Friday, October 18, 2019

KETIDAKTAHUAN YANG PALSU DARI VATIKAN SOAL PATUNG PACHAMAMA




Setengah perjalanan sinode:
KETIDAKTAHUAN YANG PALSU DARI VATIKAN SOAL PATUNG PACHAMAMA




Patung kayu Pachamama, yang hadir di sinode Amazon, adalah ‘hanya patung wanita yang mewakili kehidupan,’ kata Paolo Ruffini, Prefek Dicastery for Communications Vatikan, yang berusaha membodohi publik dalam konferensi pers Sinode 16 Oktober.

Ruffini berjanji ‘untuk mendapatkan informasi’ dari artis pembuat patung itu dan arti dari idola topless yang terlihat persis seperti patung Pachamama Andean lainnya (gambar kanan).

Sebagai sebuah “pendapat pribadi," kata Ruffini bahwa "mencari simbol-simbol pagan dalam patung adalah seperti mencari kejahatan di mana tidak ada kejahatan." Secara implisit dia seolah menuduh Vatikan memiliki ambiguitas, dan dia berkata bahwa "beberapa hal dalam sejarah memiliki banyak interpretasi."

Pastor Giacomo Costa SJ mengklaim bahwa dia belum pernah melihat patung itu sebelumnya, tetapi dia menafsirkannya sebagai "wanita pribumi yang membawa kehidupan dan mewakili kehidupan". Sosok itu "tidak suci atau pun berhala," tegasnya.

Tetapi bagaimana Ruffini dan Giacomo Costa menjelaskan fakta bahwa patung itu dipuja dengan sikap bersujud, dihormati di St. Peter dengan hymne, dan dibawa dalam prosesi ke aula Sinode di pundak para uskup? Lihat videonya di sini :  https://gloria.tv/article/wEuZifJxyEs449iB4GqoVvs1W
  



No comments:

Post a Comment