedalam jurang kematian.

“Apa lagi yang bisa Kukatakan kepadamu sebagai Allahmu, untuk memperingatkan kamu bahwa kecuali kamu mau menebus kesalahan dan dosa-dosamu, di hadapan Bapa Yang Kekal, dosa-dosa daging dan dosa terhadap Iman, maka Aku berkata kepadamu, kamu akan menerima banyak peringatan kecil dan kemudian kamu akan menerima baptisan api atas dirimu! Kulitmu akan terbakar dan mengering dan terkelupas dari tulangmu seolah-olah ia tidak pernah ada. Mata akan melihat dan banyak orang yang masih tidak percaya, karena hati mereka tertutup bagi kebenaran, dan dikeraskan oleh dosa!

Tukang-Tukang Sihir Sekarang Berkeliaran Di Dunia

“Di dunia saat ini tukang-tukang sihir, manusia-manusia berdosa, menciptakan pembunuhan dan segala macam dosa melawan Perintah-perintah Allahmu. Tidak perlu dikatakan lebih jauh, kamu tidak boleh melanjutkan lebih lama lagi di jalanmu ini, karena kamu sedang menuju sebuah bencana dunia.

“Para pemimpinmu harus berlutut dan berdoa memohon terang, karena kuasa-kuasa kegelapan sedang berkumpul untuk menghancurkan, dan banyak bangsa akan lenyap dari muka bumi. Kemurahan Tuhanmu tidak mengenal batas. Sebab jika tidak demikian, Kami tidak akan mau berdiri di hadapanmu dan berteriak kepadamu, seperti saat ini, untuk memperingatkan kamu terus-menerus, untuk mengumpulkan domba-domba dan menyelamatkan mereka.

Jalan Menuju Neraka Ditaburi Oleh Niat Baik

“Para pastor di dalam Rumah-Ku, kamu sedang mencerai-beraikan domba dengan ajaran-ajaranmu, ajaran palsu yang diciptakan oleh setan. Kamu akan membawa pertumpahan darah ke Roma. Berbaliklah dari kebodohanmu. Apakah kamu sekarang tidak melihat hasilnya, buah-buah buruk yang telah kau tanam? Jalan menuju neraka ditaburi oleh niat baik.

“Kami tidak akan mentolerir perpecahan di dalam Gereja-Ku. Setan tahu bahwa dengan berhasil memecah-belah, berarti dia bisa menaklukkan. Kapten selalu tetap di atas kapal, bahkan ketika kapal sedang tenggelam. Yang kuat, yaitu mereka yang memiliki Iman, yang akan menyelamatkan kapal itu, mereka akan tetap bertahan sampai bantuan datang dari Surga.

“Segala macam bidaah dan orang-orang tak beriman berusaha memasuki Rumah-Ku, Gereja-Ku di dunia. Kamu tidak boleh mengkompromikan Iman, karena kamu tidak bisa memenangkan jiwa dengan cara menurunkan standar kebenaran. Aku telah memberimu aturan, jalan, melalui para nabi, karena Akulah jalan, kebenaran, dan terang!

“Hai kamu orang-orang munafik di dalam Rumah-Ku, kamu yang mengajarkan kekeliruan, kesalahan, dan kebohongan, apa yang akan terjadi atas dirimu? Haruskah Aku meninggalkan kamu untuk tenggelam dalam dosamu? Jika Aku meninggalkan kamu, kamu akan memiliki perasaan terkutuk, dan kamu akan dihancurkan dalam kebodohanmu.

“Kamu telah diberi banyak peringatan di masa lalu, dan kini kamu sedang menerima peringatan terakhir untuk mengembalikan Gereja-Ku kepada kejayaannya semula. Eksperimen harus dihentikan. Humanisme dan modernisme adalah ciptaan Setan di dalam Rumahku! Sebuah khayalan telah terjadi pada dirimu. Kepalamu menjulur di awan-awan, tertutup oleh kabut. Kamu laksana itik yang mengapung dan terbawa arus cepat ke hilir, ke ujung. Kamu bermain-main mengikuti pemimpin. Itu adalah permainan penghancuran. Kembalilah sekarang selagi masih ada waktu!

“Sebuah gereja yang berada dalam kegelapan akan mengenakan pita kematian bagi dirinya. Dan cahaya tidak akan masuk sampai ia dibersihkan. Sebuah gereja yang berada dalam kegelapan, anak-anak-Ku, memakai pita kematian atas dirinya. Setan sedang melakukan pertempuran besar di antara hierarki Gereja-Ku. Setan tahu waktu miliknya semakin singkat, dan kini dia sedang mengumpulkan miliknya.

“Tak seorang pun akan dihukum oleh hukuman kekal, tak ada seorang pun yang akan terjatuh, kecuali dia jatuh atas kehendaknya sendiri. Manusia telah jatuh dan menjadi suam-suam kuku karena dia telah mencari hal-hal materi dalam kehidupan ini untuk memberi makan tubuhnya, sifat dagingnya, sementara dia membuat jiwanya kelaparan. Apa untungnya jika bisa kamu mengumpulkan semua kekayaan dunia ini namun kamu tidak menyimpan hartamu di Surga? Kamu akan berjalan melewati tabir kehidupan dengan membawa apa saja, kecuali kasih dan doa.

“Anak-anak-Ku, kamu harus mengubah nilai-nilai moralmu untuk kembali kepada rencana dari Allahmu. Sebagai sebuah bangsa, sebagai sebuah negara, seperti di banyak negara di dunia, kamu telah menjadi berhala dan tidak bermoral. Anak-anak-Ku, itu adalah ukuran bagi kejatuhan umat manusia: amoralitas dan paganisme. Tak ada bangsa yang akan mampu berdiri jika tanpa Tuhannya, Tuhan yang di Surga.

Menyembah Berhala-Berhala

“Manusia menciptakan banyak allah-allah baru, allah-allah yang berfungsi untuk memberi makan sifat manusianya; dan hal itu merupakan sifat dasar duniawi. Banyak sekali penyembah berhala. Ketika kamu banyak menyembah segala sesuatu, anak-anak-Ku, kamu menyembah berhala! Jika kamu menghabiskan waktumu untuk mengumpulkan segala sesuatu, uang, kekuasaan, maka kamu menyembah berhala. Jauhkanlah dirimu dari segala pengejaran duniawi ini.

“Adalah jalan yang sempit yang menuju kepada kerajaan Allahmu, Surga. Banyak yang dipanggil tetapi hanya sedikit yang dipilih. Jalan bersama dengan setan adalah lebar. Banyak yang berjalan melaluinya dan tak pernah bisa meninggalkannya karena terlalu sedikit doa yang didaraskan bagi mereka dan oleh mereka.

“Tidak ada yang mustahil bagi Tuhanmu. Manusia tidak akan pernah mencapai puncak tertinggi dari Surga dalam hal pengetahuan mereka.

 “Para orang tua, Aku memperingatkan kamu sekali lagi untuk melindungi anak-anakmu dari kuasa-kuasa jahat. Mereka harus diberi dasar Iman yang kokoh. Para guru di luar rumahmu sedang bermain-main mengikuti pemimpinnya demi kehancuran mereka sendiri. Dan sedih sekali untuk mengatakannya, bahwa mereka membawa serta banyak orang lain bersama mereka.

“Berdoalah, anak-anak-Ku, dengan tekun. Angkatlah salibmu dan ikutlah Aku."


[Pause]


Yesus - “Aku memberikan Hati-Ku kepadamu, anak-anak-Ku, sebuah Hati yang terkoyak oleh perbuatan umat manusia. Bahkan meskipun Aku harus menumpahkan darah-Ku lagi bagi kamu, Aku sangat berharap bahwa dalam penderitaan ini dunia dapat lolos dari Pemurnian besar itu.

"Halaman-halaman dari Kitab Kehidupan telah dibuka dengan cepat. Semoga hal itu bisa diperlambat melalui pertobatan umat manusia."

Veronica – Nampak Yesus mengulurkan tangan-Nya lagi, dan Dia membuat tanda salib: Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya seperti ini…

Yesus - "Lanjutkan sekarang, anak-anak-Ku dan anak-Ku, dengan doa silihmu."

Veronica – Nampak kelap kelip cahaya berhamburan turun dari langit. Oh, semua itu indah sekali! Aliran cahaya …. oh, indah sekali! Kemudian nampak Yesus... [perkataan Veronica kurang jelas…] …. Dia naik tinggi ke langit. Oh, Dia nampak indah sekali! Dan tangan-Nya terulur seperti ini…. dan bintik-bintik cahaya itu keluar langsung dari tangan-Nya. Oh, indah sekali! Oh… cahaya itu tampak sangat mirip dengan cahaya yang mengalir ketika Yesus datang melewati langit. Ia nampak seperti kristal. Indah sekali! Oh — saya menyebutnya cahaya; saya berharap Surga akan memberi saya nama untuk bisa sepenuhnya menjelaskan keindahan aliran cahaya itu. Cahaya itu bukan berasal dari dunia ini, ia tidak bersifat duniawi. Jika Anda melihatnya, Anda akan tahu bahwa cahaya itu tidak bersifat duniawi. Cahaya itu seperti dialiri listrik. Tetapi saya tidak bisa menjelaskannya, ia sangat indah!

Oh, cahaya itu bergerak turun. Nampak Yesus menggerakkan tangan-Nya sekarang, dan itu — cahaya itu turun di balik pepohonan. Kemudiancahaya itu mulai memudar; rasanya — saya tidak bisa menjelaskannya — cahaya itu seperti menguap dan menghilang.

Lalu Yesus meletakkan tangan-Nya seperti ini, berdiri seperti ini dan Dia mengangguk.

Yesus - "Lanjutkanlah, anak-Ku, dengan misimu."

No comments:

Post a Comment